Anda di halaman 1dari 10

Dalam penyerapan So2 mengapa kita memilih Ca(OH)2 karena ia memiliki

reaktifitas yang tinggi. Yang menyebabkannya adalah ia memiliki kandungan


gugus silika peningkat reaktifitas sorbent. So2 merupakan flue gas , dan Ca(OH)2
memiliki sifat alkali yang mana sifat ini akan menyerap gas lebih cepat ke dalam
batu kapur.
Sifat Kimia Unsur Logam Alkali
a. Kereaktifan Logam Alkali
Energi ionisasi logam alkali relatif rendah dibandingkan unsur logam yang
lain sehingga termasuk logam yang sangat rektif. Kereaktifan logam alkali
dibuktikan dengan kemudahannya bereaksi dengan air, unsur-unsur halogen,
hidrogen, oksigen dan belerang. Maka logam ini harus disimpan di dalam cairan
senyawa hidrokarbon, seperti minyak tanah. Yang paling reaktif adalah cesium
dan yang kurang reaktif adalah litium. Hal ini dikarenakan kereaktifan logam
alkali bertambah dari atas ke bawah dalam sistem periodik. Karena
kereaktifannya, unsur alkali tidak ditemukan dalam keadaan bebas di alam.
Hubungan jari-jari dengan kereaktifan logam alkalidalam satu golongan dari atas
ke bawah jari-jari atom bertambah besar sehingga jarak antara inti dengan
elektron kulit terluar bertambah besar. Dengan demikian besarnya energi untuk
melepas elektron valensinya (energi ionisasi) semakin kecil. Dengan semakin
kecil harga energi ionisasi maka dari atas ke bawah ( Li ke Cs ) semakin besar
kereaktifannya.
B. Sifat Logam dan Basa Alkali
Logam alkali dapat bereaksi dengan air membentuk basa kuat (LOH).
Semakin ke bawah sifat basa logam alkali semakin kuat. Hal ini dikarenakan dari
atas ke bawah dalam sistem periodik semakin mudah untuk direduksi. Dan sifat
logamnya semakin kebawah juga semakin kuat.
Basa senyawa alkali ini bersifat ionik dan semuanya mudah larut dalam
air. Kelarutannya dalam air semakin ke bawah semakin besar.

a. Sifat-sifat fisis logam alkali tanah


Dari berilium ke barium jari-jari atom meningkat secara beraturan.
Pertambahan jari-jari menyebabkan penurunan energi pengionan dan keelektron
egatifan.Potensial elektroda juga meningkatkan dari kalsium ke barium, akan
tetapi berilium menunjukan penyimpangan karena potensial elektrodanya relatif
kecil.Hal itu disebabkan energi ionisasi berilium (tingkat pertama + tingkat kedua
)yang relatif besar. Titik cair dan titik didih cenderung menurun dari atas
ke bawah. Sifat-sifat fisis, seperti titik cair, rapatan, dan kekerasan logam alkali
tanahlebih besar jika dibandingkan dengan logam alkali seperiode. Hal itu
disebabkanlogam alkali tanah mempunyai 2 elektron valensi sehingga ikatan
logamnya lebihkuat.

b.Sifat-sifat kimia logam alkali tanaH


Kereaktifan logam alkali tanah meningkat dari berilium ke barium. Fakta inisesuai
dengan yang diharapkan . Oleh karena, dari berilium ke barium jari-jariatom
bertambah besar sehingga energi ionisasi serta
keelektronegatifan berkurang. Akibatnya, kecendrungan untuk melepas elektron
membentuksenyawa ion makin besar. Semua senyawa dari kalsium, strontium,
dan barium,yaitu logam alkali tanah yang bagian bawah, berbentuk senyawa ion,
tetapimagnesium membentuk beberapa senyawa kovalen sedangkan senyawasenyawa berilium bersifat kovalen.Sifat kimia logam alkali tanah bermiripan
dengan logam alkali, tetapi logam alkalitanah kurang reaktif dari logam alkali
seperiode. Jadi, berilium kurang reaktifdibandingkan litium, magnesium kurang
reaktif dibandingkan terhadap natrium,dan seterusnya. Hal itu disebabkan jarijari atom logam alkali tanah lebih kecilsehingga energi pengionan lebih besar.
Lagi pula logam alkali tanah hanyasatu.Kereaktifan kalsium, stronsium,dan
barium dan tidak terlalu berbeda darilogam alkali, tetapi berilium dan
magnesium jauh kurang aktif.Unsur golongan ini bersifat basa, sama seperti
unsur golongan alkali, namuntingkat kebasaannya lebih lemah. Senyawa
Be(OH)2 bersifat amfoter. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa. Sedangkan unsur Ra

bersifat Radioaktif. Semualogam alkali tanah merupakan logam yang tergolong reaktif,
meskipun kurangreaktif dibandingkan dengan unsur alkali. Alkali tanah juga memiliki sifat
relatiflunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik, kecuali Berilium.Logam
ini juga memiliki kilapan logam.Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan
harga ionisasi yangkecil. Dari Berilium ke Barium, nomor atom dan jari-jari atom semakin
besar.Selain itu semua logam alkali tanah juga mempunyai kecenderungan teraturmengenai
keelektronegatifan yang semakin kecil dan daya reduksi yang semakinkuat dari Berilium ke
Barium.

Berdasarkan Tabel diatas dapat diamati juga hal-hal sebagai berikut,1.

Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanahmempunyai


elektron valensi ns
2
. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecildibandingkan logam alkali, kedua
elektron valensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi
logam alkali tanah lebih tinggidaripada alkali.2.Meskipun energi ionisasinya
tinggi, tetapi karena energi hidrasi dari ionM
2+
dari alkali tanah lebih besar daripada energi hidrasi ion M+
dari alkali,mengakibatkan logam alkali tetap mudah melepaskan kedua
electronvalensinya, sehingga lebih stabil sebagai ion M2+
.3.Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih
besarmengakibatkan logam alkali tanah membentuk kristal dengan susunanyang
lebih rapat, sehingga mempunyai sifat yang lebih keras daripadalogam alkali dan
massa jenisnya lebih tinggi.
4.Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dankeelektronegatifan
yang cukup besar, kedua hal ini menyebabkan beriliumdalam berikatan
cenderung membentuk ikatan kovalen.
5.Potensial elektrode (reduki) standar logam alkali tanah menunjukkan
hargayang rendah (negatif). Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali
tanahmerupakan reduktor yang cukup kuat, bahkan kalsium, stronsium,
dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripada natrium.
6.Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhuruangan.
Oleh karena itu, unsur-unsur logam alkali tanah berwujud pada pada suhu
ruangan.

KEGUNAAN KALSIUM
2. Sifat-sifat unsur Ca
Kalsium memiliki nomor atom 20 dan merupakan unsur kelima dan logam
ketigayang paling melimpah di kerak bumi. Logam ini bersifat trimorfik, lebih
kerasdibanding natrium tetapi lebih lunak dari aluminium. Kalsium dianggap
kurangreaktif dibandingkan logam alkali tanah lainnya. Pada lingkup rumah
tangga, ionkalsium yang berasal dari pipa biasanya turut larut dalam air minum.
Air dianggap
mejadi keras saat mengandung terlalu banyak kalsium atau magnesium.
Kondisi
ini bisa dihindari dengan memberikan pelunak air.
3. Senyawa Ca
Senyawa alami dan senyawa buatan kalsium banyak sekali
kegunaannya.Kalsium, dikombinasikan dengan fosfat untuk bentuk
hydroxylapatite, adalah bagian mineral tulang manusia dan hewan dan gigi.
Bagian mineral karang beberapa juga akan berubah menjadi
hydroxylapatite.Kalsium hidroksida (kapur) digunakan dalam berbagai
proses kimia kilang dandibuat oleh pemanasan kapur pada suhu tinggi (di atas
825 C) dan kemudiandengan hati-hati menambahkan air untuk itu. Ketika kapur
dicampur dengan pasir,itu mengeras menjadi sebuah mortir dan berubah
menjadi plester oleh penyerapankarbon dioksida.Dicampur dengan senyawa
lainnya, kapur membentuk bagian penting dari semen.Kalsium karbonat (CaCO3)
adalah salah satu senyawa umum kalsium. Dipanaskanuntuk bentuk quicklime
(CaO), yang kemudian ditambahkan ke air (H2O). Inimembentuk bahan lain yang
dikenal sebagai kapur (Ca(OH)2), yang merupakan bahan dasar murah yang
digunakan di seluruh industri kimia. Kapur, marmer dan batu kapur adalah
semua bentuk kalsium karbonat.Ketika air percolates melalui batu kapur atau
karbonat larut lain batu, melebursebagian batu dan penyebab gua pembentukan
dan karakteristik stalaktit danstalagmit dan juga bentuk air keras. Senyawa
kalsium penting lainnya adalahkalsium nitrat, kalsium sulfida, kalsium klorida,
kalsium karbida, kalsiumcyanamide dan kalsium hipoklorit.Beberapa senyawa
kalsium dalam keadaan oksidasi + 1 telah juga telah diselidiki baru-baru ini.
Terbaik belajar ini proses adalah fractionation massa tergantung kalsium isotop
yang menyertai pengendapan kalsium mineral, seperti calcite,aragonite dan
apatit, dari solusi. Kalsium isotopically cahaya lebih dimasukkan kedalam
mineral, meninggalkan solusi yang dipercepat mineral kalsium isotopically berat
diperkaya dalam.Pada suhu kamar besarnya fractionation ini adalah kirakira 0.25 (0.025%) per
satuan massa atom (AMU). Perbedaan komposisi isotop kalsium massatergantung konvensional dinyatakan rasio dua isotop (biasanya 44Ca /

40Ca)dalam sampel dibandingkan dengan rasio bahan referensi standar. 44CA /


40Ca bervariasi oleh sekitar 1% di antara bahan-bahan umum yang ada di
bumi.Kalsium isotop fractionation selama pembentukan mineral telah
menyebabkan beberapa aplikasi kalsium isotop. Khususnya, pengamatan 1997
oleh Skulan danDePaolo mineral kalsium yang isotopically lebih ringan daripada
solusi mineralmemicu adalah dasar dari analog aplikasi dalam kedokteran
dan paleooceanography.Dalam hewan dengan kerangka mineralized dengan
kalsium kalsium komposisiisotopik jaringan lunak mencerminkan tingkat yang
relatif pembentukan dan pembubaran mineral tulang. Pada manusia perubahan
dalam komposisi isotopikkalsium urin telah menunjukkan berkaitan dengan
perubahan dalamkeseimbangan mineral tulang. Ketika laju pembentukan tulang
melebihi tingkatresorpsi, jaringan lunak 44Ca /40Ca naik. Jaringan lunak 44Ca /
40Ca jatuh ketikaresorpsi melebihi pembentukan tulang. Karena hubungan ini,
kalsium isotopik pengukuran urin atau darah mungkin berguna dalam deteksi
dini penyakitmetabolik tulang seperti osteoporosis.Ada sistem serupa di
Samudra, di mana air laut 44Ca /40Ca cenderung naik ketikatingkat
penghapusan Ca
2+
dari air laut dengan curah hujan mineral melebihi inputkalsium baru ke laut, dan
jatuh ketika kalsium masukan melebihi mineral curahhujan. Maka itu naik44Ca /
40Ca yang berkaitan dengan air laut yang jatuhCa
2+
konsentrasi, dan jatuh 44Ca /40Ca sesuai dengan air laut naikCa
2+
konsentrasi. Pada tahun 1997 Skulan dan DePaolo disajikan bukti
pertamatentang perubahan dalam air laut 44Ca /40Ca sepanjang sejarahnya,
bersamadengan penjelasan teoretis mengenai perubahan ini.Karya-karya yang
lebih baru telah mengkonfirmasi pengamatan ini, menunjukkan bahwa air laut Ca
2+
konsentrasi tidak konstan, dan bahwa Samudera mungkin pernah berada dalam
"keadaan tetap" sehubungan dengan kalsium input danoutput. Hal ini memiliki
implikasi bagi yang penting, seperti siklus laut kalsiumerat dengan siklus
karbon .

LOGAM ALKALI

Kecenderungan sifat logam alkali sangat teratur. Dari atas ke bawah secara
berurutan semakin besar :
jari-jari atom
massa atom
sifat reduktor
massa jenis (kerapatan)
Sementara itu, Dari atas ke bawah secara berurutan semakin kecil :
energi ionisasi
afinitas elektron
keelektronegatifan
titik leleh
titik didih
Titik leleh yang cukup rendah menunjukkan bahwa logam alkali merupakan
logam yang lunak. Lunaknya logam bertambah dengan bertambahnya nomor
atom. Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom bertambah besar
sehingga jarak antara inti dengan elektron kulit terluar bertambah besar. Dengan
demikian besarnya energi untuk melepas elektron valensinya (energi ionisasi)
semakin kecil. dengan semakin kecil harga energi ionisasi maka dari atas ke
bawah ( Li ke Cs ) semakin besar kereaktifannya.
Semua logam alkali memiliki titik leleh dan titik didih diatas suhu ruangan.
Semua unsurnya berwujud padat pada suhu ruangan, kecuali cesium. Jika suhu
lingkungan pada saat pengukuran melebihi 28 oC unsur ini akan berwujud cair.
B. Sifat Kimia Unsur Logam Alkali
a. Kereaktifan Logam Alkali
Energi ionisasi logam alkali relatif rendah dibandingkan unsur logam yang
lain sehingga termasuk logam yang sangat rektif. Kereaktifan logam alkali

dibuktikan dengan kemudahannya bereaksi dengan air, unsur-unsur halogen,


hidrogen, oksigen dan belerang. Maka logam ini harus disimpan di dalam cairan
senyawa hidrokarbon, seperti minyak tanah. Yang paling reaktif adalah cesium
dan yang kurang reaktif adalah litium. Hal ini dikarenakan kereaktifan logam
alkali bertambah dari atas ke bawah dalam sistem periodik. Karena
kereaktifannya, unsur alkali tidak ditemukan dalam keadaan bebas di alam.
Hubungan jari-jari dengan kereaktifan logam alkalidalam satu golongan dari atas
ke bawah jari-jari atom bertambah besar sehingga jarak antara inti dengan
elektron kulit terluar bertambah besar. Dengan demikian besarnya energi untuk
melepas elektron valensinya (energi ionisasi) semakin kecil. Dengan semakin
kecil harga energi ionisasi maka dari atas ke bawah ( Li ke Cs ) semakin besar
kereaktifannya.
B. Sifat Logam dan Basa Alkali
Logam alkali dapat bereaksi dengan air membentuk basa kuat (LOH).
Semakin ke bawah sifat basa logam alkali semakin kuat. Hal ini dikarenakan dari
atas ke bawah dalam sistem periodik semakin mudah untuk direduksi. Dan sifat
logamnya semakin kebawah juga semakin kuat.
Basa senyawa alkali ini bersifat ionik dan semuanya mudah larut dalam
air. Kelarutannya dalam air semakin ke bawah semakin besar.
C. Warna Nyala Logam Alkali
Sifat penting logam alkali adalah mempunyai spektrum emisi, yang
dihasilkan bila larutan garamnya dipanaskan dalam nyala bunsen. Spektrum
emisi adalah Warna nyala yang dihasilkan oleh suatu unsur.Spektrum emisi yang
dihasilkan setiap unsur berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Warna
spektrum ini dapat dipakai dalam analisis kualitatif, yang disebut tes nyala. Di
bawah ini warna nyala garam alkali. Contohnya adalah warna emisi cesium pada
gambar dibawah ini.

Gambar nyala cesium.


Ketika dibakar litium menghasilkan warna merah, natrium menghasilkan
warna kuning, kalium menghasilkan warna pink atau lilac, rubidium
menghasilkan warna merah lembayung dan sesium menghasilkan warna merah
lembayung. Warna-warna yang dihasilkan oleh unsur-unsur alkali sangat indah
sehingga logam-logam alkali banyak dimanfaatkan dalam pembuatan kembang
api atau mercun. Warna kuning nyala natrium banyak dipakai dijalan raya,
karena biayanya lebih murah dibandingkan lampu pijar.

Manfaat Unsur Logam Alkali


1. Kegunaan natrium ( Na ) dan senyawanya
Sebagai pendingin pada reaktor nuklir, dimana Na menyerap panas dari reaktor
nuklir kemudian Na panas mengalir melalui saluran menuju reservoar yang berisi
air. Selanjutnya air dalam reservoar menguap dan uapnya dialirkan pada
pembangkit listrik tenaga uap.
Natrium digunakan pada industri pembuatan bahan anti ketukan pada bensin
yaitu TEL (tetraetillead).
Uap natrium digunakan untuk lampu jalan yang dapat menembus kabut.
Untuk membuat beberapa senyawa natrium seperti Na2O2 (natrium peroksida)
dan 2Li3N (Litium Nitrida)
Natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektronik.
Natrium Klorida Sebagagai bahan baku untuk membuat natrium (Na), klorin (Cl 2),
hydrogen (H2), hydrogen klorida (HCl) serta senyawa- senyawa natrium seperti
NaOH dan Na2CO3, Di negara yang bermusim dingin, natrium klorida digunakan
untuk mencairkan salju di jalan raya, pengolahan bahan makanan yaitu sebagai
bumbu masak atau garam dapur.
Natrium Hidroksida (NaOH) disebut juga dengan nama kaustik soda atau soda
api, digunakan dalam industri sabun dan deterjen. Sabun dibuat dengan
mereaksikan lemak atau minyak dengan NaOH, industri pulp dan kertas. Bahan
dasar pembuatan kertas adalah selulosa (pulp) dengan cara memasak kayu,
bambu dan jerami dengan kaustik soda (NaOH).
Natrium Karbonat (Na2CO3) dinamakan juga soda abu, digunakan dalam industri
pembuatan kertas, industri kaca, industri deterjen, bahan pelunak air
(menghilangkan kesadahan pada air).
Natrium Bikarbonat (NaHCO3) disebut juga soda kue, Kegunaannya sebagai
bahan pengembang pada pembuatan kue.
Natrium nitrit (NaNO2), pembuatan zat warna (proses diazotasi), pencegahan
korosi.
Natrium sulfat (Na2SO4) atau garam Glauber, obat pencahar (cuci perut), zat
pengering untuk senyawa organik.
Natrium tiosulfat (Na2S2O3), larutan pencuci (hipo) dalam fotografi.
Na3AlF6, pelarut dalam sintesis logam alumunium.

Natrium sulfat dekahidrat (Na2SO4.10H2O) atau garam glauber: digunakan oleh


industri pembuat kaca.
Na3Pb8 : sebagai pengisi lampu Natrium.
Natrium peroksida (Na2O2): pemutih makanan.
Na-benzoat, zat pengawet makanan dalam kaleng, obat rematik.
Na-sitrat, zat anti beku darah.
Na-glutamat, penyedap masakan (vetsin).
Na-salsilat, obat antipiretik (penurun panas).
2. Kegunaan Kalium (K) dan Senyawanya
Unsur kalium sangat penting bagi pertumbuhan. Tumbuhan membutuhkan
garam-garam kalium, tidak sebagai ion K+sendiri, tetapi bersama-sama dengan
ion Ca2+ dalam perbandingan tertentu.
Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium superoksida (KO 2) yang dapat
digunakan sebagai bahan cadangan oksigen dalam tambang (bawah tanah),
kapal selam, dan digunakan untuk memulihkan seseorang yang keracunan gas.
Kalium oksida (KO2), digunakan sebagai konverter CO2pada alat bantuan
pernafasan. Gas CO2 yang dihembuskan masuk kedalam alat dan bereaksi
dengan KO2 menghasilkan O2
KOH digunakan pada industri sabun lunak atau lembek.
KCl dan K2SO4 digunakan untuk pupuk pada tanaman.
KNO3 digunakan sebagai komponen esensial dari bahan peledak, petasan dan
kembang api.
KClO3 digunakan untuk pembuatan korek api, bahan peledak, dan mercon.
KClO3 dapat juga digunakan sebagai bahan pembuat gas Cl 2, apabila direaksikan
dengan larutan HCl pada laboratorium.
Kalium hidroksida (KOH), bahan pembuat sabun mandi, elektrolit batu baterai
batu alkali
K2Cr2O7, zat pengoksidasi (oksidator)
KMnO4, zat pengoksidasi, zat desinfektan
3. Kegunaa Logam Alkali Lain dan Senyawanya
Litium digunakan untuk membuat baterai.
Rubidium (Rb) dan Cesium (Cs) digunakan sebagai permukaan peka cahaya
dalam sel fotolistrik yang dapat mengubah cahaya menjadi listrik.

Li2CO3 digunakan untuk pembuatan beberapa jenis peralatan gelas dan keramik.