Anda di halaman 1dari 20

Urethritis Gonorrhoeae

Rendy Aprianus Santoso 102008020


Theodora Abdiel Purwa Dolorosa 102011066
Angelica
102012215
Egy Pradana Yudhistira 102012247
Silvani Dania 102012334
Febyan 102012353
Marrys Natalia 102012420
Salfarina Azira Binti Mat Saridan 102012509

Skenario
Seorang laki-laki usia 27 tahun
datang ke poliklinik dengan keluhan
kencing yang terasa nyeri sejak 3
hari yang lalu. Pasien belum
mengobati keluhan tersebut.

Anamnesis
Identitas
KU : rasa gatal dan nyeri saat
berkemih sejak 3 hari lalu
RPS
RPD
RPK
Riwayat personal

Pemeriksaan Fisik

Pasien tampak sakit sedang


Kesadaran compos mentis
TD 120/80
RR 20x/menit
Nadi 70x/menit
Suhu 37,7 0C
Inspeksi
OUE : Pus (+), eritema (+), Oedem (+)
Palpasi
Nyeri tekan (+), Pembesaran KGB regio inguinal
(+)

Pemeriksaan Penunjang

Sediaan langsung : Gram (-) diplokokus


Kultur Biakan
Media transfer (M. Sturt & M. Transgrow)
Media pertumbuhan ( Agar coklat McLeod,
M. Thayer Martin agar, dan Modified
Thayer Martin agar)
Tes definitif (Oksidasi & Fermentasi)
Tes Beta Lactamase
Tes Thomson

=>

Gelas 1

Gelas 2

Arti

Jernih

Jernih

Tidak ada infeksi

Keruh

Jernih

Infeksi uretritis
anterior

Keruh

Keruh

Infeksi uretrritis
Posterior

DD

Non Spesifik Urethritis


Chlamydia trachomatis,
Ureaplasma Urealyticum,
Virus Herpes Simpleks

Trichomoniasis

NSU
Chlamydia
trachomatis,
Ureaplasma
Urealyticum,
Virus Herpes
Simpleks

Trichomoniasis

Laki-laki :
- Masa tunas 2-3
minggu
- Seropurulen (encer)
- Disuria ringan + gatal
- Polakisuria
-Tidak ada bekas (basah)

Laki-laki :
- Masa tunas 4hr 3
mgu
- Lebih ringan dari
GO
- Sekret mukopurulen
jernih
- Kadang ada benang
halus
-Disuria
-Poliuria

Perempuan :
-Masa tunas sukar
diketahui
- Asimptomatik
-Disuria ringan
-Nyeri pelvis
- Fluor albus ringan
- Dyspareunia
- Kolposkopi (tanda
servisitis + folikel yang
mudah berdarah)

Perempuan :
-Secret seropurulen
(kekuningan/kuning
kehijauan)
- Bau tidak enak
- Ada busa

Neisseria
Gonorrhoeae

Laki-laki :
-Masa tunas 2-5 hari
(7hr)
- Sekret pus purulen
(kental)
- Ektropion
-Disuria + Polakisuria
- Gatal + panas
- Merah + Oedem
- Demam,
- KGB oedem
uni/bilateral
Perempuan :
- Asimptomatik
- Silent Carrier
- Secret mukopurulen
- Demam + nyeri perut
Homoseksual

WD
Urethritis Gonorrhea
-

Pasien mengalami nyeri, gatal saat berkemih sejak 3 hari lalu


Oedem, eritem, sekret pus purulen, pembesaran KGB
Jajan seminggu yang lalu

Etiologi

Neisser (1879 & 1882)


Neisseria gonorrhoeae
Biji kopi (L 0,8 m) dan (p 16 m), tahan asam.
Diplokokus, gram (-)
Tidak tahan udara bebas, mati dalam keadaan
kering, tidak tahan suhu >39 C dan tidak tahan
zat desinfektan (viks)
Koloni kecil => pili(+) tipe 1 & 2 = patogen
Koloni besar => pili (-) tipe 3 & 4 = non virulen

Epidemiologi
Terjadi secara luas di seluruh dunia
khususnya Negara berkembang.
Sosial ekonomi rendah, hygiene rendah,
tidak menikah, homoseksual, atau
memiliki riwayat penyakit menular seksual
terdahulu.
Laki-laki > perempuan
Perempuan (silent carrier, asimptomatik)
Penyebaran jarang melalui alat

Patogenesis
Bakteri (pili) melekat =>
mukosa/epitel selapis (fossa
naviculare)
Dalam waktu 2x24 jam terbentuk
reaksi inflamasi (mukosa/submukosa)
Akut => eksudasi PMN
Kronik => MN
komplikasi

Gejala Klinik

Komplikasi
Laki-laki
Paling sering = uretritis anterior akuta
Lokal = tisonitis, parauretritis, littritis,
cowperitis
Ascendens = prostatitis, vesikulitis,
funikulitis, epididimitis, trigonitis
Perempuan
Servisitis, parauretritis, bartolinitis

=>
Komplikasi selain di genital :
Orofaringitis, proktitis, dan
konjungtivitis (Ophtalmitis
Neonatorum/Blenorhoeae)
Komplikasi diseminata (Laki-laki &
Perempuan) :
Arthritis, miokarditis, endokarditis,
perikarditis, meningitis dan dermatitis

Penatalaksanaan
Medikamentosa
Penisilin 4,8 juta unit + 1 gram probenesid
- KI = resisten (PPNG)
Sefalosporin
- Seftriakson (III) 250 mg i.m
- Sefoperazon 0,50 sampai 1 gr i.m.
- Sefiksim 400mg peroral
Spektinomisin 2 gr i.m
Kanamisin 2 gr i.m
Tiamfenikol 3,5 gr (tidak untuk bumil)
Kuinolon (Levofloksasin 250 mg oral)
Azithromycin 500 mg ( 1x250 mg 4-5 hari, 2x250 mg 4 hari)

Penatalaksanaan
Non Medikamentosa
Memberikan penjelasan kepada pasien
tentang:
- Bahaya penyakit menular seksual
- Pentingnya mematuhi pengobatan yang
diberikan
- Cara penularan PMS dan perlunya pengobatan
untuk pasangan seks tetapnya
- Hindari hubungan seksual sebelum sembuh dan
memakai kondom jika tidak dapat dihindari.

Pencegahan
Hindari hubungan seksual baik vaginal,
anal dan oral dengan orang yang
terinfeksi.
Pemakaian kondom
Hindari hubungan seksual sampai
pengobatan antibiotik selesai.
Sarankan juga pasangan seksual kita
untuk diperiksa guna mencegah infeksi
lebih jauh dan mencegah penularan

Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas, pasien
tersebut didiagnosa mengalami urethritis
gonore yang menginfeksi lapisan tipis
urethra. Untuk mengetahui sejauh mana
penyebaran penyakit tersebut sebaiknya
dilakukan tes Thomson. Terapi medika
mentosa sebaiknya diberikan obat
kuinolon, spektinomisin, kanamisin,
sefalosporin maupun tiamfenikol.