Anda di halaman 1dari 5

KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KAKAO DI KECAMATAN BABAT

KABUPATEN LAMONGAN
Karakteristik
Bangkalan

fisik

dasar

yang

ada

di Kabupaten

meliputi topografi, kemampuan tanah, hidrologi

dan klimatologi.
A. Topograf
Ketinggian
Berdasarkan letak ketinggian dari permukaan laut
(yang dihitung dari titik 0 meter permukaan air laut/pasang
terendah), Kecamatan Babat terletak antara 3
5 meter dari permukaan laut. Menurut kriteria ketinggian
tempat.
Kelerengan
Lereng adalah sudut yang dibentuk oleh permukaan
tanah dengan bidang horizontal

yang

dinyatakan

dalam

persen (%). Kelerengan wilayah Kecamatan Babat berkisar


antara 0 5 % .
B. Kemampuan Tanah
Tekstur Tanah
Tekstur tanah adalah keadaan kasar dan halusnya
bahan padat organik tanah yang ditentukan berdasarkan
perbandingan fraksi-fraksi pasir, lempung, debu, dan air.
Tekstur tanah di Kecamatan Babat bertekstur tanah halus
Jenis Tanah
Jenis tanah yang ada di Kecamatan Babat secara
umum terdiri dari kelompok

tanah tanah Zonal. Tanah

Zonal

adalah

tanah-tanah

yang

sudah mengalami

perkembangan yang lebih sempurna, yaitu tanah Grumosol,


Mediteran.
C. Klimatologi
Iklim suatu daerah sangat besar peranannya terhadap
kegiatan usaha, khususnya
berpengaruh

terhadap

curah
kegiatan

hujan

yang

manusia

sangat

di bidang

pertanian. Intensitas dan besar kecilnya curah hujan sangat


menentukan/mempengaruhi
maupun

tidak

baik

secara

langsung

langsung terhadap jenis dan pola

penggunaan lahan.
Iklim di Kecamatan Babat terbagi menjadi 2 (dua)
musim yang sangat jelas
yaitu musim penghujan dan musim kemarau.
Data curah hujan dan hari hujan tahunan selama 5 (lima)
tahun terakhir sebagaimana data yang diperoleh dari Dinas PU
Pengairan Kabupaten Lamongan bahwa curah hujan rata-rata
per tahun adalah 1.500 1.900 mm/tahun

Tabel kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman kakao (Theobroma


cacao L.)

KRITERIA
S1
Elevasi
(mdpl)
1. Kakao Mulia
2. Kakao Landak
Curah Hujan
1. Bulan
kering
(<60mm/bl
n)
2. Rata-rata
tahunan
Kondisi
tanah
1. Drainase
tanah
2. Tekstur
tanah
3. Kedalaman
perakaran
4. Lereng (%)
Sifat kimia
1. KTK
(me/100gr
tanah)
2. pH
3. C organik
(%)
Ketersediaa
n unsur hara
1. N total
2. P2O5
tersedia
3. K2O
tersedia
Toksisitas
1. Salinitas
2. Kejenuhan

PENILAIAN
S2
S3

Al