Anda di halaman 1dari 5

Perubahan Fase Zat dan Persamaan Clausius Clapeyron

1. Hitunglah efek pada potensial kimia, pada penambahan tekanan


dari 1,00 bar menjadi 2,00 bar terhadap es dan air pada
temperature 0 (rapatnya adalah 0,917 g cm-3dan 0,999 g cm-3
).
Pembahasan:
Perubahan potensial yang tak dimamfaatkan adalah
=V m p

Volume molar es dan air (dengan massa molar 18,02 g mol -1)
adalah 19,7 cm mol-1dan 18,0 cm3 mol-1; Oleh karena itu
(es) = 1,97 10-5 m3 mol-1 1,00 105 Pa
= +1,97 Jmol-1
(air) = 1,80 10-5 m3 mol-1 1,00 105 Pa
= +1,80 Jmol-1
Potensial kimia es naik melebihi potensial kimia air, sehingga jika
semula air dan es dalam kesetimbangan, akan ada kecenderungan
bagi es untuk meleleh.
Sumber
Atkins, P W.1996.Kimia Fisika. Jakarta:Erlangga.
Halaman 151:6.1

2. Hitung persentase kenaikan tekanan uap cair untuk kenaikan


tekanan 10 bar pada temperature 25 .
Pembahasan:

V P
p p
1,807 105 m3 mol1 1,0 106 Pa
100 = m
100 =
100 =0,73

p
RT
8,314 J K 1 mol1 298 K

sumber
Atkins, P
153:6.2

W.1996.Kimia

Fisika.Jakarta:Erlangga.

Halaman

3. Sebuah termometer hambatan platina tertentu mempunyai


hambatan R sebesar 90,35 ohms bila pentolan (bulb) termometer
ditempatkan di dalam sebuah sel
titik tripel. Temperatur
berapakah yang didefinisikan jika pentolan tersebut ditempatkan
di dalam sebuah lingkungan sehingga hambatannya 96,28 ohms?
Solution:
T (X) = 273,16 K

X
X tp

96,28

273,16 K 90,35 = 280,6 K


Sumber
Silaban, Pantur. dkk. 1994. Fisika, Edisi Ke Tiga. Bandung:
Erlangga

4. Misalkan tabel-tabel uap dimulai dari =2 (=17,5)


dan kita menginginkan pada =1 .Prediksikan dan
bandingkan dengan nilai dari tabel-tabel uap.
Pembahasan:
Karena tekanan cukup rendah,kita akan mengasumsikan bahwa vg
>> vf dan bahwa vg diberikan oleh hukum gas ideal.Dengan
demikian nilai-nilai untuk hfg pada Psat=4,3 , 2
kPa,kita mengasumsikan bahwa =1 kPa, hfg =2480 kJ/kg,
maka
ln(21)=hfg(1112)
ln(12)=24800,462(1290,512) 2=280 7,0
Sumber
Potter,Merle C dan Craig W.S.2011.Termodinamika Teknik.
Jakarta:Erlangga.

Hal 229:11.4
5. Hitunglah perubahan tekanan per derajat pada kesetimbangan
padat-cair dari air pada titik beku.
d (es )=0,9168 kg dm3 , d (air )=0,9998 kg dm3 , S lebur =22 EU

Pembahasan:
( 18 g mol1) (103 kg g1)

(es)

(air)

p=

(0,9168 kg dm )

=19,634 x 10 dm

( 18 g mol1) ( 103 kg g1 )
3

0,9998 kg dm

=18,004 103 dm3 mol1

S lebur
( 22 J K 1 mol1 ) (1 K )
T=
V l V s
( 18,00419,634 ) 103 dm 3 mol1
3

13,494 10 J dm =13,494 10 N m =133 atm

Sumber
Dogra, S K.1990.Kimia Fisik dan Soal-soal.Jakarta:Universitas
Indonesia.
Halaman 447:14.2

6. Kerapatan larutan air dan uap air pada titik didih normal adalah
4
0,958 dan 5,98 10
kg dm-3, dan perubahan dalam entropi
penguapan adalah 108,99 EU. Hitung perubahan tekanan untuk
perubahan temperature satu derajat.
Pembahasan:
M . W 18 103 kg mol1
3
V l=
=
=18,79 10 dm3 mol-1
3
d
0,958 kg dm
M . W 18 103 kg mol1
V v =
=
=30,1 dm3 mol-1
d
5,98 104 kg dm3
dp p S v S l
108,99 J K 1 mol1
=
=
=
=3,6233 J dm3 K 1
3
1
dT T V v V l (30,10,0188 ) dm mol
p

= (3,6233 J dm-3 K-1)(1 K)

= 3,6233 J dm-3= 3,6233 103 N m-2

Sumber
Dogra, S K.1990.Kimia Fisik dan Soal-soal.Jakarta:Universitas
Indonesia.
Halaman 447:14.3

7. Tentukan batas fase es/ cairanuntuk air pada temperature antara -1

dan 0 !
Pembahasan:

H fus T

p=
p
+
Menggunakanpersamaan
T V fus

sebagai titik tetap

mengambil titik leleh normal pada p = 1,0 atm ( 1,0 bar)

dan T = 273,15 K. Dari Tabel 2.2 kita mempunyai H fus =

+6,008 kJ mol-1dan V m = 1,7 cm3 mol-1. Oleh karena itu,


p/
1,03,53 10 4 ln

T
273,15 K

Rumus ini menghasilkan nilai-nilai sebagai berikut.

-1,0

-0,8

-0,6

-0,4

-0,2

p/

130

105

79

53

27

Sumber
Atkins, P W.1996.Kimia Fisika.Jakarta:Erlangga.

Halaman 155:6.3