Anda di halaman 1dari 12

N EFR ITIS IN TER S TIATIA L

( N I)

SYAIFUL AZMI

Sub Bagian Ginjal Hipertensi, Bagian Ilmu Penyakit


Dalam
FK Unand / RSUP Dr.M.Djamil
Padang

Pendahuluan
Jaringan tubulo interstitial : seluruh

jar ginjal kecuali glomerulus


NI : inflamasi jar tubulo intertitial
akibat
Reaksi imunologik
Taksik / obat
Infeksi dll

N EFRITIS IN TERSTITIAL AKU T


(N IA)
EPI DEMIOLOGI :
15 % AKI (Acute Kidney Injury = GnGA)
25 % PGK ( Penyakit Ginjal Kronik)

ETIO
Obat-obat: Gol penisilin, rifampisin,
sulfa, PPI
Infeksi sistemik, defferi
Tidak diketahui

G AM BARAN PA
Infiltrasi sel-sel radang di glom dan jar interstitial
Sel-sel radang terdirid ari :
Limfositosit
Sel plasma
Monosit
Eosinofil

Dengan imunofluresen dijumpai endapan IgG

dan IgM
Yang berat terbentuk jar fibrosis
ginjal me < : PGK

G am baran klinis
Perjl peny beberapa hr-mg (puncak 2

minggu)
Kreatinin
Trias

cepat ( 0,3-0,5 ml/dl/hr)

Febris
Ruam pada muka
Eosinofilia

Agak spesifik
Pas infeksi

demam

di beri a biofilia
kambuh lagi beberapa hari

PEM ERIKSAAN LAB /


PEN U N JAN G
URIN :
Prot uria
Hematuria
Piuria steril

DRS - eosinofilia
USG ginjal mem >
BIOPSI

TERAPI
Hentikan obat-obat yang potensial

menyebabkan NIA
Obati infeksi
Biasanya remisi dalam beberapa hari
Kortiko steroid bila gejala klinik & lab
tidak membaik
Pred 1 ml/BB/hr > 4 6 mg
Siklofosfamid 2 mg/BB/hr

N IK
ETIOLOGI

Umumnya lanjutan dari NIA


PA : bervariasi
Atrofi tubuli
Dilatasi tubuli
Infiltrasi sel-sel mononukleus
Membrana basalis tubuli menebal

G ejala Klinis
Umumnya tanpa keluhan
Keluhan
Penyakit dasar nya
Keluhan PGK

Hipertensi

LAB
Urin
Proteinuria
Hematuria
Piuria
Glukosiria

TERAPI
Obati Penyakit primernya
Obat Anti Hipertensi : ACE-I / ARB
Koreksi gangguan elektrolit /as basa
Bila sudah PGK : cegah progresifitas
PGK