Anda di halaman 1dari 16

Gerai Laktasis Note

Sesuai dengan tagline Gerai Laktasi Support your breastfeeding journey kami berharap breast
pump yang Anda pilih berkah dan bermanfaat untuk Anda selama perjuangan ASI Anda. Berikut
catatan dari kami yang tidak dibicarakan di manual book Allegro yang kami tulis dengan sepenuh hati
berdasarkan pengetahuan serta pengalaman kami, semoga bermanfaat.
Salam,
Gerai Laktasi

Sukses Menyusui dengan Unimom Allegro


SEKILAS MENGENAI ALLEGRO
-

Dual Stage Expression: Allegro memiliki menu untuk memancing ASI agar lebih mudah
keluar. Pada level 1 vakum level rendah dengan ritme atau ketukan memompa yang cepat.
Ini menyerupai cara bayi menyusu di awal-awal sesi menyusu. Selain itu saat memompa
dengan Allegro Anda merasakan adanya getaran dari mesin, untuk banyak ibu ini
membantu memancing LDR. Level 1 pada Allegro disebut juga sebagai ritme pemijatan.
Baterai isi ulang: Allegro menggunakan batre lithium yang dipasang di dalam badan pompa.
Perawatan untuk batre lithium Allegro sama seperti batre lithium handphone dimana jika
Anda ingin batrenya awet, tidak disarankan untuk digunakan sambil charging. Agar awet
sebaiknya breastpump di charge dulu dengan cara menyambungkan adaptor ke mesin lalu
dicolokkan ke sumber energy. Ketika batrenya kosong, indicator di adaptor berwarna merah,
ketika sudah full indicator di adaptor berwarna hijau. Proses charging pertama ketika batre
benar-benar kosong memakan waktu sekitar 3 jam. Karena menggunakan batre litium,
sebaiknya ketika menggunakan Allegro tidak sambil di charge.
Layar led: Allegro memiliki layar led yang menginformasikan level vakum yang sedang Anda
gunakan dan status baterai. Karena Allegro hanya memiliki layar yang sederhana, informasi
mengenai level pemompaan dan status baterai disajikan secara bergantian sehingga ketika
muncul status baterai, akan ada jeda dalam pemompaan. Jeda ini juga menyerupai cara bayi
menyusu yaitu ketika ia berhenti sejenak untuk mengambil nafas. Jeda pada allegro:
Level 2: 14 hisapan jeda
Level 3: 7 hisapan jeda
Level 4 keatas: 5 hisapan jeda
Vakum/Siklus disesuaikan: Allegro memiliki 7 level vakum, level 1 adalah ritme pemijatan
dimana ritmenya cepat dan vakum levelnya lemah. Banyak ibu yang melewatkan level satu
karena katanya ASI nya ga keluar banyak, namun justru level 1 ini penting sekali untuk
memancing LDR lebih mudah keluar. Level 1 juga membantu payudara Anda beradaptasi
dengan breastpump sehingga proses memompa tidak menyakitkan. Disarankan untuk
menggunakan level 1 pada 2 menit pertama memompa, kemudian setelah ASI mulai lancar
naikkan level pemompaan ke level 2-4 untuk pemompaan tunggal (single pump) dan level 57 untuk double pump. Carilah level vakum yang nyaman untuk Anda, proses memompa tidak
boleh sampai terasa sakit karena jika terasa sakit berarti payudara Anda telah dipaksa
melebihi kemampuannya sehingga akan berisiko pada rusaknya jaringan payudara yang
mengakibatkan nyeri puting dan masalah payudara lainnya.
1

Sistem Tertutup: Allegro menggunakan large membrane/selaput besar untuk membatasi


udara dari mesin bersinggungan langsung dengan ASI sehingga ASI tidak akan backflow
(tersedot ke mesin) yang hasilnya ASI lebih higienis. Banyak yang mengeluh bahwa Allegro
memiliki printilan yang segambreng tapi SEMUA breastpump dengan closed system
memiliki part yang tidak jauh berbeda dengan Allegro. Pada allegro, ada part tambahan
berupa pegas. Pegas ini fungsinya untuk memperkuat daya hisap allegro.

TIPS MEMPERSIAPKAN ALLEGRO


Sebelum digunakan:
1) Mesin Allegro di charge dulu hingga batrenya full, cirinya indicator di adaptor akan berubah
warna dari merah menjadi hijau. Waktu yang diperlukan untuk charge yang pertama sekitar
3 jam.
2) Cuci pumpset allegro kecuali selang dan pegas tidak perlu dicuci setiap saat kecuali kotor.
Cucilah dengan sabun cuci yang food grade dan aman untuk bayi, misalnya pure baby,
mamalime sayur dan buah, sleek dan lain-lain. Catatan khusus ketika mencuci Allegro:
- Saat mencuci lepaskan semua part agar dapat dibersihkan secara sempurna.
- Gunakan sikat sedotan untuk membersihkan bagian dalam dari part nomor 12
(tutup bagian bawah/bottom cover) badan pompa yang tidak terjangkau oleh sikat
biasa yang biasanya lemak ASI terperangkap disana.
- Katup putih atau valve dicuci dengan lembut, jangan digosok dengan sikat yang
mengakibatkan bagian bawahnya terkoyak. Intinya upayakan agar sobekan bagian
bawah dari valve tetap seperti ketika awal Anda membelinya, tampak seperti tidak
ada lubang. Jika bagian bawah valve terkoyak maka daya vakumnya akan berkurang
secara signifikan.
- Bilas semua part yang sudah disabuni hingga benar-benar bersih. Anda dapat
mencucinya dua kali jika masih terasa berminyak karena lemak ASI masih
menempel.
3) Sterilisasi pumpset Allegro. Catatan mengenai sterilisasi yang perlu diingat:
- Bagian yang sebaiknya TIDAK DISTERILISASI adalah:
Gagang atau handle untuk manual pumping sebaiknya tidak disterilisasi karena
perekatan antara bagia pink dan putih di handle akan cepat renggang dan
membuatnya jadi lebih mudah patah.
Penutup bagian atas atau top cover (bagian yang akan disambungkan ke selang)
sebaiknya cukup dicuci dan dikeringkan saja, tidak perlu disterilisasi karena
pemanasan akan lebih cepat membuatnya berubah bentuk apalagi jika saat disteril
kondisinya terpasang dengan large membrane dan bottom cover, maka risiko
perubahan bentuk semakin tinggi karena udara panas yang terperangkap
didalamnya saat memuai dan mendorong top cover sehingga membuat perekatan
top cover+large membrane+bottom cover menjadi renggang. Akibatnya udara
vakum dari mesin akan bocor sehingga daya sedotnya akan berkurang atau bahkan
tidak akan bisa vakum sama sekali.
Pegas dan selang
- Sterilisasi dapat dilakukan dengan:

Direbus. Caranya tunggu air mendidih dahulu, cemplungkan setiap part satu persatu
ketika air sudah mendidih, biarkan terendam sempurna selama 2 menit saja lalu
segera angkat.
Direndam air panas yang baru mendidih. Caranya simpan pump set dalam box
plastic bpa free lalu tuangkan air panas yan g baru mendidih tersebut atau air panas
dari dispenser ke dalam box hingga terendam sempurna selama 10 menit
Steam sterilizer. Gunakan sterilizer sesuai dengan petunjuk penggunakan masingmasing sterilizer. Saat sterilisasi semua part harus dalam keadaan terlepas satu sama
lain.
Menggunakan Panasonic Dish Dryer dan Dish Sterile. Gunakan sesuai petunjuk
penggunaan alat sterilizer.
4) Keringkan pumpset sebelum digunakan. Mengeringkan pumpset sebaiknya dilakukan
dengan alat dish dryer misalnya Panasonic dish dryer, namun jika Anda tidak memilikinya
jangan keringkan semua part yang bersinggungan ASI dengan cara mengelap dengan lap
atau tissue kecuali Anda yakin lap atau tissue tsb steril. Jika tidak punya dish dryer pumpset
cukup dikibas kibas sebelum digunaan untuk mengurangi kadar airnya. Khusus bagian
electric switch kit (bottom cover+large membrane+top cover) haruslah benar-benar kering
dan karena part tersebut tidak bersinggungan dengan ASI maka boleh di lap dengan
tissue/lap bersih/kasa steril. Electric switch kit harus kering agar uap airnya tidak masuk ke
dalam mesin.
5) Selalu simpan pumpset dalam box steril atau zipper plastic bag agar tetap steril dan tidak
tercecer.

TIPS MEMOMPA
Tips memompa ASI berikut berdasarkan pengalaman saya memompa selama dua tahun.
1) Rakit breastpump sesuai petunjuk perakitan, minum air hangat dan lebih baik lagi kalo
payudara dikompres hangat (sejujurnya saya jarang banget kompres hangat soalnya repot
aja kalo kompres hangat di kantor, akhirnya disiasati dg cara menggunakan breastpump
yang baru disteril air panas, jadi ada sedikit sensasi hangat dari BP yang masih hangat). Oh
ya, minum air hangat fungsinya untuk relaksasi dan untuk melancarkan peredaran darah,
dan menghindari dehidrasi.
2) Buka baju dan bra (biar leluasa aja, kalo ga memungkinkan ya jangan dipaksakan).
-

Jika menggunakan manual breast pump: mulai pumping dengan ritme cepat namun
kekuatan vakumnya sedikit saja, sekitar 1/4 sampai 1/2 kekuatan vakum caranya
dengan menekan tuasnya jangan sampe penuh. Persis seperti orang lari cepat
ditempat, Ini saya lakukan sampai ada tanda-tanda mau LDR. Saat ini biasanya ASI yang
keluar tidak banyak, karena fungsinya memang bukan buat menyedot asi namun untuk
"memancing asi" keluar sendiri (atau istilahnya LDR = let down reflect). Saya biasanya
memompa payudara kanan dulu krn biasanya kalau saya pancing payudara kanan,
payudara kiri mudah terangsang mengeluarkan ASI, untuk hal ini tiap ibu berbeda,
silakan coba mana yang lebih nyaman untuk Anda, kanan dulu atau kiri dulu.
3

Jika menggunakan electric breastpump: mulai dengan ritme cepat dulu selama 30 detik
hingga sekitar 2 menit pertama. Ritme cepat pada Unimom Allegro ada di level 1 dan 2,
intinya gunakan ritme cepat dahulu hingga tanda-tanda LDR datang.

3) Setelah mancing LDR sukses (yang biasa ditandai dengan asi menetes sendiri), pompalah
payudara dengan lebih teratur dengan ritme yang lebih lambat namun kekuatan vakum
yang lebih besar tapi tidak boleh sampai payudaranya terasa sakit. Setelah payudara kanan
sulit dipompa, saya baru pindah ke payudara kiri.
Saat LDR mungkin Anda akan kesulitan menadah ASI yang mengalir dengan sendirinya, jika
Anda menggunakan Unimom mezzo, diafram cover dapat digunakan sebagai penadah ASI
sementara seperti gambar ini:

4) Jika LDR sulit keluar, minumlah air hangat kembali lalu gunakan bra kembali dan kelitik
puting dari luar bra, gerakannya bisa seperti sedang bermain piano atau diusap-usap,
biasanya akan muncul sensasi geli dan payudara jadi kencang. Kemudian lepas bra, lalu
pasangkan breast pump dan mulai mompa lagi dengan ritme cepat seperti yang dijelaskan
di no.2 kemudian baru ritme lambat.
5) Jika saya merasa payudara belum sepenuhnya kosong, saya coba berulang kali trik nomor 4,
biasanya dari cara no.2 dan no.3 diatas saya dapat 80ml, kemudian saya lakukan trik no. 4
diatas hasil pumping bisa bertambah sampai rata-rata 120ml, kalau lagi beruntung hingga
150ml.
6) Finishing touch yang selalu saya lakukan adalah memerah dengan tangan, karena breast
pump apapun ga bisa memompa asi hingga benar-benar kosong. Saya perah asi dengan
tangan sampai asi benar-benar kosong. Sekali mompa biasanya saya lakukan dalam 10
sampai 30 menit, namun biasanya hanya 10-15menit untuk seporsi minum Aimee. Saat
asix, minggu pertama kerja, di kantor cuma dapat 50ml-60ml per mompa, seiring waktu
bertambah hasil pumpingnya. Kemudian rata-rata 120ml per mompa, rekornya pernah
260ml di kantor per sekali mompa saat aimee 6 bulan atau 700ml dalam kali memompa.

TIPS MERAWAT BREAST PUMP


Agar breast pump nya awet, berikut yang dapat dilakukan:
a. Merawat mesin breast pump:
1) Jika menggunakan electric breastpump, gunakan sesuai peruntukan mesin. Biasanya
produsen menginformasikan durasi penggunaan dan frekuensi penggunaan per hari.
Umumnya durasi penggunaan yang ideal adalah 15 menit. Jika dalam 15 menit kita belum
selesai memompa, berikan waktu mesin beristirahat selama sekitar 3-5 menit, gunakan
waktu tersebut untuk breast massage dan memancing LDR kembali baru gunakan kembali
breast pump electricnya. Menurut informasi dari teknisi, lebih baik menggunakan breast
pump electric dalam durasi pendek (maksimal 15 menit) dengan frekuensi mompa yang
sering daripada jarang digunakan tapi sekali digunakan durasi penggunaannya lama. Untuk
mesin breast pump 15 menit x 8 sesi mompa lebih baik daripada 30 menit x 4 sesi. Jika kita
sudah rutin memompa dan dapat mempercepat LDR memompa ASI sebenarnya cukup
dengan waktu 10 menit saja, setidaknya itu berdasarkan pengalaman saya, meski
menggunakan manual breastpump (single pump), durasi memompa ASI saya hanya 10 15
menit saja untuk 2 payudara.
2) Simpanlah mesin di tas kain atau box agar bersih dan tidak berdebu
Tips Merawat pumpset breast pump:
1) Cucilah parts breastpump dengan lembut, terutama bagian katup atau valve, valve adalah
bagian yang tidak boleh sampai sobek karena jika sobekannya bertambah dari yang
seharusnya maka daya vakumnya akan melemah atau bisa tidak vakum sama sekali
2) Untuk sterilisasi, sebaiknya tidak direbus karena sering kali kejadian meleleh karena terlalu
lama direbus (kelupaan) namun jika Anda melakukan prosedur sterilisasi dengan merebus
seperti yang saya tuliskan diatas sebenarnya tidak apa-apa, tapi kenyataannya seringkali
bukan Anda sendiri yang melakukan namun umumnya PRT yang melakukannya, jadi lebih
baik dengan merendam dengan air panas (tidak direbus), menggunakan sterilizer steamer
atau menggunakan Panasonic dish dryer Ada beberapa part yang sebaiknya tidak disterilisasi
yaitu parts yang tidak kontak dengan ASI dan bentuknya dapat berubah atau mudah rusak
jika dipanaskan. Contohnya:
a.

Handle atau gagang manual breast pump karena umumnya menjadi lebih mudah patah

b. Saat sterilisasi lepaskan semua part dengan sempurna terutama bagian top cover, large
membrane dan bottom cover. Karena tidak terkena ASI, top cover lebih baik tidak
disterilisasi, iika top cover sering disteril maka akan lebih cepat berubah bentuk dan
menjadi merusak fungsinya.
3) Simpanlah breast pump manual atau pump set breast pump electric di box yang steril
setelah pumpset dicuci steril. Tujuannya agar terjaga kehigienisannya dan tidak tercecer.
Saya pribadi menggunakan box dari lion star klip to keep ukuran 1.5lt.
5

4) Sebaiknya breastpump tidak perlu terlalu sering disteril terutama untuk part berbahan
silicon. Caranya, setelah digunakan breast pump dapat langsung disimpan kembali dalam
steril box, seluruh bagian yang terkena ASI jangan dipegang atau di lap aga, lalu simpan box
tersebut di kulkas. Sesi berikut nya breastpump dapat langsung digunakan tanpa dicuci,
langsung pakai saja dingin-dingin. Memompa ASI dengan breast pump dingin juga dapat
membantu mempercepat LDR. Begitu seterusnya setelah selesai disimpan di box kembali
dan segera simpan di kulkas. Prosedur ini maksimal 8-12 jam sejak awal kali digunakan
tergantung suhu ruangan dan kebersihan kulkas serta tempat memompa.
5) Jika breastpump akan disimpan dalam waktu lama, cuci dan keringkan pumpset secara
sempurna lalu simpan dalam box yang kering atau zipped plastic bag dan simpan di tempat
yang kering dan tertutup agar tetap higienis dan tidak berjamur.
PERMASALAHAN UMUM DALAM MEMOMPA
1. ASI BLEBERAN
Penyebabnya diantaranya:
a. Posisi memompa yang salah. Perhatikan ilustrasi berikut:

b. Valve/katup putih terkoyak/sobek. Meskipun posisi memompa sudah benar, jika valve
terkoyak maka ASI akan tetap membasahi payudara ketika Anda memompa karena ASI
yang dipompa bouncing keluar.
c. Ukuran mangkuk corong Unimom terlalu kebesaran atau kekecilan, solusinya belilah
pumset merk Medela ukuran S atau M jika unimom terlalu besar untuk Anda (corong
Unimom setara ukuran L di Medela) atau belilah pumpset Ardo, Ameda atau Medela
dengan ukuran corong lebih besar lebih besar.
2. DAYA HISAP BERKURANG
Berkurangnya atau hilangnya daya hisap Allegro umumnya disebabkan:
a. Perakitan yang electric switch kit yang salah, daya hisap tidak ada umumnya karena
selaput besar/large membrane terlipat, solusinya: bongkar/preteli bottom cover+large
membrane+pegas+top cover, lalu pasang kembali yang benar dan rapi.
b. Daya, periksa apakah tombol daya di mesin sudah dinyalakan, jika pompa tidak
berdungsi saat tombol daya dinyalakan, silakan hubungi customer care Unimom di 021
6295462 pada hari kerja senin-jumat pk. 09.30 16.30
c. Selang udara tidak terpasang rapat, cek kembali koneksi antara pumpset dengan selang
dan selang dengan mesin. Jika menggunakan single pump, tutup lubang udara yang tidak
digunakan pada konektor di mesin.
d. Baterai habis, cek status baterai pada layar led, jika bukan F, charge baterai kembali. Jika
setelah di charge tetap tidak optimal, mungkin ada kerusakan pada batre allegro Anda,
7

sebaiknya segera hubungi customer care Unimom Indonesia di 021 6295462 pada hari
kerja senin-jumat pk. 09.30 16.30
e. Valve/katup putih sobek/terkoyak. Silakan ganti valve.
f. Pemasangan rangkaian yang tidak sempurna, cek kembali pemasangan antar bagian
sudah benar dan rapat.
3. NYERI SAAT DIPOMPA
Nyeri puting data memompa diakibatkan:
a. Puting tidak diletakkan pas ditengah-tengah lubang puting. Pastikan puting anda
diletakkan pas di tengah lubang puting
b. Memompa tidak dimulai dari daya hisap yang terlemah atau langsung ke level vakum
tinggi. Ingat payudara Anda perlu adaptasi, selalu mulai memompa asi dengan level
vakum terendah (level 1).
c. Memompa dengan level vakum terlalu kuat. Turunkan level vakum sesuai dengan
kenyamanan anda, jangan terobsesi untuk memompa lebih cepat dengan memaksakan
level vakum yang tinggi tapi berlatihlah untuk memancing LDR lebih cepat dan lebih
sering.
d. Ukuran puting Anda terlalu besar untuk pumpset unimom. Pumpset Unimom lubang
putingnya 26mm jika terasa terlalu kecil, Anda dapat menganti dengan pumpset Ardo,
Ameda atau Medela dengan ukuran lebih besar.
e. Memompa yang dianjurkan oleh kebanyakan konselor laktasi adalah 15 menit per sesi
memompa. Banyak diantara Anda yang membutuhkan waktu lebih dari 15 menit, tips
nya istirahatkan payudara dan mesin pompa Anda sejenak dan lakukan breast
massage/compress hangat kembali baru mulailah memompa kembali.
4. ASI NAIK KE DIAFRAM
Kasus ASI naik ke diafram sebenarnya jarang terjadi, namun jika terjadi penyebabnya karena
ritme cepat yang terlalu lama. Penjelasan logisnya seperti ini, ketika Anda memompa dengan
ritme/level vakum yang cepat (e.g. Allegro: level 1 dan 2) katup/valve akan buka tutup
dengan cepat sehingga ASI yang turun ke botol tidak banyak. Jika ASI sudah deras keluar dan
kita terlalu lama dengan ritme cepat maka ASI di valve yang tidak tertampung akan mencari
jalan lain yaitu akan naik ke large membrane (allegro) atau akan naik ke diafram (jika
menggunakan mezzo). Solusinya, ketika Anda memompa dengan Allegro, jika ASI sudah
lancar, naikkan level vakumnya ke level 3 atau 4 sesuai kenyamanan Anda. Jika
menggunakan unimom mezzo coba kurangi durasi memompa cepatnya, misalnya coba ritme
3 kali ketukan cepat, 1 kali ketukan lambat tahan handlenya lalu lepas, begitu terus berulang
ulang.

MANAJEMEN ASIP
PRINSIP DASAR ASIP

Semakin dingin maka semakin lama juga ASIP dapat disimpan. Namun semakin lama ASIP
disimpan semakin berkurang juga kandungan manfaat ASI (sel-sel hidup dalam ASI (zat anti
body sudah banyak yang mati)
Hindari peningkatan/penurunan suhu secara drastis. Jika ingin menyimpan ASIP di freezer
sebelumnya simpan dulu di kulkas atau chiller selama minimal 1-2 jam, begitupun ketika
menghangatkan ASIP tidak boleh langsung menghangatkan dari ASIP beku, namun pindahkan
dulu dari freezer ke kulkas dan biarkan mencair dulu di kulkas sebelum dihangatkan.
ASIP beku yang sudah mencair tidak boleh dibekukan lagi, ASIP yang sudah dihangatkan tidak
boleh dihangatkan lagi
Masukkan ke Freezer HANYA JIKA akan digunakan lebih dari 8 hari (jika kulkas yang digunakan
adalah khusus untuk ASIP) atau lebih dari 3 hari (jika kulkas yang digunakan bercampur dengan
makanan).

PENYIMPANAN ASIP (Daya Tahan)


Berikut table daya tahan ASIP diambil dari http://www.ayahasi.org/2012/02/manajemen-asip-airsusu-ibu-perahan.html
PENYIMPANAN ASIP
Suhu

Daya Simpan

16 29 C

3-4 jam (ideal) | 6-8 jam jika


ruangan tempat pompa
bersih

ASI Baru Di Perah


Suhu Kamar

Icepack/Coolbox
15 C
24 jam
ASI Di Kulkas Bawah (letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu)
ASI baru diperah

0 - 4 C

48-72 jam (ideal) | 5-6 hari


jika ruangan tempat pompa
bersih
Jika ASI yang baru diperah lalu
lupa dimasukkin kedalam
kulkas (masih di suhu
kamar/dari coolbox), daya
simpannya bisa menurun.
ASI yang sudah mencair
0 - 4 C
24 jam
ASI Di Freezer (jangan dibekukan ulang, letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu)
Freezer
-17 C
6 bulan (ideal) | 12 bulan
(boleh)
Tidak membedakan freezer dengan
kulkas 1 pintu atau 2 pintu
Sumber: The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol, 2010,donlot
disini http://online.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/bfm.2010.9988
Catatan:
1. Ini hanyalah panduan, sangat baik jika tetap memperpendek daya simpan untuk
diberikan ke bayi
2. Jika digunakan <8 hari (untuk kulkas khusus ASIP) atau <3 hari (untuk kulkas yang

digabung dengan makanan) sebaiknya tidak di freezer, karena anti-bakteri pada ASI lebih
bertahan baik didalam kulkas bawah
3. Karena Indonesia negara tropis, pada waktu-waktu tertentu suhu kamar bisa variasi
antara 22-25 C
4. Bayi paling tau kondisi ASIP yang rusak, jika melebihi dari jam daya simpan sebaiknya
tidak langsung dibuang, jika bau dan rasa masih normal boleh diberikan kepada bayi
terlebih dahulu.

TIPS MENATA ASIP DI FREEZER

ASIP sebaiknya disimpan per porsi minum bayi entah itu disimpan dalam botol maupun
kantong ASIP agar saat dicairkan dan dihangatkan tidak ada yang mubazir mengingat ASIP
tidak boleh didinginkan setelah dihangatkan dan tidak boleh dibekukan setelah dicairkan.
Tuliskan tanggal perah, jam perah, serta volume ASIP. Contoh:
26.FEB.2013
09.00: 100ML

Susunlah ASIP berdasarkan urutan tanggal kadaluarsa. Berikut tips dari


http://anggianirifani.blogspot.com/2012/06/management-asip-di-freezer.html:

Untuk ASIP dalam kantong ASIP agar menghemat tempat, tips membekukannya adalah
sebagai berikut:
a. Isikan kantong ASIP sesuai ukuran 1 porsi minum bayi
b. Upayakan keluarkan udara dalam kantong ASIP sehingga yang berada di kantong ASIP
hanya ASIP saja. Ilustrasinya sbb:

Gambar diambil dari http://littlebayi.blogspot.com/2010/08/breast-milk-storage-bag-rm8-now.html


10

c. Simpan dulu di kulkas 1-2 jam, kemudian pindahkan ke freezer untuk dibekukan dengan
posisi tidur.
d. Setelah beku susun ASIP sesuai urutan diperah.
Berikut ilustrasinya

Gambar diambil dari http://littlebayi.blogspot.com/2010/08/breast-milk-storage-bag-rm8-now.html


MENCAIRKAN DAN MENGHANGATKAN ASIP
(copas dari http://www.ayahasi.org/2012/02/manajemen-asip-air-susu-ibu-perahan.html)
ASIP beku yang sudah dicairkan dapat disimpan di dalam kulkas bawah selama 24 jam. ASIP yang
sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan lagi karena akan merusak komposisi dan mengganggu
aktifitas anti-bakteri yang terkandung didalam ASI.
Berikut adalah langkah-langkah mencairkan ASIP:
1. ASIP beku di freezer pindahkan ke kulkas bawah pada malam sebelum digunakan
2. Biasanya dalam 12 jam, ASIP yang sudah dipindahkan ke kulkas bawah akan mencair
Jika membutuhkan cara yang lebih cepat karena ga sempet cairkan dikulkas bisa coba cara ini:
1. Cairkan dengan meng-aliri-nya dibawah keran air, atau
2. Cara yang baik adalah dibawah air keran hangat yang suhunya naik secara perlahan, atau
3. Rendam botol di mangkuk air hangat, jika air sudah dingin, ganti lagi dengan air hangat, begitu
seterusnya hingga ASIP mencair, atau
4. Bisa gunakan Bottle Warmer, naikkan suhu secara bertahap namun tidak boleh lebih dari 40 C,
komposisi ASI bisa rusak pada suhu 40 C
Cara Menghangatkan ASIP
Sebenarnya tidak ada aturan untuk menghangatkan ASIP. Selain karena kebiasaan saja untuk
menyajikan secara hangat, mungkin juga karena ASI dari payudara memang selalu hangat pada suhu
37 C. Boleh disajikan dingin jika memang bayi menyukainya. Penelitian juga menunjukkan bahwa
temperatur ASIP yang diberikan tidak mempengaruhi pengosongan ASIP.
Setelah dicairkan, ASIP tidak boleh dibekukan kembali. ASIP yang sudah dihangatkan juga tidak boleh
dihangatkan lagi. Pembekuan dan Penghangatan kembali dapat merubah komposisi ASI.

11

TIPS MENGELOLA ASIP (ASIP mana yg harus diprioritaskan?)


Mengelola ASIP itu memang strategi yang tepat lho.. concern utamanya adalah bagaimana agar
kualitas ASIP yang diberikan adalah ASIP yang terbaik (kandngannya tidak berubah) dan
persediaan ASIP aman terkendali.
Yang ingin saya bahas disini adalah strategi dalam memprioritaskan ASI perahan mana yang harus
dikonsumsi duluan, ASIP segar atau ASIP beku yang sebaiknya diberikan? Nah semua itu amat
kondisional tergantung kondisi kesehatan bayi, produksi/persediaan ASIP, berapa lama bayi
ditinggal, dll.
Ada beberapa point yang harus kita pahami dulu:
1. ASIP, baik ASIP segar maupun ASIP beku, tetap lebih baik dari susu formula asal diberikan
dengan cara yang benar dan belum kadaluarsa. ASI memiliki kandungan gizi tepat yang
terdiri dari immune factors (umumnya sel hidup dan brain building factors yang tentu lebih
baik dari SUFOR. Pahami lebih dalam mengenai menyimpan, membawa dan menyajikan
ASIP agar ASI tidak rusak.
2. Meskipun ASIP beku dapat bertahan sampai 6 bulan, namun.. MEMBEKUKAN ASIP DAPAT
MEMBUNUH BANYAK ZAT IMUN DALAM ASIP ini karena zat imun yang terkandung dalam
ASIP adalah sel hidup yaitu sel darah putih yang dapat mati bertahap saat dibekukan, jadi
sebaiknya upayakan selalu memberikan ASIP segar, yaitu ASI perahan yang disimpan di
kulkas tanpa dibekukan. ASIP segar dapat bertahan hingga 8 hari dengan syarat ASIP
disimpan dalam kulkas khusus ASIP dengan seting suhu terdingin, tidak dicampur bahan
makanan lain dan jarang dibuka tutup. Namun jika tidak memiliki kulkas khusus, menyimpan
ASIP sebaiknya didalam box kontainer khusus agar lebih aman dan higienis, dan ingat
bahwa daya tahan ASIP segar yang disimpan dalam kulkas rame-rame adalah maksimal 2-3
hari saja dengan syarat ASIP disimpan dalam box tertutup dan seting suhu kulkas sudah
dipasang terdingin. ASIP beku yang sudah mencair dapat bertahan 24 jam saja jika disimpan
di kulkas. Dengan demikian sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memberikan ASIP segar
kepada bayi jika kita memiliki kulkas khusus ASIP, jadi tinggal diberikan berdasarkan ASIP
segar mana yang lebih dulu diperah.
Isu mengenai pemberian ASIP segar ini lebih ditujukan kepada bayi yang jarang disusui langsung oleh
ibu, misalnya karena ibu bekerja dalam periode waktu yang cukup lama perharinya atau karena
keadaan khusus sehingga bayi tidak dapat disusui secara langsung, namun jika ibu hanya
memberikan ASIP sesekali saja, tentu pemberian ASIP beku tak masalah karena immune factors
terbaik sudah diberikan saat bayi menyusu langsung pada ibu. Berikut adalah beberapa pilihan
strategi memberikan ASIP dengan asumsi kulkas yang dimiliki adalah kulkas rame-rame:
1. BAYI DITINGGAL IBU SESEKALI SAJA
Jika frekuensi pemberian ASIP hanya sesekali atau hanya 2x dalam sehari, pemberian ASIP beku tak
masalah, ibu dapat menggunakan persediaan ASIP di freezer dengan sistem First In First Out. Namun
jika produksi ASIP cukup banyak, sebaiknya saat bayi ditinggal bayi diberikan ASIP segar hasil
12

perahan pagi hari dan sehari sebelumnya. Persediaan ASIP beku dapat digunakan sesekali saja agar
tidak mubazir atau didonorkan untuk bayi lain.
2. BAYI DITINGGAL BEKERJA SECARA RUTIN
Jika ibu melewatkan banyak sesi menyusui langsung (lebih dari 2 kali per hari) sebaiknya ASIP yang
diberikan adalah ASIP segar atau perpaduan antara ASIP segar dan ASIP beku. Alternatifnya sebagai
berikut:
a. ibu dengan produksi ASI berlebih: selalu berikan ASIP segar, kelebihan ASIP dapat
dimasukkan ke freezer sebagai cadangan untuk diberikan kepada bayi sesekali saja atau
didonorkan.
b. Ibu dengan produksi ASI pas-pasan:
Strategi ibu risk taker atau saat bayi sedang sakit: Selasa-Jumat: Berikan ASIP segar hasil

perahan pagi dan sehari sebelumnya. Senin: berikan ASIP segar hasil perahan sabtuminggu, ASIP segar hasil perah pagi ditambah ASIP beku yang paling awal masuk freezer.
Sehingga setiap hari senin-kamis ASI hasil perahan diperuntukkan untuk keesokan harinya
(tidak dimasukkan ke freezer, cukup di kulkas) dan hari jumat dibekukan karena pada
kulkas rame-rame ASIP hanya tahan 2 hari saja.
Strategi ibu moderate: Setiap hari berikan perpaduan ASIP segar dan ASIP beku yang
paling awal masuk freezer. Misalnya saat ditinggalkan bayi perlu 5 porsi ASIP, ASIP beku
diberikan 2 porsi dan sisanya berikan ASIP hasil perahan hari sebelumnya. Jadi setiap
harinya dari hasil perahan dibagi menjadi 2 kelompok: sebagian dibekukan sebagai
cadangan dan sebagian disimpan di kulkas sebagai ASIP segar untuk keesokan hari.
c. Ibu dengan produksi ASI yang sedang menurun
Ibu dengan produksi ASI yang sedang menurun sebaiknya menggunakan strategi untuk ibu
moderate dan segera berupaya untuk meningkatkan produksi ASIP.
3. Ibu dinas luar kota selama jangka waktu tertentu
Jika bayi akan ditinggalkan untuk beberapa hari atau bahkan beberapa minggu, kalau masih ada
persediaan ASIP segar, berikanlah ASIP segar terlebih dulu dan jika persediaan ASIP segar sudah
habis, berikan ASIP beku dengan mengambil dari stok paling lama dengan catatan bayi dalam
keadaan sehat atau berikan ASIP beku yang tergolong baru jika bayi kurang fit, mengingat
semakin lama di freezer zat imun dalam ASIP semakin berkurang. Bayi perlu zat imun ketika
sedang sakit atau kurang fit.
4. Ibu tidak menyusui bayi secara langsung
Ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi tidak disusui secara langsung meskipun ibu ada
didekatnya, misalnya kondisi nipple extra large/inverted nipple/flat nipple yang membuat bayi
kesulitan menyusu sehingga dalam beberapa kasus bayi menolak disusui, jika ini terjadi, gunakan
strategi ibu moderate diatas (50% ASIP segar dan 50% ASIP beku terlama di freezer) saat bayi kita
sehat dan ketika sedang sakit berikan 100% ASIP segar. Catatan khusus untuk point d:
13

Jika ibu tidak menyusui langsung, ibu harus memompa ASI setiap 2-3 jam sekali atau 8-12 kali
sehari jika ingin produksi ASI tetap lancar. Menggunakan electric double pump akan sangat
membantu karena proses memompa lebih cepat dan lebih baik dalam memberikan stimulus
pada payudara untuk memproduksi ASI.
ibu yang sedang sakit tidak termasuk dalam point d ini karena meskipun sakit, ibu sebaiknya
menyusukan bayi secara langsung, saat ibu sakit, tubuh memproduksi zat imun untuk
melawan penyakit tersebut dan bayi akan mendapatkan manfaatnya karena zat imun
tersebut diberikan tubuh ibu kepada bayi melalui ASI sehingga bayi akan mendapatkan
kekebalan terhadap penyakit yang diderita ibu.

TIPS AGAR ASI MEMADAI HINGGA ANAK 2 TAHUN


Anda tidak perlu menargetkan ASI yang berlebih, prinsipnya yg penting cukup dan
tidak perlu iri sama pemandangan indah di freezer milik busui lain
Berikut yang saya lakukan untuk sukses menyusui hingga 2 tahun:
1. MINUM AIR YANG BANYAAAAAK, maksudnya agar tidak dehidrasi. Kalau Anda bosan dengan air
putih minum air kelapa muda, selain enak kaya akan gizi dan mineral, jus buah dan susu juga
baik untuk dikonsumsi.
2. MAKAN DENGAN GIZI SEIMBANG, Anda tidak perlu memaksakan diri makan sayur katuk atau
bayam tiap hari jika Anda tidak menyukainya, pilih makanan yang Anda suka dengan gizi
seimbang dan serat.
3. ISTIRAHAT CUKUP, kurang tidur bikin produksi asi kendur. Stress bikin asi sedikit juga.
4. SUSUI BAYI SESERING MUNGKIN ATAU POMPA ASI. Pokoknya minimal banget setiap 3 jam asi
harus dikosong kan dengan cara disusui langsung (paling top) atau dipompa. Waktu mompa yang
paling baik adalah dari tengah malam sampai dini hari. biasanya saat itu bayi lagi asik tidur tapi
asi sedang giat diproduksi, untuk itu waktu wajib mompa per hari adalah antara pk.01.00 - pk.
05.00. Dulu saat cuti maternity saya awalnya dapat 90ml mompa diwaktu ini, tapi kemudian
terus naik rekornya 250ml. Jika memungkinkan, di siang hari pompa asi setiap setelah si kecil
menyusu, ini fungsinya untuk "mengosongkan dan memanipulasi produksi" karena makin sering
dikosongkan produksi makin meningkat.
5. PASTIKAN PELEKATAN BAYI SAAT MENYUSU SUDAH BENAR, agar asi banyak, posisi menyusu bayi
harus benar yaitu bayi menyedot area aerola dan kepala bayi menghada lurus ke payudara
bukan menoleh ke payudara. Posisi menyusu yang benar membantu bayi minum asi lebih
banyak dan ibu ga akan lecet. SUSUI satu payudara dulu sampai habis (bayi melepaskan sendiri),
baru kemudian jika bayi masih mau, bisa ditawarkan payudara satu lagi. jika tidak mau dipompa
saja.
6. Saat sudah mulai beraktivitas diluar kembali (bekerja/kuliah), POMPALAH ASI ON SCHEDULE
JANGAN MENUNGGU HINGGA PAYUDARA TERASA PENUH, jadwal memompa yang terbaik
adalah di waktu yang sama/hampir sama dengan jadwal bayi Anda minum ASIP ketika Anda
tinggal beraktifitas di luar. Saat asi eksklusif saya mompa 5 kali sehari, yaitu pk. 05.00, pk. 09.30,
14

pk. 12.00, pk. 15.00 dan pk. 17.30 saat akan pulang kerja. Waktu pompa tsb saya samakan
dengan waktu-waktu aimee biasa menyusu di rumah. Jika menunggu penuh, ASI akan semakin
berkurang dengan pasti karena saat payudara penuh, otak memerintahkan untuk berhenti
produksi asi. Meskipun dalam kasus yang extreme dimana Anda mungkin bekerja di lingkungan
yang tidak higienis seperti bekerja sebagai kasir dimana restoran tempat Anda bekerja tidak
memiliki tempat memompa yang ada hanya toilet kotor atau Anda seorang dokter yang
pasiennya kebanyakan menderita penyakit menular, tetaplah memompa ASI on schedule,
jikapun ASIP nya khawatir tak layak minum, lakukan pump and dump atau perah dan buang
sekedar untuk menjaga kontinuitas produksi ASIP.
7. Saat week end dan hari libur, tetaplah memompa ASI meskipun sebenarnya Anda bisa tidak
memompa ASI karena menyusui langsung. Pompalah ASI setidaknya sekali sehari untuk disimpan
sebagai cadangan bukan untuk diberikan ke bayi.
8. JANGAN UNDERESTIMATE DIRI SENDIRI saat produksi ASI sedikit. Produksi ASI menurun
umumnya karena:

Sering menunda menyusui atau memompa

Menyusui dengan jadwal dan menyusui dengan membatasi waktu

Sedang akan haid, stress, kurang tidur dan kelelahan dll.

Terkadang penurunan ASI terjadi tanpa ada penyebab sama sekali yang umumnya
terjadi setiap 3 bulan sekali.

Mastitis, abses, dll.

Jika produksi ASI menurun, jangan stress dan langsung heboh mencari obat pelancar ASI.
Percayalah pada saya bahwa obat pelancar ASI tidak akan berpengaruh apa-apa jika inti
permasalahan tidak ditanggulangi. Kalimat yang saya garisbawahi diatas didasarkan pengalaman
saya dalam problem solving penurunan produksi ASI saat menyusui Haidar dan Aimee. Saat
Haidar saya langsung mencoba berbagai obat pelancar ASI tanpa mereview dan memperbaiki
penyebab penurunan produksi ASI, alhasil 5.5 bulan sudah campur SUFOR.
Agar ASI lancar kembali, review apa yang menyebabkan ASI Anda berkurang dan segera
lakukan tindakan perbaikan. Jika Anda kelelahan, cutilah.. jika kurang tidur, tidurlah lebih cepat,
jika karena menunda memompa, disiplinlah kembali, jika sedang haid santai saja jangan panic
karena kalau akan haid sudah biasa produksi ASI turun sementara. Sambil upaya perbaikan
dilakukan lebih seringlah menyusui dan memompa ASI tambahkan sesi memompa ASI minimal 1
kali dari jadwal yang seharusnya. Saya pernah kok mompa dapat 10 ml, 30 ml sampai akhirnya
meminta sebotol ASIP teman saya untuk Aimee tapi bedanya dengan saat menyusui Haidar, kali
ini saya lebih relax, tetap husnuzon dan ikhtiar. Alhamdulillah sudah saya buktikan bisa naik lagi
asal kita ga down dan akhirnya bisa menyusui hingga Aimee lebih dari dua tahun yang dimana
saya sudah gagal saat menyusui Haidar.

15

Ini Hasil perahan saya di bulan Maret 2012 usia Aimee saat itu 25 bulan. Dengan manajemen laktasi
yang benar dan komitmen memompa ASI on schedule meskipun pekerjaan menumpuk, meski tak
memiliki stok ratusan botol di freezer, menyusui hingga 2 tahun atau lebih tentu saja memungkinkan
dan ternyata tidak sesulit yang Anda pikirkan.
Jika saya bisa, Anda pasti lebih bisa dari saya.

Selamat berjuang, semangat, semoga ASI memadai dan berkah melimpah!


Salam,
DianIqbal
www.gerailaktasi.com
pin bb: 2a2d4289
sms, call, whats app: 0818 756 480
ym: cs.gerailaktasi
email: sales@@gerailaktasi.com / supports@gerailaktasi.com
FB / FB page: Gerai Laktasi

Informasi Tambahan:
Cara Claim Garansi Unimom Allegro:
Garansi hanya covered mesinnya saja, adaptor dan breast shield bukan item yang dijamin
oleh Unimom. Garansi adalah garansi servis bukan ganti unit. Untuk claim garansi bisa:
-

Langsung datang ke service centre, mereka buka senin-jumat pk. 09.30 16.30
Mengirimkan barang ke service centre sesuai alamat di kartu garansi, kirimkan
satu unit lengkap Allegro (bisa tanpa botol), tuliskan kendala yang dialami,
masukkan nota pembelian dan kartu garansi serta berikan ongkos kirim balik dan
alamat kirimnya beserta nomor telepon contact person.
Claim garansi bisa juga via dititip ke Gerai Laktasi namun prosesnya lebih lama
karena rute pengiriman UNIMOM ke gerai laktasi hanya semiggu sekali sehingga
total waktu hingga selesai bisa 2-3 minggu karena lamanya transit sbukan
lamanya waktu servis. Jika urgent sebaiknya claim langsung ke service centre
unimom saja.

16