Anda di halaman 1dari 7

Eksplorasi dan Penambangan Logam Tanah Jarang - LTJ (Rare Earth

Elements - REE) Menggunakan Alat Analisa XRF Portabel Thermo Scientific


Berbasis Tabung

Pendahuluan
Logam tanah jarang - LTJ (Rare earth elements - REEs) adalah unsur-unsur alam
dengan nomor atom 57-71. Unsur-unsur ini diklasifikasikan ke dalam dua kelompok:
LTJ ringan (LTJR), yang mewakili lantanum (La) sampai samarium (Sm), dan LTJ
berat (LTJB), yang mewakili europium (Eu) sampai lutetium (Lu). Skandium (Sc) dan
yttrium (Y) memiliki sifat kimia yang mirip dan cenderung muncul pada endapan bijih
(ore) yang sama dengan LTJ, khususnya LTJB. Meskipun LTJ tidak selangka logam
mulia, penambangan dan teknologi ekstraksinya sangat mahal.
Eksplorasi dan penambangan LTJ sendiri telah meningkat pesat karena banyaknya
permintaan dan sedikitnya pasokan di seluruh dunia. Umumnya, unsur-unsur
tersebut digunakan pada barang-barang elektronik (Lihat Tabel 1).

Penerapan
Walaupun logam tanah jarang relatif melimpah di kerak bumi (lihat Tabel 2), unsurunsur tersebut jarang terkonsentrasi dalam endapan-endapan bijih (ore) yang dapat
ditambang. LTJ berhubungan dengan batuan2 basa, karbonatit, pegmatit, dan
endapan placer (endapan2 residu yang terbentuk dari pelapukan yang besar) dan
sering ditemukan melalui eksplorasi geokimia. Unsur-unsur tersebut juga dapat

terserap dalam mineral2 tanah liat. Bijih2 dari logam tanah jarang adalah kompleks
secara mineralogis dan kimiawi serta umumnya bersifat radioaktif. Penambangan
LTJ adalah menantang karena LTJ terkonsentrasi pada lebih dari satu mineral, dan
setiap mineral memerlukan suatu teknologi ekstraksi dan pengolahan mineral yang
berbeda-beda serta mahal.
Oleh karena itu, endapan2 logam tanah jarang di mana LTJ yang sebagian besar
terkonsentrasi dalam sebuah fase mineral tunggal ini memiliki keunggulan yang
kompetitif. Sampai saat ini, produksi LTJ sebagian besar berasal dari endapan2
dengan fase mineral tunggal, seperti Bayan Obo (bastnasit, Ce, La(CO3)F),
Mountain Pass (bastnasit), dan placer2 dengan mineral berat (monasit, (Ce, La, Nd,
Th)PO4). Seperti studi kasus ini menunjukkan bahwa XRF portabel adalah sebuah
alat yang sangat berguna untuk mengevaluasi proyek2 LTJ secara kualitatif dan
kuantitatif langsung di lapangan dengan waktu riil.
Alat Analisa XRF Portabel dalam Eksplorasi dan Penambangan LTJ
Alat2 analisa XRF portabel Thermo Scientific tersedia dalam berbagai pilihan
eksitasi, sehingga menyediakan konfigurasi optimal untuk kebutuhan2 analisa Anda.
Penawaran produk kami saat ini meliputi tiga jenis alat analisa XRF untuk deteksian
dan kuantifikasi LTJ: Alat2 analisa Thermo Scientific Niton XL3t GOLDD+ (berbasis
tabung), Niton XL3t Ultra (berbasis tabung), dan Niton XLp 522K (berbasis isotop).
Lihat Tabel 2 untuk batasan2 deteksi.
LTJ
Le
Ca

Lantanum
Serium

Pr
Nd
Sm
Eu
Gd
Tb
Dy

Praseodimium
Neodimium
Samarium
Europium
Gadolinium
Terbium
Disprosium

Penggunaan
Elektroda baterai dan lensa kamera
Bubuk pemoles dan katalis cairan perengkahan
katalitik untuk kilang2 minyak
Magnet bumi langka dan laser
Kapasitor keramik
Penangkap neutron
Laser dan lampu uap merkurium
Laser, tabung x-ray, dan memori komputer
Laser dan lampu neon
Magnet bumi langka dan laser

Tabel 1. Contoh penggunaan LTJ

Alat analisa Niton XLp 522K dapat dengan cepat menganalisis unsur-unsur dari
titanium (Ti) sampai uranium (U). Alat2 analisa ini mencakup kisaran LTJ yang lebih
luas daripada alat2 analisa berbasis tabung kami dan menawarkan analisis langsung

terhadap rangkaian lengkap dari unsur-unsur berikut: (La), (Ce), (Pr), dan (Nd),
(Sm), (Eu), (Gd), (Tb), dan (Dy), serta Y, U, dan Th.
Alat analisa terobosan kami, yaitu Niton XL3t GOLDD+ dan Niton XL3t Ultra yang
berbasis tabung, menyediakan berbagai analisis dari magnesium (Mg) sampai U
untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan pertambangan. Dengan adanya
miniatur tabung sinar X 50kV, kemungkinan sebagian besar LTJR dapat diuji. Unsurunsur lain yang terkait dengan mineral2 yang mengandung LTJ seperti U, Th, Y, dan
Sc juga dapat dianalisa.
Dengan menggunakan konsentrasi dari unsur-unsur tersebut, terutama Y dan Sc,
konsentrasi dari LTJB dapat disimpulkan. Untuk unsur-unsur radioaktif (U dan Th),
kami juga menyarankan penggunaan detektor gamma Thermo Scientific RadEye
sebagai sebuah alat eksplorasi tambahan.
Metode
Penelitian ini dilakukan pada sampel2 fosfat dari British Columbia, Kanada. Sampel2
ditumbuk dan dimasukan ke cangkir dengan menggunakan film polipropilena dan
dianalisis dengan sebuah alat analisaThermo Scientific Niton XL3t GOLDD+ dengan
menggunakan modus Analisis Pertambangan selama 45 detik pada setiap filter
(untuk total waktu analisis 3 menit).
Dalam grafik X-Y (lihat Gambar 1), hasil2 XRF kalibrasi pabrik dan yang telah
dimodifikasi (dengan menggunakan penyesuaian Cal-Factor yang berbasiskan
proyek dibandingkan dengan hasil pengujian laboratorium (ICP-MS) dari sampel2
yang sama. Cal-Factor adalah penyesuaian2 yang berbasis matriks yang dilakukan
dengan menggunakan sampel dengan matriks yang mirip dengan sampel yang
belum diketahui. Penyesuaian ini dapat dilakukan secara langsung pada instrumen.
LTJ
Y
La
Ce
Pr
Nd
Sm
Eu
Gd
Tb

Yitrium
Lantanum
Serium
Praseodimium
Neodimium
Samarium
Europium
Gadolinium
Terbium

Kerak Bumi (ppm)


33
39
66
9
41
7
2
6
1

Dy

Disprosium

Tabel 2. Konsentrasi rata-rata LTJ yang ditemukan pada kerak bumi

Hasil
Gambar 1 menunjukkan adanya korelasi yang tinggi antara XRF portabel dan data
laboratorium untuk P, Y, La, dan Pr, terutama untuk rangkaian data yang diperoleh
setelah menggunakan Cal-Factor. Korelasi yang tinggi pada Y menunjukkan bahwa
sampel juga cenderung diperkaya dalam LTJB.
Batasan Deteksi dalam ppm (mg/kg)
45 detik per filter
Niton XL3t Ultra
Unsur-unsur
Y
La
Ce
Pr
Nd
Sm
Eu
Gd

Yitrium
Lantanum
Serium
Praseodimium
Neodimium
Samarium
Europium
Gadolinium

Sampe
l Alami
4
43
47
57
93
NA
NA
NA

Tb
Dy

Terbium
Disprosium

NA
NA

SiO2
Matrix
1.5
34
40
46
75
NA
NA
NA

Niton
XL3t
GOLDD+
SiO2
Matrix
5
50
60
65
90
NA
NA
NA

NA
NA

NA
NA

Niton
XL3p
522K
SiO2
Matrix
11
25
40
30
30
40
40
60
40
80

Daftar unsur yang ditampilkan di sini tidaklah lengkap. Untuk mengetahui batasan deteksi bagi unsur-unsur yang
tidak ditampilkan, hubungi perwakilan alat analisa XRF portabel Thermo Scientific setempat.
Catatan: Semua pengukuran dilakukan tanpa bantuan helium (He). NA = Not analysed (Tidak dianalisa).

Tabel 3: Batasan deteksi LTJ untuk alat analisa Niton XL3t GOLDD+ (berbasis tabung), Niton XL3t Ultra (berbasis tabung), dan
Niton XLp 522K (berbasis isotop).

Kesimpulan
Eksplorasi geokimia adalah metode utama eksplorasi LTJ. Bijih dari logam tanah
jarang kompleks secara mineralogis dan kimia serta, pada umumnya, bersifat
radioaktif. Saat ini, LTJ diekstraksi dari dua mineral yang ditambang (bastnasit dan
monasit). Tergantung pada jenis proyek LTJ-nya, penganalisis Niton XL3t GOLDD+,

Niton XL3t Ultra, dan Niton XLp 522K dapat menjadi instrumen yang berguna yang
dapat menyediakan pengujian kadar logam LTJ dan unsur lain dengan jenis sampel
geologis apa pun langsung di tempat dan dalam waktu riil. Penggunaan Cal-Factor
dan penyesuaian data berdasarkan sampel proyek dapat meningkatkan data
pengujian. Peningkatan terbaru pada Cal-Factor kami yang disebut dengan Type
Standardization. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penyesuaian
tersebut langsung pada instrumen.
Untuk mendiskusikan penerapan dan persyaratan kinerja khusus Anda atau untuk
menjadwalkan peragaan di tempat, silakan hubungi perwakilan alat analisa portabel
Thermo Scientific setempat atau langsung hubungi kami melalui email di
Chairul@tawadascientific.com, atau kunjungi website kami di
www.tawadascientific.com
Kami ingin berterima kasih kepada Dr. George Simandl untuk dukungan teknis dan
geologi yang diberikan.

Gambar 1. Diagram korelasi untuk P, Y, La, dan Pr yang dianalisis menggunakan penganalisis Niton XL3t GOLDD+.

Alat analisa XRF Thermo Scientific Niton adalah pilihan ideal untuk mengukur logam tanah jarang baik ringan maupun berat
dan memberikan hasil yang dapat diandalkan untuk kisaran kelompok unsur pokok yang luas untuk eksplorasi mineral.