Anda di halaman 1dari 8

Topik 1.

Sampling Audit
(http://bmcoll.binus.ac.id/content/F0104/PK/1 jpg

Materi utama 1
Definisi:
Sampling audit merupakan penerapan prosedur
audit terhadap unsur-unsur suatu saldo akun
atau kelompok transaksi yang kurang dari 100
% dengan tujuan untuk menilai beberapa
karakteristik saldo akun atau kelompok
transaksi tersebut

Materi utama 2: Penerapan sampling dalam audit .


Secara luas digunakan dalam prosedur :
Vouching
Konfirmasi
Trasing

Tidak biasa digunakan dalam :


Question
Observasi
Prosedur audit

Materi utama 3: Resiko sampling dan resiko non


sampling
Resiko sampling: Kemungkinan bahwa sampel
yang diambil tidak menggambarkan
secara
benar suatu populasi.
Resiko non sampling: Resiko audit yang tidak
disebabkan pengujian atas sebagian data .
Sumbernya:
Kesalahan manusia
Penerapan prosedur audit yang tidak sesuai
dengan tujuan audit
Salah interpretasi atas hasil sampel
Percaya pada informasi yang salah yang
diterima dari pihak ketiga

Materi utama 4: Empat jenis resiko sampling


Pada pengujian pengendalian:
Resiko
atas penilaian tingkat resiko
pengendalian terlalu rendah.
Resiko
atas penilaian tingkat resiko
pengendalian yang terlalu tinggi

Pada pengujian substantif:


Resiko kesalahan penerimaan
Resiko kesalahan penolakan

Jenis-jenis resiko tersebut mempunyai dampak


yang signifikan terhadap efektifitas dan effisiensi
audit.

Materi utama 5: Sasaran/arah sampling adalah


untuk mengetahui/menilai:
Tingkat
penyimpangan dari pengendalian.
(digunakan Sampling Atribut)
Jumlah uang (total jumlah uang dalam populasi
atau kesalahan jumlah uang dalam populasi)
digunakan sampling variabel.

Materi utama 6. Merancang sampling atribut


statistik untuk pengujian pengendalian:
Menentukan tujuan audit
Menentukan populasi dan unit sampling
Menspesifikasi atribut-atribut yang dikehendaki
Menentukan ukuran sampel
Menentukan metode pemilihan sampel
Melaksanakan rencana sampling
Mengevaluasi hasil sampel
Setiap langkah tersebut didokumentasikan dalam
kertas kerja audit.

Materi

utama 7. Sampling penemuan (Discovery


sampling ).
Merupakan bentuk dari sampling atribut yang
dirancang untuk menemukan penyimpangan
penting
yang
menunjukkan
adanya
ketidaksesuaian dengan ketentuan.
Contoh: Terbitnya cek
pembayaran gaji/upah
kepada karyawan yang fiktif.