Anda di halaman 1dari 2

Yodium merupakan zat essensial bagi tubuh, karena merupakan komponen dari Hormon

tiroksin. Yodium dibutuhkan untuk membentuk hormon tyroid yang nantinya akan diserap di
usus dan disirkulasikan menuju bermacam-macam kelenja diantaranya :

Choroid

Ciliary body

Kelenjar susu

Plasenta

Kelenjar air ludah

Mukosa lambung

Intenstinum tenue

Kelenjar gondok

Jika kadar yodium di dalam kelenjar gondok kurang, dipastikan seseorang akan mengidap
penyakit gondok.
Akibat dari kekurangan yodium akan mengganggu kerja hormone tiroid yang dapat
mengakibatkan :

Berat otak yang kurang

Terjadi kelainan jumlah sel pada otak

Besar sel pada cerebellum mengecil

Pembentukan dendrit pada neuron terganggu

Hubungan antar sinapsis pada otak menjadi terhambat

Merusak jaringan telinga

Sintesis protein di otak, mielinisasi, interkoneksi akan terganggu

Kekurangan yodium pada wanita hamil kadang-kadang menyebabkan bayi meninggal dunia
atau dilahirkan dengan kelambatan mental dan/atau tuli (krenitisme) meskipun si ibu tidak
menderita penyakit gondok.
Makanan yang banyak mengandung unsur yodium :

Ikan laut

Ganggang-ganggangan

Sayur-sayuran hijau

2.4. Patogenesis Struma Struma terjadi akibat kekurangan yodium yang dapat
menghambat pembentukan hormon tiroid oleh kelenjar tiroid sehingga terjadi pula
penghambatan dalam pembentukan TSH oleh hipofisis anterior. Hal tersebut
memungkinkan hipofisis mensekresikan TSH dalam jumlah yang berlebihan. TSH
Universitas Sumatera Utara kemudian menyebabkan sel-sel tiroid mensekresikan
tiroglobulin dalam jumlah yang besar (kolid) ke dalam folikel, dan kelenjar tumbuh
makin lama makin bertambah besar. Akibat kekurangan yodium maka tidak terjadi
peningkatan pembentukan T4 dan T3, ukuran folikel menjadi lebih besar dan
kelenjar tiroid dapat bertambah berat sekitar 300-500 gram

Read more: http://doktersehat.com/pentingnya-yodium-bagi-kesehatan/#ixzz3UVNGVfno