Anda di halaman 1dari 35

BAB II

LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Sistem
Sistem berasal dari kata yunani yaitu systema berarti kesatuan atau
sekumpulan. Menurut Rudy Tantra (2012:1) Sistem adalah entitas atau satuan
yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem (system yang lebih
kecil) yang saling terhubung dan terkait untuk mencapai satu tujuan.
Menurut Jogiyanto (2009:34). Sistem (System) dapat didefenisikan dengan
pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen. Berikut ini defenisi
sistem dari dua pendekatan tersebut :
1. Dengan pendekatan prosedur

Sistem dapat didefenisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang


mempunyai tujuan.
2. Dengan pendekatan komponen atau elemennya

Sistem dapat didefenisikan sebagai kumpulan dari komponen yang saling


berhubungan satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk
mencapai tujuan tertentu.
Sebuah Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu seperti
elemen-elemen, batasan, lingkungan sistem, penghubung, masukan, pengolahan,
keluaran, dan tujuan. Dari beberapa pengertian diatas maka dapat disimpulkan
bahwa sitem adalah kumpulan dari beberapa elemen-elelmen yang saling
berkaitan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

13

2.2 Pengertian Informasi


Informasi merupakan salah satu sumberdaya penting dalam suatu
organisasi yang digunakan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan. Menurut
Jogianto (2009:36) Informasi

adalah data yang diolah menjadi bentuk yang

berguna bagi para pemakainya.


Menurut Rudy Tantra (2012:1) Informasi dapat dipahami sebagai
pemrosesan input yang terorganisir, memiliki arti dan berguna bagi orang yang
menerimanya.
Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu
digambarkan bagaimana siklus yang terjadi dalam menghasilkan informasi.
Mengambarkan pengolahan data menjadi informasi dan pemakaian informasi
untuk mengambil keputusan, hingga akhirnya dari tindakan hasil pengambilan
keputusan tersebut dihasilkan data kembali.

Masukan
(data)

Data
ditangkap

Proses
(Model)

Keluaran
(Information)

penerima
Basis
data
Tindakan
Keputusan

Hasil
tindakan

Sumber: Abdul Kadir (2003:32)


Gambar 2.1: Siklus Informasi

14

Agar memiliki arti informasi harus memiliki beberapa karakteristik, yaitu


dapat diandalkan (reliable), relevan, memiliki keterkaitan dengan waktu (timely),
lengkap, dapat dipahami dan dapat diverifikasi (Rudy Tantra, 2012:1-2).
Suatu Informasi dapat dikatakan benilai apabila telah memenuhi beberapa
kriteria, yaitu akurat (acuracy), tepat waktu (timeliness), dan relevan (relevancce).
1. Akurat
Informasi yang dihasilkan harus bebas dari kesalahan-kesalahan. Akurat
juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2. Tepat pada waktunya
Informasi tepat waktu, karena informasi merupakan landasan di dalam
pengambilan keputusan di tingkat manajemen yang lebih tinggi.
3. Relevan
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya, Relevansi
informasi untuk setiap pemakai yang satu dengan yang lainnya berbeda.
2.3 Pengertian Sistem Informasi
Pembahasan mengenai sistem informasi tidak bisa lepas dari komputer.
Dalam sejarahnya, sistem informasi modern berkembang semakin pesat dengan
kehadiran komputer pribadi (personal computer PC). Menurut Rudy Tantra
(2012:2) Informasi adalah cara terorganisir untuk mengumpulkan, memasukkan,
memproses, menyimpan, mengelola mengontrol dan melaporkan data sehingga
dapat mendukung perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan.
Ada beberapa pengertian lain yang dikemukakan oleh para ahli dalam
buku Abdul Kadir (2003:11) yaitu:
15

1. Menurut Alter
Sistem Informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang
dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan
dalam sebuah organisasi.
2. Menurut Bodnar dan Hopwood.
Sistem Informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak
yang dirancang untuk mentransformasikan data kedalam bentuk informasi
yang berguna.
3. Menurut Galinas, Oram, dan Weggins
Sistem Informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum
terdiri atas sekumpulan manual yang dibuat untuk menghimpun,
menyimpan, dan mengelolah data serta menyediakan informasi keluaran
kepada pemakai.
4. Menurut Hall.
Sistem Informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal di mana data
dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada
pemakai.
5. Menurut Tuban, McLean, dan Wetherbe
Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan,
menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.

6. Menurut Wilkinson
Sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber
daya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi
keluaran (informasi),guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.
2.3.1 Komponen Sistem Informasi

16

Tugas dari sistem informasi adalah untuk melakukan siklus pengolahan


data. Untuk melakukan siklus ini, maka sebagai suatu sistem diperlukan
komponen-komponen berikut :
1. Komponen Input
Input merupakan data yang masuk kedalam sistem informasi. Yang
dimaksud dengan input disini termasuk metode dan media untuk
menangkap data yang akan dimasukkan kedalam dokumen-dokumen
dasar.
2. Komponen Output
Produk dari sistem informasi adalah output berupa informasi yang berguna
bagi para pemakainya, dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan
manajemen serta semua pemakai sistem.
3. Komponen Model
Model-model yang digunakan di sistem informasi dapat berupa model
logika yang menunjukkan suatu proses perbandingan logika dan model
matematik yang menunjukkan proses perhitungan matematik.

4. Komponen Basis Data


Basis data (database) adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu
dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan
perangkat lunak digunakan untuk memanipulasinya.
5. Komponen Teknologi

17

Teknologi merupakan komponen yang penting didalam sistem informasi


karna dapat mempercepat sistem informasi dalam pengolahan datanya.
6. Komponen Kontrol
Digunakan untuk menjamin bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem
informasi merupakan informasi yang akurat.
2.4 Pengembangan Sistem Informasi
Pengembangan sistem (systems development) dapat berarti menyusun
suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan
atau memperbaiki sistem yang telah ada. Pengembangan sistem informasi yang
berbasis komputer merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumber
daya dan dapat memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk
menyelesaikannya. Proses ini yang biasa dikenal dengan siklus hidup
pengembangan sistem.
2.4.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem Infomasi
Proses pengembangan sistem mempunyai beberapa tahapan mulai dari
sistem itu direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan, dioperasikan,
dan dipelihara. Tahapan-tahapan tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :
Kebijakan dan perencanaan

Awal proyek sistem

Analisa sistem
Desain sistem secara
umum
Pengembangan

Desain sistem terinci

sistem
Seleksi sistem
Implementasi sistem
Perawatan sistem

18

Manajemen sistem

Sumber:(http://www.slideshare.net/EdriYunizal/analisa-dan-perancangan-sisteminformasi-02-analisa-sistem,2014).
Gambar 2.2 Siklus Hidup Pengembangan Sistem
2.4.2 Alat Bantu Dalam Perancangan Sistem Informasi
Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap merancang suatu sistem dan
program adalah membuat usulan pemecahan masalah secara logikal. Alat bantu
yang digunakan antara lain adalah Aliran sistem informasi(ASI), Data Flow
Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), dan Flowchart.
1. Aliran Sistem Informasi (ASI)
Aliran sistem informasi sangat berguna untuk mengetahui
permasalahan yang ada pada suatu sistem. Dari sini dapat diketahui apakah
sistem informasi tersebut masih layak dipakai atau tidak, masih manual
atau komputerisasi. Jika sistem informasinya tidak layak lagi maka perlu
adanya perubahan dalam pengolahan datanya sehingga menghasilkan
informasi yang cepat dan akurat serta keputusan yang lebih baik.
Simbol-simbol standar yang digunakan dalam pembuatan ASI :
Tabel 2.1 Simbol-simbol Aliran Sistem Informasi
19

Sumber : (http://dc401.4shared.com/doc/L562jLbL/preview.html,2014)
2. Data flow diagram (DFD)
DFD adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk
menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar
dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data
tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang
dikenakan pada data tersebut
Simbol-simbol yang digunakan dalam DFD dapat dilihat pada tabel di
bawah ini :
Tabel 2.2 Simbol-simbol Data Flow Diagram

20

.
Sumber : (http://emilaudihanni.blogspot.com/,2014)
Aturan dalam pembuatan DFD:
1. Antar entity yang satu dengan yang lain tidak boleh berhubungan
dengan anak panah secara langsung atau tidak boleh berhubungan atau
berelasi.
2. Entity tidak boleh langsung berhubungan dengan penyimpanan data
(data store).
3. Satu alir data boleh merepresentasikan beberapa struktur data.
4. Bentuk anak panah aliran data boleh bervariasi.
5. Aliran data harus selalu diawali dan diakhiri dengan proses atau entity.
6. Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan),
entitas eksternal atau data store boleh digambar beberapa kali dengan
tanda khusus, misalnya diberi nomor.
7. Semua objek harus mempunyai nama.

21

8. Jumlah proses tidak lebih dari sembilan proses dalam sistem, jika
melebihi maka sebaiknya dikelompokkan beberapa proses yang
bekerja bersama-sama didalam suatu subsistem.
Umumnya kesalahan dalam pembuatan DFD adalah :

Sumber : (http://rutaprilia.wordpress.com/2012/01/31/penjelasan-dfd/,2014)

1. Proses mempunyai input tetapi tidak menghasilkan output. Kesalahan


ini disebut denganblack hole (lubang hitam), karena data masuk ke
dalam proses dan lenyap tidak berbekas seperti dimasukkan ke dalam
lubang hitam.

22

2. Proses menghasilkan output tetapi tidak pernah menerima input.


Kesalahan ini disebut dengan miracle (ajaib), karena ajaib dihasilkan
output tanpa pernah menerima input.
3. Input yang masuk tidak sesuai dengan kebutuhan proses
4. Data Store tidak memiliki keluaran
5. Data Store tidak memiliki masukan
6. Hubungan langsung antar entitas luar
7. Masukan langsung entitas data store
8. Keluaran langsun dari data store ke Entitas luar
9. Hubungan langsung antar data store
10. Data masukan dan keluaran yang tidak bersesuain dalam data store
3. Entity Relationship diagram (ERD)
ERD (Entity Relational Diagram), adalah sebuah konsep yang
mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dan didasarkan pada
persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek,
disebut entiti & relasi diantar objek-objek tersebut.
Simbol-simbol yang digunakan dalam ERD dapat dilihat pada tabel di
bawah ini :

Table 2.3 Simbol-simbol ERD

23

Sumber:(http://amri166.blogdetik.com/2012/03/04/entity-relationaldiagram/, 2014).
4. Program Flowchat
DiagramAlir (Flowchart) digunakan untuk membantu analis dan
programmer untuk memecahkan masalah dalam pemrograman. Diagram
Alir (Flowchart) adalah gambaran secara grafik yang terdiri dari simbolsimbol dari algoritma-algoritma dalam suatu program, yang menyatakan
arah dari alur program.
Berikut ini merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk
menggambarkan diagram alir (flowchart):

Table 2.4 Simbol-Simbol FlowChart

24

Sumber : (http://ndoware.com/diagram-alir-flowchart.html, 2014)


2.5 Sekilas Tentang Bahasa Pemrograman Java
Java adalah suatu jenis teknologi pemograman yang dikembangkan oleh
Sun Microsystem. Teknologi java dapat digunakan untuk pembuatan aplikasi
database, web, jaringan ataupun grafis. Java merupakan pemograman yang andal,
dibuktikan dengan slogannya yaitu Write Once Run Everywhere karna
penulisan programnya dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi.
Java lahir dari sebuah green project yang berjalan selama 18 bulan yaitu
pada awal 1991 sampai musim panas 1992. Proyek yang dimotori oleh Patrick
Naugton, Bill Joy, James Gosling dan Sembilan pemrogram lain dari tim Sun
25

Microsystem awalnya diberi nama Oak. Merupakan modifikasi dari C++ tetapi
lebih mudah beradaptasi dan lebih kuat.
Bahasa Oak berganti nama menjadi java setelah bergantinya cara
pelayanan konsumen dari manual ke pelayanan online dan mengganti bahasa
pemograman desktop menjadi web browser. Web browser yang dirilis maret 1995
ini diberi nama HotJava yang diambil dari nama kopi murni yang digiling
langsung (kopi tubruk) kesukaan James Gosling.
Java memiliki tiga komponen yang sangat penting (---,2012:2-3) yaitu :
1. The Java Programing Language
Adalah bahasa pemograman yang digunakan untuk menulis kode
program dalam platform java.
2. The Java Platform
Adalah lingkungan yang digunakan untuk menjalankan kode program
yang telah ditulis pada bahasa pemrograman java.
3. The Java Application Program Interface
Adalah suatu kumpulan kelas-kelas dalam java yang digunakan untuk
mengembangkan perangkat lunak berbasis GUI, penyimpanan data,
pengolahan data serta pemograman jaringan.
2.5.1 Stuktur Dasar Pemograman Java
Struktur dasar bahasa pemograman java sama dengan bahasa pemograman
lain yaitu terdapat tipe data, variable, operator dan array.

2.5.1.1 Tipe Data Dalam Pemrograman Java


26

Bahasa pemograman java menggunakan tipe data yang tetap sehingga


dalam menulis kode program harus mendeklarasikan variabel terlebih dahulu.
Pemograman java memiliki delapan tipe data (---,2012:4-5) yaitu :
1. Byte : tipe data yang dapat menampung data berukuran 8 bit didalam
memori dengan jangkauan antara -128 sampai dengan 127, biasanya
digunakan untuk mewakili bilangan bulat.
2. Short : tipe data yang dapat menampung data berukuran 16 bit didalam
memori dengan jangkauan antara -32.768 sampai dengan 32.767, biasanya
digunakan untuk mewakili bilangan bulat.
3. Integer : tipe data yang dapat menampung data berukuran 32 bit didalam
memori dengan jangkauan antara -2.147.483.648 sampai dengan
2.147.483.647, biasanya digunakan untuk mewakili bilangan bulat.
4. Long : tipe data yang dapat menampung data berukuran 64 bit didalam
memori dengan jangkauan antara -9.223.372.036.854.775.808 sampai
dengan 9.223.372.036.854.775.807, biasanya digunakan untuk mewakili
bilangan bulat.
5. Float : tipe data yang dapat menampung data berukuran 32 bit IEEE
didalam memori, biasanya digunakan untuk mewakili bilangan pecahan.
6. Double : tipe data yang dapat menampung data berukuran 64 bit IEEE
didalam memori, biasanya digunakan untuk mewakili bilangan pecahan.
7. Bolean : tipe data yang hanya memiliki dua buah kemungkinan yaitu true
dan false.
8. Char : tipe data yang dapat menampung data berukuran 16 bit yang
digunakan untukmewakili simbol pada himpunan karakter.
2.5.1.2 Variabel Pemrograman Java

27

Variable digunakan untuk menyimpan suatu nilai dengan tipe data tertentu.
Biasanya, variable dideklarasiakn setelah tipe data karena variable digunakan
untuk menampung tipe data. Cara mendeklarasikan variable :
int nilai;
//deklarasi beberapa variable
tipe_data nama_variabel1, nama_variabel2,;
2.5.1.3 Operator Pemrograman Java
Operator merupakan simbol khusus untuk mengerjakan operasi tertentu.
Pemograman java mempunyai beberapa operator diantaranya :
1. Operator Sederhana
Operator sederhana merupakan operator penugasan berupa tanda sama
dengan (=). Hal iniberfungsi memnberikan nilai pada variabel.
2. Operator Aritmatika
Operator aritmatika merupakan operator yang berfungsi mengerjakan
komputasi numerik.
Tabel 2.5 Operator Aritmatika
Operator
+
*
/
%

Kegunaan
Penjumlahan
Pengurangan
Perkalian
Pembagian
Nilai hasil bagi

3. Operator Unary
Operator yang berfungsi mengerjakan beberapa operator matamatis seperti
ekspresi bilangan negativ.
Tabel 2.6 Operator Unary
Operator
+
++
-!

Kegunaan
Mendeklarasikan nilai bilangan positif
Mendeklarasikan nilai bilangan negatif
Menambah nilai variable dengan 1
Mengurangi nilai variable dengan 1
Mendeklarasikan kembali dari kemungkinan

4. Operator Relasional
Berfungsi membandingkan operand-operand secara kuantitatif.
Tabel 2.7 Operator Relasional
28

Operator
==
!=
>
>=
<
<=

Kegunaan
Menyatakan sama dengan
Menyatakan tidak sama dengan
Menyatakan lebih besar dari
Menyatakan lebih dari atau sama dengan
Menyatakan lebih kecil dari
Menyatakan kecil dari atau sama dengan

5. Operator Kondisi
Operator yang berfungsi membandingkan operator Boolean.
Tabel 2.8 Operator Kondisi
Operator
&&
||

Kegunaan
Menyatakan kondisi AND
Menyatakan kondisi OR

6. Operator Bit Shift dan Bitwise


Operator yang berfungsi untuk operasi bit.
Tabel 2.9 Operator Bit Shift dan Bitwise
Operator
<<
>>
>>>
&
^
|

Kegunaan
Menyatakan komplemen bitwise unary
Menyatakan bergeser ke kiri
Menyatakan bergeser ke kanan
Menyatakan batal geser ke kanan
Menyatakan bitwise AND
Menyatakan eklusif bitwise OR
Menyatakan inklusif bitwise OR

2.5.1.4 Struktur Kontrol Pemrograman Java


Struktur kontrol digunakan untuk mengatur arah program yang berjalan,
bahasa pemograman java memiliki 3 stuktur kontrol (---,2012:12-24) yaitu
struktur kondisi, struktur perulangan serta struktur break dan continue :
1. Stuktur Kondisi
a. Struktur Kondisi If ada 2 macan yaitu :
1. If dengan kondisi tunggal

29

Deklarasi perintah if dengan kondisi tunggal satu pernyataan.


if (kondisi) pernyataan;
Deklarasi perintah if kondisi tunggal lebih dari satu pernyataan.
if (kondisi)
{
pernyataan1;
pernyataan2;
}
2. If kondisi lebih dari satu
Deklarasi perintah if dengan kondisi lebih dari satu, satu pernyataan.
if (kondisi)
{
pernyataan1;
}
else
{
pernyataan2;
}
Deklarasi perintah if dengan kondisi lebih dari satu dan pernyataan
lebih dari satu.
if (kondisi)
{
pernyataan1;
pernyataan2;
}
else
{
30

pernyataan3;
pernyataan4;
}
b. Struktur Kondisi Switch
Merupakan pilihan alternatif dalam pemilihan kondisi yang sangat
banyak dari struktur kondisi if.
Deklarasi umum struktur kondisi switch :
switch(nama_variabel)
{
case(nilai1);
pernyataan1;
break;
case(nilai2);
pernyataan2;
break;
pernyataan default;
}

2. Struktur Perulangan
a. Struktur Perulangan For
Biasanya digunakan untuk melakukan perulangan yang banyaknya
sudah pasti atau telah diketahui sebelumnya.
Deklarasi umum perulangan for :
for (inisialisasi;kondisi;iterasi)
{
pernyataan yang akan diulang;
31

}
b. Struktur Perulangan While
Jenis perulangan yang mendefenisikan kondisi di awal blok.
Deklarasi stuktur perulangan while :
inisialisasi;
while (kondisi)
{
perintah yang akan diulang;
iterasi;
}
c. Stuktur Perulangan Do While
Struktur ini mirip dengan struktur perulangan while hanya saja
kondisinya berada di akhir blok, blok perulangan akan melakukan
paling sedikit satu kali perulangan meskipun kondisi tidak terpenuhi.
Deklarasi perulangan do while :

inisialisasi;
do
{
perintah yang akan diulang;
iterasi;
}
while (kondisi);
3. Struktur Break dan Continue
a. Struktur Break
32

Struktur break biasanya digunakan dalam struktur kondisi yang


berfungsi membawa program keluar dari kondisi dimana pernyataan
tersebut diberikan.
b. Struktur Continue
Struktur continue biasanya digunakan dalam struktur kondisi yang
berfungsi melanjutkan kembali program yang tadi keluar dari
perulangan sehingga program tadi dibawa ke baris akhir dari
perulangan.
2.6 Sekilas Tentang IDE Netbeans 7
Netbeans merupakan salah satu IDE yang dikembangkan dengan bahasa
pemograman java. Netbeans mempunyai lingkup pemograman yang terintegrasi
dalam suatu perangkat lunak yang didalamnya menyediakan pembangunan
pemograman GUI, text editor, compiler dan interpreter. Netbeans adalah sebuah
perangkat lunak open source sehingga dapat digunakan secara gratis untuk
keperluan komersial maupun nonkomersial yang didukung oleh Sun Microsystem.
2.6.1 Fitur-Fitur Baru NetBeans 7
Pada NetBeans 7 ini telah dilengkapi dengan fitur-fitur highlight yang
lebih sempurna dari pada versi-versi sebelumnya (---,2012:29-30), fitur-fitur
tersebut diantaranya adalah :
1. JDK 7
2. Weblogic Server
3. Oracle Database
4. GlassFish
5. Java
6. Java EE
7. Bahasa Pemograman Web
8. PHP
9. C/C++
33

2.6.2 Mengenal Area Kerja NetBeans 7


Untuk memulai IDE NetBeans anda dapat mengklik shortcut pada desktop
atau melalui menu Star|All Program|NetBeans| NetBeans 7. Netbeans mempunyai
beberapa bagian yang memudahkan pengembang untuk melakukan pemrograman.
Pada pertama kali kita menjalankanNetbeans akan tampak halaman start page
yang membuat pengembang mengerti apa yang harus dilakukan. Selain itu juga
terdapat beberapa panel yang menampilkan proyek yang telah dibuat (Projects),
menampilkan file-file pada proyek (file), menampilkan plugin-plugin yang sudah
dimasukkan ke dalam NetBeans (service), dan lain lain.
1.

Halaman Start Page


Halaman ini menampilkan 2 tab, yaitu Welcome to Netbeans IDE dan My
NetBeans.

Gambar 2.3 Halaman Star Page


2. Wizard New Project
Di dalam wizard New Project, pada pane sebelah kiri terdapat
Categories dan pada pane sebelah kanan terdapat Projects.

34

Gambar 2.4 Wizard New Project


3. Wizard New Java Aplication
Merupakan wizard untuk membuat proyek berupa aplikasi Java.

Gambar 2.5 Wizard New Java Aplication


4. Panel Projects
Digunakan untuk menampilkan informasi proyek yang telah dibuat.
Informasi yang ditampilkan berupa source packages. Sedangkan Test
Packages akan menampilkan file test JUnit. Libraries menampilkan
library JDK yang digunakan dalam pembuatan aplikasi. Keempat
adalah informasi Test Librari yang menampilkan library JUnit yang
digunakan.
35

Gambar 2.6 Panel Project

5. Panel Files
Panel File berguna untuk menampilkan file-file dalam sebuah proyek, baik
file java (*.java) atau file bytecode (*.class). melalui panel Project dan
Files, kita dapat membuka file-file yang telah dibuat pada area kerja.

Gambar 2.7 Panel Files


6. Panel Service
berfungsi menampilkan informasi tentang service-service yang disediakan
atau telah diregister ke dalam NetBeans. Service yang disediakan terdiri
dari 4 tab, yaitu Databases, Web Services, Enterprise Beans, dan Service.

36

Gambar 2.8 Panel Service


7. File Kerja

File kerja digunakan untuk melakukan pemrograman java dengan


NetBeans. Terdapat 2 file kerja yang disediakan NetBeans, yaitu tipe
Source dan desain. Pada tipe source, file kerja digunakan untuk melakukan
pemrograman dengan menuliskan kode dengan tangan. Sedangkan pada
tipe desain file kerja digunakan untuk melakukan pemrograman secara
visual/grafis. File kerja tipe source tampak pada gambar dibawah ini:

Gambar 2.9 File Kerja Tipe Source


8. Panel Navigator

Panel Navigator akan muncul setelah kita membuat sebuah proyek dan
kita mengaktifkan salah satu dokumen/file. Panel ini digunakan untuk
menampilkan kelas dan member/method yang ada pada file.

37

Gambar 2.10 Panel Navigator


9. Panel Inspector
Panel Inspector akan tampil apabila kita mengaktifkan dokumen uang
mengandung container/pemrograman grafis (GUI). Pada panel Inspector
ini menampilkan komponen yang digunakan oleh file yang bersangkutan
seperti kontainer, komponen kontrol, komponen menu, komponen border,
dan lainnya.

Gambar 2. 11 Panel Inspector


10. Panel Palette
Panel yang menyediakan tool-tool untuk membuat tampilan grafis (GUI).
Panel palette ini dikenal dengan GUI Builder Matisse.

Gambar 2.12 Panel Palette


11. Panel Properties

38

Panel Properties berfungsi untuk menampilkan properti komponenyang


kita pilih/aktif. Melalui panel ini, kita dapat mengatur properti yang
dimiliki oleh suatu komponen.

Gambar 2.13 Panel Properties


2.6.3 Java Database Connectivity (JDBC)
Java Database Connectifity merupakan java API dirancang untuk menjaga
kesan sederhana pada pemograman database java. JDBC mampu berkoneksi
dengan aplikasi lain mauun database dari bahasa pemograman lain, sehingga
dapat lebih mudah diterapkan. JDBC mempunyai empat komponen penting
(---,2012:40-41) yaitu :
1. JDBC API
Merupakan penyedia akses kedalam data relasional dari bahasa
pemograman java, dapat digunakan untuk

39

membuat aplikasi yang

mengeksekusi perintah SQL, menerima hasil result serta mengubah data


sumber dari database.

2. JDBC Driver Manager


Berfungsi mendefenisikan obyek yang dapat berkoneksi dengan aplikasi
java.
3. JDBC Test Suite
Membantu anda melakukan pencarian JDBC Driver mana yang akan anda
gunakan untuk menjalankan program yang telah dibuat.
4. JDBC ODBC Bridge
Menyediakan akses driver melalui ODBC (Open Database Connectifity).
2.7 Pengertian Database
Database adalah sebuah struktur yang umumnya terbagi dalam 2 hal, yaitu
sebuah database flat dan database relasional. Database relasional lebihmudah
dipahami karena memiliki bentuk yang sederhana serta mudah melakukan opersi
data. MySQL sendiri adalah sebuah database relasional yang memiliki struktur
tabel untuk penyimpanan data.
Salah satu keunggulan database adalah berkurangnya redudansi data,
adapun keunggulan lain database (---,2010:3) yaitu :
1. Fleksibilitas
Jika data berubah, anda dapat meng-update nilainya hanya di satu
tempat. Dengan demikian semua query, form dan lainnya akan berubah
secara konsekuen dengan nilai yang baru.
40

2. Simple
Model penyimpanan tabel merupakan dasar dari sistem relasional,
simpel dan merupakan metode penyimpanan data yang tidak redudan.
3. Power
Menyimpan data dalam tabel-tabel yang terpisah lebih memudahkan
adanya pengelompokan, searcing dan pengambilan data menggunakan
banyak cara yang tidak terbatas.
4. Manajemen

Dengan tabel yang kecil dan tidak kompleks, informasi lebih mudah
dilacak dan diatur.
2.8 Pengenalan MySQL
MySQL pertama kali dirilis oleh seorang programmer database bernama
Michael Widenius, MySQL adalah program database yang mampu mengirim dan
menerima dengan sangat cepat dan multi user (---,2010:5).

Sumber : (Maxikom,2013:10)
Gambar 2.14 Logo MySQL
Pada tanggal 16 Januari 2008 Sun Microsystem Inc mengumumkan aksi
korporasi akuisisi terhadap MySQL sehingga Sun menjadi salah satu perusahaan
dengan platform open source terbesar. MySQL juga telah mendukung bahasa

41

pemograman berfitur API seperti java sehingga lebih memudahkan para


programmar java untuk berkoneksi dengan menggunakan MySQL (---,2012:41).
Keistimewaan yang dimiliki MySQL :
1. Probabilitas yaitu MySQL dapat berjalan secara stabil pada berbagai
macan sistem operasi.
2. Open Source yaitu MySQL didistribusikan secara gratis.
3. Multi User yaitu MySQL dapat digunakan oleh banyak user tanpa
memiliki masalah.
4. Performance

Turning

yaitu

MySQL

memiliki

kecepatan

yang

menakjubkan dalam menangani query sederhana.


5. Jenis Kolom yaitu MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks.
6. Perintah dan Fungsi yaitu MySQL operator dan fungsi yang secara penuh
perintah select dan where dalam query.
7. Keamanan yaitu MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan dengan
sistem perijinan yang detail serta sandi yang terenskripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan yaitu MySQL mampu menangani database
berskala besar dengan jumlah record lebih dari 50 juta, tabel lebih dari 60
ribu dan baris lebih dari 5 miliyar.
9. Konektivitas yaitu MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien
menggunakan TCP/IP, UNIX dan Named Pipes.
10. Lokalisasi yaitu MySQL dapat mendeteksi kesalahan pada klien dengan
menggunakan lebih dari dua puluh bahasa meskipun bahasa indonesia
belum masuk didalamnya.

42

11. Antarmuka yaitu MySQL memiliki antarmuka yang mendukung berbagai


bahasa pemograman yang menggunakan fungsi API.
12. Klien dan Peralatan yaitu MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang
dapat digunakan untuk administrasi database serta setiap tool yang ada
dapat digunakan secara online.
13. Struktur Tabel yaitu MySQL memiliki struktur tabel yang fleksibel dalam
menangani alter table dibandingkan dengan bahasa pemograman lainnya.
2.8.1

Tipe Data MySQL


Tabel 2.10 Tipe Data MySQL

Tipe Data
TINYINT
SMALLINT
MEDIUMINT
INT
BIGINT

Ukuran
(Bytes)
1
2
3
4
8

Batasan Nilai
(Unsigned)
-128 s/d 127
-32,768 s/d 32767
-8,388,608 s/d 8,388,607
-2,147,483,648 s/d
2,147,483,647
-9,223,372,036,854,775,808
s/d
9,223,372,036,854,775,807

43

Batasan Nilai
(Signed)
0 s/d 225
0 s/d 65,535
0 s/d 16,777,215
0 s/d 4,394,967,295
0 s/d
18,446,744,073,709,
551,615

FLOAT(p)
FLOAT
DOUBLE(p)
REAL
DECIMAL(L,D)
NUMERIC(L,D)
BIT(L)
DATE
TIME
DATETIME
TIMESTAMP
YEAR
CHAR(L)
BINARY(L)
VARCHAR(L)
VARBINARY(L)

4
4
8
8
L+1
L+1
8
3
3
8
4
1
L
L+1
L+1
L+1

4 bytes, p=24 digit presisi; 8 bytes, 25<= p <=53


digit presisi
24 digit presisi
p > 53 digit presisi
p > 53 digit presisi
L = panjang; D = decimal dibelakang koma
L = panjang; D = decimal dibelakang koma
M = 1 s/d 64 digit binari
YYYY-MM-DD (1000-01-01 s/d 9999-12-31)
hh:mm:ss (12:01:10)
YYYY-MM-DD hh:mm:ss (1000-01-01 00:00:00
s/d 9999-12-31 23:59:59)
YYYY-MM-DD hh:mm:ss.ms (2010-01-01
14:14:14.1091)
YYYY (2010)
untuk 0 <= L <=225
untuk 0 <= L <=225
untuk 0 <= L <=225; L+2, untuk 0 <= L <=225
untuk 0 <= L <=225; L+2, untuk 0 <= L <=225
44

TINYBLOB
TINYTEXT

L+1
L+1

jika L < 2 x

BLOB

L+1

jika L < 2 x

TEXT

L+1

jika L < 2 x

MEDIUMBLOB

L+1

jika L < 2 x

MEDIUMTEXT

L+1

jika L < 2 x

LONGBLOB

L+1

jika L < 2 x

LONGTEXT

L+1

jika L < 2 x

ENUM(nilai1,...)

1-2

SET(nilai1,...)

1-8

Bergantung jumlah nilai dari ENUM, maksimum


65,535
Bergantung jumlah item dari SET, maksimum 64
item

jika L < 2 x

Sumber : (Alexander F.K Sibero,2013:97)


2.8.2

Data Definition Language (DDL)


Data Definition Language (DDL) adalah suatu tata bahasa defenisi

data pada MySQL, DDL terdiri dari CREATE, ALTER, DROP dan
RENAME
Berikut penjelasan masing-masingnya
a. CREATE
Digunakan untuk mendifinisikan suatu struktur, wadah yang digunakan
sebagai media suatu data/record dan atribut pendukung lainnya.
b. ALTER
Digunakan untuk mengubah difinisi suatu struktur, wadah yang
digunakan sebagai media suatu data/record dan atribut pendukung
lainnya.
45

c. DROP
Digunakan untuk menghapus suatu struktur, wadah yang digunakan
sebagai media suatu data/record dan atribut pendukung lainnya.
d. RENAME
Digunakan untuk mengganti nama suatu struktur, wadah yang
digunakan sebagai media suatu data/record dan atribut pendukung
lainnya.
2.8.3

Data Manipulation Language (DML)


Data Manipulation Language (DML) adalah suatu tata bahasa
manipulasi data pada MySQL, digunakan untuk memanipulasi data pada
TABLE Database. Terdiri dari SELECT, INSERT, UPDATE dan
DELETE.

2.8.4

MySQL Utility Statement


MySQL Utility Statement adalah suatu tata bahasa tambahan data
pada MySQL. Digunakan untuk menampilkan informasi DATABASE dan
TABLE. Terdiri dari USE, SHOW dan DESC/DESCRIBE.
a. USE digunakan untuk mengaktifkan suatu DATABASE.
b. SHOW digunakan untuk menampilkan daftar suatu TABLE atau
DATABASE.
c. DESC/ DESCRBE digunakan untuk menampilkan definisi suatu
struktur TABLE.

2.8.5

Stored Procedure

46

Stored Procedure adalah suatu fungsi yang tersimpan dalam


database, yang berisi kumpulan perintah untuk pengolahan data yang
dapat dijalankan oleh program maupun sesama fungsi dalam database.
Stored Procedure selain memiliki kemampuan pengolahan yang lebih
cepat, juga berfungsi untuk memudahkan interaksi antara program dan
database.

47