Anda di halaman 1dari 3

http://smec-group.com/news.php?item.

39
Page 1/3

KATARAK KONGENITAL

admin123, 02 December 2013

Katarak kongenital adalah perubahan pada kebeningan struktur lensa mata yang muncul pada saat kelahiran bayi atau segera setelah
bayi lahir. Katarak jenis ini dapat terjadi di kedua mata bayi (bilateral) maupun sebelah mata bayi (unilateral). Keruh/buram di lensa
terlihat sebagai bintik putih jika dibandingkan dengan pupil hitam yang normal dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Dapat muncul
dengan sporadic, atau dapat juga disebabkan oleh kelainan kromosom, penyakit metabolis (galaktosemia), infeksi intraurin (rubella)
atau gangguan penyakit maternal selama masa kehamilan.

Sekitar 0,4 persen dari seluruh kelahiran, katarak kongenital ditemukan. Tidak semua katarak kongenital membutuhkan pembedahan,
tetapi lebih banyak yang perlu melakukannya. Katarak yang hanya sisi peripheral/pinggir dari lensa dapat tidak membutuhkan
pembedahan, karena pengelihatan utama tidak terhalangi. Begitu pula dengan katarak yang amat kecil tidak membutuhkan
pembedahan.

Apa yang menyebabkan katarak kongenital?


Katarak yang memperkeruh lensa normal biasanya terkait dengan proses penuaan. Tetapi katarak kongenital muncul pada bayi baru
lahir karena berbagai alasan seperti keturunan (genetik), infeksi, masalah metabolism, diabetes, trauma (benturan), inflamasi atau
reaksi obat, sebagai contoh, pengggunaan anti biotik tetracycline yang biasa digunakan pada perawatan infeksi pada ibu hamil telah
menunjukkan menyebabkan katarak pada bayi baru lahir.

Katarak kongenital juga muncul jika, selama masa kehamilan, ibu bayi menderita infeksi seperti campak atau rubella (penyebab paling
lazim), rubeola, chicken pox, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influensza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan
toxoplasmosis.

Bayi yang telah tumbuh dan anak-anak dapat didiagnosa menderita katarak, yang dikenal dengan pediatric cataract (katarak pada
anak), karena alasan serupa. Bagaimanapun, trauma terkait dengan kejadian seperti pembesaran mata merupakan penyebab utama
(40% dari kasus katarak pada fase anak-remaja). Pada 33% dari kasus pediatric cataract , anak-anak dilahirkan dengan katarak
kongenital yang sudah didiagnosa sebelumnya.

Pada katarak yang diturunkan dan bentuk lain dari katarak kongenital, ketidaknormalan dapat muncul sebagai pembentukan protein
yang penting untuk transparansi dari lensa natural. Katarak kongenital ini harus diangkat, karena ini dapat menghalangi pusat
pengelihatan.

http://smec-group.com/news.php?item.39
Page 2/3

Jenis Katarak Kongenital


Pembentukan katarak yang lazim antara lain seperti:
Anterior polar katarak terlihat jelas, terletak di bagian depan dari lensa mata dan biasanya terkait dengan sifat bawaan.
Posterior polar katarak juga terliha jelas, tetapi muncul di bagian belakang lensa mata.
Nuclear cataract muncul di bagian tengah lensa. Merupakan jenis katarak yang lazim pada pembentukan katarak kongenital.
Cerulean cataracts biasanya ditemukan di kedua mata bayi dan dibedakan dengan bintik kecil dan kebiruan pada mata.
Cerulean cataracts terkait dengan keturunan/genetik.
Katarak kongenital dan masalah terkait lainnya Tanpa intervensi yang segera, katarak kongenital dapat memicu terjadinya
mata malas atau amblyopia. Keadaan amblyopia ini kemudian memicu masalah lain seperti nystagmus, strabismus, dan
ketidakmampuan untuk menyempurnakan gambaran terhadap objek.

Masalah-masalah di atas sangat mempengaruhi kemampuan belajar, kepribadian, dan penampilan, lebih jauh lagi mempengaruhi
seluruh kehidupan anak. Karena alasan ini dan banyak lagi lainnya, pastikan mata anda diperiksa dengan rutin dan sesegera mungkin
setelah bayi anda lahir.

Pemeriksaan
Pemeriksaan mata yang menyeluruh oleh seorang dokter ahli mata (opthamologist) dapat mendiagnosa dini katarak kongenital.
Pemeriksaan untuk pencarian penyebab, dapat membutuhkan pemeriksaan dari dokter yang berpengalaman di bidang kelainan
genetik dan test darah, atau dengan sinar X.

Perawatan
Katarak yang mempengaruhi pengelihatan akan membutuhkan pembedahan pelepasan katarak, diikuti dengan implan lensa buatan
intraocular lense (IOL). Hal-hal yang dipertimbangkan terkait kapan waktu yang tepat untuk melasanakan operasi terkait dengan
pertimbangan komplikasi yang mungkin muncul apabila tidak segera dilakukan pembedahan, seperti munculnya high intraocular
(internal) eye pressure (IOP) yang lebih dikenal dengan glaucoma sekunder.

IOP yang tinggi dapat muncul jika katarak terkait dengan cacat pada struktur aliran keluar kelembaban di dalam mata. Penggunaan
anestesi untuk pembedahan pada bayi baru lahir juga dipertimbangkan sebagai faktor keselamatan.

Di sisi lain, operasi katarak dibutuhkan sesegara mungkin untuk memastikan bahwa pengelihatan cukup jelas sehingga
memungkinkan perkembangan normal dari sistem indera pengelihatan bayi. Beberapa ahli mengatakan waktu yang optimum untuk
pembedahan katarak adalah antara enam minggu hingga tiga bulan sejak kelahiran bayi. Pastikan berdiskusi tentang aspek-aspek
yang perlu diperhatikan tentang kapan waktu pelaksanaan bedah katarak dengan dokter bedah mata.

Rehabilitasi pasca operasi dengan kaca mata, lensa kontak, atau keduanya biasanya diibutuhkan untuk meraih hasil terbaik.
Terdapat juga beberapa opini apakah lensa buatan harus dimasukkan dengan pembedahan pada mata bayi yang membutuhkan
pembedahan katarak, karena mengingat bahwa pertumbuhan dan perkembangan mata yang normal dapat terhambat.

IOL (intra ocular lense) sebaiknya juga diganti seiring pertumbuhan dan perubahan mata anak, bukan karena sejumlah perbedaan
pada ukuran mata, tetapi karena sering munculnya kesalahan refraksi atau pengelihatan.

Pada kasus tertentu, lensa kontak terpasang dengan baik pada permukaan mata (kornea) biasanya berguna untuk mengembalikan

http://smec-group.com/news.php?item.39
Page 3/3

pengelihatan setelah lensa alami diangkat dengan pembedahan. Selain itu, kaca mata dapat membantu pengelihatan sebagai
pengganti dari lensa buatan atau lensa kontak.

Karena agak sulit meyakinkan anak yang masih kecil untuk mau menggunakan lensa kontak, Anda dapat mencoba beberapa
strategi ini:
1. Pakaikan lensa kontak ketika anak anda sedang tidur. Jika Anda menggnakan lensa yang dapat digunakan jangaka panjang,
proses ini hanya membutuhkan seminggu atau sebulan sekali untuk dilakukan.
2. Jika anak anda menggunakan kacamata, pastikan bahwa anda dan anggota keluarga yang lain sering memberi pujian tentang
penampilan.
3. Jika Anda orang tua dan tidak membutuhkan kaca mata, mempertimbangkan menggunakan kaca mata normal dapat menginspirasi
anak untuk meniru Anda.
4. Pertimbangan penggunaan gagang kaca mata yang lentur dan pas di gunakan di belakang telinga untuk meyakinkan kaca mata
anak anda tidak rusak, hilang atau mudah terlepas.

Prognosis - Bedah pelepasan katarak dengan penggantian IOL dilakukan dengan rutin dan umumnya menunjukkan hasil yang
memuaskankan.

Pencegahan - Jika anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan bawaan yang menyebabkan katarak kongenital, sangat dianjurkan
melakukan konseling dengan ahli dokter yang berpengalaman di bidang genetika.

Sumber : PERDAMI