Anda di halaman 1dari 12

KEDUDUKAN ILMUWAN

DI DALAM MASYARAKAT,
UMAT DAN BANGSA

Oleh :
Ady Prasetyo
Aghnia Ilma Utiyana
Andika Noviyanto

Definisi Ilmuwan

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia hal. 325,


Ilmuwan adalah :
Orang yang ahli
Orang yang banyak pengetahuan mengetahui
suatu ilmu,
Orang yang bekerja dan mendalami ilmu
pengetahuan dengan tekun dan sungguhsungguh.
Menurut Webster Dictionary, Ilmuwan adalah
seorang yang terlibat dalam kegiatan sistematis
untuk memperoleh pengetahuan ( ilmu ).
Ensiklopedia Islam mengartikan ilmuwan sebagai
orang yang ahli dan banyak pengetahuannya

Kedudukan ilmuwan didalam


masyarakat, umat ,dan bangsa
mengajak sesama untuk ber-fastabikul Khairat
(berlomba-lomba dalam kesalihan), beramar
maruf nahi munkar, memotivasi, membimbing,
memberikan contoh, dan mengajak beriman dan
beribadah kepada Allah SWT.
memperbaiki,

menjaga,
dan
melestarikan
kondisi sosial budaya masyarakat agar tercapai
suatu kehidupan yang quality of life (kehidupan
yang bahagia dan sejahtera) sekaligus negara
yang baldatun toyibatun wa rabbun ghofur
(negara yang baik sejahtera aman sentosa

Kedudukan ilmuwan







Artinya : Hai orang-orang beriman apabila dikatakan
kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka
lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan
untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka
berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang
yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi
ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS Al Mujadilah : 11)

Kemuliaan ilmuwan
innallaha wa malaaikatahu wa ahlassamawaati wal
ardli hattan namlata fii hujrihaa wahattal huuta la
yushal
luuna
alaa
mualliminnaasil
khaira
(Bahwasanya Allah dan malaikat-malaikatNya serta
penghuni langit dan bumi hingga semut pun yang ada
di lubang, dan juga ikan di laut, semuanya memohon
rahmat untuk orang yang mengajarkan kebajikan bagi
manusia).
(HR. Turmudzi)

Tanggung Jawab Ilmuwan


Ilmuwan harus berusaha menjadikan ilmunya dan
dirinya
bermanfaat
bagi
dirinya
dan
lingkungannya. Sebab kecendekiaan menurut
Ahmad Fadillah (1996: 55) tidak hanya untuk
dinikmati, tetapi melekat dengan tugas sosial,
tujuan-tujuan bangsa, atau ilmuwan dituntut
untuk berada secara dekat dengan persoalanpersoalan praktis masyarakatnya.

Tanggung Jawab Ilmuwan


Ilmu harus dapat memberikan manfaat kepada
pemiliknya, warga masyarakat dan bangsanya. Ia
harus membawa kebahagiaan dan cahaya ke seluruh
penjuru dan sepanjang masa (Qurish Shihab, 1996:
64).
Ilmuwan

memiliki
tanggung
jawab
dalam
mengaplikasikan sekaligus memantulkan kembali
ilmunya kepada segenap umat untuk sesuatu yang
mendatangkan kemaslahatan.

Tanggung jawab ilmuwan bagi umat


Pembangunan di Dunia Islam ada tiga buah
tanggung jawab yang dipikulnya yaitu :
Pertama,
terhadap
dirinya
sendiri
guna
menyempurnakan hidupnya (lahir-batin, duniaakhirat).
Kedua, terhadap masyarakat dan lingkungannya.
Artinya mengubah, dan membentuk suatu
masyarakat sesuai dengan pandangan dan
pengetahuannya.
Ketiga, terhadap perasaan-perasaan batinnya,
yakni perasaan yang menentukan hal-hal
manakah yang bermanfaat.

Tanggung jawab mengamalkan ilmu


Artinya : Tidak sepatutnya bagi mukminin itu
pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa
tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara
mereka beberapa orang untuk memperdalam
pengetahuan mereka tentang agama dan untuk
memberi peringatan kepada kaumnya apabila
mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka
itu dapat menjaga dirinya . (QS At Taubah : 122)

Terimakasih ..
Alkhamdulillah Jazakumullohukhairan ..

Sebaik-baik manusia adalah yang lebih bermanfaat bagi


orang lain
(At Thabrani )