Anda di halaman 1dari 76

ANATOMI

DAN FISIOLOGI KULIT


Bambang Suhariyanto
LAB/SMF. ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN

FK. UJ / RSU. Dr. SOEBANDI

JEMBER

Senin 23 Maret 2015

PENAMPANG KULIT

Senin 23 Maret 2015

Anatomi Kulit
2 lapisan :
Epidermis
Dermis
Disamping lapisan tersebut
terdapat jaringan subkutis

Senin 23 Maret 2015

Senin 23 Maret 2015

Semua kulit secara anatomi terdiri dari 3 lapisan


diatas, tetapi masing-masing mempunyai
ketebalan yang berbeda. Epidermis paling tebal
pada telapak tangan dan kaki +/- 1,5 mm.
Paling tipis pada kelopak mata +/- 0,1 mm
Dermis paling tebal pada punggung 30-40 x dari
normal epidermis
Jaringan subkutan paling tebal pada abdomen
& pantat dibandingkan dari hidung & sternum

Epidermis dewasa

Senin 23 Maret 2015

Terdiri dari 3 sel dasar yaitu :


1. Keratinosit
2. Melanosit
3. Sel langerhans

2 tipe sel tambahan


1. Sel dendrit intermediet
2. Sel Merchel
5

SEL KERATINOSIT

Disebut juga sel skuamous merupakan sel


prinsipal dari epidermis yang berasal dari
ektodermal berfungsi membentuk keratin

Yang nantinya akan membentuk kulit,


rambut dan kuku

Senin 23 Maret 2015

Lapisan epidermis
(dari dalam ke luar)
1
2
3
4
5

Senin 23 Maret 2015

Stratum basalis / germinativum


Stratum malphigi / spinosum
Stratum granulosum
Stratum lusidum
Stratum corneum (tanduk)

Lapisan epidermis
(dari dalam ke luar)

Disamping ada variasi ketebalan epidermis,


dermis & subkutis juga ada variasi zona
deferensiasi dari epidermis menurut lokasi
kulit.
Lapisan tanduk & lapisan granuler :
- Paling tebal telapak tangan dan kaki
- Paling tipis fleksor lengan, abdomen
Senin 23 Maret 2015

Melanosit

Senin 23 Maret 2015

Berasal dari neural crest


Setiap 10 sel basal terdapat 1 sel melanosit
Menghasilkan melanosum
Jumlah melanosit sama setiap ras atau warna kulit.
Warna kulit tergantung jumlah / ukuran melanosom
UV / kulit hitam, jumlah melanosom > banyak & ukuran
> kecil
Pada vitiligo terjadinya destruksi melanosit
melanosom berkurang produksi pigmen kurang
Pada Albino jumlah melanosit normal tidak mampu
memproduksi melanosom
Nevi / nevus merupakan proliferasi jinak dari melanosit
Melanoma merupakan proliferasi ganas dari melanosit
9

Senin 23 Maret 2015

10

Sel Langerhans

Berasal dari bone marrow


Tersebar di stratum spinosum
Di deteksi dengan gold impregnated
peroxydase
Fungsi :
1. sebagai monosit makrofag lineage
berperan dalam menginduksi graft
rejection
2. kontak sensitisasi
3. immunosurvailancce

Senin 23 Maret 2015

11

ADNEKSA KULIT
Unit kelenjar peluh ekrin
Kelenjar apokrin
Unit pilosebaseous

Reepitelisasi setelah luka pada permukaan


kulit, prinsipnya terjadi karena migrasi
keratinosit dari epitel adneksa kulit ini ke
sepanjang permukaan kulit.
Senin 23 Maret 2015

12

UNIT KELENJAR PELUH EKRIN

Senin 23 Maret 2015

Hampir seluruh permukaan kulit


Tebanyak di telapak tangan dan kaki
Dimediatori oleh inervasi kolinergik
Rangsangan utama adalah panas
tetapi juga rangsang fisiologis dan
stres emosional
Sekresinya bersifat isotonis

13

KELENJAR APOKRIN

Senin 23 Maret 2015

Tidak bermuara pada permukaan kulit tetapi pada


bagian atas folikel rambut
Sekret tidak berbau pada permukaan kulit
dihidrolisa bakteri timbul bau yang khas
Sekresinya melalui mediator adrenergik & sirkulasi
katekolamin berasal dari medula adrenal
Eksresi periodik, fungsi : tidak jelas (pada manusia),
pada binatang sebagai sarana proteksi / fungsi
seksual
Ditemukan pada aksila, areola mama, genital,
kelopak mata, kanalis auditori eksterna
Disfungsi kelenjar menimbulkan penyakit Fox
Fordyce disease & hidradenitis supurativa
14

HIDRADENITAS SUPURATIVA

Senin 23 Maret 2015

15

FOLIKEL RAMBUT

Senin 23 Maret 2015

Pertumbuhan rambut pada


manusia berupa siklus dengan
masing-masing folikel tidak
tergantung satu dgn yang lain
Kecepatan pertumbuhan rambut
tergantung aktivitas mitotik sel
pada matriks bulbus
Penampang lintang rambut
tergantung pada susunan sel
dalam matriks bulbus ini
Bentuk rambut tergantung
penampang lintangnya
Warna tergantung melanosum
Melanosom besar & banyak
hitam
Melanosom sedikit rambut
abu-abu
16

PERTUMBUHAN RAMBUT
Terbagi 3 fase :
1. Fase anagen / pertumbuhan
2. Fase katagen / transsisional
3. Telogen / istirahat
Siklus
pertumbuhan
rambut
tergantung regionya
Rambut kepala 3-4 tahun, diikuti
istirahat 3 bulan
85 -90% anagen memendek
tergantung umur & male pattern
baldness
Pertumbuhannya dipengaruhi :
- faktor endogen ibu hamil
- eksogen kemoterapi

Senin 23 Maret 2015

17

SEBASEUS /KELENJAR
MINYAK

Pada hampir seluruh tubuh kecuali


telapak tangan / kaki, tebanyak di muka &
skalp

Selalu bersamaan dengan folikel rambut


kecuali pada kelopak mata, mukosa
bukal, vermillion border dari bibir,
preputium, areola mama.

Senin 23 Maret 2015

18

KUKU

Fungsi melindungi
ujung jari terhadap
luka.
Pertumbuhan kuku jari
0,1 mm/hari dan
menutup seluruh nail
plate dalam 4-5 bulan
Kuku jari kaki lebih
lambat 12-18 bulan

Senin 23 Maret 2015

19

DERMIS

Senin 23 Maret 2015

Terdapat 2 lapisan : reticulare & papilare


Komponen : serat kolagen
Protein fibrous
Substansi : mukopolisakarida
Glikosaminoglikan
Polisakarida netral
Hyaluromide acid

20

PENAMPANG KULIT

Senin 23 Maret 2015

21

EFLORESENSI
Kelainan kulit yang dapat dilihat dengan
mata telanjang ( secara obyektif )
Ada 2 macam :
1. Primer
kelainan kulit yang terjadi
pada permulaan penyakit
2. Sekunder kelainan kulit yang terjadi
selama perjalanan penyakit/
pengaruh lingkungan

Senin 23 Maret 2015

22

Primer

Senin 23 Maret 2015

Makula
Papula
Nodula
Vesikula
Bula
Urtika
Pustula

23

MAKULA (SPOTS)

Perubahan warna kulit yang tegas dengan ukuran &


bentuk bervariasi tanpa disertai peninggian ( elevation)
atau cekungan (depresion)
Dipengaruhi oleh:
1. kelainan
vaskuler eritema, purpura
teleangiektasi, petekhie, ekhimose
2. kelainan pigmen hipo / hiper / depigmentasi
PLAQUE
Peninggian yang relatif terjadi pada daerah yang > luas
dibanding dengan tingginya dengan permukaan kulit

Senin 23 Maret 2015

24

GAMBAR MAKULA

Senin 23 Maret 2015

25

GAMBAR MAKULA

Drug erruption oleh karena phenoplphtalein


Senin 23 Maret 2015

26

PAPULA
Peninggian kulit yang solid dengan
diameter dengan diameter < 0,5 cm &
bagian terbesarnya berada diatas
permukaan kulit
Terjadi
karena deposit metabolit,
hiperplasi lokal dari dermis / epidermis,
infiltrat lokal dari dermis

Senin 23 Maret 2015

27

PAPULA

A : Dermal
celluler infiltrat
B : Hiperplasi
celluler
C :
Papulosquamous
pada psoriasis
Senin 23 Maret 2015

28

GAMBAR PAPULA

Senin 23 Maret 2015

Lichen planus

Dermal melanositic
nevi

29

PAPULA

Senin 23 Maret 2015

Condiloma akuminata
30

NODULA

Senin 23 Maret 2015

Seperti papula tetapi ukuran lebih


besar dan lebih dalam & umumnya
persisten
Tubercula, phyma sinonim dari nodula
Tumor istilah umum untuk
menunjukkan adanya suatu mass baik
jinak / ganas yang ukurannya > dari
nodul
31

NODULA

Senin 23 Maret 2015

32

GAMBAR
NODUL

Melanoma metastases

Nodul pecah Basal sel


Karsinoma

Senin 23 Maret 2015

33

VESIKULA
Peninggian kulit berbatas tegas berisi
cairan dengan ukuran 1-10 mm
Sifatnya unilokuler atau multilokuler
Dapat pecah / bergabung menjadi bula

Senin 23 Maret 2015

34

GAMBAR VESIKULA

Senin 23 Maret 2015

35

GAMBAR VESIKEL

Senin 23 Maret 2015

Herpes zoster
36

BULA
Dibedakan dengan vesikula atas
dasar ukurannya yang lebih besar
dengan diameter > 1cm
Lokasi
bula
:
subkorneal,
intraepidermal, subepidermal

Senin 23 Maret 2015

37

GAMBAR BULA

Senin 23 Maret 2015

38

GAMBAR BULA

Senin 23 Maret 2015

Impetigo bula subkorneal


39

GAMBAR BULA

Senin 23 Maret 2015

Bullous Pemphigoid
bula subepidermal
40

PUSTULA

Senin 23 Maret 2015

Seperti halnya
vesikula tetapi isinya
pus & berada diatas
kulit yang beradang

41

PUSTULA

Senin 23 Maret 2015

Pustular Psoriasis
42

URTIKA
Peninggian kulit yang datar oleh
karena edema pada dermis
bagian atas
Sifat : Gatal, timbulnya cepat,
hilangnya
cepat,
pori-pori
melebar, warna pucat

Senin 23 Maret 2015

43

GAMBAR URTIKARIA

Senin 23 Maret 2015

44

GAMBAR URTIKARIA

Senin 23 Maret 2015

Kolinergik urtikaria
45

GAMBAR URTIKARIA

Senin 23 Maret 2015

Urtikaria oleh karena Penicillin


46

Sekunder

Senin 23 Maret 2015

Skuama
Erosi
Ekskoriasi
Krusta
Sikatrik
Ulkus
Kista

47

SKUAMA
Partikel epidermal kering/berminyak, tipis
& dilapisi masa keratin.
Warnanya bervariasi putih keabu-abuan
kuning / coklat
Ditimbulkan oleh penyakit keradangan
dari kulit yang disertai parakeratosis

Senin 23 Maret 2015

48

GAMBAR SKUAMA

Senin 23 Maret 2015

49

GAMBAR SKUAMA

Senin 23 Maret 2015

Psoriasis Vulgaris
50

SIKATRIKS (SCARS)

Senin 23 Maret 2015

Pembentukan jaringan baru yang sifatnya


lebih banyak mengandung jaringan ikat
untuk mengganti jaringan yang rusak
akibat penyakit atau trauma pada dermis
yang lebih dalam
Bisa mengecil / hilang sikatriks atropy
Membesar sikatriks hipertrofi

51

GAMBAR SIKATRIK

Senin 23 Maret 2015

52

GAMBAR SIKATRIK

Senin 23 Maret 2015

Hipertrofik Scars
53

GAMBAR ATROFI

Senin 23 Maret 2015

Sikatriks atrotikan
54

KISTA

Senin 23 Maret 2015

Kantong yang berisi cairan atau


material semisolid (cairan, sel, &
produk sel)

Bentuknya bisa spheris / oval / papula

55

GAMBAR KISTA

Senin 23 Maret 2015

56

GAMBAR KISTA

Senin 23 Maret 2015

Cystic hidradenoma
57

KRUSTA
Pengeringan cairan tubuh bercampur
epitel debris bakteri
Warna, ketebalan, ukuran tergantung
komposisi asal & jumlah cairan tubuh
Warna : - kuning serum
- Hijau
pus
- Hitam darah

Senin 23 Maret 2015

58

GAMBAR KRUSTA

Senin 23 Maret 2015

59

GAMBAR KRUSTA

Senin 23 Maret 2015

Impetigo
60

EROSI

Senin 23 Maret 2015

Hilangnya lapisan kulit sebatas


epidermis & sembuh tanpa
meninggalkan jaringan parut

61

GAMBAR EROSI

Senin 23 Maret 2015

62

GAMBAR EROSI

Senin 23 Maret 2015

Toxik Epidermal Nekrolisis

63

ULKUS

Senin 23 Maret 2015

Hilangnya kontinuitas jaringan pada


dermis atau lebih dalam
Ukuran dapat dari kecil besar
Sembuh dengan meninggalkan
jaringan parut

64

GAMBAR ULKUS

Senin 23 Maret 2015

65

GAMBAR ULKUS

Senin 23 Maret 2015

66

Senin 23 Maret 2015

67

GANGRENE

Senin 23 Maret 2015

Proses nekrosis yang berat akibat


penutupan atau oklusi dari arteri
yang berwarna biru kehitaman

68

POIKILODERMA

Senin 23 Maret 2015

Suatu terminologi mengenai terjadinya


kombinasi antara atrofi, teleangiektasi
dan perubahan pigmen ( hipo / hiper )

69

PEMERIKSAAN & DIAGNOSIS


PENYAKIT KULIT

Senin 23 Maret 2015

Pemeriksaan penyakit kulit idealnya dilakukan :


- pada ruangan khusus
- cahaya cukup terang
- sedapat mungkin dengan sinar matahari
Pada penyakit tertentu digunakan lampu
flouresen seperti woods light seperti untuk
penyakit vitiligo, melasma, tinea, eritrasma
Kaca pembesar atau loop
Kerokan
Palpasi
70

PEMERIKSAAN & DIAGNOSIS PENYAKIT


KULIT

Senin 23 Maret 2015

Disamping hal tersebut juga diperhatikan :


- distribusi lesi
- evolusi lesi
- involusi lesi
- grouping / menggerombol
- konfigurasi lesi
- warna lesi

71

KELAINAN KULIT YANG DIJUMPAI


PADA PENYAKIT SISTEMIK

Senin 23 Maret 2015

Pruritus
Hirsutisme
Alopesia
Dan lain-lain

72

DIAGNOSIS PENYAKIT KULIT

Senin 23 Maret 2015

Diagnosis penyakit kulit berdasar pemeriksaan klinis


saja, kadang2 menemui kesukaran oleh karena :
pada gejala klinis yang sama dapat disebabkan oleh
penyebab yang berbeda, sebaliknya pada gejala
klinis yang berbeda dapat disebabkan oleh
penyebab yang sama
Dalam hal ini perlu bantuan berupa:
- hapusan atau biakan
- biopsi untuk HistoPA
Riwayat penyakit.
Perlu diketahui mengenai umur, kesehatan,
pekerjaan, hobi, keadaan tempat tinggal, onset,
jangka waktu, perjalanan & riwayat pengobatan
penyakit terdahulu
73

Penyebab sama, tetapi


gejala klinis berbeda

Senin 23 Maret 2015

74

Gejala klinis sama, tetapi


penyebab berbeda

Senin 23 Maret 2015

75

SEKIAN
Senin 23 Maret 2015

76