Anda di halaman 1dari 3

Miopi dan hipermiopi

Hipermetropi (rabun dekat)


Penyebab:
1. Sistem optik yang terlalu lemah sehingga fokus dari
bayangan benda yang dilihat akan jatuh di belakang
retina
2. lensa mata tidak dapat menebal
Akibat: tidak dapat melihat dekat dengan jelas
Pencegahan :
o duduk dengan posisi tegak ketika menulis.
o Istirahatkan mata setiap 30-60 menit setelah
menonton TV, komputer atau setelah membaca.
o Aturlah jarak baca yang tepat (> 30 cm).
o Gunakan penerangan yang cukup.
o Jangan membaca dengan posisi tidur.

Kelainan ini dapat diatasi dengan kacamata berlensa


cembung sehingga fokusnya maju ke posisi normal.
Miopi (rabun jauh)
Penyebab:
1. lensa mata tidak dapat menipis
2. Terjadi karena sistem optik yang sangat kuat
pembiasannya, sehingga fokus bayangan benda yang
dilihat akan jatuh di depan retina
3. Jarak terlalu dekat membaca buku, menonton
televisi, bermain videogames, main komputer, main hp
ponsel, dll. Mata yang dipaksakan dapat merusak mata.
Pelajari jarak aman aktivitas mata kita agar selalu
terjaga kenormalannya.
4. Terlalu lama beraktifitas pada jarak pandang yang
sama seperti bekerja di depan komputer, di depan
layar monitor, di depan mesin, di depan berkas, dan
lain-lain. Mata butuh istirahat yang teratur dan sering
agar tidak terus berkontraksi yang monoton.
5. Tinggal di tempat yang sempit penuh sesak karena
mata kurang berkontraksi melihat yang jauh-jauh
sehingga otot mata jadi tidak normal. Atur sedemikian
rupa ruang rumah kita agar kita selalu bisa melihat
jarak pandang yang jauh.
6. Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan
mata kita seperti membaca sambil tidur-tiduran,
membaca di tempat yang gelap, membaca di bawah
sinar matahari langsung yang silau, menatap sumber
cahaya terang langsung, dan lain sebagainya.
7. Terlalu lama mata berada di balik media transparan
yang tidak cocok untuk mata dapat mengganggu
kesehatan mata seperti sering kelamaan memakai
helm, lama memakai kacamata yang tidak sesuai
dengan mata normal kita, dan sebagainya.
8. Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga bisa
memperlemah mata sehingga kurang mampu bekerja
keras dan mudah untuk terkena rabun jika mata
bekerja terlalu diporsir. Vitamin A, betakaroten, ekstrak
billberry, alpukat, dan lain sebagainya bagus untuk
mata.
9. faktor keturunan dan lingkungan. Jika orang tua
mengalami miopi dan menggunakan kacamata,
kemungkinan besar keturunannya juga akan terkena
miopi. Kalau faktor lingkungan, salah satu
penyebabnya adalah terlalu banyak menonton televisi
atau bermain komputer. Radiasi dari cahaya televisi
dan komputer itulah yang bisa merusak penglihata.
Apalagi jika jarak mata dari depan televisi atau
komputer terlalu dekat.

Pencegahan :
o Bermain di luar rumah. Menurut penelitian di Boston,
Amerika Serikat, jika anak-anak seusia kita banyak
bermain di luar rumah, akan lebih sedikit terkena
gangguan mata seperti miopi. Misalnya bermain
sepeda, bola kaki, basket dan lain-lain. Permainan di
luar rumah akan mencegah terlalu banyak menonton
televisi dan komputer. Karena, jika bermain dalam
rumah akan banyak menonton televisi atau bermain
computer.Keuntungan lainnya bermain di luar rumah
adalah mata mendapat sinar matahari yang cukup
untuk tubuh dan mata. Untuk tubuh, sinar matahari
yang mengandung vitamin D sangat penting untuk
pertumbuhan tulang dan gigi. Sedangkan untuk mata,
cahaya matahari dapat mengecilkan pupil, yaitu bagian
mata yang mengatur besar kecilnya cahaya yang
masuk ke lensa mata, sehingga mata kita dapat
melihat lebih jelas atau lebih fokus.
o duduk dengan posisi tegak ketika menulis.
o Istirahatkan mata setiap 30-60 menit setelah
menonton TV, komputer atau setelah membaca.
o Aturlah jarak baca yang tepat (> 30 cm).
o Gunakan penerangan yang cukup.
o Jangan membaca dengan posisi tidur.
Akibat: tidak dapat melihat jauh dengan jelas
Kelainan ini dapat diatasi dengan kacamata berlensa
cekung

Anda mungkin juga menyukai