Anda di halaman 1dari 15

PraktikumFisiologi

Saraf 3 | 1
Praktikum

Fisiologi
Modul Pengindraan
FKUI 2011
Kontributor

Rahma Lutfiana Y

Layouter

Nurul Istianah

2 | Modul Pengindraan

Pengantar
Selamat pagi/siang/sore/malam teman-temin.. *sesuai

diplopia, (4) memahami proses refleks pupil, (5)

dengan kapan bacanya ya.. Jangan bosen dulu yak,

memahami perbedaan melihat jauh dan dekat, (6)

harus bersabara karena tujuan yang harus dicapai

Memahami letak bintik buta terhadap fovea sentralis,

di praktikum ini memang banyak banget, yaitu: (1)

dan yang terkahir (7) memahami buta warna organic dan

memahami proses normal dan kelainan refraksi mata,

fungsional. Banyak kan??? Tapi tetap harus semangat

(2) memahami pemeriksaan lapang pandang mata

yaa.. Supaya lulus.. Aminn.. Kita mulai yak.

menggunakan perimetri, (3) memahami timbulnya

1 REFRAKSI MATA
Refraksi mata adalah proses pembiasan cahaya di dalam

sehingga bersifat mengumpulkan/konvergensi cahaya

bola mata supaya terbentuk bayangan yang dapat jatuh

tepat jatuh di retina.

tepat di retina sehingga kita dapat melihat sejelasjelasnya.


Sebelumnya sudah pada tahu kan komponen refraksi
mata apa aja? Diulang sebentar yuk.. Jadi komponen
refraksi mata terdiri dari: (1) kornea, (2) aqueus
humour, (3) lensa mata, dan (4) vitreous humour. Kornea
merupakan organel yang kemampuan membelokkan
cahayanya paling kuat karena perbedaan densitas media
refraksi cahaya di udara dengan kornea. Di sisi lain
organel dengan indeks bias (satuan: Dioptri/D) tertinggi
di mata adalah lensa mata karena kelengkungan lensa
paling besar dan lensa dapat berakomodasi atau lebih
mencembung. Paham??

Gambar 2 Sifat konvergensi cahaya organel refraksi


mata
Nah di praktikum faal kemaren kita mempelajari bagian
bola mata kita dengan model mata Cenco-Ingersoll.
Model mata Cenco-Ingersol terdiri dari:
Gambar 1 Indeks bias organel refraksi bola mata
Oh yaa ketinggalan Organel refraksi bola mata itu
berbentuk lensa cembung/konveks ya teman-temin

(1)

Lampu

(2)

Kornea (C)

(3)

Lensa (L)

: sebagai sumber cahaya

Praktikum Fisiologi | 3

(4)

Iris

(5)

Air

Aberasi spheris adalah keadaan ketika cahaya jatuh di


:

sebagai

media

refraksi,

identik dengan aqueus humor dan viterus humor


(6)

Rh

: tempat diletakkan retina


: Simulasi mata hipermetropia

(bola mata pendek)

pinggiran lensa dengan kelengkungan yang lebih besar


sehingga cahaya dibelokkan lebih tajam dan jatuh
berbeda lokasi dengan titik fokus lainnya. Hal tersebut
menyebabkan penglihatan kita menjadi buram. Nahh
karena itulah dibutuhkan iris yang dapat membantu

Rm

(bola mata panjang)

: Simulasi mata myopia

mengatur masuknya cahaya ke lensa agar direfraksikan


tepat menjadi 1 titik fokus di retina (penglihatan lebih
jelas).
(2) Akomodasi mata. Pada saat melihat jarak dekat lensa
mata akan berakomodasi supaya bayangannya tetap
jatuh tepat di retina. Akomodasi mata dilakukan dengan
mencembungkan/menggendutkan lensa mata. Caranya:
kontraksi otot siliaris ligamentum suspensorium
melemas lensa mata semakin mencembung.

Gambar 3 Model mata Cenco-Ingersoll


Pada model mata Cenco-ingersol ini kita akan belajar
mengenai: (1) fungsi iris, (2) simulasi akomodasi mata,
(3) mata afakia, dan (4) gangguan refraksi mata serta
koreksinya.
(1) Fungsi iris. Dalam proses melihat iris berperan
sebagai diafragma mata kita atau dapat mencegah
aberasi spheris. Apa ituuuu??

Gambar 5 Mata tanta berakomodasi (atas), lensa


dengan akomodasi (bawah)
Pada model mata Conce-Ingersol simulasi akomodasi
lensa dilakukan dengan mengganti lensa dengan lensa
spheris + berkekuatan dioptri (D) lebih besar.
(3) Mata afakia. Mata afakia adalah bola mata yang
lensanya diambil, biasanya terjadi pada pengangkatan
lensa setelah operasi katarak. Jadi simulasinya pada
model mata Cenco-Ingersol lensa matanya diambil
kemudian dikoreksi dengan lensa speris + di S1, kaya
pake kaca mata gitu deh.. (lihat model mata CencoIngersoll di atas yaa)

Gambar 4 Mata dengan iris (atas) dan aberasi spheris


(bawah)

4 | Modul Pengindraan

2 GANGGUAN REFRAKSI
Masih semangat kan?? Kita lanjut ya teman-temin..

melihat jarak dekat dibantu dengan akomodasi lensa.


Ketika bayangan tidak jatuh tepat di retina maka disebut

Pada mata normal atau emetropia, bayangan jatuh

gangguan refraksi mata atau ametropia. Ada 3 macam

tepat di retina baik pada saat melihat jarak jauh mupun

gangguan refraksi, yaitu:

Hipermetropia (rabun dekat/ farsightedness)


Penyebab

Kelemahan

Aksis bola mata

Buram melihat dekat

terlalu pendek

Tetapi jelas melihat jauh

Kekuatan

dengan akomodasi minimal.

refraksi lensa

Jadi visusnya bisa 6/6

terlalu lemah

Koreksi

Hipermetropia bayangan jatuh di belakang retina

Karena kekuatan refraksi melemah, koreksi

(pipih)

dilakukan dengan cara menambah kekuatan


refraksi menggunakan lensa spheris cembung/
konveks (+)

Lensa spheris cembung bersifat konvergen


(mengumpulkan cahaya)

Keterangan:
_____ : jatuhnya bayangan sebelum dikoreksi
-------- : jatuhnya bayangan setelah dikoreksi
Myopia (rabun jauh/nearsightedness)
Penyebab

Kelemahan

Aksis bola mata

Buram melihat jauh

terlalu panjang

Jelas melihat dekat

Koreksi

Myopia bayangan jatuh di depan retina

Karena kekuatan refraksi terlalu kuat maka

Kekuatan
refraksi lensa
terlalu kuat

koreksi dilakukan dengan cara mengurangi

(cembung)

kekuatan refraksi menggunakan lensa spheris


cekunga/konkav (-)

Lensa spheris cekung bersifat divergen


(menyebarkan cahaya)

Praktikum Fisiologi | 5
Astigmatisme
Penyebab

Kelemahan

Kelengkungan kornea

Buram melihat jarak dekat dan

yang tidak sama. Jadi

jauh

kornea

Koreksi

Kelengkungan lensa yang berbeda menyebabkan


terbentuknya 2 titik fokus yang letaknya berbeda

berbentuk

pada bola mata.

seperti bola rugby.

Dikoreksi dengan lensa silindris yang memiliki


kekuatan lensa (dioptri) berbeda pada setiap
garis meridiannya. Kekuatan lensa silindris
terbesar terletak di 90 dari sumbunya sehingga
dapat mengoreksi astigmatisme yang gangguan
refraksinya hanya di sumbu tertentu saja.

Tambahan astigmatisme:
1.

Pertama kali yang dilakukan adalah mengoreksi gangguan refraksi (myopia atau hipermetropi) jika
ada pada mata tersebut.

2.

Kemudian menentukan sumbu lensa silindris dengan melihat garis-garis kipas ini.

3.

Pasien diinstruksikan untuk melihat mana garis yang terlihat lebih terang. Nah sumbu lensa silindris
diletakkan 90 () dari sumbu garis yang terlihat paling terang.

4.

Selanjutnya menentukan besar kekuatan (dioptri) lensa silindris secara trials and errors.

6 | Modul Pengindraan

3 KETAJAMAN PENGLIHATAN
Visus atau ketajaman penglihatan adalah kemampuan

pada optotipi Snellen berukuran 5x5 arcminute dengan

mata untuk membedakan antara 2 sumber cahaya

ketebalan 1 arcminute. Dengan demikian pada jarak yang

menjadi

sudah ditentukan setiap huruf akan membentuk sudut 5

titik

yang

terpisah.

Fotoreseptor

apa

hayooo yang berperan dalam menentukan ketajaman

arcminute pada titik pusat mata.

penglihatan?? Jawabannya: sel kerucut, karena 1 kerucut


bermuara hanya ke 1 sel ganglion saja sehingga bagus
untuk ketajaman. Berbeda dengan banyak sel batang
yang bermuara ke 1 sel ganglion sehingga meskipun
dia sensitif tapi dia buruk ketajamannya. Bagian retina
yang hanya mengandung sel kerucut saja apa hayooo??
Jawabannya: fovea sentralis. BENAR!! Jadi yang berperan
dalam ketajaman penglihatan adalah fovea sentralis.
Oleh karena itu, bayangan yang jatuh di luar fovea
sentralis akan terlihat lebih buram.
Logikanya untuk dapat melihat 2 titik yang terpisah,
bayangan tersebut harus jatuh pada fotoresptor yang
berbeda. Iya too?? Nah supaya 2 bayangan titik tersebut
jatuh pada fotoreseptor yang berbeda, 2 titik tersebut
harus memebntuk sudut 1 arcminute pada titik pusat
mata.
1 derajat = 60 arcminute

Gambar 7 Prinsip pembuatan optotipi Snellen


1 kotak kecil di atas berukuran 1x1 arcminute yaa.. Paham
kan teman-temin?? InsyaAllah paham deh yaa..
Salah satu pemeriksaan ketajaman penglihatan adalah
menggunakan optotipi Snellen yang dibaca dengan jarak
6 meter atau 20 feets. Tanya mengapa?? Jarak 6 meter
adalah jarak mata normal dapat melihat benda dengan
jelas tanpa akomodasi. Pada jarak tersebut cahaya yang
masuk ke mata dianggap masuk secara parallel atau tak
hingga. Eitss ada yang belum tahu bentuknya optotipi
Snellen? Monggo dilihat:

Gambar 6 Ketajaman penglihatan


Dasar inilah yang dimanfaatkan dalam pembuatan
huruf-huruf pada optotipi Snellen. Masing-masing huruf

Gambar 8 Optotipi Snellen

Praktikum Fisiologi | 7
Pada

saat

pemeriksaan

orang

yang

diperiksa

diinstruksikan untuk membaca optotipi Snellen dari

mengoreksi gangguan refraksi tersebut dengan lensa


penolong. Hehehe..

huruf yang paling atas ke bawah sampai yang dia mampu.


Visus seseorang sesuai dengan baris terakhir yang >50%
hururfnya dapat terbaca dengan benar. Misalnya mata
kanan Paijo berhasil membaca benar 4 huruf di baris
ke-5, jadi visusnya 20/40. Kalau Paijo mampu menbaca
dengan benar huruf di baris ke-8, jadi visusnya berapa

Gangguan Refraksi

Lensa Penolong

Hipermetropia

Lensa spheris cembung (+)

Myopia

Lensa spheris cekung (-)

Astigmatisme

Lensa silindris
- Sumbu dan kekuatan

teman-temin?

lensa (+/-) tergantung dari

Jawabannya: 20/20 atau 6/6.

hasil pemeriksaan. Sudah

Dapat dimengerti kan teman-temin??

tercantum di atas yaa

Oh ya jangan lupa, saat memeriksa mata kanan, mata


kirinya harus ditutup yaa.. begitu pula sebaliknya.. Hasil
yang didapatkan pada pemeriksaan optotipi Snellen
adalah:

teman-temin..
Tambahan:
Gini teman-temin tidak ada hubungan yang pasti
*gantung dong? hihi, antara visus dengan kekuatan

Visus

Kemungkinan

1. Kurang dari

Myopia

gat subjektif. Jadi penentuan kekuatan lensa penolong


berdasarkan trials and errors.

6/6
2. Visus 6/6

lensa penolong (diopteri). Karena hal ini bersifat san-

Normal (emetropia)
Hipermetropia

Visus 6/6

2.

Nah visus 6/6 belum tentu matanya itu normal


karena visus hipermetropia bisa jadi 6/6 juga. Tanya

1.

Visus kurang dari 6/6

kenapa? Suadah ada di atas yaa.. Bagaimana cara

Apabila visus yang diperiksa kurang dari 6/6 apa yang

membedakannya?

harus dilakukan selanjutnya hayooo?? Jawabannya:

spheris + pada mata visus 6/6.

Jawabannya:

mencobakan

lensa

pin hole test. Tujuan pin hole test ini adalah untuk
membedakan penyebab dari penurunan visus itu karena

Keadaaan Visus

gangguan refraksi atau karena kelainan organik. Hasil

Sebelum

tes pinhole:

Keterangan

lensa +

Keadaan Visus
Sebelum

Setelah pinhole

pinhole test

test

V i s u s

Membaik (lebih

menurun

jelas visusnya)

Tetap

6/6

6/6

Hipermetropia

6/6

Menurun (ku-

Mata normal

rang dari 6/6)

Keterangan

Gangguan refraksi

Tanya kenapa??
1.

Mata hipermetropia

Mata hipermetropia tidak dapat melihat dekat karena

(<6/6)
V i s u s

Ditambah

Gangguan organik

menurun

( g l a u k o m a ,

(<6/6)

katarak)

Setelah kita tahu bahwa penurunan visus dikarenakan


gangguan refraksi yang harus kita lakukan adalah

meskipun lensa berakomodasi, bayangan tetap jatuh


di belakang retina. Tetapi dapat melihat jauh dengan
jelas karena dengan bantuan akomodasi yang sedikit
bayangan dapat difokuskan ke retina. Jadi visusnya
tetap 6/6. Saat ditambah dengan lensa + visus mata
hipermetropia akan tetap 6/6. Karena, lensa + tersebut

8 | Modul Pengindraan
seperti menggantikan peran akomodasi lensa sehingga

2.

bayangan tetap jatuh di retina.

Saat mata normal melihat jauh, tanpa akomodasi pun

Mata normal

bayangan sudah tepat jatuh di retina. Jadi menambah


lensa spheris +

pada mata normal sama hal nya

dengan menambah kekuatan refraksi mata sehingga


bayangan menjadi jatuh di belakang retina. Dengan
demikian ketika mata normal diatambah dengan lensa
spheris +, visusnya malah menurun atau menjadi
buram. Bagaimana teman-temin, bisa dipahami kan??
InsyaAllah paham yaa..
Ketika huruf di optotipi Snellen yang paling atas dan
yang besar sudah tidak dapat terlihat, apa yang harus
Gambar 9 Mata hipermetropia melihat jauh (kiri),
melihat dekat (kanan)

dilakukan?

Praktikum Fisiologi | 9

4 PEMERIKSAAN LAPANG PANDANG PERIMETRI


Lapang pandang adalah luasnya area yang masih dapat

Defek gangguan lapang pandang dapat dialami seseorang

kita lihat saat mata kita terfokus pada objek tertentu.

yang mengalami masalah padi nervus optikusnya,

Terdapat berbagai metode untuk memeriksa luas

seperti glaucoma (skotoma arkuata), stroke, trauma yang

lapandang seseorang, diantaranya: (1) tes konfrontasi,

tergantung pada lokasi lesinya.

(2) perimetri Goldman, dan (3) automated perimetry.

Gambar 10 Gangguan lapang pandang

10 | Modul Pengindraan

5 DIPLOPIA
Diplopia merupakan penglihatan ganda. Kaya gini nih

Jadi diplopia itu disebabkan karena fokus antara mata

gambarnya:

kanan dan kiri itu berbeda sehingga bayangan yang


dibentuk mata kanan dan mata kiri itu berbeda disebut
lah penglihatan ganda.
Nahh waktu di praktikum kemaren kita diinstruksikan
untuk: (1) memfokuskan pandangan ke suatu objek, (2)
menekan bola mata kanan dari lateral ke medial. Hal ini
bertujuan untuk menimbulkan pergeseran sumbu bola
mata kiri sehingga fokus mata kanan dan kiri berbeda
penglihatan ganda.

Gambar 11 Diplopia
Biasanya diplopia ini dialami oleh pasien strabismus atau
juling. Hal ini dikarenakan adanya ketidakseimbangan
kinerja otot ekstraokular yang menggerakkan bola mata
sehingga mata sebelah kanan lari lari ke mana dan yang
kiri kabur ke mana. Penyebabnya adalah kelumpuhan
pada N III, N IV, atau N VI yang mempersarafi otot-otot
ekstraokular.

Gambar 13 Simulasi penglihatan ganda (diplopia)


Gambar 12 Mata strabismus

6 REFLEKS CAHAYA PUPIL


Secara singkat gini teman-temin:

Kalau mata yang diberi cahaya hanya salah satu aja

Ada cahaya --> kontraksi m. constrictor pupil --> pupil

maka yang kedua pupil akan mengalami miosis. Tanya

miosis

mengapa??? Lihat gambar yaa..

Praktikum Fisiologi | 11

Gambar 14 Refleks cahaya pupil


Jadi, yang bertindak sebagai afferent adalah N II (nervus
optikus) sedangkan yang bertindak sebagai efferent
adalah parasimpatis N III. Nah dari pemahaman ini
kita bisa menganalisis letak masalah dari pemeriksaan
refleks cahaya.

Masalah di

Refleks

cahaya

langsung
Refleks
langsung

cahaya

tak

Afferen

Efferen

(N II)

(N III)

Bisa dipahami? Kita latihan soal yaa...

12 | Modul Pengindraan

7 REFLEKS MELIHAT DEKAT


Untuk dapat melihat dekat dengan jelas maka mata akan

bayangan benda tersebut jatuh tepat di retina. Ini

berakomodasi. Hal ini bertujuan agar bayangan tetap

termasuk dalam gerak sakadik. Gerak sakadik adalah

jatuh tepat pada retina. Apa saja sih yang terjadi ketika

gerakan kedua bola mata yang bertujuan agar bayangan

mata kita berakomodasi?? Ada yang tahu?

jatuh tepat di fovea sentralis.


Nah konvergensi mata ini disebabkan oleh kontraksi m.
rektus medialis yang dipersarafi oleh N III okulomotor.
Lihat gambar aja kali yaa..

Jawabannya: Konstriksi pupil (miosis)


Miosis pupil dibutuhkan saat melihat jarak dekat untuk
mencegah terjadinya aberasi spheris. Jadi miosis pupil
semakin dalam ketajaman penglihatan kita semakin
jelas deh pandangan jarak dekat kita.
(1)

Lensa mata menebal (akomodasi)

Lensa mata yang menebal menyebabkan peningkatan


kekuatan refraksi lensa semakin dalam ketajaman
penglihatan kita semakin jelas deh pandangan jarak
dekat kita.
(2)

Kontraksi otot rectus medialis

Saat melihat jarak dekat kedua mata kita akan


berkonvergensi ke arah nasal. Hal ini bertujuan agar

Gambar 15 Jaras refleks melihat dekat


Dari korteks oksipitalis --> area pretectal --> nucleus
perlia --> bilateral nucleus aksesorius (Edingerwestphal) & bilateral nucleus okulomotor

8 BINTIK BUTA
Bayangan benda yang kita lihat menjadi sangat jelas

tingkat ketajaman penglihatan paling tinggi. Nahh..

ketika jatuh tepat di fovea sentralis. Mengapa? Karena

keluar dari fovea sentralis jumlah sel batang menjadi

di fovea sentralis hanya mengandung fotoreseptor sel

lebih banyak dari sel kerucut. Apa akibatnya? Bayangan

kerucut sehingga merupakan area penglihatan dengan

yang jatuh di area ini terlihat kabur atau buram karena

Praktikum Fisiologi | 13
ketajaman sel batang lebih rendah dibandingkan sel

mata kiri melihat tanda + tersebut dengan jarak pandang

kerucut. Nah semakin keluar dari fovea sentralis,

20 cm

tepatnya 15 sebelah nasal dari fovea sentralis, terdapat

(3)

struktur yang disebut dengan bintik buta. Disebut bintik

menuju temporal, mata tetap fokus melihat tanda +.

buta karena cahaya yang jatuh ditempat ini tidak akan

(4)

terbentuk bayangan. Tanya mengapa? Karena bintik

berarti bayangan ujung pensil jatuh di bintik buta.

buta merupakan tempat keluarnya nervus optikus dan

(5)

pembuluh darah a. opthalmica serta di area ini tidak

Kenapa di kehidupan sehari-hari lapang pandang kita

ditemukan fotoresptor atau disebut papil optikus.

gak ada yang bolong??? Jawabannya: Jadi blind spot

Gerakan ujung pensil dari tanda + tersebut


Saat ujung pensil tersebut tidak terlihat lagi
Selamat mencoba..

akan ditutupi atau dikompensasi oleh mata yang satunya. Kaya


Kalau gak ada fotoreseptor gimana mau terbentuk

aku akan melengkapi kekuranganmu dan kamu melengkapi

bayangan?? Ya jelas gak bisa lah yaaa.. Cara mengujinya

kekuranganku. #eyaaa. Tapi waktu di praktikum kan satu mata

adalah:

ditutup, jadi sepenuhnya tergantung mata ini. Maka, tidak ada

(1)

Membuat tanda + di kertas putih

(2)

Kemudian tutup mata kanan dan fokuskan

mekanisme kompensasi mata yang lain.

9 BUTA WARNA
Apa peran dari sel kerucut selain menentukan ketajaman

Kalo Cuma ada ketiga warna ini, gimana dong mau

penglihatan?? Jawabannya: penglihatan warna dongg..

ngelihat warna ungu unyuunyu? Jawabannya adalah

Masalah zat warna:

kombinasi. Jadi setiap warna itu, akan mengaktifkan

Sel batang --> rodhopsin

masing-masing sel kerucut dengan proporsi tertentu.

Sel kerucut --> photopsin

Misalnya kuning akan mengaktifkan masing-masing


kerucut merah dan hijau sebanyak 83% dari jumlah

Untuk

mampu

membedakan

warna,

mata

kita

maksimum.

dianugerahi memiliki 3 jenis fotoresptor, yaitu: bluesensitive pigment, green sensitive pigment, and red-sensitive

BUTA WARNA

pigment. Ketiga fotoreseptor ini sensitive terhadap

Ketika sejumlah sel kerucut yang spesifik pada warna

panjang gelombang cahaya yang berbeda-beda, seperti

terganggu fungsinya atau jumlahnya pada seseorang,

ini niih:

maka seseorang akan mengalami gangguan persepsi


warna. Terdapat 2 jenis buta warna yakni:
1)

Buta warna total

Seseorang

tidak dapat membedakan semua warna atau hidup


dalam hitam putih
2)

Buta warna parsial

hanya

sebagian warna yang tidak dapat dipersepsikan.


Buta warna merah hijau
Ketika kelompok sel kerucut merah dan atau hijau hilang
maka seseorang tidak dapat membedakan merah atau
hijau atau semuanya.

14 | Modul Pengindraan
Cukup tau aja, orang yang kehilangan sel kerucut

Orang normal akan melihat dengan 42, penderita

merahnya disebut protonape dan orang yang kehilangan

buta warna merah melihatnya 2 dan buta warna hijau

sel kerucut hijaunya disebut deuteranope. Pada keadaan

melihatnya 4.

yang jarang, ada juga orang yang kehilangan sel kerucut


birunya, secara genetika, disebut blue weakness.

Nah, di praktikum kemaren OP diinstruksikan untuk


melihat kaca plastik berwarna merah atau hijau dengan

Buku Ishihara

latar belakang cahaya yang terang (awan putih). Untuk

Buku itu ditemukan yah oleh Bapak Ishihara, orang

apa??? Sebenarnya itu hanya membuat keadaan buta

Jepang, bukan orang Korea yaa.. Buku itu adalah metode

warna fungsional. Apa bedanya buta warna fungsional

cepat untuk menentukan buta warna.

dan organik?
Ketika kita melihat warna merah saja dalam waktu yang
cukup lama (10 menit) maka fotopigmen merah akan
habis. Jadi saat kita membuka kacanya, maka kita gak
bisa melihat merah sehingga yang terlihat adalah warna
kompensasinya, yaitu hijau. Mengapa? Karena panjang
gelombang antara hijau dan merah saling tumpang
tindih kan..

prinsipnya sama dengan adaptasi gelap-

terang.

Gambar 16 Ishihara 1
Kalo orang normal akan membaca 74 tapi kalo buta
warna merah hijau akan melihat 21 (dilihat-lihat, emang
ada angka 2nya).

Hal yang sama ketika kita melihat pake yang hijau,


setelah dilepas, maka kita gak bisa melihat warna
hijau saja, namun akan muncul warna lain misalnya
campuran merah biru.
Jadi setelah percobaan di atas, hasil membaca buku
ishiharanya kacau atau sama dengan orang yang buta
warna merah-hijau.

Gambar 17 Ishihara 2

Praktikum Fisiologi | 15

10 TAMBAHAN
Radiasi optik superior --> lapang pandang separuh
bawah
Radiasi optic inferior --> lapang pandang separuh atas
(KONTRALATERAL)

Penutup
Maaf ya teman-temin kalau kuranya terlalu banyak dan

Semoga membantu yaa.. Semoga kita lulus semua

terlalu ribet. Ini karena materinya memang banyak.

aminn

Daftar Pustaka
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Guyton Ed 11th p.613-621


Sherwood Ed 4th p.152-154
Review sheet praktikum fisiologi X11
Duus Ed 11th p.131-155
Buku Panduan Praktikum Modul Penginderaan 2014
LTM Pemeriksaan Mata ~ PWY
Tentir Fisiologi 1 2010