Anda di halaman 1dari 2

Dasar hokum

Karakteristik
Tariff pajak
Penggolongan PPnBM
Objek pajak
Dasar pengenaan pajak
Cara prhitungan
Pajak penjualan atas barang mewah(PPnBM) dihitung sebesar tariff ppnbm dikalikan
dengan Dasar Pengenaan Pajak(DPP). DPP yang dimaksud dpat berupa harga jual,
nilai impor, nilai pengganti, nilai ekspor, atau nilai lain yg ditetapkan oleh menteri
keuangan.
PPnBM yang terutang = Tarif PPnBM x DPP
Apabila dlam suatu harga terdiri atas PPN dan PPnBM, maka
PPnBM yang terutang = Tarif PPnBM/(110+tarif PPnBM) x DPP

Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)merupakan pungutan tambahan


disamping PPN. PPnBM hanya dikenakan satu kali pada waktu penyerahan BKP
(Barang kena pajak) yang tergolong mewah oleh pengusaha yang menghasilkan
atau pada waktu impor BKP yang tergolong mewah.

wajib pajak PPnBM yaitu :


1. penyerahan BKP yang tergolong mewah yang dilakukan oleh pengusaha yang
menghasilkan BKP yang tergolong mewah tersebut di dalam daerah pabean dalam
kegiatan usaha atau pekerjaannya.
2. orang yang mengimpor BKP yang tergolong mewah.
dengan pertimbangan bahwa :
a. perlu keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang berpenghasilan
rendah dan konsumen yang berpenghasilan tinggi.
b. perlu adanya pengendalian pola konsumsi atas BKP yang tergolong mewah.
c. perlu adanya perlindungan terhadap produsen kecil atau tradisional.
d. perlu untuk mengamankan penerimaan negara.
maka atas penyerahan BKP yang tergolong mewah oleh produsen atau impor BKP
yang tergolong mewah, disamping dikenakan PPN juga dikenakan PPnBM.

http://www.slideshare.net/juwitacwitio/pajak-penjualan-barang-mewah