Anda di halaman 1dari 7

TUGAS SUARA LEDAKAN

Cara meminimalisir suara ledakan dalam peledakan :

Diameter lubang ledak kecil


Spasi tidak terlalu kecil
Stemming disesuaikan dengan geometri peledakan
Stiffness Ratio bernilai 4
Penggunaan waktu tunda (delay time) pada peledakan

Faktor yang memperngaruhi suara ledakan :

Rencana peledakan
Cuaca
Reaksi manusia

Nilai Ambang Batas kebisingan menurut Keputusan Menteri Tenaga Kerja No.
KEP51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika di tempat kerja.
NAB kebisingan ditetapkan sebesar 85 desi Bell A (dBA). Kebisingan yang
melampaui NAB, waktu pemajanan ditetapkan sebagaimana tercantum dalam
tebel berikut :

Perhitungan air blast :


Diketahui :
Berat isian

: 3,5 lb

Jarak ke sumber ledak

: 935,41 feet

P
Air blast (dB) = 20 log ( Po )

= 20 log (

W 1/ 3
psi
d
)
9 psi
2,9 x 10

25,57

( )
(

1/ 3

3,5
25,57
psi
2958,03
= 20 log (
)
9
2,9 x 10 psi
= 133,11 dB

Nilai air blast yang didapatkan diplotkan ke dalam tabel batas level suara menurut
USBM 1978.
Batas Level Suara (USBM, 1978)
Condition

dB

Psi

Safe

128

0,007

Caution

128-136

0,007-0,018

Limit

> 136

> 0,18

dB

kPa

Airblast effect

177

14

All windows break

170

6,3

Most windows break

150

0,63

Some windows break

140

0,20

Some large plate glass windows may break

136

0,13

USBM interim limit for allowable

128

0,05

Complaints likely

Berdasarkan tabel Batas Level Suara menurut USBM (1978), dB dengan nilai
133,11 dB termasuk ke dalam kategori caution (perhatian) dan merupakan
batas sementara yang dapat diperbolehkan.

TUGAS BATU TERBANG

Cara meminimalisir batu terbang yang mungkin terjadi dalam peledakan :

Diameter lubang ledak kecil


Burden tidak terlalu dekat dengan free face
Spasi tidak terlalu kecil
Stemming disesuaikan dengan geometri peledakan
Stiffness Ratio bernilai 4
Penggunaan waktu tunda (delay time) pada peledakan

Berdasarkan pengeplotan nilai PF = 0,35 kg/m3 pada grafik Maximum Throw


didapat nilai Maximum Throw x D = 21. Diameter lubang ledak 5 inchi
Lmax = 21 x De
= 21 x 5
= 105 m
Diameter fragmen batuan (Tb) = 0,1 x De2/3
= 0,1 x (5)2/3
= 0,29 m
TUGAS GETARAN TANAH

Cara meminimalisir getaran tanah dalam peledakan :

Diameter lubang ledak kecil


Lubang ledak dibuat miring
Subdrilling tidak terlalu dalam
Stiffness Ratio bernilai 4
Penggunaan waktu tunda (delay time) pada peledakan
Menggunakan metode cotrolled blasting

Perhitungan getaran tanah :


Diketahui :
SD

= 500 ft/lb0.5

= 3,5 lb
R

SD =

W2
1

= SD x W 2
= 500 ft/ lb

1/2

1/ 2
x (35)

= 2958,03 ft

d
= 100 ( W
1,6
2958,03 ft
35 lb
= 100 (
1,6
= 4,8 x 10-3 ips
= 4,8 x 10-3 ips

Kelas dan Jenis Bangunan serta Peak Vektor Sum (RSNI)


kelas
1

3
4

Jenis bangunan
Bangunan kuno yang dilindungi undang- undang
benda cagar budaya (undang undang no .6 tahun
1992)
Bangunan dengan pondasi pasangan batu dan
adukan semen saja termasuk bangunan dengan
produksi dari kayu dan lantainya diberi adukan
semen
Bangunan dengan pondasi pasangan bata dan
adukan semen diikat dengan slope beton
Bangunan dengan pondasi pasangan bata dan
adukan semen slope beton, kolom dan rangka
diikat dengan ring baja
Banguna dengan pondasi, pasangan bata dan
adukan semen, slope beton, dan diikat dengan
rangka baja

Kelas
1
2
3
4
5

Peak vector sum (mm/detik)


2

5
7-20

12 40

Frekuensi

PPV(mm/s)

0-5
5-20
20-100
0-5
5-20
20-100
0-5
5-20
20-100
0-5
5-20
20-100
0-5
5-20
20-100

2
3
5
3
5
7
5
7
12
7
12
20
12
24
40

Berdasarkan nilai Vmax 1,38 inchi/s = 33,78 mm/s maka peledakan tersebut dapat
dikategorikan kelas 5 dengan jenis bangunan : dengan pondasi, pasangan bata dan
adukan semen, slope beton, dan diikat dengan rangka baja.

Pengaruh Getaran Tanah terhadap Kerusakan berdasarkan Kecepatan


Partikel (Langesfors, dkk)
Kecepatan (inch/second)

Kerusakan

< 2,8

No damage

4,3

Fine cracks

6,3

Cracking

9,1

Serious cracking

Berdasarkan tabel pengaruh getaran tanah terhadap kerusakan berdasarkan


kecepatan patikel menurut Langefors, Vmax dengan nilai 4,8 x 10-3 ips termasuk
ke dalam kategori no damage.