Anda di halaman 1dari 20

Pemilihan Alat Berat Dan Aplikasinya

PEMILIHAN ALAT
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Karakterisitik material (sifat fisik, kekerasan, abrasive, Liat dll.)


Bentuk endapan commodity/bijih
Struktur batuan
Tingkat produksi yang diharapkan
Ukuran produk
Metoda/Cara penambangan dll.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS


ALAT
A. Tahanan Gali (Digging Resistance)
Adalah tahanan yang dialami oleh alat-alat pada waktu melakukan
penggalian meliputi :
--> Gesekan antara alat gali dan Tanah
--> Kekerasan tanah/batuan

B. Tahanan Gulir (Rolling Resistance)


Adalah jumlah segala gaya-gaya luar yang berlawanan dengan arah
gerak kendaraan yang berjalan diatas permukaan jalan.

C. Tahanan Kemiringan (Grade Resistance)


Besarnya gaya berat yang melawan atau yang membantu gerak
kendaraan karena kemiringan jalur jalan yang dilewati

D. Koefisien Traksi (Traction Coefisien)


Suatu faktor yang menunjukan besarnya traksi antara permukaan ban atau
track dengan jalan yang dapat digunakan untuk menarik/ mendorong.

E. Rimpull
Adalah besarnya kekuatan tarik (pulling force) yang dapat diberikan oleh
mesin kepada permukaan roda atau ban penggeraknya yang menyentuh
permukaan jalur jalan.

F. Percepatan (Acceleration)
Adalah waktu yang diperlukan untuk mempercepat kendaraan dengan
memakai kelebihan Rimpul yang tidak dipergunakan :
--> Kendaraan semakin berat semakin lama waktu yg dibutuhkan
--> Semakin besar rimpul semakin cepat kendaraan

G. Efisiensi Operator
Merupakan faktor manusia yang menggerakan alat-alat berat, sangat
bervariasi untuk tiap operator tergantung dari, skill, umur, pengalaman dsb

H. Swell Factor atau Faktor Pengembangan


Apabila material digali dari tempat aslinya akan terjadi pengembangan
akibat terjadinya proses dari tidak terkonsolidasi material.

ALAT PEMBERAIAN BATUAN


Metoda yang umum digunakan untuk pemberaian material overburden,bijih
(ore) dan batubara adalah ripping dan drilling blasting

A. RIPPING
Ripping digunakan untuk pemberaian material sebelum dimuat oleh
Shovel/Back Hoe/Loader/Dragline ke dalam Truck atau ke tempat
lain.Faktor yang paling berpengaruh dalam produksi Ripping adalah :
--> Dozer Power and Weight
--> Type batuan (karakteristik batuan)
--> Jumlah Ripper
--> Panjang Ripping
--> Kedalaman Penetrasi
--> Struktur geologi (Spasi joint, sesar dan orientasinya)

B. PEMBORAN Produksi & Peledakan


Prinsip dari Metoda Pemboran adalah : ROTARY-PERCUSSION and
ROTARY

1. ROTARY PERCUSSION DRILLING


--> Top Hammer Drilling
Hammer Piston yang ditempatkan di posisi paling atas (Top) diteruskan ke
Drill Bit melalui batang Bor jenis ini digunakan untuk lubang diameter
kecil dan dangkal

--> Down The Hole Drilling


Piston diposisikan di bawah batang bor dan langsung memukul Bit
digunakan untuk diameter lubang sekitar 85 s/d 200 mm dan kedalaman
sampai dengan 20 meter.

2. ROTARY DRILLING
Umumnya digunakan untuk lubang yang lebih besar sampai dengan 400
mm, dan kemampuan penetrasi maximum sampai dengan 100 meter

PEMILIHAN MESIN BOR


1. Ukuran material (fragmentasi) yang diharapkan dan dapat ditangani
oleh alat Loading , Hauling & Crushing
2. Tingkat Produksi
3. Kondisi/Lingkungan kerja
4. Kedalaman lubang
5. Kekerasan Batuan

ALAT-ALAT MUAT (LOADING UNITS)


1.Hydraulic/Loading Shovel
Kelebihan :
--> Dapat memberikan produksi lebih tinggi dibandingkan dengan Back Hoe
biasanya bucket nya lebih besar dibandingkan dengan back Hoe
--> Dapat menangani material sampai dengan ukuran bolder besar
--> Shovel mempunyai kapasitas lebih besar 10% - 20% daripada Backhoe

Kekurangan :
--> Kondisi operasinya Terbatas (Kurang Flexible)
--> Memerlukan alat tambahan, misalnya : Bulldozer

2. Back Hoe
Kelebihan :
--> Mampu menggali material pada berbagai kondisi (Loading di floor,
Channel, dan Roof)
--> Manuver lebih baik
--> Dapat beroperasi dengan areal kerja lebih sempit
--> Pada Kelas yang sama, Backhoe mempunyai ketinggian gali ke atas dan
ke bawah lebih besar dari pada Shovel.

Kekurangan :
--> Ukuran Bucket lebih kecil dibanding Shovel untuk ukuran mesin yang
sekelas

3. Dragline

4. Wheel Loader
Kelebihan :
--> Mobilitas dan manuver-nya sangat tinggi
--> Cocok untuk loading di stock pile
Kekurangan :
--> Memerlukan Dozer untuk menumpuk material O/B
--> Memerlukan kondisi lantai kerja yang baik

5. Track Loader/Shovel Loader

--> Tidak ekonomis pada produksi tinggi karena lebih banyak digunakan
untuk pekerjaan konstruksi
--> Cocok untuk permukaan yg licin / tidak slip
6. Bucket Wheel Excavator

8. Clamshell/Grab Bucket

8. Continuous Loader

METODA PENGGALIAN
BACK HOE :
--> Mesin diposisikan pada atas material galian
--> Truck diposisikan pada lantai material galian

SHOVEL :
--> Alat dan Truck diposisikan pada muka kerja (lantai material galian) yang
sejajar/ sama
YANG PERLU DIPERHATIKAN PADA SHOVEL & BACKHOE
--> Ukuran Bucket (m3)
--> Digging Reach (m)
--> Digging Depth (m)
--> Digging Force (Kg/Newton)
--> Kecepatan Swing (Rpm)

ALAT-ALAT ANGKUT (TRANSPORT)


1.Dump Truck (Truk Jungkit)
--> Mampu beroperasi pada ukuran Fragment yang besar
--> Memerlukan kondisi jalan yang baik untk meningkatkan productivitas
dan menurunkan Cost of Tyre
--> Dapat mendumping di hopper atau di dumping pad
--> Terbatas dalam operasi ekonomisnya 4 km
--> Mobilitasnya tinggi

2. Bulldozer
--> Ekonomis untuk Radius di bawah 100 meter

3. Trailer Truck
--> Digunakan hanya untuk material lebih ringan misalnya Batu Bara
--> Tepat untuk jalan datar dengan kecepatan tinggi
--> Sesuai untuk Dumping langsung di Hopper

4. Conveyor
--> Volume tinggi, jarak jauh, unit cost rendah
--> Sulit untuk dipindah-pindahkan
--> Memerlukan ongkos investasi yang tinggi
--> Dapat menghandle material dengan grade sampai dengan 40%
--> Lebih aman dibanding dengan Truck
--> Dampak Polusi Lingkungan lebih rendah
5. Cable Way Transportation
6. Lokomotif (Lori)
7. Pompa atau Pipa
8. Tongkang
9. Power Scraper , dll

HAUL ROAD MAINTENANCE

GRADER
1.Perbaikan jalan/meratakan jalan secara terus menerus untuk mengurangi
Rolling Resistance.
2.Frekuensi perataan/grading tergantung pada standar konstruksi dan
kepadatan lalu lintas serta beban kendaraan.

3.Frekuensi grader dapat terjadi 1 kali dalam se-jam atau 1 kali dalam 1
shift, rata-rata 1 kali dalam 2,5 jam.

COMPACTOR
Penimbunan jalan kadang diperlukan untuk menambah daya dukung
tanah, bisa berupa tanah atau perkerasan.Material Timbunan ini harus
dipadatkan agar daya dukung meningkat sesuai dengan desain. Tanpa
pemadatan, usaha tsb akan sia-sia.
Tipe Compactor :
- Static
- Vibrator (Tenaga pemadatan lebih besar)
Tipe Drum Compactor :
- Smooth (tipe material : Granular atau Clay/silt)
- Padfoot/Sheepfoot (tipe material : Clay / Silt)

WATER SPRAYING
Digunakan untuk menjaga permukaan jalan tetap lembab (tidak basah),
sehingga mengurangi adanya debu, mengurangi gangguan jarak pandang dan
memelihara permukaan jalan agar tetap padat.
Jumlah keperluan air tergantung pada :
--> Type material permukaan jalan
--> Kelembaban alami
--> Curah Hujan
--> Penguapan
--> Kepadatan lalu lintas

Jumlah Water Sprayer Truck dihitung berdasarkan cycle time truck,


pengisian tank dan pompa penyemprotan.

PRODUKTIVITAS & FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH


ALAT MUAT

Faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas alat muat :


--> Ukuran Bucket / kapasitas Bucket
--> Swell Factor
Sifat fisik material yang diukur dari perubahan volume padat / bank (Bcm)
menjadi Loose (Lcm)
--> Fill Factor Bucket
Persentasi / porsi bucket yang terisi terhadap total Kapasitas Bucket
--> Cycle Time ;
Digging

Swing Isi
Dumping
Swing Kosong

Faktor yang mempengaruhi Cycle Time Loader


--> Ukuran Mesin (makin kecil, makin cepat)
--> Kemudahan Penggalian
--> Posisi Truck (Single Side / Double Side Loading)
--> Kondisi Lantai kerja
--> Keterbatasan manuver
--> Ketrampilan Operator
RUMUS-RUMUS PRODUKTIVITAS
ALAT MUAT
Q = q x k x 60/cm x E
Q = Produktivitas per jam
q = Kapasitas bucket
k = faktor pengisian
cm = cycle time bucket
E = efisiensi kerja

ALAT ANGKUT
Q = C x 60/cm x E

C=nxqxk
Q = Produktivitas per jam
n = Rate capacity of truck/(q x k x loose density)
cm = load time + Travel T + Spot Time
q = Kapasitas bucket
k = faktor pengisian
cm = cycle time bucket
E = efisiensi kerja

Specifications:
We are manufacturing Clamshell grab, Orange peel Cactus polyp, buckets,
Grapples and cactus polyps can be used for handling all kind grains, wheat,
expellers, wood chips, fertilisers, ores, clinker, cement, bauxite, coal, steel
scrap, stone, marble and any other bulk material, By port stevedores,
forwarder maritime agencies, ships owners, steel mill plants, ore and bulk
material handling facilities
Types of grabs and polyps are listed as follows:
Mechanical Grab
Touch down Grab
Electric Hydraulic Grab
Radio Remote controlled
Pull rope type
Orange peel grab for scrap cargo
Timber grabs
We can supply the best quality Clamshell Grab Bucket to you. Our price is
competitive and we take responsibility to any quality uncertainty.
Description Verstegen ore grabs are heavy duty grabs. The grabs have extra
closing force to ensure a good filling.
The grab scales are completel made from wear resistant steel to minimise
maintenance costs and a long lifetime.