Anda di halaman 1dari 5

PA/PSA

(Pemeriksaan Air dan Pemindahan bakteri Secara Aseptis)

PA
Tujuan Percobaan
- Mampu menghitung jumlah koloni dalam air
- Mampu membandingkan radius perkembangan mikroba dengan desinfektan berbeda
Tinjauan Pustaka
1. Mikroorganisme Air
2. Persyaratan Standarisasi Kualitas Air (PP RI No. 20 thn 1990)
a. Persyaratan biologis
b. Persyaratan fisis
c. Persyaratan Kimia
3. Sifat Koloni
-Sifat Umum Koloni
-Sifat Khusus Koloni
Dalam medium padat
Dalam medium cair
4. Faktor yang Mempengaruhi Mikroorganisme
1. Temperatur
2. Medium
Potato Dextrose Agar (PDA)
3. Pengaruh sinar
4. Pengaruh mekanik
5. Faktor kimia
6. PH
5. Perhitungan Jumlah Koloni
a. Perhitungan Dengan SPC
Standart Plate Count (SPC) digunakan untuk menemukan kepadatan bakteri heterotrof
dan fakultatif aerobe. Dalam percobaan ini pengukuran secara empiris karena bakteri
dapat membentuk koloni rantai kelompok. Dasar SPC adalah membuat suatu seri
pengenceran bahan dengan kelipatan 10. Setelah inkubasi, dilihat jumlah koloni tiap
periode dapat digunakan coloni encounter yang dilengkapi dengan register.Perhitungan

dan pencatatan koloni pada plate dilakukan sesegera mungkin setelah periode inisampai
selesai. Bila perhitungan ditunda, plate harus disimpan pada suhu 5-10C dan tidak boleh
lebih dari 21 jam.
b. Perhitungan Manual
Perhitungan koloni secara manual dilakukan dengan menghitung jumlah koloni
terbanyak dan tersedikit. Sampel diencerkan hingga 2x pengenceran, setelah waktu
inkubasi, jumlah koloni dihitung secara manual(dihitung biasa) jumlah koloni terbanyak
dan tersedikit, kemudian dicari rata-ratanya.
jumlah koloni dalam petridish = rata-rata jumlah koloni x luas petridish x fp
Keterangan: luas petridish = 63,585
fp =
Dengan rumus tersebut dapat diketahui jumlah koloni dalam petridish.
6. Desinfektan
- Cari referensi dan jelaskan (sesuai dengan desinfektan yang digunakan)
7. Sampel Air
- Tempat, waktu, pengamatan, foto(bukti pengambilan sampel)

Metodologi Percobaan
Alat dan Bahan
Bahan:
- Sampel air
- Aquadest
- PDA
- Desinfektan
Alat:
- Beaker glass

- Pipet

- Petri dish

- Pengaduk

- Tabung reaksi

- Kompor listrik

- Erlenmeyer

- Koloni Counter

Cara Kerja
Langkah-langkah pendahuluan:
1. Menyiapkan petridish dan tabung reaksi yang sudah disterilisasi.
2. Mengencerkan contoh (2x faktor pengenceran): mengambil 10 ml contoh kemudian

diencerkan 100 ml. Dan dari 100 ml itu diambil 10 ml lalu diencerkan lagi menjadi 100
ml.
3. Menyiapkan media: mengambil 3,9 gr PDA kemudian masukkan ke dalam 80 ml
aquadest kemudian dipanaskan hingga mendidih.
4. Membagi media ke dalam petridish dan tabung reaksi secara merata.
Langkah-langkah percobaan PA:
1. Uji Koloni
Biarkan media dalam petridish sampai setengah padat kemudian taburi dengan
contoh yang sudah diencerkan secara merata ke permukaan media menggunakan
pipet tetes yang sudah disterilisasi.
Simpan dalam ruang inkubasi dengan cara dibalik peletakannya selama waktu
inkubasi yang ditentukan. (biasanya 2 hari)
Menghitung jumlah koloni terbanyak dan tersedikit (dihitung biasa), kemudian
dicari:
rata-rata jumlah koloni =
jumlah koloni dalam petridish = rata-rata jumlah koloni x luas petridish x fp
Keterangan: luas petridish = 63,585
fp =
2. Uji Desinfektan
Biarkan media dalam petridish memadat kemudian buat lubang kecil pada tengah- tengah
media tersebut. Kemudian teteskan contoh desinfektan ke dalam lubang tersebut
menggunakan pipet tetes.
Simpan dalam ruang inkubasi selama waktu yang ditentukan (biasanya 2 hari).
Mencatat radius pertumbuhan diukur dari lubang yang dibuat (radius terjauh,terdekat, dan
rata-rata).

PSA
Tujuan Percobaan
- Dapat menguasai teknik pemindahan bakteri dari suatu wadah ke wadah lain
- Memahami berbagai macam proses sterilisasi

Tinjauan Pustaka
1. Sterilisasi
Metode Sterilisasi
Autoclave
Oven
Cara Kimiawi
Sinar Ultraviolet
Pendidihan
2. Aspergillus Niger
- Gambar mikroskopik
- Kondisi tumbuh (temperatur, medium, faktor kimia, PH, aerob/ anaerob)
- Ciri- ciri fisik
- Aplikasi
3. Sampel Jamur
- Gambar mikroskopik
- Kondisi tumbuh (temperatur, medium, faktor kimia, PH, aerob/ anaerob)
- Ciri- ciri fisik
- Aplikasi

Metodologi Percobaan
Bahan dan Alat
Bahan :
- Aspergillus niger
- Sampel jamur
Alat :
- Tabung reaksi

- Gelas ukur

- Inokulum

- Kompor listrik

- Beaker glass

- Cawan petri

- Pipet tetes

- Mikroskop

Cara Kerja
Langkah-langkah percobaan PSA:
1. Biarkan media dalam tabung reaksi memadat (untuk media miring, sebelum memadat

kedudukan tabung reaksi dibuat miring di bawah 45, kemudian dibiarkan sampai
memadat).
2. Menyiapkan kawat osse, bunsen, dan HCl.
3. Mensterilkan kawat osse: panaskan kawat osse menggunakan bunsen kemudian
memasukkan ke larutan HCl kemudian panaskan kawat osse lagi.
4. Memindahkan mikroorganisme dari biakan murni yang tersedia menggunakan kawat osse
yang sudah disterilisasi ke tabung media.
5. Simpan di dalam ruang inkubasi selama waktu inkubasi yang ditentukan.
6. Mengamati kenampakannya setelah waktu inkubasi.