Anda di halaman 1dari 2

Riana Maya Sari

1307101010078
B.04

Pengaruh Usia Terhadap Sistem Kardiovaskular


Sistem kardiovaskuler adalah sistem yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah
yang tujuannya adalah mengedarkan darah ke seluruh tubuh, sekaligus membawa oksigen
dan zat gizi ke semua jaringan tubuh serta mengangkut semua zat buangan. Banyak faktor
faktor yang mempengaruhi sistem ini, diantaranya adalah umur, jenis kelamin, dan aktifitas
fisik. (Elizabeth, 2009)
Usia merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem
kardiovaskuler. Semakin menuanya usia seseorang, maka semakin menurun pula kinerja
sistem kardiovaskularnya. Disini saya akan mencoba membahas bagaimana pengaruh usia
seseorang terhadap sistem kardiovaskular.
Berbicara tentang kinerja sistem kardiovaskuler, maka sangat erat kaitannya dengan
curah jantung. Curah jantung merupakan volume darah yang dikeluarkan dari ventrikel kiri
per satuan detik. Curah jantung tersebut sangat bervariasi bergantung pada aktivitas tubuh.
Faktor-faktor berikut ini, antara lain, memengaruhi curah jantung secara langsung : (1)
metabolisme basal tubuh, (2) apakah orang tersebut sedang dalam keadaan kerja fisik, (3)
umur, (4) ukuran tubuh. Bila kita mempertimbangkan faktor umur-karena dengan
meningkatnya umur, maka aktivitas tubuh akan berkurang. (Guyton, 2012)
Jika aktivitas tubuh seseorang berkurang maka kerja jantung juga akan berkurang. Hal
ini akan mempengaruhi curah jantung dimana curah jantung berbanding lurus dengan tekanan
darah sehingga penurunan curah jantung akan menurunkan tekanan darah (Sherwood, 2011).
Tekanan darah adalah tekanan yang dihasilkan oleh darah terhadap pembuluh darah. Tekanan
darah dipengaruhi oleh volume darah dan elastisitas pembuluh darah. (Ronny, 2010)
Selain itu, curah jantung juga dipengaruhi oleh denyut jantung dan isi sekuncup. Pada
keadaan normal kondisi isi sekuncup harus seimbang dengan denyut jantung. Sedangkan
pada usia yang semakin menua, kemampuan curah jantungnya menurun. Sehingga
meyebabakan denyut jantungnya melambat.

Satu hal lagi yang berhubungan dengan pengaruh usia terhadap sistem kardiovaskuler
adalah keelastikan otot jantung. Pada usia muda, pembuluh darah masih bersifat elastik
sehingga volume darah yang dipompakan juga banyak. Sedangkan pada usia tua, keelastikan
dari pembuluh darah tersebut sudah mulai berkurang sehingga kinerja otot jantung mulai
melemah yang menyebabkan proses aliran darah agak terhambat dan akhirnya juga
mempengaruhi curah jantung.

DAFTAR PUSTAKA
Corwin, Elizabeth J. 2009. Buku Saku Patofisiologi, Ed.3. Jakarta: EGC
Guyton, Arthur C. 2012. Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC
Ronny, dr. M. Kes dkk. 2010. Fisiologi kardiovaskular : Berbasis Masalah Keperawatan.
Jakarta: EGC
Sherwood, Lauralee. 2011. Fisiologi Manusia. Jakarta: EGC