Anda di halaman 1dari 7

Secara matematis, usaha yang dilakukan orang tersebut adalah :

F = Gaya (N)
S = perpindahan ( m )
= sudut antara gaya dengan perpindahan
W = usaha ( Nm atau Joule)

Contoh soal :
Untuk menarik sebuah koper beserta isinya seperti pada Gambar tersebut diperlukan
gaya sebesar 22 N. Berapakah usaha yang diberikan oleh gaya itu, jika sudut antara
gaya dengan perpindahan 60o dan balok bergeser sejauh 3 m?
Pembahasan :
Diketahui : F = 22 N
s=3m
= 60o
Ditanya : W = ?
Jawab : W = F . s cos
W = 22 . 3 cos 60o
W = 22 . 3 . 0,5
W = 33 Nm

A. TEOREMA USAHA DAN ENERGI

Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Suatu benda


dikatakan memiliki energi jika benda tersebut dapat melakukan usaha. Misalnya
kendaraan dapat mengangkat barang karena memiliki energi yang diperoleh dari
bahan bakar.
Keberadaan energi bersifat kekal, sesuai dengan pernyataan Hukum Kekekalan
Energi yang berbunyi :
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.
Energi hanya mengalami perubahan bentuk dari bentuk satu menjadi bentuk lain.
Misalnya, energi bahan bakar berubah menjadi energi kinetik yang dimiliki yang
dimiliki kendaraan.
Suatu sistem dikatakan mempunyai energi/tenaga, jika sistem tersebut mempunyai
kemampuan untuk melakukan usaha. Besarnya energi suatu sistem sama dengan
besarnya usaha yang mampu ditimbulkan oleh sistem tersebut. Oleh karena itu,
satuan energi sama dengan satuan usaha dan energi juga merupakan besaran scalar.

Dalam fisika, energi dapat digolongkan menjadi beberapa macam antara lain : Energi
mekanik (energi kinetik + energi potensial) , energi panas , energi listrik, energi
kimia, energi nuklir, energi cahaya, energi suara, dan sebagainya. Energi tidak dapat
diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan yang terjadi hanyalah
transformasi/perubahan suatu bentuk energi ke bentuk lainnya, misalnya dari energi
mekanik diubah menjadi energi listrik pada air terjun.
MACAM-MACAM ENERGI
a. ENERGI KINETIK
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh setiap benda yang bergerak. Energi
kinetik suatu benda besarnya berbanding lurus dengan massa benda dan kuadrat
kecepatannya.

Ek

1
.m.v 2
2

Ek = Energi kinetik ; m = massa benda ; v = kecepatan benda


SATUAN
BESARAN

SATUAN MKS

SATUAN CGS

Energi kinetik (Ek)

joule

erg

Massa (m)

Kg

gr

Kecepatan (v)

m/det

cm/det

Contoh Soal

Sebuah bola sepak bermassa 150 gram ditendang oleh Ronaldo dan bola
tersebut bergerak lurus menuju gawang dengan laju 30 m/s. Hitunglah :
a) energi kinetik bola tersebut
b) berapa usaha yang dilakukan Ronaldo pada bola untuk mencapai laju ini, jika
bola mulai bergerak dari keadaan diam ?
Pembahasan :
a) Energi Kinetik bola

EK= mv2

= (0,15 kg) (30 m/s2)2


= 67,5 Joule
b) Usaha total
W = EK2 EK1
EK2 = 67,5 Joule
EK1 = mv2 = m (0) = 0 laju awal bola (vo) = 0
Dengan demikian, usaha total :
W = 67,5 Joule 0 = 67,5 Joule
b. Energi potensial atau Energi Diam
Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh
tempat atau kedudukan dari benda tersebut. Energi potensial disebut juga dengan
energi diam karena benda yang dalam keadaan diam dapat memiliki energi. Jika
benda tersebut bergerak, maka benda itu mengalami perubahan energi potensial
menjadi energi gerak.
Rumus Energi Potensial

Ep=m . g . h

Ep=energi potensial ( joule)

m=massa benda(kg)
10 m/s
g= percepatan gravitasi

h=tinggi benda dari tanah(m)

Contoh Soal

Buah mangga yang ranum dan mengundang selera menggelayut pada tangkai
pohon mangga yang berjarak 10 meter dari permukaan tanah. Jika massa
buah mangga tersebut 0,2 kg, berapakah energi potensialnya ? anggap saja
percepatan gravitasi 10 m/s2.
Panduan jawaban :
EP = mgh
EP = (0,2 kg) (10 m/s2) (10 m)
EP = 20 Kg m2/s2 = 20 N.m = 20 Joule

Bagian bagian energy Potensial :


a. Energy Potensial Gravitasi
Energi potensial grafitasi adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena
pengaruh tempatnya (kedudukannya). Energi potensial ini juga disebut energi
diam, karena benda yang diam pun dapat memiliki tenaga potensial.
Sebuah benda bermassa m digantung seperti di bawah ini.

Jika tiba-tiba tali penggantungnya putus, benda akan jatuh. Maka benda melakukan usaha,
karena adanya gaya berat (w) yang menempuh jarak h. Besarnya Energi potensial benda
sama dengan usaha yang sanggup dilakukan gaya beratnya selama jatuh menempuh jarak h.
Ep = w . h = m . g . h
Ep = Energi potensial , w = berat benda , m = massa benda ; g = percepatan grafitasi ;
h = tinggi benda
SATUAN
BESARAN

SATUAN MKS

SATUAN CGS

Energi Potensial (Ep)

joule

erg

Berat benda (w)

newton

dyne

Massa benda (m)

Kg

gr

Percepatan grafitasi (g)

m/det2

cm/det2

Tinggi benda (h)

cm

Energi potensial grafitasi tergantung dari : percepatan grafitasi bumi, kedudukan benda,
massa benda.

b. Energy Potensial Pegas

Energi potensial yang dimiliki pegas atau benda elastis besarnya berbanding lurus dengan
konstanta pegas k dan kuadrat simpangannya

Secara matematis dapat dinyatakan dengan persamaan berikut

dengan, k = konstanta pegas (N/m ) , x = simpangan (m) , Ep = energy potensial


pegas ( joule )
Besarnya usaha yang diperlukan untuk meregangkan pegas adalah sama dengan
keadaan energi potensial akhir dikurangi keadaan energi potensial awal dari
pegas .
Contoh soal :
Sebuah pegas memiliki konstanta pegas 2.102 N/m. Jika pegas tersebut
ditarik hingga bertambah panjang 20 mm, berapa besar energi potensial
pegas sebelum dilepaskan?
Pembahasan :
Diketahui: K = 2.102 N/m
x = 20 mm
Ditanya : Ep pegas
Jawab :

c. Energy mekanik
energi mekanik dapat di bedakan menjadi dua pengertian, yaitu energi potensial
dan energi kinetik. jumlah kedua eneRgi itu di namakan energi mekanik. setiap
benda dalam keadaan diam maupun bergerak memiliki energi.
Em = Ek + Ep

HUKUM KEKEKALAN ENERGI


Bunyi hukum kekekalan energy
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.
Jadi energi itu adalah KEKAL.
Em1 =

Em2

Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2


Sebelumnya sudah dikemukakan bahwa energi di alam ini tidak dapat dimusnahkan
dan tidak dapat diciptakan. Akan tetapi, energi hanya berubah bentuk. Jika gayagaya yang bekerja pada sebuah benda bersifat konservatif maka total usaha yang
dilakukan sampai kembali kekedudukan semula (satu siklus) adalah nol, atau energi
yang dimiliki benda tetap.Sebuah benda massanya m bergerak vertikal ke atas, pada
ketinggian benda h1 kecepatannya v1, setelah ketinggian benda mencapai h2
kecepatannya v2. Jika gaya gesekan benda dengan udara diabaikan, akan memenuhi
hukum kekekalan energi mekanik.
A. Usaha yang dilakukan pada benda sama dengan negatif perubahan energi
potensial
B. Usaha yang dilakukan pada benda sama dengan perubahan energi kinetik
Contoh soal :
Sebuah benda meluncur tanpa gesekan pada lintasan seperti pada
Gambar. Benda tersebut dilepas pada ketinggian h=4R, dengan R=1 m.
Berapa kecepatannya pada titik A?
Pembahasan :
Diketahui: hB = 4R , jika R = 1m maka hB = 4
hA = 2R Maka hA = 2
mA = mB = m
VB = O
g = 10 m/s2
Ditanya : VA =
Jawab :