Anda di halaman 1dari 20

EVALUASI PROGRAM PUSKESMAS

&
ADMINISTRASI KESEHATAN
(Penanggulangan Penyakit Menular dan Gizi Buruk)

Kezia . Ariesta . Beno


102010167

SKENARIO 3
Dokter M. baru ditempatkan sebagai kepala puskesmas dipuskesma
kecamatan T.
Dari hasil evaluasi sementara yang dilakukan diketahui bahwa 5
penyakit utama :
ISPA,DIARE,TBC,Penyakit Kulit, dan GIZI BURUK.
Wilayah puskesmas T. dilalui oleh 2 sungai yang dimanfaatkan
penduduk sebagai sumber air bersih , tempat mandi,mencuci dan
tempat buang air besar.
Sebagian besar penduduk menempati rumah semipermanen yang
kurang sehat dan menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar.
Jumlah posyandu diwilayah puskesma sejumlah 5 posyandu disesa
dengan jumlah kader sebanyak 20 orang.

2. Fungsi
Puskesmas

1.PENGERTIAN
Puskesmas

4. Azas-azas :
-Azas Penyelenggaraan
-Azas Penanggung
jawab wilah
-Azas Pemberdayaan
Masyarakat
-Azas Keterpaduan
-Azas rujukan

3.Upaya
Pelayanan
Kesehatan
Puskesmas

Upaya
Kesehatan
WAJIB
Upaya
Kesehatan
PENGEMBANGA
N
5. Manajemen
Puskesmas :
-Perencanaan
-Pelaksanaan &
Pengendalian
- Pemantauan
- Penilaian
- Pengawasan &
Pertanggungjawab
an

Pengertian Puskesmas
Suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang
merupakan pusat pengembangan kesehatan
masyarakat yang juga membina peran serta
masyarakat disamping memberikan pelayanan secara
menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di
wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

Fungsi Puskesmas
1. Sebagai pusat pembangunan kesehatan
masyarakat di wilayah kerjanya.
2. Membina peran serta masyarakat di wilayah
kerjanya dalam rangka meningkatkan
kemampuan untuk hidup sehat.
3. Memberikan pelayanan kesehatan secara
menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat
wilayah kerjanya

PELAYANAN KESEHATAN di
PUSKESMAS

Pelayanan Kesehatan
Menyeluruh

Meliputi pelayanan :
-Kuratif (Pengobatan)
-Prefentif (Upaya Kesehatan
-Promotif (Peningkatan
Kesehatan)
-Rehabilitatif ( Pemulihan
Kesehatan
Pelayanan kpd semua
penduduk, tdk membedakan
jenis kelamin& gol.Umur

Pelayanan
Kesehatan
Integratif

Sebelum ada Puskesmas,


Pelayanan Kesehatan
dikecamatan yakni Balai
Pengobatan,Pemberantasan
Penyakit Menular,dll bekerja
sendiri sekarang sudah
Ada Puskesmas
mengkoordinasi semua
dalam satu pemimpin.

Upaya Pelayanan Kesehatan Puskesmas


Upaya Kesehatan Wajib

Upaya Kesehatan
Pengembangan

1. Upaya Promosi
2. Kesehatan Lingkungan
3. Pencegahan Pemberantasan
Penyakit Menular
4. Kesehatan Ibu & Anak serta KB
5. Perbaikan Gizi Masyarakat
6. Penyembuhan Penyakit dan
Pelayanan Kesehatan

1. Upaya Kesehatan Sekolah


2. Upaya Kesehatan Olah Raga
3. Upaya Perawatan Kesehatan
Masyarakat
4. Upaya Kesehatan Kerja
5. Upaya Kesehatan Gigi dan
Mulut
6. Upaya Kesehatan Jiwa
7. Upaya Kesehatan Mata
8. Upaya Kesehatan Usia Lanjut
9. Upaya Pembinaan Pengobatan
Tradisional

Upaya Kesehatan Wajib


1. Upaya Promosi Kesehatan
Tujuan : Perubahan perilaku individu, keluarga dan
masyarakat dalam membina dan memelihara perilaku
sehat, serta berperan aktif dalam upaya mewujudkan
derajat kesehatan yang optimal
Sasaran :
a. Pelaksana Posyandu & Pembinaan Kader
b. Penyuluhan kesehatan Kelompok / Perorangan
c. PHBS (Perlaku hidup bersih dan sehat)
d. Advokasi program kesehatan dan Program prioritas
(Co/ Kampanye program prioritas : Vit.A,
Narkoba,DBD,HIV,malaria,Diare)
e. Promosi kesehatan tentang Narkoba
f. Promosi tentang Jamskesmas dan Pembinaan dana
sehat/Jamkesmas.

Upaya Kesehatan Wajib


2. Kesehatan Lingkungan
Tujuan Umum
Terwujud kualitas lingkungan yang lebih sehat
agar dapat melindungi masyarakat dari segala
kemungkinan resiko kejadian yang dapat
menimbulkan gangguan dan bahaya kesehatan
derajat
kesehatan keluarga dan masyarakat yg
Tujuan
Khusus
Lebih baik
Meningkatkan mutu lingkungan masyarakat
terwujud pemberdayaan masyarakat dalam upaya
peningkatan pelestarian lingkungan hidup.
Terselenggara pendidikan kesehatan menunjang kegiatan
dlm peningkatan kesehatan lingkungan
Terselenggaranya pengawasan teratur pd sarana sanitasi
perumahan,kelmpk masyarakat, tempat pembuangan
masyarakat,perusahan dan tempat umum.

Upaya Kesehatan Wajib


3. Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular
a.Penyakit menular-- > Penyakit yang disebabkan oleh agent infeksi atau toksinnya
b.Kejadian Luar Biasa (KLB)
c.Wabah Penyakit
d.Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Penyakit Menular (P2M)
-.Pengobatan, dengan memberikan pertolongan penderita, membangun pos-pos kesehatan di
tempat kejadian
-.Pemutusan rantai penularan atau upaya pencegahan misalnya, kaporisasi pada sumur-sumur
yang tercemar pada KLB diare, dsb.
-.Melakukan kegiatan pendukung yaitu penyuluhan, pengamatan/pemantauan (surveilans
ketat) dan logistic.
e.Program Pencegahan
f.Cara PenularanPenyakit Menular
g.Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular Pengumpulan data
h.Program Pemberantasan Penyakit Menular
-.Program imunisasi
-.Program TB paru dgn Kegiatan Penemuan Penderita TBC
-.Program Malaria dgn angka insiden Malaria (AMI)
-.Program ISPA dengan Frekuensi penemuan dan penanggulangan pneumonia
-.Proogram diare meliputi frekuensi penanggulangan diare
-.Program rabies
-.Program surveilans

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas


SP2TP

SP2TP adalah tata cara pencatatan dan pelaporan


yang lengkap untuk pengelolaan Puskesmas,
meliputi keadaan fisik, tenaga, sarana, dan
kegiatan pokok yang dilakukan serta hasil yang
dicapai oleh Puskesmas
Pelaksanaan SP2TP terdiri dari 3 kegiatan :
1. Pencataan
2. Pelaporan
3. Pengolahan , Analisa, dan Pemanfaatan

Peran Dokter Dalam


Masyarakat
WHO tetapkan standar dokter ideal 5 stars
doctor
1. Health care Provider (penyedia layanan
kesehatan)
2. Decision maker(Pembuat Keputusan)
3. Community Leader (Pemimpin komunitas)
4. Manager (manajer)
5. Communicator (penyampai)

Peran serta masyarakat


Menumbuhkan dan
meningkatkan tanggung

Mengembangkan
kemampuan untuk terlibat

jawab

dalam pembangunan

perorangan/individu,

kesehatan, sehingga secara

keluarga dan masyarakat

perorangan/individu maupun

terhadap kesehatan dan

keluarga dapat tumbuh dan

kesejahteraan dirinya,

berkembang sebagai perintis

keluarganya dan

pembangunan yang dilandasi

masyarakat

semangat gotong royong

POSYANDU
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya
Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)
yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh,
untuk dan bersama masyarakat dalam
penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan
kemudahan kepada masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk
mempercepat penurunan angka kematian ibu dan
bayi.

Tujuan Umum Posyandu


Menunjang percepatan penurunan Angka
Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi
(AKB) dan Angka Kematian Anak Balita
(AKABA) di Indonesia melalui upaya
pemberdayaan masyarakat.

Tujuan Khusus Posyandu


Meningkatnya peran masyarakat dalam
penyelenggaraan upaya kesehatan dasar,
terutama yang berkaitan dengan penurunan
AKI, AKB dan AKABA.
Meningkatnya peran lintas sektor dalam
penyelenggaraan Posyandu, terutama berkaitan
dengan penurunan AKI, AKB dan AKABA.
Meningkatnya cakupan dan jangkauan pelayanan
kesehatan dasar, terutama yang berkaitan
dengan penurunan AKI, AKB dan AKABA.

Fasilitas Penunjang

Bidan Desa
Puskesmas Pembantu
Puskesmas Keliling
Puskesmas Perawatan Tambahan
Ruangan dan fasilitas untuk
menolong pasien gawat darurat, baik
berupa tindakan operatif terbatas
maupun rawat inap sementara

Problem Solving
Penyelesaian Masalah Problem
Solving Cycle
Problem solving cycle (siklus solusi
masalah) adalah proses mental yang
melibatkan penemuan masalah, analisis
dan pemecahan masalah.
Tujuan utama dari pemecahan masalah
adalah untuk mengatasi kendala dan
mencari solusi yang terbaik dalam
menyelesaikan masalah

Konsep HL Blum

Penutupan
Rendahnya cakupan program Puskesmas dapat disebabkan oleh
berbagai faktor. Hal tersebut menimbulkan berbagai masalah yang
berhubungan dengan kesehatan. Oleh karena itu, berbagai hal yang
berkaitan dengan Puskesmas, termasuk asas dan manajemen
Puskesmas perlu diketahui lebih jelas.
Selain itu untuk dapat meningkatkan cakuapan programprogram pelayanan kesehatan Puskesmas, perlu dilakukan suatu
upaya dalam menyelesaikan masalah yang ada. Upaya tersebut di
antaranya dengan mengkaji ulang sistem pelayanan kesehatan
Puskesmas serta disesuaikan dengan prinsip siklus pemecahan
masalah. Pada siklus pemecahan masalah terdiri dari langkahlangkah seperti analisis situasi, identifikasi masalah, penentuan
prioritas masalah, menetapkan tujuan, menentukan alternative
pemecahan masalah, rencana operasional, pelaksanaan dan
penggerakan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian, dan
Evaluasi.