Anda di halaman 1dari 11

OHMIC HEATING

Pemanasan ohmik
Oleh:
Kelompok V
Assyrah syarief
Ferty
Ervan
Ummi
Fikar
Tri
yayan

Pengertian Ohmik
Pemanasan ohmik adalah salah satu metode

terbaru dalam pemanasan makanan.


Sering digunakan pada pemanasan makanan,
dalam sistem kontinyu seperti penukar panas
dalam batch, dalam ketel atau setelah
penyegelan dalam kaleng.
Keuntungan dari pemanasan sistem kontinyu
dengan ohmik adalah kerusakan panas pada
produk yang dihasilkan lebih sedikit, lebih
efisien, dan dapat digabungkan dengan sistem
kemasan aseptik.

Lanjutan
Sistem pemanas kontinyu telah ada sejak

lama untuk makanan cairan yang


mengandung partikel-partikel kecil
Namun, sulit dilakukan pada makanan yang
memiliki partikel yang lebih besar dari cairan.
Salah satu contohnya adalah daging rebus.
Hal ini dikarenakan sulit untuk menentukan
apakah partikel pada makanan telah
menerima panas yang cukup untuk menjadi
steril secara komersial.

Keterbatasan Pemanasan Ohmik


Pemanasan ohmik tidak efektif jika digunakan untuk

memanaskan bahan pangan memiliki partikel besar


seperti daging.
Pemanasan ohmik tidak dianjurkan dilakukan pada
makanan rendah-asam seperti daging sapi rebus ,
karena dapat menyebabkan keracunan makanan yang
fatal jika diberikan perlakuan panas yang kurang.
Namun, produk akan cenderung menjadi
overprocessed jika penukar panas konvensional yang
digunakan untuk menambahkan panas itu digunakan
untuk partikulat makanan.
Kekhawatiran ini telah menghambat pengembangan
kemasan aseptik untuk makanan yang mengandung
partulates.

Prinsip Kerja Ohmik


Panas akan dihasilkan apabila arus listrik

dilewatkan pada makanan yang mengandung


spesies ionik(makanan yang mengandung
garam dan asam).
Pada pemanasan ohmik-frekuensi rendah arus
bolak-balik dari 50 atau 60 Hz dikombinasikan
dengan elektroda khusus. Produk dalam larutan
konduksi (hampir semua makanan cair adalah
konduktor yang baik) lewat di antara elektroda
tersebut, yang masing-masing akan menaikkan
suhu pada bahan pangan.

Gambar 01 menunjukkan diagram dari sistem


kerja atau prinsip kerja ohmik.

Keuntungan
Pemanasan
Ohmik

Keuntungan utama dari pemanasan ohmik


adalah bahwa partikel makanan tidak akan
mengalami gradien kenaikan suhu yang
signifikan dari luar bahan makanan.
Ini berarti bahwa makanan dapat dipanaskan
tanpa mengalami kerusakan akibat panas
seperti pada pemanasan biasa yang mengalami
kerusakan pada permukaan bahan makanan.
Hal ini karena tidak ada perpindahan panas
yang langsung pada permukaan produk.
Partikel padat dan cair dipanaskan hampir
bersamaan.

Lanjutan
Setelah pemanasan, produk dapat

didinginkan dengan penukar panas yang


kontinyu dan secara aseptik diisi ke dalam
wadah pra-steril dengan cara yang mirip pada
kemasan aseptik konvensional.
Produk dengan asam tinggi dan rendah dapat
diproses menggunakan metode ini.

Kerugian Pemanasan
Ohmik
Biaya komersial sistem pemanas ohmik,

termasuk instalasi dapat mencapai lebih dari


$9.000.000 USD yang merupakan investasi
mahal untuk fasilitas manufaktur.
Kelemahan yang berhubungan dengan jenis
makanan yang dapat diolah terletak oleh
adanya gelembung-gelembung lemak. Makanan
yang memiliki gelembung-gelembung
lemakdapat mengganggu pemanasan ohmic,
tidak konduktif (tidak mengantar listrik) karena
kekurangan air dan garam.

ARIGATO