Anda di halaman 1dari 3

PRINSIP ETIKA PENELITIAN

Dilakukannya sebuah riset penelitian yang telah ditinjau dari jurnal penelitian, kami membuat
lembar persetujuan untuk mempermudah para responden yang akan dilibatkan dalam
penelitian ini.
Judul penelitian :PENGARUH

TERAPI

BERMAIN;

ORIGAMI

TERHADAP

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DAN KOGNITIF ANAK USIA


Nama peneliti
Pekerjaan
Institusi

PRASEKOLAH(4-5 TAHUN) DI TK AISYIAH 24 BP WETAN GRESIK


: Yuanita syaiful, Amila Widati, Dwi Wahyuni Rahmawati
: Staf pengajar di PSIK UNIGRES
: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Gresik

Dalam hal ini, penelitian yang berjudul Pengaruh Terapi Bermain; Origami Terhadap
Perkembangan Motorik Halus Dan Kognitif Anak Usia Prasekolah(4-5 Tahun) Di TK
Aisyiah 24 BP Wetan Gresik bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain origami
dalam perkembangan motorik halus dan kognitif anak prasekolah di TK Aisyiah Gresik.
Tim peneliti mengajak anak-anak prasekolah untuk ikut serta dalam penelitian ini. Waktu
penelitian akan dilaksanakan pada 19-30 Maret 2012. Adapun peserta yang diikutsertakan
dalam penelitian adalah anak-anak prasekolah yang berusia 4-5 tahun tepatnya di TK Aisyiah
24 BP wetan Gresik sebanyak 24 anak sesuai dengan perhitungan kriteria inklusi yang
mengalami gangguan perkembangan motorik halus dan gangguan perkembangan kognitif.
Kami akan menguraikan prinsip etika penelitian menurut Pollit & Beck, 2004 sebagai
berikut:
a. Menghormati harkat dan martabat manusia (respect for human dignity)
Peneliti didalam melakukan penelitian telah mengikuti dari penelitian sebelum umnya
ditahun 2011 dimana masih terlihat belum optimalnya stimulasi origami untuk
perkembangan motorik halus dan kognitif. Sehingga peneliti hanya melakukan
penelitian pada anak yang mengalami gangguan perkembangan pada motorik halus
dan kognitifnya.
b. Menghormati privasi dan kerahasiaan subyek penelitian (respect for privacy and
confidentiality)
Dalam hal ini hasil penelitian saat sebelum dilakukan intervensi dan setelah dilakukan
intervensi hanya didapat oleh tim peneliti yang nantinya akan dilaporkan kepada
pengajar di TK Aisyiyah sehingga dapat dikembangkan mengenai cara terapi bermain
origami dengan variasi warna sehingga perkembangan motorik halus dan kognitif
anak optimal.
c. Keadilan dan inklusivitas (respect for justice and inclusiveness)

Dalam hal ini maksud dari keadilan dan inklusivitas oleh tim peneliti hanya dilakukan
penelitian kepada anak yang sebelumnya sudah dilakukan penelitian dimana memiliki
gangguan dalam perkembangan motorik halus dan kognitif pada 24 anak dari 25 anak
di TK Aisyiyah 24 BP Gresik.
d. Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan (balancing harms and
benefits)
Sebelumnya tim peneliti sudah memperhitungkan manfaat dari hasil penelitian
terhadap anak-anak prasekolah, guru pengajar sertaorangtua. Dan dari hasil penelitian
ditemukan sebab kurang berkembangnya motorik halus dan kognitif anak prasekoah
karena kurangnya pengenalan variasi dari origami warna yang dijelaskan selaku guru
pengajar. Selain itu kurang faktor latihan dan pengalaman anak ketika mengasah
kemampuan dirumah, dari ini didapatkan hasil bahwa peran orangtua sangat
diperlukan.

INFORM CONSENT
SURAT PERSETUJUAN
Setelah saya membaca dan memahami isi dari penjelasan pada lembar permohonan menjadi
responden, maka saya bersedia untuk turut serta berpartisipasi sebagai responden dalam
penelitian yang akan dilakukan oleh Staf pengajar di PSIK UNIGRES yaitu:
nama

pekerjaan

: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Gresik

judul

Saya memahami bahwa penelitian ini tidak membahayakan dan merugikan saya maupun
keluarga sehingga saya bersedia menjadi responden dalam penelitian ini.

Jember,...........................2014
Responden,

Peneliti,

(.............................................)

(.............................................)

Nama terang dan tanda tangan

Nama terang dan tanda tangan