Anda di halaman 1dari 2

DENGAN ASMAUL HUSNA

AKU INGIN SEMPURNA


Oleh: Muhamad Munir, 22 Januari 2008

Dengan Yaa Maalikul Mulki- Yaa Maalikul Mulki saya memohon kekuatan kepada-
Nya untuk bisa memimpin di masjid ini dengan baik, untuk mempertahankan
ketauladanan yang saya mampu lakukan, untuk membina ukhuwah Islamiyah ala
Ahlussunah Wal Jamaah, dengan mempertahankan dan meningkatkan kualitas ibadah
jamiyah dan jamaah yang berbasis tradisional dan 'jamaah centris'. Dengan
menunjukkan bil haal bahwa dengan jujur dan transparan semuanya bisa, tanpa ada
yang khawatir jariyahnya akan hilang atau diselewengkan, walaupun orang-orang
yang fasik dan provokator masih saja curiga dan kurang percaya. Dengan
mentauladani bil haal bahwa amanah ini hanya layak dipegang oleh orang-orang yang
punya integritas bagus, baik dari segi ilmu, pengetahuan, pemahaman fiqih, ekonomi,
kemampuan menjadi imam, kemampuan menjadi khatib, kemampuan memimpin dan
sebagainya. Yaa Allah Yaa Malikul Mulki, kepada-Mu semuanya kuharapkan dan
kugantungkan.

Dengan Yaa Salam-Yaa Salam, aku memohon kepada kekasihku Allah swt agar aku
dan keluargaku diberi kesehatan, dijaga dari segala penyakit, dimudahkan mencari
obat jika memang harus sakit, dimana…kesehatan dan kekuatan ini adalah bekal
untuk BERIBADAH mengabdi kepada-Nya, hanya kepada-Nya, tidak
menyekutukann-Nya. Ibadah dalam arti yang luas, ibadah maghdhoh dan ghoiru
maghdhoh. Dengan Yaa Salam-Yaa Salam pula kami berharap tidak jatuh sakit
sehingga menguras keuangan untuk biaya pengobatan (dokter dan rumah sakit) yang
amat mahal

Dengan Yaa Hafidz Yaa Nashir Yaa Wakil Yaa Allah - Yaa Hafidz Yaa Nashir Yaa
Wakil Yaa Allah, saya memohon kepada Allah agar jiwa raga dan harta benda saya
dipeliharanya dari kecelakaan, dari kerusakan, dari kebinasaan, dari keruwetan, dari
keadaan paling buruk yang (masyaa-Allah) kami tidak mampu menghadapinya.
Dengan kalimat itu pula, kami berlindung kepada-Nya dari segala musibah, dari ruwet
dan rumitnya urusan-urusan baik secara pribadi, dalam keluarga, dalam dunia kerja,
dalam ibadah dan di dalam masyarakat.

Dengan Subhanalloh Wa Bihamdihi, saya memohon kepada Allah agar kami


dilindunginya dari segala macam kerugian. Gak ada rugi yang enak, semua rugi itu
menyedihkan, menyusahkan, mengecewakan. Saya mohon perlindungan kepada Allah
agar kami dijaga dari segala kerugian, baik rugi dalam hidup, rugi dalam bisnis, rugi
dalam kerja, rugi dalam usaha apa saja, rugi dalam menghadapi masyarakat yang
bermacam-macam karakternya.

Dengan Subhanalloh Wa Bihamdihi Subhanallohil Adhiim, saya memohon kepada


Allah agar dalam setiapa langkah hidup kami senantiasa diberi keberi keber-untungan,
Untung itu enak, untung itu menyenangkan, untung itu keberkahan, untung itu
dinaungi ridha Tuhan.
Dengan kalimat tersebut, saya memohon kepada-Nya, supaya setiap usahaku untung,
setiap kegiatan dan pekerjaanku membawa untung, setiap rencana dan tindakanku
membawa keberuntungan, dengan ridho Allah swt. Pokoknya kami mohon kepada
Allah agar Always Lucky.

Dengan Subhanalloh Wa Bihamdihi Subhanallohil Adhiim Astaghfirullah, saya


memohon kepada Allah Al Hamiid Al-'Adziim, semoga Beliau berkenan
mengguyurku dengan rizki dan keberkahan dalam hidup dan matiku, rizki yang luas,
berkah halalan thoyiban, rizki yang terus mengalir memenuhi setiap hajatku, rizki
yang mencukupi segala kepentingan dan kebutuhan kami, maupun rizki yang datang
dari-Nya dari arah yang tidak pernah kami sangka-sangka.
Rizki berupa kekuatan iman dan islam yang terus melekat dalam dada hingga hari
kiamat, rizki keberkahan umur dan panjang umur yang membawa kebaikan dan
berakhir khusnul khotimah, rizki berupa kesehatan untuk bekal supaya kuat
beribadah, rizki berupa kecukupan ekonomi yang membawa kebaikan bagi diri,
keluarga, masyarakat dan kaum muslimin pada umumnya, rizki hidup bahagia dan
sejahtera di akhirat.

Dengan Astaghfirullah - Astaghfirullah, saya memohon ampun kepada Al-Ghoffar


atau Al-Ghofuur dan semoga diriku dibersihkan dari segala dosa-dosa, dosa besar
maupun kecil, dosa tersengaja maupun tak tersengaja, dosa-dosa hari ini maupun yang
telah lalu, dosa dhohir maupun batin, dosa yang kuingat maupun yang terlupakan,
dosa-dosa yang tiada tara jumlahnya, semuanya aku mohon Allah swt
mengampuninya. Karena sesungguhnya dosa-dosa itu yang menyebabkan manusia
semakin jauh dari Allah dan hidayah-Nya, dosa-dosa itu yang melalikan manusia akan
kehidupan akhirat, siksa-siksa yang menantinya ketika mereka sampai di alam kubur
maupun ketika dia telah sampai di hari akhirat (siksa neraka).
Dosa-dosa yang menghalangi manusia masuk ke surga. Karena bahwasanya sarat
masuk surga itu adalah manusia yang tidak mempunyai dosa sama sekali. Allah maha
menerima taubat hamba-hamba-Nya selagi nafas belum sampai di kerongkongan
(sebelum sekarat), ketika sekarat baru taubat maka sia-sia saja taubatnya.
Sebesar apapun dosa-dosa manusia kepada Allah bahkan seluas buih dilautan asalkan
bukan dosa syirik (menyembah selain Allah, dan mereka mau memohon ampun dan
bertaubat kepada Allah maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Dengan Astaghfirullah – Astaghfirullah pula inya-Allah saya sekeluarga akan
dimudahkan rizki oleh Allah, rizki bagaikan surprise harian yang tak pernah saya
duga. Subhanallah… (22-010-2008; pukul 01:50 Wib)

[16 Maret 2008]


Dengan Ya Latif-Ya Latif atau dengan Ya Waduud-Ya Waduud, saya bermaksud kepada
Allah supaya dilancarkan-Nya segala bisnis atau usaha saya, saya berharap semoga
Allah berkenan menjadikan dagangan saya laris, saya memohon mudah-mudahan
Allah senantiasa memberikan keberuntungan yang penuh berkah dari setiap aktifitas
wirausaha saya.