Anda di halaman 1dari 5

Tipologi Masyarakat

Tipologi berasal dari dua suku kata yaitu Tipo yang berarti pengelompokan
dan Logos yang mempunyai arti ilmu atau bidang keilmuan. Jadi Tipologi adalah
ilmu yang mempelajari pengelompokan suatu benda dan makhluk secara umum.
Masyarakat dalam istilah bahasa Inggris adalah society yang berasal dari
kata Latin socius yang berarti (kawan). Istilah masyarakat berasal dari kata bahasa
Arab Syaraka yang berarti (ikut serta dan berpartisipasi).
Masyarakat menurut Selo Soemardjan (dalam Soerjono Soekanto, 2006:
22) adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan dan
mereka mempunyai kesamaan wilayah, identitas, mempunyai kebiasaan, tradisi,
sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Tipologi Masyarakat adalah
pengelompokan masyarakat berdasarkan kesamaan wilayah, identitas, tradisi,
sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan.

Menurut Ferdinand Tonnies tipe masyarakat terbagi menjadi 2 yaitu :


Gemeinschaft dan Gesellschaft.
1. Gemeinschaft
Gemeinschaft merupakan kehidupan bersama yang intim, pribadi dan
ekslusif, suatu keterikatan yang dibawa sejak lahir. Gemenschaft dibedakan atas
tiga jenis yaitu Gemeinschaft by blood, Gemeinschaft of palce, dan Gemeinschaft
of mind.
a. Gemeinschaft by blood
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada ikatan darah dan
keturunan. Didalam pertumbuhannya masyarakat semacam ini makin
lama makin menipis, contoh : kekerabatan, masyarakat - masyarakat
daerah yang terdapat di Solo dan Yogyakarta.

b. Gemeinschaft of palce
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada tempat tinggal yang
saling berdekatan sehingga dimungkinkan untuk dapatnya saling
menolong, contoh : RT dan RW.

c. Gemeinschaft of mind
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada ideology atau pikiran
yang sama. Dimana, dari ketiga bentuk ini dapat ditemui pada
masyarakat, baik di kota maupun di desa.
Menurut Tonnies, gemeinschaft merupakan masayarakat yang komunal.
Masyarakat yang tersusun atas dasar ketunggalan darah atau kesamaan garis
keturunan keluarga, yang mempunyai kesatuan lokalitas tempat tinggal, serta
didasari jiwa dan pikiran yang sama terhadap kepercayaan, agama, dan ideologi.
Adapun ciri-ciri masyarakat Gemeinschaft, yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Kehendak bersama lebih dominan


Mengedepankan anggota sebagai keseluruhan
Kepentingan bersama lebih dikedepankan
Dikuasai keyakinan/kepercayaan tertentu secara turun menurun
Solidaritas alami
Kepemilikan bersama
Dasar hubungan sosial /adat istiadat
Agama sebagai pedoman

2. Gesellschaft
Gesellschaft merupakan kehidupan publik yang terdiri atas orang orang
yang yang kebetulan hadir bersama tetapi masing masing tetap mandiri dan
bersifat sementara dan semu. Gesellschaft dibedakan tas dua jenis yaitu
Gesellschaft individu tetap bersatu dan Gesellschaft individu pada dasarnya
terpisah. Tonnies menyebut bentuk masyarakat ini sebagai bentuk masyarakat
asosiasi. Masyarakat yang tersusun atas individu-individu dalam jumlah yang
besar, yang mempunyai wilayah yang luas, serta didasari jiwa dan pikiran yang
berbeda-beda terhadap kepercayaa, agama, dan ideologi.
Adapun ciri-ciri masyarakat Gesellschaft, yaitu :
1. Kehendak individu lebih dominan
2. Mengedepankan individu sebagai keseluruhan
3. Kepentingan pribadi lebih dikedepankan

4. Tujuan pribadi
5. Sangsi pemaksa bersifat eksternal
6. Solidaritas kontraktual
7. Kepemilikan pribadi
Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ferdinand Tonnies, dapat
disimpulkan bahwa tipe masyarakat Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten
Probolinggo tergolong masyarakat Gemeinschaft. Hal ini bisa dilihat dari :
1. Gemeinschaft by blood
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada ikatan darah dan
keturunan. Sebagian besar penduduk Desa Pabean merupakan
keturunan suku Jawa, yaitu dari total 6012 orang yang tinggal di Desa
Pabean sebanyak 4081 jiwa merupakan keturunan suku Jawa.
2. Gemeinschaft of palce
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada tempat tinggal yang
saling berdekatan. Hal ini bisa dilihat dari jarak dari Desa Pabean ke
pusat pemerintahan kecamatan hanya sekitar 1,5 km dan itu berarti
jarak tempat tinggal antar penduduk juga berdekatan.
3. Gemeinschaft of mind
Gameinschaft yang mendasarkan diri pada ideology atau pikiran
yang sama. Masyarakat Desa Pabean mempunyai pemikiran yang sama
dalam hal pemecahan masalah. Mereka sangat menjunjung tinggi
musyawarah. Mereka menganggap jika terdapat perselisihan antar
warga maka sebisa mungkin diselesaikan dengan musyawarah dan
tidak diselesaikan melalui jalur hukum.
Tipe

Kelompok

Masyarakat

Berdasarkan

Solidaritas

Mekanis

dan

Solidaritas Organis (Emile Durkheim)


1. Solidaritas Mekanis
Masyarakat dimana individu-individu terikat secara homogen ke dalam
kesatuan-kesatuan sosial dan conscience collective di dalam masyarakat
sedemikian itu adalah bersifat represif dimana setiap pelanggaran terhadap

peraturan-peraturan yang ada selalu dikaitkan dengan sanksi-sanksi hukuman.


Contoh : keluarga, traits, marga, dsb. Masyarakat dengan solidaritas mekanis
adalah suatu masyarakat yang relatif homogen, khususnya di dalam hal
pembagian pekerjaan.
2. Solidaritas Organis
Suatu masyarakat yang telah menjadi semakin heterogen dan semakin
mandiri. Heterogenitas dan kemandirian tersebut terjadi sebagai akibat kian
berkembangnya pembagian pekerjaan sosial. Namun, patutlah dicatat, bahwa
sekali pun heterogenitas dan kemandirian kian berkembang, akan tetapi individuindividu yang semakin mandiri itu justru menjadi pula kian tergantung satu sama
lain dan kian saling solider. Sebabnya ialah karena masing-masing individu itu
kini hanyalah merupakan suatu bagian saja dari suatu pembagian pekerjaan sosial.
Solidaritas di dalam masyarakat yang demikian ini adalah suatu solidaritas
organis. Disini setiap pelanggaran terhadap aturan-aturan yang ada selalu
dikaitkan kepada sifatnya yang restitutif
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa
Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo merupakan masyarakat
dengan tipe solidaraitas mekanis yang mempunyai ciri relatif homogen dalam hal
pembagian pekerjaan. Hal ini bisa dilihat dari jumlah angkatan kerja penduduk
Desa Pabean sebagian besar merupakan PNS yaitu sebanyak 573 penduduk, mata
pencaharian dari bidang pertanian sebagai buruh tani sebanyak 558 penduduk dan
sebagai petani sebanyak 371 penduduk dan jasa transportasi sebanyak 113 orang
penduduk.
Kesimpulan :
Tipologi Masyarakat adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan
kesamaan wilayah, identitas, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang diikat
oleh kesamaan. Menurut Ferdinand Tonnies tipe masyarakat terbagi menjadi 2
yaitu Gemeinschaft dan Gesellschaft. Gemenschaft sendiri dibedakan atas tiga
jenis yaitu Gemeinschaft by blood, Gemeinschaft of palce, dan Gemeinschaft of
mind. Sedangkan menurut Emile Durkheim tipe masyarakat dibagi menjadi
Solidaritas Mekanis dan Solidaritas Organis.

Daftar Pustaka :
Soerjono Soekanto.2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada
Anonim.

Teori

Perubahan

Masyarakat.

dalam

https://www.scribd.com/doc/27596727/TEORI-PERUBAHAN-MASYARAKAT.
Diakses pada tanggal 19 Maret 2015 pukul 16.10 WIB.