Anda di halaman 1dari 5

Bagian-bagian MCB

Gambar Bagian-bagian MCB


Dari situs Wikipedia, kita dapatkan gambar yang menjelaskan bagian-bagian dalam MCB ini.
Gambar ini bersifat umum dan belum tentu sama persis dengan MCB yang umum dipakai di
PLN atau perumahan. Jadi hanya kita ambil sebagai contoh saja.
Bagian dalam MCB sebenarnya lebih dominan bersifat mekanis dengan fungsi switch
mekanis dan kontak penghubung/pemutus arus listrik.
Penjelasannya dari nomor-nomor dalam gambar adalah sebagai berikut :
1. Actuator Lever atau toggle switch, digunakan sebagai Switch On-Off dari MCB. Juga
menunjukkan status dari MCB, apakah ON atau OFF.
2. Switch mekanis yang membuat kontak arus listrik bekerja.
3. Kontak arus listrik sebagai penyambung dan pemutus arus listrik.
4. Terminal tempat koneksi kabel listrik dengan MCB.
5. Bimetal, yang berfungsi sebagai thermal trip
6. Baut untuk kalibrasi yang memungkinkan pabrikan untuk mengatur secara presisi
arus trip dari MCB setelah pabrikasi (MCB yang dijual dipasaran tidak memiliki
fasilitas ini, karena tujuannya bukan untuk umum)
7. Solenoid. Coil atau lilitan yang berfungsi sebagai magnetic trip dan bekerja bila
terjadi hubung singkat arus listrik.
8. Pemadam busur api jika terjadi percikan api saat terjadi pemutusan atau pengaliran
kembali arus listrik.

Jika anda mengalami masalah dengan fungsi MCB, cukup beresiko jika kita perbaiki sendiri
dengan berbekal pengetahuan mengenai bagian-bagian dalamnya melalui gambar diatas.
Karena ini berhubungan dengan fungsi proteksi arus listrik yang sangat penting. Jadi
sebaiknya sih ganti MCB-nya dengan yang baru.
Cukup bermanfaat memang melihat-lihat bagian-bagian dalam MCB ini. Nice to know saja.
Oke dech kawan pembacasampai disini dulu bagian pertama dari artikel mengenai MCB
ini. Bagian selanjutnya dari MCB ini akan semakin menarik dan aplikatif. Dan semoga
bagian pertama ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
ILR-Team

Arti dan Fungsi MCB/MCCB


Posted: Oktober 5, 2011 in Iptek
Tag:iptek, listrik, mcb, mccb

25 Votes

MCB
Singkatan MCB adalah Mini Circuit Breaker yang memiliki fungsi sebagai alat pengaman
arus lebih. MCB ini memproteksi arus lebih yang disebabkan terjadinya beban lebih dan arus
lebih karena adanya hubungan pendek. Dengan demikian prinsip dasar bekerjanya yaitu
untuk pemutusan hubungan yang disebabkan beban lebih dengan relai arus lebih seketika
digunakan electromagnet.

Bila bimetal ataupun electromagnet bekerja, maka ini akan memutus hubungan kontak yang
terletak pada pemadam busur dan membuka saklar. MCB untuk rumah seperti pada
pengaman lebur diutamakan untuk proteksi hubungan pendek, sehingga pemakaiannya lebih
diutamakan untuk mengamankan instalasi atau konduktornya. Sedang MCB pada APP
diutamakan sebagai pembawa arus dengan karakteristik CL (current limiter) disamping itu
juga sebagai gawai pengaman arus hubung pendek yang bekerja seketika.
Arus nominal yang digunakan pada APP dengan mengenal tegangan 230/400V ialah:
1.2.4.6.10.16.20.25.35 dan 50 A disesuaikan dengan tingkat VA konsumen. Adapun
kemampuan membuka (breaking capacity) bila terjadi hubung singkat 3 KA dan 6 KA (SPLN
108-1993). MCB yang khusus digunakan oleh PLN mempunyai tombol biru. MCB pada saat
sekarang paling banyak digunakan untuk instalasi rumah ataupun instalasi industri maupun
instalasi gedung bertingkat.

Pengertian CB
Circuit Breaker atau Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) adalah suatu peralatan
pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik, yang mampu untuk
membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus
hubung singkat, sesuai dengan ratingnya. Juga pada kondisi tegangan yang
normal ataupun tidak normal.

Circuit Breaker atau Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) adalah suatu peralatan
pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik, yang mampu untuk
membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus
hubung singkat, sesuai dengan ratingnya. Juga pada kondisi tegangan yang
normal ataupun tidak normal. Adapun macam dari Circuit Breaker yaitu:

Anda mungkin juga menyukai