Anda di halaman 1dari 14

SEMIKONDUKTOR

A. Pengertian
semikonduktor
elemen dasar dari komponen elektronika
seperti dioda, transistor dan sebuah IC
(integrated circuit).
Disebut semi atau setengah konduktor,
karena bahan ini memang bukan
konduktor murni.
Unsur yang susunan atomnya memiliki
elektron valensi lebih dari 1 dan kurang
dari 8 (unsur yang atomnya memiliki 4
elektron valensi)

B. SUSUNAN ATOM SEMIKONDUKTR


Contoh pada Si

Pada suhu 0 K : bahan


semikonduktor bersifat
isolator karena ikatan
kovalenmenyebabkan
elektron tidak dapat
berpindah sehingga tidak
ada elektron yang dapat
menghantarkan arus listrik
Pada suhu kamar :
semikonduktor bersifat
konduktor yang baik karena
beberapa ikatan kovalen
dapat berpindah sehingga
ada elektron yang bergerak
bebas dan menghantarkan

C. CIRI FISIK UTAMA


SEMIKONDUKTOR
Selang harga tahanan jenis 10-5 105 ohm-meter
Tahanan jenis menurun dengan kenaikan suhu, menurut
persamaan 1; sedang tahanan jenis logam meningkat
dengan kenaikan suhu, menurut persamaan 2.
Tahanan jenis semikonduktor sangat dipengaruhi oleh
ketidakmurnian kimiawi di dalamnya, cahaya yang
menyinarinya, medan listrik, dan medan induksi
magnetik.

1. T o exp .( 2.T ), 0

T 273 1 a(T 273)., a 0

D. JENIS-JENIS
SEMIKONDUKTOR

1. Semi konduktor instrinsik


semikonduktor yang terdiri atas satu
unsur saja, misalnya Si saja atau Ge
saja.
Semikonduktor instrinsik (murni)
adalah semi konduktor yang tidak
ataupun belum terkotori oleh atomatom asing.
sel primitifnya berbentuk kubus.
Ikatan yang terjadi antar atom Si
yang berdekatan adalah ikatan
kovalen.
konduktivitasnya tidak ditentukan oleh
konsentrasi ketidakmurnian kimiawi dalam
kristal.

Bila diberikan energi yang cukup,


elektron dapat melepaskan diri dari
ikatan kovalen
elektron dapat bebas menyebrangi
celah energi menuju pita koduksi
Pita velensi kosong yang disebut hole

2. Semikonduktor ekstrinsik
Semikondukror yang telah memperoleh
dopingan dari unsur lain (tidak murni)
konduktivitas bahan ditentukan oleh
ketidakmurnian kimiawi dalam kristal.
Ada 3 jenis :
semikonduktor tipe-N
semikonduktor tipe-P
Semikonduktor paduan

diberi doping
phosphorus atau
arsenic yang
pentavalen yaitu
bahan kristal dengan
inti atom memiliki 5
elektron valensi.
Elektron yang ke 5
tidak terikat pada
ikatan kovalen
menjadi elektron
bebas
disebut juga donor
yang siap melepaskan
elektron
Pembawa muatan
mayoritas adalah
elektron

Ad 1. Tipe N

Ad 2. Tipe
P
doping Boron, Gallium

atau Indium, yang


trivalen yaitu bahan
kristal dengan inti
atom memiliki 3
elektron valensi.
Ada elektron pada
ikatan kovalen yang
kosong disebut hole
disebut juga aseptor
yang siap menerima
elektron
Pembawa muatan
mayoritas adalah hol
Pembawa muatan
minoritas adalah

Ad 3. paduan
dapat diperoleh dari unsur valensi tiga dan
valensi lima (paduan III-V, misalnya GaAs atau
GaSb) atau dari unsur valensi dua dan valensi
enam (paduan II-VI, misalnya ZnS).
Ikatan kimia terbentuk dengan peminjaman
elektron oleh unsur dengan velensi lebih tinggi
kepada unsur dengan valensi lebih rendah
Atom donor adalah unsur dengan valensi lebih
tinggi dibandingkan dengan unsur yang diganti
Atom akseptor adalah unsur dengan valensi lebih
rendah dibandingkan dengan unsur yang diganti

D. APLIKASI SEMIKONDUKTOR
1. Transistor
dipakai sebagai penguat, pemotong (switching),
stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau fungsi lainnya.
dapat Berfungsi semacam kran listrik, dimana
berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya
(FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat
akurat dari sirkuit sumber listriknya.
2. Dioda
berfungsi sebagai versi elektronik dari katup searah.
membatasi arah pergerakan muatan listrik,
dioda hanya mengijinkan arus listrik untuk mengalir ke
satu arah saja dan menghalangi aliran ke arah yang
berlawanan.

3. Sel Surya
Sel surya atau sel photovoltaic,dengan
hadirnya cahaya matahari mampu
menciptakan energi listrik yang berguna.
4. Mikroposesor
Merupakan sebuah central processing unit
(CPU) elektronik komputer yang terbuat
dari transistor mini dan sirkuit lainnya di
atas sebuah sirkuit terintegrasi
semikonduktor.

5. LED (Light Emitting Diode)


LED adalah singkatan dari Light Emiting
Dioda, merupakan komponen yang dapat
mengeluarkan emisi. Untuk mendapatkna
emisi cahaya pada semikonduktor, doping
yang pakai adalah galium, arsenic dan
phosporus. Jenis doping yang berbeda
menghasilkan warna cahaya yang berbeda
pula.