Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN

BENGKEL DAN EDUCATION OTOMOTIF

Disusun
Oleh :
YASMI NANGKE

JURUSAN TELKOM
SMKN 2 WALENRANG

KATA PENGANTAR
Puji syukur

kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karna

Berkat Karunia Nya kami dapat mnyelesaikan tugas proposal membuat


usaha bengkel motor. Saya juga bersyukur atas rezeki serta kesehatan
yang di berikan kepada saya sehingga dapat mengumpulkan proposal ini.
Saya juga berterimakasih kepada Guru Pengajar kami atas arahan yang
telah di berikan selama ini.
Saya sadar bahwa tugas mengenai usaha bengkel motor yang telah
saya buat ini masih jauh dari sempurna, karna itu saya mengharapkan
saran dan kritik dari bapak/ibu guru.
Demikian proposal ini saya buat, apabila ada kesalahan dalam
penulisan, saya mohon maaf, karena kami hanyalah manusia biasa.

1. LATAR BELAKANG
1.1.

Pendahuluan
Makin hari penambahan populasi kendaraan bermotor di
Karanganyar makin meningkat, khususnya di daerah kebakkramat.
Peningkatan penjualan sepeda motor ini menunjukkan indikasi daya
beli masyarakat semakin membaik. Bahkan hampir setiap orang
punya dan membutuhkan sepeda motor. Kepadatan aktivitas di
jalan menuntut kenyamanan untuk itu kendaraan yang dipakai
harus selalu dalam keadaan baik. Agar kendaraan selalu dalam
keadaan baik maka diperlukan perawatan dan service berkala
bahkan diperlukan juga perbaikan-perbaikan bagian yang rusak,
untuk itu sangat dibutuhkan jasa bengkel motor. Kondisi seperti
inilah yang harus kita akan manfaatkan sebagai peluang usaha.
Usaha bengkel motor memang menjanjikan, mengingat pengguna
sepeda motor semakin banyak jumlahnya. Hal ini terbukti dari
meningkatnya produksi sepeda motor pertahun. Kebutuhan service
bagi sepeda motor menjadi kebutuhan rutin yang harus dilakukan
oleh penggunanya. Apalagi daerah-daerah kebakkramat yang
notabennya
adalah
pemukiman
penduduk.
Pada
daerah
kebakkramat ini terdapat beberapa perumahan, perkampungan dan
kavlingan yang cukup padat penduduknya, sebagian besar warga
disana menggunakan motor sebagai alat transportasi. Dan jarak
tempuh mereka ke kota cukup jauh, sehingga frekuensi perbaikan
dan service motorpun tinggi. Sedangkan didaerah itu baru ada 2
bengkel motor, diperkirakan untuk membangun 1 atau 2 bengkel
motor lagi masih sangat layak.

1.2.
Visi dan Misi
Visi :
Menjadikan tempat service yang terpercaya dan bermanfaat
untuk orang lain
Misi :
a. Memberikan pelayanan terbaik dan standar mutu kepada
pelanggan dengan menjalankan proses kerja terbaik dan
terpercaya sehingga tercapai kepuasan pelanggan
b. Membuka kelas kursus education bagi orang yang berminat
untuk menguasai bidang otomotif khususnya bengkel motor.
Yang mana untuk mewujudkan visi kami untuk bermanfaat
untuk orang lain
c. Membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain
d. Mengembangkan menjadi franchise Mr.SERVICE diseluruh
Indonesia

Motto :
Kepercayaan anda adalah ibadah buat kami
1.3.
Motif Pemilihan usaha
a. Setiap rumah minimal memiliki 2unit motor yang mana perlu
dirawat
b. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain
c. Dapat mengamalkan ilmu yang kami miliki
d. Otomotif adalah hoby kami
1.4.

Tujuan Bisnis
a. Memanfaatkan peluang usaha dalam service ( perawatan )
motor karena pesatnya penjualan motor di wilayah kami
b. Memberikan education kepada orang yang berminat belajar
dalam dunia otomotif untuk menciptakan mekanik yang
handal
c. Bersinergi dengan investor untuk mendapatkan keuntungan
d. Mecari
pelanggan
untuk
mempercayakan
perawatan
motornya kepada kami dengan pelayanan yang ramah agar
pelanggan terpuaskan
e. Membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain
f. Mengembangkan Mr.SERVICE dengan system franchise

2. KONSEP BISNIS
2.1.

Nama dan Lokasi Usaha


Kami memberi nama usaha ini Mr.SERVICE yang mana
akan didaftarkan ke department industry dan perdagangan, dengan
lokasi usaha kami dengan beralamatkan di Jl Raya Solo-Sragen
Km12 Wirorejan Rt02 / Rw03 Kemiri Kebakkramat Karanganyar

2.2.

Dasar Ide
Motor pada dasarnya sarana transportasi yang ada disekeliling
kita yang mana sekarang ini minimal setiap rumah memiliki motor
sejumlah 2 unit. Atas dasar itu kami memanfaatkan peluang
tersebut untuk membuka sebuah bengkel motor yang kami beri
nama Mr.SERVICE yang terpercaya untuk masyarakat dengan
pendukung tempat strategis, bersih, mekanik terlatih dan
pelayanan ramah agar pelanggan senang. Yang ada selama ini
bengkel hanya menunggu pelanggan yang datang atau disebut
dengan istilah menunggu bola tetapi Mr.SERVICE tidak berlaku
seperti itu, karena Mr.SERVICE dengan system yang ada maka
Mr.SERVICE akan menjemput motor yang akan di service dan
mengembalikannya setelah dilakukan perawatan oleh karena itu
pelanggan tidak perlu repot-repot mengantri dan menunggu di
bengkel lagi. Mahalnya biaya kursus education otomotif selama ini
menjadi motivasi bagi kami untuk membuka kelas kursus education

otomotif yang biayanya terjangkau oleh semua orang bahkan bisa


gratis. Dengan ide ini kami yakin akan mampu bersaing dengan
gerai-gerai bengkel yang ada selama ini. Karena kami melayani
semua jenis pabrikan motor.
2.3.

Jenis Produk
Seperti yang sudah ada jenis usaha ini yang berhubungan erat
dengan otomotif di bidang kendaraan bermotor roda dua, Seperti :
a. Service rutin kendaraan bermotor roda dua
b. Service Besar kendaraan bermotor roda dua
c. Modifikasi mesin,body dan chassis
d. Painting
e. Pengajaran (bisa termasuk dalam hal promosi)
f. Spare part moving part dan Modifikasi
g. Penitipan Barang dagangan seperti motor bekas
h. Franchise waralaba bengkel Mr.SERVICE

Namun disaat ini kami akan memusatkan perhatian kami pada


service harian, besar dan sebagai tempat kursus yang terpercaya
dan bermanfaat bagi orang lain. Hal yang lain akan tetap
dilaksanakan namun masih belum prioritas menunggu seiring
jalannya waktu dan kondisi modal kami.
2.4.

Keunggulan Produk
a. Mutu Mr.SERVICE standart dealer resmi
b. Mekanik terlatih professional
c. Melayani segala macam pabrikan motor
d. Tempat bersih dan perlengkapan tool yang komplit
e. Mempunyai strategi pasar untuk menjaga pelanggan agar
tidak pindah ketempat lain
f. Biaya terjangkau
g. Memiliki tempat kursus education otomotif
h. Bisa franchise Mr.SERVICE

2.5.
Struktur
Pimpinan :
Marketing :
Bendahara :
mekanik :
2.6.

organisasi
Arwan Fajar Rahmono
Dwi Haryo Pambudi
Chinta Prihanti Kumalasari
Eko, najmul, dan dwi

Urutan Proses Memulai Bisnis


a. Penetapan lokasi
b. Data competitor
c. Survey harga peralatan bengkel
d. Pembuatan Analisa Kelayakan
e. Perizinan Dan Legalitas
f. Action dalam rancangan usaha

2.7.
Analisis SWOT terhadap peluang bisnis
2.7.1. Kekuatan :
a. Tidak sewa tempat usaha dan lokasi sangat strategis
b. A.F.Rahmono pendiri Mr.SERVICE sudah mengibarkan
namanya dikancah para komunitas selain itu A.F.Rahmono
berpengalaman mengotak-atik kendaraan,dia memiliki basic
dan hobby tentang modifikasi dan service bengkel
c. Mekanik yang berpengalaman dalam otomotif kendaraan dan
dapat membaca management Bengkel
d. Mengetahui seluk beluk permintaan pasar yang ada di daerah
Kebakkramat Karanganyar JawaTengah dan sekitarnya
e. Dapat mengajarkan atau Training tentang education otomotif
f. Memperhatikan layanan service konsumen baik itu saat
service maupun paska service
g. Mempunya Teknik Promosi yang menarik
2.7.2. Kelemahan
a. Tidak memiliki modal
b. Bengkel berskala kecil hanya mampu 3 unit motor pada
waktu service bersamaan
c. System pengadaan dan penjualan sperpart masih kerjasama
dengan toko tetangga
2.7.3. Kesempatan
a. Sekitar lokasi baru ada 2 bengkel 2 dealer resmi
b. Memuaskan pelanggan sebelum perawatan hingga purna
perawatan
c. Banyaknya kebutuhan masyarakat untuk perawatan motor
d. Keinginan orang supaya motor tetap terjaga performanya
e. Minimal ada 2unit motor dalam satu rumah
f. Belum ada bengkel yang menggunakan promosi kami
g. Belum ada bengkel yang lengkap, mekanik terlatih dan
melayani segala jenis pabrikan motor
h. Belum ada bengkel dengan education otomotif yang biaya
terjangkau
2.7.4. Ancaman
a. Adanya 2 bengkel yang sudah lama berdiri
b. Dealer semakin menjamur
c. Banyaknya produk competitor yang menawarkan manfaat
sejenis bahkan lebih

3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1.

Sistem Keputusan Pelanggan


FEEDBACK

3.2.
Pemasaran
3.2.1. Layanan Jasa Sebagai Obyek Pemasaran
a. Memberikan layanan service yang terbaik dan terpercaya
b. Buat suasana nyaman pengunjung dengan menampilkan
kebersihan pada tempat service
c. Layanan klaim gratis apabila konsumen kurang cocok dengan
service tahap pertama
d. Menjemput bola service antrian lewat call
e. Menjadikan pelanggan sebagai member tetap
f. Cuci motor gratis setelah perawatan
g. Bensin motor pelanggan tidak digunakan untuk pengerjaan
service
h. Memberikan hiburan terhadap pelanggan yang sedang
menunggu perawatan motor berupa TV, Koran otomotif, serta
penyediaan minum atau kopi gratis bagi mereka yang
mengkonsumsinya
i. Teknik education otomotif
Ilmu otomotif khususnya modifikasi racing amat sangat
diminati oleh sebagian besar kawula muda. Dalam hal ini kita
akan berbagi ilmu dengan mereka, meskipun diluar banyak
Les yang mengajari ilmu Racing namun dapat dihitung oleh
jari dan mahal. Kita akan membantu mereka untuk
mempermudah pengetahuan informasi akan ilmu modifikasi
dan terjangkau. Hal ini kita lakukan diluar jam kerja untuk
mendapatkan target tersebut. Tujuan dari teknik ini adalah
menciptakan
generasi
muda
yang
mengembangkan
hobbynya menjadi usaha dan dari pihak kita akan
mendapatkan
relasi
untuk
menyebarkan
nama
bengkel,penjualan tiket,dan kandidat mekanik baru
3.2.2. Analisa Terhadap Harga Untuk Produk
a. Menjaga harga agar tetap selalu bersaing
b. Menjaga harga sperpart dan stocknya
3.2.3. Melakukan Kegiatan Promosi

a. Memberikan kupon karena pada tulisan kupon tersebut


adalah Service dapat kejutan dan Uang maka tidak
menutup kemungkinan mereka
akan
menyebarkan kupon tersebut
b. Menyebar brosur, pamflet Mr.SERVICE di sekitar bengkel
c. Bekerjasama dengan dealer motor second untuk pembelian
setiap unit, memberikan service gratis dengan syarat dan
ketentuan yang berlaku
d. Menawarkan diskon untuk suatu golongan / komunitas tertentu
e. Membuat iklan di surat kabar dalam kota
3.3.
Target Pasar
3.3.1. Sasaran Konsumen
a. Semua orang yang memiliki kendaraan bermotor
b. Dealer motor second
c. Komunitas / kelompok disekitar wilayah
d. Pelajar atau mahasiswa yang hobby otomotif

4. ANALISA KELAYAKAN PRODUK


4.1. Investasi
4.1.1. Keperluan bangkel
o Sperpart dan Cuci motor

system kerjasama

Rp

20.000.000,00

o
o
o
o

Tool set
Rp
3 AIR DUSTER / AIR GUN / SEMPROTAN ANGIN
18.900,00
3 MECHANIC TOOL KIT SET ISI 54 KUNCI
5.985.000,00
1 BOR ELEKTRIK RDR 10R
Rp
1 COMPRESSOR DOUBLE PISTON 1/2 PK
3.099.000,00
3 CONGKELAN BAN 10"
146.250,00
3 CONGKELAN BAN 12"
167.250,00
1 GERINDA ELEKTRIK RSG 100
275.000,00
3 KUNCI BINTANG SET ISI 6PCS
359.700,00
3 KUNCI L SET PANJANG ISI 8PCS
238.500,00
3 KUNCI STELAN KLEP
30.000,00
3 KUNCI T 8"
53.700,00
3 KUNCI T 10"
53.700,00
3 KUNCI T 12"
53.700,00
3 KUNCI T 14"
53.700,00
3 KUNCI "T" CHROME V ANTI SLIP 8MM
73.500,00
3 KUNCI "T" CHROME V ANTI SLIP 10MM
73.500,00
3 KUNCI "T" CHROME V ANTI SLIP 12MM
73.500,00
3 KUNCI "T" CHROME V ANTI SLIP 14MM
73.500,00
3 KUNCI TUTUP KLEP S/G/T/M
45.000,00
3 OBENG KETOK + MATA 4 PCS
468.000,00
3 PEMOTONG RANTAI
330.000,00
3 PRESURE GAUGE/ISIAN ANGIN + PSI SET
367.500,00
3 SELANG KOMPRESSOR 10M + KLEM 2 SISI
195.000,00
1 TANGGEM / RANGGUM 4"
Rp
3 TANG SNAP RING ES OUT
Rp
3 TANG SNAP RING IS IN
128.700,00
3 TREKER MAGNET MULTI FUNGSI TYPE 1
262.500,00
3 TREKER MAGNET MULTI FUNGSI TYPE 2
262.500,00
3 TREKER MAGNET CRYPTON/VEGA
Rp

15.000.000,00
Rp

3 Display bike lift


Alat-alat administrasi
Promosi
Computer kasir

12.000.000,00
500.000,00
500.000,00
7.000.000,00

Rp
Rp
Rp
Rp

Rp
291.000,00
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
561.700,00
128.700,00
Rp
Rp
Rp
441.000,00

o
o
o
o
o

Membangun bengkel
Interior bengkel
Peralatan education
Lain-lain
Steam motor
JUMLAH

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

5.000.000,00
5.000.000,00
5.000.000,00
1.000.000,00
4.000.000,00

Rp

75.000.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu


sebesar
Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya
penyusutan per
tahun = (Rp 75.000.000,00 Rp 1000,00) : 4 = Rp
18.750.000,00 per tahun atau
sama dengan Rp 1.5650.000,00 per bulan
4.2. Peralatan Modal Kerja
4.2.1. Keperluan bengkel
Oil grease
Bensin
Kain lap
Amplas
Karburator cleaner

Rp

1.000.000,00

4.2.2. Promo bengkel


Kupon
Brosure

Rp

200.000,00

4.2.3. Keperluan lain-lain

Rp

300.000,00

JUMLAH
5.

Rp 1.500.000,00

ANALISA LABA / RUGI


5.1. Pendapatan
Jasa
Jasa jmlh mtr/hr income Total/bulan
Service 30 Rp 25.000,00/motor
Sperpart
10% dari modal Rp 20.000.000,00
Education
Harga Target anak total/bulan
paket 1 Rp.10.000 5 Rp 200.000,00

Rp 22.500.000,00
Rp 22.500.000,00
Rp 2.000.000,00
Rp 2.000.000,00
Rp 2.000.000,00

paket 2 Rp.20.000 5 Rp 400.000,00


paket 3 Rp.30.000 5 Rp 600.000,00
paket 4 Rp.40.000 5 Rp 800.000,00
paket 5 Rp.50.000 5 Rp 1.000.000,00
Perkiraan dipotong dana foto copy dan izin sekolah 33,4%
Rp 1.000.000,00
_________________________________________________________________
JUMLAH
26.500.000,00
5.2. Biaya-biaya
Biaya perlengkapan

Rp

Rp 1.500.000,00

Biaya
Biaya
Biaya
Biaya
Biaya
Biaya

listrik,air, dan telpon


perawatan tempat
penyusutan peralatan
gaji karyawan
lain-lain
kerjasama tempat usaha

Rp

400.000,00
Rp 750.000,00
Rp 1.600.000,00
Rp 5.000.000,00
Rp 100.000,00
Rp 1.000.000,00

JUMLAH BIAYA
10.350.000,00
LABA BERSIH
16.150.000,00

Rp

Rp

6. BREAK EVENT POINT


6.1. Maka lama balik modal dengan asumsi diatas minimal :
Rp 76.000.000,00 : Rp 16.150.000,00 + 1 bulan = 6
bulan
7. SISTEM KERJASAMA
System yang kami tawarkan dalam kerja sama bengkel ini
adalah sytem bagi hasil. Dalam system bagi hasil diperlukan
kejujuran satu sama lainnya karena itu diperlukan pembukuan yang
akurat dan system management yang handal. Bagi Hasil disini
adalah pembagian laba bersih. Dengan keahlian kami maka kami
akan memutarkan Modal yang anda Berikan dengan presentase
pemilik modal 40% dan manajerial 60% dari laba bersih, Ada
beberapa contoh kasus penanaman modal :
System Tunggal
Pemilik Modal memiliki kemampuan untuk memenuhi
syarat dari kebutuhan modal awal, maka dia utuh
mendapatkan presentase sebesar 40% dari laba bersih
System patungan
Ada beberapa pemilik modal yang mengumpulkan
modalnya sampai mendapatkan modal yang diinginkan.
Contoh dibutuhkan modal Rp 76.000.000 ada beberapa
pemilik modal si A 19jt,si B 9jt,si C 36,5 jt dan si D 11,5
jt. Maka didapatkan presentasinya adalah si A =25 %, si
B=12%, si C=48% dan si D=15% dari presentase
keuntungan pemilik modal contoh per tahun Laba bersih
Rp 194.220.000/thn. Pemilik modal 40% dari Laba
Bersih yaitu Rp 77.688.000/thn, maka si A mendapatkan
25% dari keuntungan yaitu Rp 19.422.000/thn, si B 12%
= Rp.9.325.000/thn, si C 48% = Rp 37.291.000/thn dan
si D 15%=Rp.11.654.000 /thn. TOTAL keseluruhan
Rp.77.688.000/tahun.

8. PENUTUPAN
Demikianlah proposal kami untuk memajukan dan membuka tempat
kerja untuk anak bangsa. Apabila anda berminat akan proposal ini,
maka akan kita bicarakan mengenai peluang kerja sama dalam bidang
ini. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih.