Anda di halaman 1dari 3

Pasien mengeluh adanya benjolan pada RA kanan yang timbul sejak 4 bulan yang lalu, benjolan

tersebut tidak pernah sakit, tidak pernah berdarah.


Dahulu benjolan tersebut terlihat seperti bengkak sedikit, lama-lama membesar perlahan sampai
sekarang sebesar buah duku, tidak sakit, tidak berdarah dan tidk mengeluarkan nanah. Tiga bulan
yang lalu pederita sempat berbat ke RS gigi dan mulut dan dilakukan pemeriksaan foto rontgen
pada rahang dimana terdapat benjolan tersebut. Penderita mengetahui ada gigi yang tidak
tumbuh pada RA kanan. Penderita tidak pernah minum oat untuk menghilangkan bengkak
tersebut, emudian penderita dirujuk ke Rumah Sakit Gigi Mulut..
Objektif
Keadaan Umum
Status Generalis
Status Lokalis
Ekstra Oral
R. Maksila D
I: Mass (+) batas tidak tegas, uk +- 3 cm, hiperemia (-), sulkus nasolabialis mendatar,
permukaan rata.
P: Mass (+), batas tidak tegas, uk. -+ 3 cm, konsistensi lunak, fluktuasi (-), mobilitas terbats
terhadap kelenjar. Sekitar, nyeri tekan (-)
Intra Oral
Regio 11, 12, 13, 14, 15, 16, 21, 22
I: mass (+), uk -+4 cm, batas tidak tegas, hiperemi (-), permukaan rata, fisula (-), gigi 53 (+),
sisa akar 54 (+).
P: mass (+), uk. 5x3 cm, dari region 14 s/d 22, konsistensi padat kenyal, sebagian fluktuasi (+)
pada region 13, 14, nyeri tekan (+)
Assesent
Kista dentigerous maxilla dextra ec. 13 impaksi
Planning
Enukleasi kista denigerous maxilla dextra ec. 13 impaksi
Pemeriksaan Kelenjar Getah Bening

Tujuan: Menemukan pembesaran atau konsistensi yang luar biasa pada nodus limfe servikal.
Teknik:
1. Menghadap pasien
2. Lakukn palpasi kedua sisi leher pasien secara bersamaan dengan menggunakan bantalan
jari dan ujung jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis tangan anda yang membentuk
sudut 45 dengan bidang kulit.
1. Mempertahankan kontak dengan kulit ketika menggerakan jari tangan dalam lingkaran
kecil sepanjang masing-masing rantai dalam susunan berikut ini:
a. Mulai dengan kelompok postaurikular dan preaurikular.
b. Bergerak ke sudut rahang dan lakukan palpasi segitiga posterior di elakang
sternomastoid; kemudian bergerak kea rah inferior menuju daerah lateral
retroklavikular.
c. Bergerak kea rah lateral menuju fosa suprakavikula.
d. Mulai pada sudut rahang dn lakukan palpasi segitiga anterior strenomastoid ke bawah
menuju perlektannta pada klavikula.
Pemeriksaan Penunjang
Radiologi

Foto periapikal, HAP/occlusal


Foto panoramic
Foto skull AP/Lat
Foto TMJ
Foto Waters
USG
CT Scan
MRI

Sitologi/Patologi Anatomi

Scrapping
FNAB
Open Biopsi
HPA hasil operasi

Patologi Klinik:

Darah Lengkap
Faal hati
Faal ginjal,
Serum elektrolit,

Faal hemostasis
Immunologi
Test Hepatitis
Hormon