Anda di halaman 1dari 1

Langkah-langkah Cost Effectiveness Analysis :

a. Mendefinisikan masalah dan tujuan yang akan dicapai


Langkah awal dari CEA adalah penetapan masalah dan tujuan.
Pemecahan masalah dan pencapaian tujuan sangat bergantung kepada
kejelasan perumusan masalah dan tujuan yang jelas.
b. Mengidentifikasi alternatif untuk mencapai tujuan yang sama
Perbedaan dan perbandingan akan terlihat jelas bila alternatif pemecahan
masalah lebih dari satu, sehingga dapat ditemukan pilihan yang terbaik.
c. Mengidentifikasi dan menghitung biaya dari setiap alternatif
Identifikasi biaya dilakukan dengan menentukan biaya langsung dan
biaya tidak langsung dari setiap alternatif, sehingga dapat diketahui biaya
total yang diperlukan. Biaya merupakan sejumlah input (factor produksi)
yang digunakan untuk menghasilkan suatu output (produk). Jadi biaya ialah
nilai dari suatu pengorbanaan guna mendapatkan output tertentu.
d. Mengidentifikasi dan menghitung efektifitas dari setiap alternatif
Penetapan criteria dari output atau outcome yang akan dicapai atau
ditargetkan. Contohnya jumlah cakupan per pasien atau per pasien sembuh,
dan lain-lain.
e. Menghitung cost effectiveness ratio setiap alternatif
Penghitungan rasio antara total biaya dengan total output dilakukan
setelah diketahui total biaya masing-masing alternatif. Penghitungan ini
dilakukan untuk mendapatkan cost effectiveness ratio pada setiap alternatif,
dan dilanjutkan dengan membandingkan masing-masing rasio sehingga
diketahui rasio terkecil.
f. Melakukan analisis sensitifitas
Analisis ini menggunakan suatu range input biaya dan efektifitas yang
memungkinkan terjadi pada praktek sehari-hari. Tujuan analisis ini adalah
untuk menguji pengaruh biaya dan efektifitas terhadap hasil akhir. Jika tidak
ada perubahan, maka hasil penelitian memiliki tingkat keyakinan yang lebih
besar dibandingkan dengan jika terjadinya perubahan yang mengharuskan
penggunaan hasil penelitian secara hati-hati.