Anda di halaman 1dari 7

Manajemen Resiko

Manajemen ResikoPerusahan
Ekspedisi Cargo

Ramat Soaloon Sinaga


0931511638
Ekonomi Manajemen
Universitas Budi Luhur
2011
Latar Belakang

Aspek Legal / Sejarah Perusahaan


PT EMU berdiri di Jakarta pada tahun 2002 berdasarkan akte pendirian yang telah
disahkan oleh Departemen Kehakiman No. C-12230 HT.01.01.TH.2002.
Berdasarkan akte tersebut diatas, jenis usaha dari PT EMU adalah Jasa Transportasi.

Pentingnya Jasa Transportasi


Dengan menggunakan jasa transportasi, nasabah akan dibantu dan diarahkan dalam hal
teknis / administrasi pengurusan Pengiriman / Exim (Handling) serta angkutannya baik
melalui darat, laut, dan udara (Freight).

Nasabah / perusahaan Project & EXIM akan terbebas dari kesibukan dan tersitanya waktu
dalam menangani masalah teknis / administrasi dokumen.

Dengan demikian perusahaan akan dapat lebih berkonsentrasi pada kegiatan pokok untuk
pengembangan perusahaan. Tak perlu lagi ada staff khusus yang menangani Pengiriman
Project / Exim, sehingga tenaga kerja yang ada dapat dimanfaatkan untuk melakukan
tugas-tugas penting lainnya.

Jasa Yang Kami Tawarkan


Dengan dukungan manajemen profesional, sumber daya manusia yang unggul, serta
pemanfaatan teknologi maju, kami menawarkan jasa transportasi untuk perusahaan
sebagai pelaku dalam industri.
Kami juga mengembangkan kompetensi / expertise yang solid untuk jasa
pengurusan Sea & AirFreight. Berbagai jasa sesuai kebutuhan perusahaan yang dapat
kami layani beberapa diantaranya :
- Sea & Air Freight Forwarder
- Custom Clearance
- Packing
- Logistic
- Warehouse
- Insurance
- Crane, Forklift
- Shipping
- Chartering, Dll

Adapun Jasa yang kami tawarkan tersebut dalam bentuk


- Door to Door Service
- Port to Port Service
- Port to Door Service
- Bongkar muat / Stevedoring

Standard Operating Procedure (SOP)

Transportasi Logistic &


Trading
Warehouse
Instruksi
Penerimaan
Permintaan Penawaran
Customer
Material
Persiapan
Penempatan
Pembuatan Penawaran
Trucking
Area barang dan harga
pemberian kode
stock
Pengambilan Penyimpanan
Penerimaan Purchase
material /
Order
Produk
Stuffing
Persiapan
Persiapan doc & Material
Material
pengiriman
Packing
Packing,
Pengiriman
Marking dan
Staging
Proses
Proses
Penerimaan Barang
Pengiriman pengiriman
(Cek &
Muat)
Bongkar
Bongkar
Material
Material

Import
Instruksi Customer
Persiapan dok. Impor

Checking material &


dokumen
Stuffing & Packaging
Pindah material ke
Truck
Proses Pengiriman

Penerimaan

Perumusan / Identifikasi Masalah & Alternatif Penyelesaiannya

CONTAINER DAN PROBLEMNYA

Banyak kendala dalam kegiatan operasional yang dilakukan oleh perusahaan


forwarding/EMKL. Tentu saja, problem tersebut banyak mcrugikan perusahaan. Salah
satu masalah yang acapkali harus dihadapi adalah masalah penagihan biaya Repair
Container oleh perusahaan pengelola depot container kepada importir. Kasus yang sering
dihadapi oleh perusahaan adalah kerusakan pada container pada saat diserahkan kepada
depot container, setelah container distripping di gudang importir. Masalah Repair
Container tersebut, dalam prakteknya sulit ditangani dan diselesaikan secara tuntas.
Mengapa? Karena dalam pelaksanaannya melibatkan banyak pihak, sehingga persoalan
repair container terlihat rumit.
Untuk menjelaskannya, berikut adalah urutan prosedur pengeluaran barang import :
1. Full container dimuat ke atas container oleh petugas Terminal Container di area
Tanjung Priok.
2. Container diterima oleh sopir perusahaan angkutan diatas chassis.
3. Container dikirim dari pelabuhan oleh perusahaan angkutan menuju gudang yang telah
ditunjuk oleh importir.
4. Container diserahkan oleh sopir perusahaan angkutan kepada importir di gudang untuk
di stripping.
5. Setelah di stripping, container kosong diangkut kembali ke depot container oleh
perusahaan angkutan.
6. Container kosong diserahkan oleh sopir perusahan angkutan kepada depot container.
Dari hal tersebut diatas, kita dapat melihat bahwa dalam pelaksanaan pengiriman
container import, ada beberapa pihak yang terlibat, yaitu :

1. Perusahaan Forwarding/EMKL.
2. PT.Terminal Peti Kemas Surabaya.
3. Perusahaan angkutan (yang ditunjuk oleh perusahan Forwarding/EMKL)
4. Importir.
5. Depot Container
6. Perusahaan pelayaran selaku pemilik container.

Price atau Service


Harga atau Pelayanan ? ini merupakan pertanyaan yang sangat umum dan identik pada
pertanyaan, mana yang muncul dahulu Ayam kah? atua telur kah? Klien pada umumnya
akan melihat PRICE sebagai patokan utama, apalagi dimasa krisis keuangan yang
mengglobal yang memaksa klien untuk melakukan Cost Reduction dalam
perusahaannya. Tapi terkadang, PRICE bisa membuat klien menutup mata akan
pelayanan yang diberikan sehingga tidak disadarinya akan ada banyak HIDDEN COST
yang muncul di belakang. Kita ambil contoh; klien R memilih Forwarder S untuk
pengiriman ke China dengan harga yang sangat murah melalui LAUT. Karena tergiur
akan cost yang sangat kecil dibandingkan dengan forwarder lain, maka proses pengiriman
langsung dilakukan. ternyata Forwarder S sangat kurang dalam masalah pelayanan
pelanggan, sehingga dalam meminta informasi status pengiriman, klien R harus berulang
kali melakukan telepon, fax, kepada forwarder S. tak disangka, Indirect cost yang
muncul ini bisa jadi akan menjadi tinggi. Ataupun, klien dalam menggunakan forwarder
S, dia harus menyiapkan satu orang staff khusus untuk melakukan pengontrolan.

1. Menurut survei yang telah kami teliti dalam pengiriman barang. kendala yang
sering dihadapi adalah selalu diterima pada saat yang tidak tepat waktu sehingga
itu menjadi kendala utama yang sangat besar.

2. Tidak mengetahui prosedur import dan perhitungan biaya Per kubik jika anda
membeli dalam kwantiti kecil, maka biaya pengiriman adalah permeter kubic, 1
meter kubic adalah 1 meter panjang x 1 meter tinggi x 1 meter lebar. Misalnya
biaya pengiriman barang China - Jakarta untuk barang umum adalah Rp. 3jt.
Maka biaya sebesar Rp. 3jt tersebut sudah termasuk biaya pengiriman dan segala
pajak import, jadi anda tidak perlu keluar biaya lainnya lagi. Barang di antar
sampai alamat anda (untuk Jakarta). Per satu kontainer jika anda belanja total
satu kontainer, perhitungan biaya tergantung dari besarnya pajak yang ditentukan
oleh negara.
3. Menurut pengamatan kami, hampir setiap pengusaha pernah ke China dan
berbelanja sedikit baran, setelah barang sampai, barang segera terjual dengan laba
yang cukup. Tetapi ketika barang habis, dan harus direpeat kembali, maka timbul
masalah bahasa dan komunikasi dengan orang Tiongkok, sehingga barang yang
laku tersebut tidak mungkin lagi di repeat kembali. Solusi : setiap faktur belanja
anda kami simpan dengan rapi, jika anda mau repeat barang tertentu, anda tinggal
memberitahukan kepada kami nomor faktur dan baris ke berapa. Kami akan
segera mengorder barang - barang tersebut dan melakukan pengiriman.
4. Semua barang kiriman telah kami PROTECT sepenuhnya dengan asuransi, untuk
mencegah kehilangan, kerusakan, kekurangan barang serta tidak berfungsinya
barang yang diakibatkan oleh force majeur atau disebabkan peperangan.
5. Harga yang kami berikan kompetitif dan negotiable

Anda mungkin juga menyukai