Anda di halaman 1dari 6

XII IPA 3

KELOMPOK 1
1. Elvininda Ervita Ningrum
2. Khanifah Derita Prehastuti
3. Bagas Aji Pamungkas
LAPORAN PRAKTIKUM
GERAK JATUH BEBAS
I.
II.

Tujuan
Menyelidiki hukum kekekalan energi mekanik pada medan gaya konservatif
Dasar Teori
Gerak jatuh bebas adalah gerak benda akibat tarikan bumi(gravitasi) tanpa
adanya gaya luar yang mempengaruhi benda tersebut. Pada gerak jatuh bebas (GJB),
memiliki syarat yaitu kecepatan awal (V 0) = 0. Pada gerak jatuh bebas berlaku
hubungan v = gt dan h =

1
2
2 gt dan g adalah percepatan gravitasi bumi. Jadi pada

gerak ini, benda hanya di pengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi.


Benda dikatakan jatuh bebas apabila benda:
1. Memiliki ketinggian tertentu (h) dari atas tanah.
2. Benda tersebut dijatuhkan tegak lurus bidang horizontal tanpa kecepatan awal.
Selama bergerak ke bawah, benda dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi (g) dan
arah kecepatan/gerak benda searah, merupakan gerak lurus berubah beraturan
dipercepat.
Rumus Gerak Jatuh Bebas:
a = +g
v0 = 0
vt = gt
vt= 2gh
1
h = 2 gt2
vt2 = 2 g h
Keterangan: vt = kecepatan di permukaan tanah (m/s)
g = percepatan gravitasi bumi (m/s2)
h = tinggi dari permukaan tanah (m)
t = lama benda sampai di tanah/waktu (s)
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak.
Persamaan energi kinetik adalah : Ek =
Ket : Ek = Energi kinetik (Joule)
m = massa benda (kg)

1
2

mv2

v = kecepatan benda (m/s)


Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukannya.
Persamaan energi potensial adalah : Ep = mgh
Ket : Ep = Energi potensial (Joule)
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = ketinggian benda diatas tanah (m)
Hukum kekekalan energi mekanik : Bila tidak ada gaya luar yang bekerja pada
benda, jumlah energi kinetik dan energi potensialnya adalah tetap
Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 +Ek2
1
1
mgh1 + 2 mv12 = mgh2 + 2 mv22
III.

IV.

V.

Alat dan Bahan


1. Stopwatch
2. 5 buah uang logam
3. Neraca
4. Meteran
5. Tali rapia
6. Selotip
Langkah Kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Memotong tali rapia sepanjang 3m, 2m dan 1m.
3. Menimbang massa 5 uang logam, 4 uang logam dan 3 uang logam.
4. Menjatuhkan 5 uang logam yang telah disatukan dengan selotip dari ketinggian
3m, 2m dan 1m sebanyak 3 kali. Dan menghitung waktu yang diperlukan uang
logam untuk mencapai tanah menggunakan stopwatch.
5. Mengulangi langkah 4 untuk perlakuan 4 uang logam dan 3 uang logam.
6. Mencatat hasilnya pada tabel yang disediakan.
Hasil Pengamatan
Tabel 1 (pada ketinggian 3m)
logam
5 logam
4 logam
3 logam

Massa
logam
(kg)
20,4x10-3
16,4x10-3
15,4x10-3

EP (Joule)

t1(s)

t2(s)

t3(s)

t(s)

v
(m/s)

EK (Joule)

61,2 x10-2
49,2 x10-2
46,2 x10-2

0,54
0,72
0,81

0,50
0,63
0,72

0,49
0,63
0,68

0,51
0,66
0,74

5,1
6,6
7,4

265,30 x10-3
357,19 x10-3
421,65 x10-3

EP (Joule)

t1(s)

t2(s)

t3(s)

t(s)

v
(m/s)

EK (Joule)

40,8 x10-2
32,8 x10-2

0,36
0,54

0,23
0,36

0,36
0,36

0,31
0,42

3,1
4,2

98,02 x10-3
144,65 x10-3

Tabel 2 (pada ketinggian 2m)


logam
5 logam
4 logam

Massa
logam
(kg)
20,4x10-3
16,4x10-3

3 logam

15,4x10-3

30,8 x10-2

0,50

0,50

0,54

0,51

5,1

200,28 x10-3

EP (Joule)

t1(s)

t2(s)

t3(s)

t(s)

v
(m/s)

EK (Joule)

20,4 x10-2
16,4 x10-2
15,4 x10-2

0,14
0,23
0,24

0,17
0,14
0,23

0,14
0,18
0,27

0,15
0,18
0,25

1,5
1,8
2,5

22,95 x10-3
26,57 x10-3
48,13 x10-3

Tabel 3 (pada ketinggian 1m)


logam
5 logam
4 logam
3 logam

Massa
logam
(kg)
20,4x10-3
16,4x10-3
15,4x10-3

Keterangan : Ep = mgh
1
Ek = 2 mv2
v = gt
t 1+ t 2+t 3
t=
3
g = 10 m/s2
VI.
VII.

Pertanyaan
Buatlah grafik hubungan antara EP terhadap EK pada ketinggian 3m, 2m dan 1m !
Jawaban
>> Grafik hubungan antara EP dan EK pada ketinggian 3m
700
600
500
400
EP

300

EK

200
100
0
1

>> Grafik hubungan EP terhadap EK pada ketinggian 2m

450
400
350
300
250

EP

200

EK

150
100
50
0
1

>> Grafik hubungan EP terhadap EK pada ketinggian 1m


250
200
150
EP
EK

100
50
0
1

VIII.

Pembahasan
Pada praktikum kali ini kami melakukan percobaan mengenai gerak jatuh bebas,
dengan tujuan untuk menyelidiki hukum kekekalan energi mekanik pada medan gaya
konservatif serta membuat grafik hubungan EP terhadap EK dari hasil percobaan
tersebut. Sebagai syarat awal suatu benda mengalami gerak jatuh bebas maka saat di
jatuhkan benda tersebut memiliki kecepatan awal nol.
Percobaan ini dilakukan dengan 3 perlakuan, pertama yaitu 5 buah uang logam
dengan massa 20,4 gr dengan ketinggian 3m, 2m dan 1m. Kedua yaitu 4 buah uang
logam dengan massa 16,4 gr dan ketinggian yang sama dengan perlakuan pertama.
Ketiga yaitu 3 buah uang logam dengan massa 15,4 gr dan ketinggian yang sama
dengan perlakuan pertama. Perbedaan massa pada ketiga perlakuan untuk mengetahui
pengaruh besarnya massa benda terhadap waktu jatuh benda tersebut, sedangkan kami
mengunakan perbedaan ketinggian pada masing masing perlakuan yaitu untuk
mengetahui pengaruh ketinggian benda terhadap waktu jatuh benda tersebut.
Percobaan ini dilakukan masing-masing sebanyak 3 kali.

Berdasarkan ke-3 percobaan tersebut kami dapat mengetahui bahwa perbedaan


ketinggian dapat mempengaruhi waktu untuk melakukan gerak jatuh bebas yaitu
semakin besar ketinggian suatu beban dari permukaan tanah, maka semakin besar
pula waktu yang diperlukan untuk melakukan gerak jatuh bebas. Pada percobaan
pertama pada ketinggian 3 m diperlukan waktu 0,51 s, pada ketinggian 2 m
diperlukan waktu 0,31 s dan pada ketinggian 1 m diperlukan waktu 0,15 s. Pada
percobaan ke-2 pada ketinggian 3 m di perlukan waktu 0,66 s, pada ketinggian 2 m
diperlukan waktu 0,42 s dan pada ketinggian 1 m diperlukan waktu untuk menyentuh
lantai sebesar 0,18 s. Pada percobaan ke-3 pada ketinggian 3 m di perlukan waktu
0,74 s, pada ketinggian 2 m diperlukan waktu 0,51 s dan pada ketinggian 1 m
diperlukan waktu untuk menyentuh permukaan tanah sebesar 0,25 s. Jadi dari data
yang kami peroleh tersebut dapat di ketahui bahwa ketingian benda berbanding lurus
dengan waktu benda untuk mencapai permukaan tanah. Sedangkan perbedaan massa
beban juga berpengaruh pada waktu benda mencapai lantai dimana semakin besar
massa benda maka semakin besar pula waktu yang diperlukan, hal itu karena adanya
perbedaan gesekan udara. Jika dalam kondisi ruang hampa udara massa tidak
mempengaruhi kecepatan jatuh benda.
Pada percobaan ini, kami mendapatkan data nilai EP dan EK yang berbeda-beda
pada setiap percobaan dengan menggunakan rumus, hal tersebut dapat terlihat dari
ketiga grafik hasil percobaan yang telah kami lakukan, yaitu EP berbanding terbalik
terhadap EK. Jumlah Energi Mekanik benda ketika berada pada kedudukan awal sama
dengan jumlah Energi Mekanik benda ketika berada pada kedudukan akhir. Dengan
kata lain, apabila Energi Kinetik benda bertambah maka Energi Potensial harus
berkurang dengan besar yang sama untuk mengimbanginya. Sebaliknya, jika Energi
Kinetik benda berkurang, maka Energi Potensial harus bertambah dengan besar yang
sama. Dengan demikian, jumlah total EP + EK = EM bernilai tetap/kekal/konstan. Ini
adalah Hukum Kekekalan Energi Mekanik untuk gaya-gaya konservatif.
Secara umum, sebuah gaya bersifat konservatif apabila usaha yang dilakukan
oleh gaya pada sebuah benda yang melakukan gerakan menempuh lintasan tertentu
hingga kembali ke posisi awalnya sama dengan nol. Sebuah gaya bersifat takkonservatif apabila usaha yang dilakukan oleh gaya tersebut pada sebuah benda yang
melakukan gerakan menempuh lintasan tertentu hingga kembali ke posisi semula
tidak sama dengan nol.
IX.

Kesimpulan
Berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa :
1. Ketinggian berbanding lurus dengan waktu, benda yang kedudukannya lebih
tinggi terhadap permukaan tanah akan memerlukan waktu lebih lama untuk
sampai pada permukaan tanah dibandingkan dengan benda yang kedudukannya
lebih rendah.
2. Sama halnya dengan ketinggian massa juga berbanding lurus dengan waktu,
dimana semakin besar massa benda maka semakin besar pula waktu yang
diperlukan, hal itu karena adanya perbedaan gesekan udara. Kecuali saat benda
berada dalam kondisi ruang hampa udara massa benda tidak mempengaruhi
kecepatan jatuh benda.

3. EP berbanding terbalik terhadap EK, dimana jika Energi Kinetik benda bertambah
maka Energi Potensial harus berkurang dengan besar yang sama untuk
mengimbanginya. Sebaliknya, jika Energi Kinetik benda berkurang, maka Energi
Potensial harus bertambah dengan besar yang sama.
4. Pada gaya konservatif Energi Mekanik bernilai tetap inilah yang disebut Hukum
Kekekalan Energi Mekanik.

Semoga Bermanfaat