Anda di halaman 1dari 14

Disusun Oleh:

Indri Wahyuningtyas
Norfan Adi Pratama

Polyurethane merupakan bahan polimer yang


mempunyai ciri khas adanya gugus fungsi
urethane (-NHCOO-) dalam rantai utama
polimer.

Poliuretan densitas berat ini dibentuk dengan


reaksi
polimerisasi
adisi
yaitu
reaksi
polimerisasi melalui gugus fungsi. Kondisi
operasi
dilakukan
pada
tekanan
dan
temperatur tertentu, serta menggunakan
katalis sebagai inisiator reaksi. Pada dasarnya
reaksi ini adalah reaksi antara gugus gugus
fungsi melibatkan pengalihan hidrogen dari
gugus hidroksil ke atom nitrogen pada gugus
NCO.
Rantai
polimer
yang
dihasilkan
mengandung gugus Urethan NHC= O ,
sehingga disebut poliuretan.

1. Inisiasi

2. Propagasi

3. Terminasi
Pembentukan
poliuretan
akan
terhenti
dikarenakan habisnya salah satu reaktan
dalam pembentukan poliuretan yaitu Polyol.

Solvent Free Reaction


a. One Shoot Process
Poliuretan dibuat secara spesifik dengan one
shoot process selama mixing dengan co
reactant dan penambahan secara simultan
dari blowing agent, katalis, foam stabilizer,
dan aditif lain.
1.

Prepolymer process
Proses ini membentuk intermediet NCO.
Poliuretan dibuat dengan mereaksikan
komponen pada isosianat yang excess.
b.

Reaction in solution
a. Sistem satu komponen yang bereaksi
sempurna
Menghasilkan poliuretan dengan BM tinggi.
b. Sistem satu komponen reaktif
pre polimer dengan berat molekul relative
rendah dengan gugus NCO.
c. Sistem dua komponen
Sangat penting untuk typical coating.
3. Aqueous Two Phase System
Pre polimer yang dicampur dengan air.
2.

Tahap Penyiapan Bahan Baku


a. Menyiapkan umpan MDI
b. Menyiapkan umpan polyol
c. Menyiapkan umpan aditif
Aditif berupa Dimetilsikloheksilamin (katalis)
dan Dimetilsiloxan (Surfaktan).
1.

Tahap Pencampuran Bahan


Tahap ini bertujuan untuk mencampur bahan
baku seperti Polyether polyol,
Dimetilsikloheksilamin (katalis) dan
Dimetilsiloxan (surfaktan) agar tercampur
sempurna.
3. Tahap Reaksi dalam Reaktor
Tahap ini bertujuan untuk mereaksikan
campuran ( polyol, katalis, dan surfaktan)
dengan MDI.
2.

Tahap Pemisahan Produk


Tahap pemisahan produk dimaksudkan untuk
memisahkan produk keluar reaktor, sisa
reaktan, katalis, surfaktant dengan
menggunakan centrifuge.
5. Tahap Penyimpanan Produk
Produk poliuretan yang telah dicetak diangkut
masuk ke silo dengan menggunakan
penumatis conveyor (PC-01) untuk
disimpan dengan bantuan blower.
4.

Aplikasi paling banyak sekarang digunakan


untuk :
Bahan busa
Elastomer
Lem
Pelapis
Serat spandex
Cat mobil.

TERIMA KASIH