Anda di halaman 1dari 1

1.

Successive Hurdles Selection Approach

Yaitu pendekatan seleksi dengan berdasarkan urutan testing (sistem gugur).


Sebagian besar proses seleksi yang berjalan sampai saat ini berdasarkan konsep Successice
Hurdles. Itu berarti bahwa untuk berhasilnya pelamar tenaga kerja diterima dalam suatu organisasi,
mereka harus lulus dan berbagai persyaratan yang telah ditentukan secara bertahap. Mulai dari
mengisi blanko lamaran, tes-tes, wawancara, mengecek seluruh latar belakang pribadi pelamar,
pemeriksaan medis maupun pemeriksaan relevan lainnya. Segala macam tes itulah yang disebut
hurdles dan harus lulus dengan hasil baik satu per satu atau secara berurutan (successive).
Kebaikan pendekatan ini: efisiensi biaya dan waktu rekruitmen, terutama jika jumlah calon karyawan
cukup banyak. Kelemahannya: perusahaan tidak dapat mengetahui informasi kemampuan calon
karyawan secara keseluruhan, sehingga ada kemungkinan mendapatkan karyawan yang tidak sesuai
dengan kebutuhan perusahaan.
2.Compensatory Selection Approach
Dalam pendekatan ini setiap calon karyawan diberi kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh
prosedur seleksi. Nilai dari tiap seleksi dikumpulkan dan nilai yang terbesarlah yang diterima
perusahaan. Dengan pendekatan ini, semua kelebihan dan kelemahan calon karyawan dapat
diketahui dan dapat dicari yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sedangkan
keburukan pendekatan ini adalah memerlukan waktu dan biaya yang besar, terutama jika calon
karyawan relatif banyak.