Anda di halaman 1dari 35

URETRITIS

oleh:
Abcharina Rachmatina

Pembimbing:
dr. Rosmarini E. S. H., M. Sc, Sp. KK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER
2015
19/03/15

PENDAHULUAN
URETRITIS

URETRITIS GO

URETRITIS NON GO

URETRITIS
GONOCOCCA
L
19/03/15

Definisi
Peradangan pada uretra yang
disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae,
suatu diplokokus gram negatif.

19/03/15

Epidemiolo
gi

Diantara PMS yang lain, uretritis paling sering dijumpai, walaupun di


beberapa negara kedudukan ini telah digeser oleh uretritis non- gonore.
dipengaruhi oleh faktor behavior, termasuk peningkatan aktivitas
seksual, populasi yang tinggi, dan peningkatan infeksi yang berulang.
Pria > wanita

19/03/15

Etiologi
Gonore disebabkan oleh gonokok yang
ditemukan oleh Neisser pada tahun
1879.
Kuman tersebut dimasukkan dalam
kelompok Neisseria, sebagai Neisseria
gonorrhoeae.
Selain spesies ini terdapat 3 spesies
Neisseria yang lain, yaitu N.
meningitidis, N. catarrhalis dan N.
pharyngissicca.
19/03/15

19/03/15

19/03/15

Masa
inkubasi

Pria
: 1-7 hari, rata-rata 3-5 hari
Wanita
: Sulit ditentukan karena
pada
umumnya bersifat asimtomatis

19/03/15

Patogenesis

19/03/15

Gambaran klinis pada pria


Rasa panas di bagian distal uretra disekitar OUE
Keluhan disuri, uretral discharge
Lendir kekeruhan sampai nanah
Pemeriksaan.
Mue : udema, eritema, ectropion, discharge purulen

19/03/15

19/03/15

19/03/15

19/03/15

Gambaran klinis pada


wanita
60-80% ASIMPTOMATIS.
Keluhan :
- vaginal discharge
- Disuri
- Intermenstrual bleeding
- Menorrhagia
- Nyeri punggung

19/03/15

Diagnosi
s Diagnosis ditegakkan atas dasar

anamnesis, pemeriksaan klinis, dan


pemeriksaan penunjang sbb:

LABORATORIUM
Cat Gram duh tubuh
Kultur : Thayer martin/modifikasi TM
Tes definitif ( tes Oksidase, Fermentase)
Tes NGPP (Beta laktamase,
discdifusion, Tes Thomson)
ELISA

Yodometri,

Penisilin

Pria : bahan dari duh tubuh uretra/sed.urine/sekret massage prostat


Wanita : bahan dari uretra, srviks, muara kel.bartholin, rektum
19/03/15

Diagnosis banding
Uretritis Non-Gonore

19/03/15

Pengobatan
Golongan Sefalosporin :
Cefixime 400 mg per oral
Ceftriaxone 250 mg intramuskular
Golongan Kuinolon :
Ofloxacin 400 mg per oral
Ciprofloxacin 500 mg per oral
Levofloxacine 250 mg per oral
Spectinomycin 2 gram intramuskular
Kanamycin 2 gram intramuskular
19/03/15

- Semua diberikan dalam dosis


tunggal -

URETRITIS
NON
GONOCOCCA
L

19/03/15

Definisi
Urethritis non gonorrhoea adalah
peradangan pada urethra yang tidak
disebabkan oleh bakteri Neisseria
Gonorrhoeae tetapi disebabkan oleh
beberapa kuman pathogen seperti
chlamydia dan ureaplasma atau kuman
pathogen yang lain.
Disebut juga Urethritis Non spesifik (UNS)
yaitu peradangan hanya pada urethra
yang disebabkan oleh kuman non spesifik.
19/03/15

Epidemiologi
Urethritis non gonore banyak ditemukan
pada orang dengan keadaan social
ekonomi yang rendah usia lebih tua dan
aktivitas seksual yang lebih tinggi.
Pria > pada wanita
golongan heteroseksual > golongan
homoseksual.

19/03/15

Etiologi
Bakteri
Chlamydia trachomatis
Ureaplasma urealyticum dan Mycoplasma hominis
Mycoplasma genitalium

Virus
Herpes simplex
Adeno virus

Parasit
Trichomonas vaginalis

Alergi

19/03/15

Manifestasi Klinis
Secara klinis sangat sulit dibedakan
dengan gonore
Tanda klinis uretritis
Uretral discharge
Disuri
Gatal pada ujung uretra

19/03/15

19/03/15

19/03/15

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan atas dasar
anamnesis, pemeriksaan klinis,
dan pemeriksaan penunjang, sbb:
Pewarnaan Gram
Sedimen urine
Kultur

19/03/15

Penatalaksanaan
Berikut merupakan pilihan regimen
berdasarkan Morbidity and Mortality Weekly
Report pada tahun 2010
Rekomendasi
Azitromisin 1 gram dosis tunggal
Doksisiklin 2 x 100 mg sehari selama 7 hari
Alternatif
Eritromisin 4 x 500 mg sehari selama 7 hari
Eritromisin 4 x 800 mg selama 7 hari
etilsuksinat
Levofloksasin
1 x 500 mg selama 7 hari
Ofloksasin 2 x 300 mg sehari selama 7 hari
19/03/15

Laporan kasus

Identitas Pasien
Nama : Tn. S
Umur : 27 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Alamat : Jalan A.Yani, Jember
Status : Belum Menikah
Pekerjaan
: Karyawan PLN
Agama :
Islam
Suku bangsa :
Jawa

19/03/15

Anamnesis
Keluhan Utama :
Bercak putih di celana dalam.
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang dengan keluhan bercak putih di
celana dalam pada pagi hari dan kencing terasa panas
dirasakan sejak 5 hari yang lalu. Sebelumnya pasien
juga mengeluhkan anyang-anyangan dan demam
selama enam hari. tidak didapatkan keluarnya darah
saat kencing (hematuria), maupun adanya luka atau
benjolan dan keluhan nyeri perut bawah. Riwayat
coitus : pasien mengaku terakhir berhubungan dengan
pacarnya kurang lebih tiga minggu yang lalu dengan
pacarnya. Selama berhubungan pasien tidak memakai
kondom.
19/03/15

Riwayat Penyakit Dahulu :


Sebelumnya pasien mengaku tidak pernah menderita
kelainan yang serupa.
Riwayat Pengobatan :
Selama ini pasien hanya meminum vitamin karena
sering merasa demam.
Riwayat Keluarga :
Keluarga pasien tidak pernah mengalami keluhan yang
sama pada pasien.

19/03/15

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan Umum
:
cukup
Kesadaran
:
compos mentis
Tanda vital
:
Tensi
: 130/80 mmHg
Nadi
: 84 x/mnt
RR : 20 x/mnt
Tax
: 36,4 oC
Kepala/Leher :
dalam batas normal
Thorax: Cor/Pulmo : dalam batas normal
Abdomen: dalam batas normal
Ekstremitas
: dalam batas normal
19/03/15

Status Dermatologis
Lokasi :
regio genitalia eksterna
Distribusi
: terlokalisir
Ruam
:
orifisium uretra
eksternum tampak hiperemia,
terdapat sekret warna putih jernih
(saat di urut)

19/03/15

Pemeriksaan Penunjang
Hapusan sekret uretra kemudian dilakukan
pengecatan Gram ditemukan leukosit >5 per
lapangan pandang besar, tidak ditemukan bakteri
diplococcus gram negatif intraseluler dan ekstraseluler.

19/03/15

Diagnosis Banding
Uretritis Non Gonorhea
Uretritis Gonorhea

Diagnosis
Uretritis Non Gonorhea

Penatalaksanaan
Terapi yang diberikan pada pasien yaitu :
Kausatif : Doksisiklin 2x100 mg diberikan selama 7 hari
Suportif dan KIE :
- KIE tentang penyakit non gonorhea, kemungkinan komplikasi, cara penularan,
serta pentingnya pengobatan pasangannya.
- Menganjurkan untuk menghindari berhubungan seksual, dan ejakulasi diri
atau masturbasi sampai terbukti sembuh.
- kontrol segera apabila gejala tidak berkurang.
Prognosis
Dubia ad bonam

19/03/15

19/03/15