Anda di halaman 1dari 4

BUPATI KONAWE SELATAN

KEPUTUSAN
BUPATI KONAWE SELATAN
NOMOR :

TAHUN

T E N TAN G
PENARIKAN RETRIBUSI KETENAGAKERJAAN
BUPATI KONAWE SELATAN
Menimbang

a. bahwa salah satu aspek yang penting dalam system pembinaan tenaga
kerja di perusahaan yang meliputi kegiatan keselamatan kerja, waktu
kerja serta jenis pekerjaan tenaga kerja yang secara efisien dan efektif;
b. bahwa seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, sumber
pembiayaan operasional kegiatan pelayanan dibebankan pada Kas
Daerah;
c. bahwa salah satu aspek yang penting dalam sistem pemanfaatan
sumber daya manusia adalah kegiatan-kegiatan penyediaan,
penyebaran dan penggunaan tenaga kerja secara sistematis, cepat dan
tepat;
d. sehubungan point a, b, dan c diatas untuk mengantisipasi keputusan
yang mendesak tentang pembinaan kepada pengusaha dan pekerja serta
pelayanan masyarakat dan sambil menunggu Peraturan Daerah maka
dipandang perlu mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Konawe
Selatan tentang Penarikan Retribusi Ketenagakerjaan.

Mengingat

1. Undang-undang RI Nomor : 7/1981 tentang Wajib Lapor


Ketenagakerjaan di Perusahaan (Lembaran Negara Tahun 1981
Nomor : 39 T.L.N. Nomor : 3201);
2. Undang-undang RI Nomor : 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor : 60, T.L.N. Nomor :
3839) ;
3. Undang-undang RI Nomor : 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan
Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara
Tahun : 1999 Nomor : 75, T.L.N. Nomor : 3951) ;
4. Undang-undang RI Nomor : 4 Tahun 2003 tentang Pembentukan
Kabupaten Konawe Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara (T.L.N. RI
Nomor : 4267) ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor : 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan
Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom
(Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor : 54, T.L.N. Nomor : 3952) ;
6. Peraturan Pemerintah Nomor : 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan
dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun
2000 Nomor : 202);
7. Peraturan Pemerintah Nomor : 8 Tahun 2003 tentang Pedoman
Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor : 14) ;
8. Keputusan Presiden RI Nomor : 4 Tahun 1980 tentang Wajib Lapor
Lowongan Pekerjaan;
9. Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Kepala BAKN Nomor :
Kep. 135/Men/1989; Nomor : 17/Kep/1989 tanggal 17 Maret 1989
tentang Tata Cara Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai
Negeri Sipil;

MEMUTUSKAN
Menetapkan

KEPUTUSAN
BUPATI
KONAWE
SELATAN
PENARIKAN RETRIBUSI KETENAGAKERJAAN

TENTANG

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan :
a. Daerah adalah Kabupaten Konawe Selatan;
b. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan;
c. Bupati adalah Bupati Konawe Selatan;
d. Dinas adalah Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Pemberdayaan
Masyarakat Kabupaten Konawe Selatan;
e. Dinas Pendapatan adalah Dinas Pendapatan Kabupaten Konawe
Selatan;
f. Kas Daerah adalah Kas Daerah Kabupaten Konawe Selatan;
g. Tenaga Kerja adalah Tiap orang yang mampu melakukan pekerjaan
baik didalam maupun diluar hubungan kerja guna menghasilkan jasa
atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat;
h. Penempatan tenaga kerja adalah kegiatan pengerahan tenaga kerja yang
dilakukan dalam rangka prosesantar kerja, untuk mempertemukan
persediaan dan permintaan tenaga kerja baik diluar maupun didalam
negeri;
i. Pemberi Kerja adalah Instansi Pemerintah, Badan Usaha Negara,
Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta, Koperasi,
Yayasan, Usaha perorangan yang membutuhkan tenaga kerja;
j. Lowongan adalah lapangan kerja yang tersedia dalam pasar kerja yang
belum terisi atau kebutuhan tenaga kerja yang kemudian secara riil
diperlukan oleh perusahaan/lembaga pengguna tenaga kerja pada
tingkat upah, posisi dan syarat kerja tertentu;
k. Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat
Kabupaten Konawe Selatan adalah unsur pelaksana Pemerintah
Kabupaten Konawe Selatan dibidang ketransmigrasian, tenaga kerja
dan pemberdayaan masyarakat;
l. Bursa Kerja Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan adalah seluruh
aktifitas/kegiatan yang dilakukan oleh pelaku-pelaku untuk
mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja atau proses
terjadinya penempatan/hubungan kerja melalui penyedia dan
penempatan tenaga kerja;
m. Pengantar kerja adalah pegawai teknis Dinas Transmigrasi, Tenaga
Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Konawe Selatan yang
ditunjuk untuk melaksanakan tugas antar kerja;
n. Pencari Kerja adalah setiap orang yang terdaftar pada Dinas
Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten
Konawe Selatan;
o. Pengusaha adalah :
1. Orang persekutuan atau badan hukum yang menjalankan sesuatu
perusahaan milik sendiri.
2. Orang persekutuan atau badan hukum yang secara berdiri sendiri
menjalankan perusahaan bukan miliknya.
3. Orang persekutuan atau badan hukum yang berada di Indonesia
mewakili perusahaan sebagaiman yang dimaksud pada point 1 dan
2 yang berkedudukan diluar Indonesia.
p. Majikan Pengurus adalah orang yang ditunjuk untuk memimpin suatu
perusahaan;
q. Buruh adalah tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan dan
menerima upah sebagai imbalan;

r.

Retribusi Daerah yang selanjutnya Retribusi adalah pungutan daerah


sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus
disediakan dan atau diberiakn oleh pemerintah daearh untuk
kepentingan orang pribadi atau badan;
BAB II
PELAYANAN KETENAGAKERJAAN
Pasal 2

(1) Pelayanan antar kerja dilakukan terhadap setiap pencari kerja baik
yang mencari pekerjaan dalam hubungan kerja, maupun diluar
(2) hubungan kerja dan untuk melakukan usaha mandiri serta ingin pindah
pekerjaan.
(3) Pelayanan antar kerja dilakukan terhadap setiap pemberi kerja untuk
memperoleh informasi pasar kerja yang benar dan akurat serta untuk
melayani pemenuhan lowongan kerja dan kesempatan berusaha
mandiri.
(4) Pelayanan pengawasan Perlindungan Tenaga Kerja dilakukan terhadap
setiap pengurus/pemimpin perusahaan yang mempekerjakan tenaga
kerja.
BAB III
KETENTUAN BIAYA RETRIBUSI
KETENAGAKERJAAN
Pasal 3
(1) Besar biaya penggantian cetak formulir AK I dan AK II sebesar Rp.
5000,(2) Besar biaya admnistrasi/penggantian cetak blangko Undang-undang
Nomor : 7/1981 sebesar Rp. 50.000,(3) Besar biaya pengesahan AK I dan AK II sebesar Rp. 5000,Pasal 4
(1) Hasil pungutan biaya pelayanan retribusi ketenagakerjaan sebagaimana
dimaksud pasal 3 ayat (1) dan (2) surat keputusan ini disetor langsung
ke Kas Daerah melalui Bendahara Khusus Penerima selambatlambatnya 1 (satu) bulan berikutnya.
(2) Hasil penerimaan sebagaimana dimaksud ayat (1) sebagai sumber
pendapatan daerah.
BAB IV
PELAKSANAAN PUNGUTAN
Pasal 5
(1) Pungutan biaya admnistrasi/penggantian cetak blangko AK I/AK II dan
Undang-undang Nomor : 7/1981 dilaksanakan oleh petugas yang telah
ditunjuk.
(2) Pengawasan atas pelaksanaan pungutan ini adalah Kepala Dinas
Pendapatan Daerah Kabupaten Konawe Selatan dan Badan
Pengawasan Daerah Kabupaten Konawe Selatan.

BAB V
PENUTUP
Pasal 6
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
DITETAPKAN
PADA TANGGAL

: ANDOOLO
:
2004

BUPATI KONAWE SELATAN

Drs. H. I M R A N, M.Si
Tembusan disampaikan kepada :
1. Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta;
2. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI di Jakarta;
3. Menteri Keuangan RI di Jakarta;
4. Direktur Utama PT. JAMSOSTEK (Persero) di Jakarta;
5. Gubernur Sulawesi Tenggara di Kendari;
6. Kepala Dinas Transnaker Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari;
7. Kepala Bawasda Kabupaten Konawe Selatan di Andoolo;
8. Masing-Masing yang bersangkutan untuk diketahui;
9. Arsip