Anda di halaman 1dari 6

4.

Superheated steam at 40 bar and 360C with mass flow rate of 11 kg/s is divided
into two streams. The first stream enters a 90% efficient steam turbine which
produces 2,24 MW of shaft work and the second stream enters a throttling valve.
The streams exiting the valve and the turbine mix in a mixing chamber and flows
into a condensor where steam becomes saturated liquid at 198,3C. Determine: (a)
the temperature of the stream leaving the mixing chamber; (b) the mass flow rate
through the valve, in kg/s; (c) locate the four numbered states on an h-s diagram
Neglect heat transfer with the surroundings, changes in kinetic and potential
energy, and pressure drop in mixing chamber and condensor.
Jawab:
Diagram sistem :

Asumsi :

1. Proses sistem secara menyeluruh berlangsang secara Steady State


2. Pada unit throttling valve proses berlangsung secara adiabatik sehingga tidak terjadi
pertukaran kalor antara sistem dan lingkungan.
3. Turbin bekerja pada keadaan isentropik.
4. Perubahan energi kinetik, energi potensial, transfer kalor pada semua sistem dapat
diabaikan.
5. Perubahan tekanan pada mixing chamber dan condenser dapat diabaikan, sehingga
P2 = P3 = P4 = P5

Tinjau dari aliran masuk pada titik 1

a. Penentuan

^
dan S

^
H

pada aliran 1 (meliputi 1a dan 1b)

Dari steam tables pada buku Moran Saphiro diperoleh:


^
H 1 (40 , 360 C)=3117,2 kJ /kg
S^ 1 (40 , 360 C)=6,6215 kJ /kg . K
Neraca massa pada splitter
m=
m
1 a +m
1b
11= m
1 a +m
1b

^
Splitter hanya membagi laju alir massa tanpa menimbulkan perubahan pada T, P, H , dan
S^ . Sehingga aliran 1a dan 1b hanya berbeda pada laju alir massanya.
Tinjau dari aliran keluar pada titik 5
b. Penentuan

^
H

^
dan S

pada aliran 5

Dari steam tables pada buku Moran Saphiro diperoleh:


^
H 5 (saturated liquid , 198,3 C)=844,829 kJ /kg
S^ 5 ( saturated liquid ,198,3 C )=2,3148 kJ /kg . K
P5 (saturated liquid, 198,3 C) = 15 bar
Sehingga P2 = P3 = P4 = P5 = 15 bar

Tinjau neraca massa dan energi dari tiap sistem.


Pada Turbin
Neraca Massa
m
1 a=m
2
Neraca energi

W ^
^2
= H 1 a H
m
1a
2240
^2
=3117,2 H
m
1a
Dengan mengasumsikan bahwa turbin bekerja pada kondisi isentropik, sehingga :
^ H
^2
H
= 1 a
^
^2S
H 1 a H
Untuk memperoleh nilai

^
H2

maka dicari dahulu

^
H2s

yang merupakan entalpi

keluaran turbin apabila turbin bekerja secara reversibel (isentropik).


=

^ 1 a H
^2
H
^
^2S
H 1 a H

0,9=

3117,2 ^
H2
3117,2 ^
H2S

Karena isentropik maka:


S^ 2 s= S^ 1=6,6215 kJ /kg . K
P2 = P5 = 15 bar
^
Dengan menggunakan data S 2 S

dan P2 dapat digunakan untuk menentukan

^
H2s

dengan bantuan steam table, sehingga diperoleh:


^
H 2 s=2878,967 kJ /kg
Karena turbin memiliki efisiensi maka turbin bekerja secara irreversibel sehingga:
^ H
^2
H
= 1 a
^
^2S
H 1 a H
0,9=

^2
3117, 2 H
3117,22878,967

^
H 2=2902,79 kJ / kg
Setelah

T2

dapat ditentukan dari steam table dengan interpolasi pada data

dan P2 sehingga diperoleh

T 2 =241,49

^
H2

kJ
S^ 2=6,6693 . K
kg

Dari persamaan neraca massa pada turbin diperoleh persamaan:


2240
^2
=3117,2 H
m
1a
2240
=3117,22902,79
m
1a

m
1 a=10,45 kg /s
Sehingga,
m
1 b=11m
1a =1110,45=0,55 kg /s

Pada Trottling Valve


Neraca Massa Throttling Valve
m
1 b= m
3
E P + E K + H=QW
Asumsi pada Throttling Valve

Perubahan energi potensial diabaikan (

Perubahan energi kinetik diabaikan (

Berlangsung secara adiabatik ( Q=0 )


Tidak ada kerja ( W =0

E P=0

E K =0

Maka persamaan menjadi:


H =0
H 3H 1 b=0

H 3=H 1 b
^1b
3. ^
1b . H
m
H 3=m
m3=m1 b

Karena

maka,
^
H 3= ^
H1b
^
H 3=3117, 2 kJ /kg

P3 = 15 bar
Dengan diketahuinya nilai

^
H3

menentukan T3 sehingga didapat

pada tekanan P3, dilakukanlah interpolasi untuk


T 3=347,15 C

Setelah itu dari T3 dan P3 dilakukan interpolasi untuk menentukan


diperoleh

kJ
S^ 3=7,0905 . K
kg

Pada Mixing Chamber


Neraca Massa
m
4= m
2 +m
3
m
4= m
1 a +m
1b
Sehingga
m
4= m
1 =11 kg/ s
Neraca Energi
E P + E K + H=QW
-

Perubahan energi potensial diabaikan (

Perubahan energi kinetik diabaikan (

Berlangsung secara adiabatik ( Q=0 )

E P=0

E K =0

S^ 3

sehingga

Tidak ada kerja ( W =0

Maka persamaan neraca energinya menjadi:


H =0

H 4 ( H 2+ H 3 )=0
H 4 =H 2+ H 3
^ 2+ m
^3
4^
2.H
3.H
m
H 4= m
4^
m
H 4= (10,45 x 2902,79 )+(0,55 x 3117, 2)
^
H 4 =2913,51kJ /kg
P4 = 15 bar
Dengan diketahuinya nilai

^
H4

pada tekanan P4, dapat ditentukan nilai T4 dengan

menggunakan steam table pada data

^
H 4 dan P , sehingga didapat :
4

T4 = 246,09 C
Setelah itu dari T4 dan P4 dilakukan interpolasi untuk menentukan

S^ 4

sehingga

kJ
S^ 4 =6,6895 . K
diperoleh
kg

Titik
1
2
3
4
5

GRAFIK

T (C)
360
241,49
347,15
246,09
198,3

P (bar)
40
15
15
15
15

H (kJ/kg)
3117,2
2902,79
3117,2
2913,51
844,289

S (kJ/kg.K)
6,6215
6,6693
7,0905
6,6895
2,3147