Anda di halaman 1dari 12

DISLIPIDEMIA

Nama : Riska Zain


NIM: 70100113043
Kelas : Farmasi B

PENGERTIAN DISLIPIDEMIA
Sunita, 2004
Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai
dengan peningkatan atau
penurunan fraksi lipid dalam plasma.
Kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan
kadar kolesterol
total, kolesterol LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar
kolesterol HDL.

Andry Hartono, 2000


Dislipidemia adalah keadaan terjadinya peningkatan kadar LDL
kolesterol dalam darah atau trigliserida dalam darah yang dapat
disertai penurunan kadar HDL kolesterol.

KLASIFIKASI DISLIPIDEMIA
DISLIPIDEMIA PRIMER

DISLIPIDEMIA SEKUNDER

Disebabkan oleh suatu


keadaan atau penyakit
lain, seperti
hiperkolesterolemia,
hipotiroidisme, nefrotik
sindroma, gagal ginjal
akut, penyakit hati, dan
akromegali.

Disebabkan karena
kelainan penyakit
genetik dan bawaan
yang dapat
menyebabkan kelainan
kadar lipid dalam darah.

GEJALA
Cemas

Hilang Kesadaran

Palpitasi
Berkeringat
Nyeri Dada
Sesak Napas

Resistensi Insulin
Pankreatitis
Polineuropati Perifer
Peningkatan TD

makanan akan diabsorpsi di usus halus.


Kemudian akan di bentuk oleh sel epitel
intestinal menjadi kilomikron yang
selanjutnya akan menuju hepar. Lipid yang
terbawa lebih dari 80% adalah trigliserida.
Setelah mengikat lemak makanan
kilomikron akan masuk ke sirkulasi untuk
dipecah menjadi energi dan resintesis
serta sisanya akan diubah menjadi
kolesterol. Orang dengan metabolisme
cepat dan normal pemasukan lemaknya
hanya sedikit maka kolesterol di sintesis
dan digunakan pada organ ekstrahepatik,
sebaliknya banyak kolesterol dibawa oleh
LDL untuk di katabolisme di liver. Adanya
kolesterol yang berlebih akan diikat oleh
asam empedu untuk dibuang melalui
feses. Selain pemasukan dari lemak
eksogen ada juga lemak endogen yang di
hasilkan oleh tubuh yaitu trigliserida pada
jaringan adipose. Trigliserida akan diangkut
oleh VLDL (Very Low Density Lipoprotein)
dari hepar ke jaringan. VLDL akan diubah
menjadi IDL (Intermediate Density
Lipoprotein) oleh lipoprotein lipase. IDL
akan di hidrolisis oleh hepatic lipase
sehingga sebagian trigliserida akan diubah
menjadi LDL yang akan dimetabolisme di

MEKANISME PENYAK
LDL (Low Density Lipoprotein) berfungsi
mengangkut kolesterol dari hepar ke
jaringan dan memiliki afinitas tinggi
terhadap reseptor di membran sel.
Adanya LDL yang berlebih merupakan
faktor resiko terjadi aterosklerosis.
Awalnya partikel LDL yang ada dalam
sirkulasi terjebak di dalam intima. LDL
ini akan mengalami oksidasi dan
kemudian dipindahkan oleh reseptor
scavenger khusus pada makrofag dan
gel-gel yang lain. Karena tidak ada
pengendalian atas pembentukan
reseptor maka ester-ester kolesterol
kemudian akan terakumulasi di dalam
gel sehingga membentuk gel busa. Sel
gelbusa akan membentuk bercak
perlemakan yang bisa menyebabkan
kerusakan pada endotelium.

TERAPI
Tujuan Terapi
Tujuan dari terapi adalah dengan adanya pengobatan diharapkan dapat
menurunkan kadar kolesterol total dan LDL untuk mengurangi resiko infark
miokardiak, angina, gagal jantung, stroke iskemia atau kejadian lain pada
penyakit arterial perifer seperti carotid stenosis atau aneurisme abdominal.

Sasaran Terapi
Sasaran dari terapi adalah Menurunkan kadar kolesterol total, LDL
dan meningkatkan kadar HDL sampai ke batas normal.

MANAJEMEN STRATEGI PEANGANAN DISLIPIDEMIA


PADA PASIEN YANG MEDERITA PENYAKIT JANTUNG
KORONER (PJK)

STRATEGI PENANGANAN USIA >30 TAHUN TANPA


PJK NAMUN MEMILIKI 2 FAKTOR RESIKO ATAU LEBIH

STRATEGI PENANGANAN USIA >30 TAHUN TANPA


PJK NAMUN MEMILIKI 2 FAKTOR RESIKO ATAU LEBIH

TERAPI FARMAKOLOGI DAN NON FARMAKOLOGI


Farmakologi
Non-Farmakologi
Perubahan Gaya Hidup
Perubahan gaya hidup
meliputi
Meliputi terapi
nutrisi medik, aktivitas fisik
serta beberapa upaya lain
seperti berhenti
merokok,
menurunkan berat badan bagi
yang gemuk dan mengurangi
asupan alkohol. Penurunan
berat badan dan peningkatan
aktivitas
fisik dapat
menurunkan kadar trigliserida
dan meningkatkan kadar HDL
kolesterol serta sedikit
menurunkan kadar LDL
kolesterol.
a. Terapi nutrisi medic
b. Aktivitas fisik

Terapi Obat (Drug Therapy)


Berbagai studi klinis
menunjukkan bahwa terapi
farmakologik
dengan obatobat penurun lipid memberi
manfaat perbaikan profil
lipid
. Pada saat ini dikenal
sedikitnya 6 golongan obat
yang
dapat memperbaiki
propil lipid serum yaitu:
a. HMG-CoA reduktase
inhibitor
b. Derivat asam fibrat
c. Sekuestran asam
empedu
d. Asam nikotinat
e. Ezetimibe
f. Asam lemak omega-3.

SEKIAN