Anda di halaman 1dari 24

KEMENTERIAN DALAM NEGERI

UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013


DAN PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM
PENINGKATAN CAKUPAN AKTA KELAHIRAN

Oleh :
DIREKTORAT PENCATATAN SIPIL

Disampaikan Pada :
Workshop Pemanfaatan Data dan Informasi Anak
Crown Prince Hotel, 4 5 Maret 2015
1

I. PERKEMBANGAN NORMA DALAM


PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN
2006
Mayoritas
Hukum
Belanda

2013
Hukum
Hukum
Positif
Positif

SAHNYA
PERISTIWA

KEMUDAHAN &
AKURASI DATA

PENCATATAN

33 Pasal
perubahan

STAATSBLAD

KEPDDKAN

PLURAL:
berlaku
banyak
ketentuan

DAFDUK

CAPIL

DISKRIMINATIF:
suku/ras, golongan,
agama

PENTING
TATA CARA

DOKUMEN

SYARAT

DATA

II. TUJUAN UTAMA PERUBAHAN UU ADMINDUK


UU NO
23 TH
2006

UU NO
24 TH
2013

Memudahkan masyarakat untuk


mendapat pelayanan adminduk
& dokumen kependudukan
Menjamin akurasi data
kependudukan dan ketunggalan
NIK serta keabsahan dokumen
kependudukan.
3

HAL INI TERCERMIN DARI PASAL PASAL


PERUBAHAN UU ADMINISTRASI
KEPENDUDUKAN, ANTARA LAIN :

III. SEBAGIAN PERUBAHAN MENDASAR


ADMINDUK MELALUI UU NO. 24 TAHUN 2013
YG MENCERMINKAN KEMUDAHAN BAGI
MASYARAKAT

1.Pelayanan Gratis
Semua pelayanan
administrasi kependudukan
dan penerbitan dokumen
kependudukan tidak boleh
dipungut biaya dari
masyarakat.

Lanjutan.. III. ............

2. Penerbitan Akta Kelahiran yang


Pelaporannya melebihi Batas Waktu
1 (satu) Tahun
Semula penerbitan tersebut memerlukan
penetapan Pengadilan Negeri, diubah
cukup dengan Keputusan Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten/Kota.
3. Penerbitan Akta Pencatatan Sipil
Yang semula dilaksanakan di tempat
terjadinya Peristiwa Penting, diubah
menjadi penerbitannya di tempat domisili
penduduk.

Lanjutan.. III. ............

4. Stelsel Aktif
Pemerintah yang semula pasif
diubah menjadi aktif melalui
petugas dengan memberikan
pelayanan keliling bidang adminduk.
Artinya, pemerintah dan penduduk
sama-sama aktif.

IV. APA KONTRIBUSI YANG BISA DIBERIKAN


FORUM INI UNTUK MEWUJUDKAN
AKURASI DATA & KEMUDAHAN PELAYANAN

?
8

A. KONTRIBUSI UNTUK MEWUJUDKAN DATABASE


KEPENDUDUKAN YG AKURAT
SELURUH
PENDUDUK

KEWENANGAN
KAB/KOTA

DICATAT

DATABASE
KEPENDUDUKAN
YANG
AKURAT
DIBERSIHKAN &
DIKONSOLIDASIKAN
DI PUSAT

DICATA
T

UTAMANYA
LAMPID

KEWENANGAN
PUSAT

PELAYANAN
DAFDUK &
CAPIL

PUSAT
KEWENANGA
KEWENANGA
N
N
PENYELENGPENYELENGGARAAN
GARAAN
ADMINDUK
ADMINDUK

PROVINSI

KABUPATEN/KOTA

10

KEWENANGAN
Penyajian Data
PENYELENGGARAAN
Pengelolaan dan
Kependudukan skala
ADMINISTRASI
Penyajian Data
Provinsi yg telah
Kependudukan
secara
KEPENDUDUKAN
dibersihkan oleh
nasional merupakan

Kemendagri
kewenangan
merupakan
Menteri Dalam Negeri
kewenangan Gubernur
(Pasal 5)
(Pasal 6)
UU NOMOR 23
TAHUN 2006 &
UU NO. 24
TAHUN 2013
Penyajian Data
Penerbitan dokumen
Kependudukan skala
kependudukan
Kabupaten/Kota yg
merupakan kewenangan
telah dibersihkan oleh
Dinas Kependudukan
Kemendagri merupakan
dan Pencatatan Sipil
kewenangan
Kabupaten/Kota
Bupati/Walikota
(Pasal 8)

11

B. KONTRIBUSI UNTUK MEWUJUDKAN


PENCAPAIAN SPM BIDANG ADMINISTRASI
KEPENDUDUKAN
TARGET NASIONAL PENCATATAN KELAHIRAN
Permendagri No 69 Tahun 2012
Tahun 2020:
Tahun 2020:

Seluruh Penduduk IndonesiaTercatat


Seluruh Penduduk IndonesiaTercatat
Kelahirannya
Kelahirannya

2015
2015
BALITA

BALITA

2017
2017
ANAK (18 TH)

ANAK (18 TH)

2020
2020
Seluruh

Seluruh
Penduduk
Penduduk
12

KOMPONEN CAPIL
1

5
4

1.
2.
3.
4.
5.
6.

3 MEKANISME
PELAYANAN

Landasan Hukum
Kelembagaan
Mekanisme Pelayanan
Sumber Daya Manusia
Data
Kesadaran Masyarakat

o
o
o
o
o

Tata Cara
Persyaratan
Blangko Dokumen
Formulir
Infrastruktur
(prasarana sarana) :
- Gedung
- SIAK
RENSTRA 2011 PENCATATAN
KELAHIRAN, TELAH
MENGIDENTIFIKASI
HAMBATAN PENCATATAN
KELAHIRAN BERDASARKAN
6 KOMPONEN TSB

TANTANGAN CAPIL DALAM KONTEKS


RELASI
1

5
4

1.
2.
3.
4.
5.
6.

3 MEKANISME
PELAYANAN

Landasan Hukum
Kelembagaan
Mekanisme Pelayanan
Sumber Daya Manusia
Data
Kesadaran Masyarakat

o
o
o
o
o

Tata Cara
Persyaratan
Blangko Dokumen
Formulir
Infrastruktur
(prasarana sarana) :
- Gedung
- SIAK
MEWUJUDKAN
MEKANISME UNTUK
PELAYANAN YG
DIINGINKAN

IDENTIFIKASI
KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN
Database capil Non SIAK
Database capil Non SIAK
SIAK
SIAK
REGISTER AKTE (MANUAL)
REGISTER AKTE (MANUAL)
PRINT OUT SIAK
PRINT OUT SIAK
VERIFIKASI
VERIFIKASI
LAPANGAN
LAPANGAN

DATA
DATA
KEPEMILIK
KEPEMILIK
AN AKTA
AN AKTA
LAHIR
LAHIR

MEMILIKI AKTE
MEMILIKI AKTE
15

BELUM MEMILIKI AKTA


BELUM MEMILIKI AKTA
LOGO

DATA KEPEMILIKAN
AKTA KELAHIRAN
1. DARI SIAK (SISTEM
INFORMASI
ADMINISTRASI
KEPENDUDUKAN)

2. DARI DATABASE
CAPIL NON SIAK
3. DARI REGISTER
PENCATATAN SIPIL
4. DATA YANG BELUM
ADA DI DLM SIAK & DI
DALAM REGISTER AKTA
CAPIL

TAHAPAN PROSES
1. DIOLAH UNTUK
MENGELUARKAN DATA
KEPEMILIKAN AKTA
KELAHIRAN

2. DIKONVERSI DAN
DIINTEGRASIKAN KE
DLM SIAK
3. DI ENTRY DLM BENTUK
YG BISA DIINTEGRASIKAN KE
DALAM SIAK
4. - PENDATAAN LAPANGAN,
DAN HASILNYA
DIINTEGRASIKAN KE
SIAK
- DATA DARI RELASI
(Dinkes, Disdik, Dinsos,

BELUM MEMILIKI AKTA KELAHIRAN


TINDAKAN TERHADAP PENDUDUK
TINDAKAN TERHADAP PENDUDUK
YANG BELUM MEMILIKI AKTA
YANG BELUM MEMILIKI AKTA
SIAPKAN BIODATA DAFDUK
SIAPKAN BIODATA DAFDUK
BY NAME BY ADDRESS UNTUK
BY NAME BY ADDRESS UNTUK
PENDUDUK
PENDUDUK
LAKUKAN
INDENTIFIKASI
YANG
BELUM
MEMILIKI AKTA
LAKUKAN
INDENTIFIKASI
YANG BELUM
MEMILIKI AKTA
TERHADAP
TERHADAP
STATUS PENDUDUK TERSEBUT,
STATUS PENDUDUK TERSEBUT,
TERDIRI :
TERDIRI :
1. STATUS ORANG TUA,
1. STATUS ORANG TUA,
2. SYARAT-SYARAT HUKUM LAIN
2.AKTA
SYARAT-SYARAT
HUKUM
KELAHIRAN
DAPAT LAIN
YANG
HARUS
DIPENUHI
AKTAHARUS
KELAHIRAN
DAPAT
YANG
DIPENUHI
DIBERIKAN
KEPADA
PENDUDUK
DIBERIKAN KEPADA PENDUDUK
YANG BELUM MEMILIKI AKTA
YANG BELUM MEMILIKI AKTA
DENGAN DUA CARA
DENGAN DUA CARA

PELAYANAN
PELAYANAN
KELILING
KELILING

PELAYANAN
PELAYANAN
STATIS
STATIS

17

LOGO

BELUM MEMILIKI AKTA KELAHIRAN


UPDATE DATA KEPEMILIKAN AKTA
DENGAN PELAYANAN KELILING

COPY SELURUH DATA YANG DIPERLUKAN

ENTRY DATA LAHIR MELALUI ENTRY


FORM SIAK
YANG
MENGHASILKAN CAPIL KELAHIRAN
INTEGRASIKAN DATA CAPIL KELAHIRAN
TERSEBUT DENGAN DATA SIAK /
BIDODATA DAFDUK
18

LOGO

STRATEGI PENCATATAN
KELAHIRAN
KELAHIRAN BARU TIDAK
BOLEH ADA
KETERLAMBATAN

STRATEGI PENCATATAN
KELAHIRAN

PENCATATAN TERLAMBAT
LEBIH DARI 1 TAHUN

STRATEGI PENCATATAN
KELAHIRAN
PENDEKATAN PILOT PROJECT :
MINIMAL 3 KECAMATAN YANG
SESUAI TYPOLOGI (KOTA,
BERKEMBANG, GEOGRAFIS
SULIT)

STRATEGI PENCATATAN
KELAHIRAN
PELAYANAN TERPADU SATU
ATAP (PENGADILAN AGAMA,
KUA, DISPENDUKCAPIL)

STRATEGI PENCATATAN
KELAHIRAN
RELASI DENGAN SKPD KESEHATAN,
PENDIDIKAN DAN SOSIAL

MENETAPKAN
MODEL
PELAYANAN

KEMENTERIAN DALAM NEGERI

TERIMA KASIH
S U M AT E R A

K A L IM A N T A N

IR IA N J A Y A

JAVA

24