Anda di halaman 1dari 2

PELAJARAN III

Dalam pembelajaran ini digunakan tiga model media Braille untuk melatih tactual
pada siswa tunanetra. Media tersebut yakni:
1. Huruf Braille dengan satu spasi yang diberi jarum pada tiap ujung garis.
2. Menggunakan huruf C dengan satu spasi yang diberi jarum pada permulaan dan akhir
tiap garis.
3. Menggunakan huruf c dengan dengan jarak beberapa spasi dan diberi jarum/paku pada
permulaan baris.
Langkah-langkah
1. Media pertama:
a. Kertas tetap diberi lipatan pada bagian kiri atas kertas untuk menandai bagian atas
kertas.
b. Kertas di letakan di atas punggung tangan siswa.
c. Siswa menelusuri halaman hingga menemukan ujung kertas yang dilipat serta
mencari ujung kiri atas garis Braille untuk memulai perabaan.
d. Guru menginstruksikan anak untuk menelusuri tiap garis dengan cepat dan kembali
lagi ke atas.
Dari penerapan media yang pertama ini, Saat menyelusuri garis anak mengalami
kesulitan karena jarak antara jarum pentul satu dengan di bawahnya terlalu dekat,
sehingga murid menyelusuri garis yang ditelusurinya lagi.
2. Media kedua:
a. Kertas tetap diberi lipatan pada bagian kiri atas kertas untuk menandai bagian atas
kertas.
b. Kertas di letakan di atas punggung tangan siswa.
c. Siswa menelusuri halaman hingga menemukan ujung kertas yang dilipat serta
mencari ujung kiri atas garis Braille untuk memulai perabaan.
d. Masih tetap menelusuri garis dari tiap baris yang berisi jarum.
Dari penerapan media yang kedua ini, perabaan anak dalam menelusuri garis lebih baik
dari media pertama karena jarak jarum pentul satu dengan jarum pentul lainnya lebih
renggang.
3. Media ketiga:
a. Kertas tetap diberi lipatan pada bagian kiri atas kertas untuk menandai bagian atas
kertas.
b. Kertas di letakan di atas punggung tangan siswa.
c. Siswa menelusuri halaman hingga menemukan ujung kertas yang dilipat serta
mencari ujung kiri atas garis Braille untuk memulai perabaan.

d. Meletakan paku/jarum pada permulaan setiap baris; Spasi diantara tanda-tanda.


Dari penerapan media ketiga ini, Saat anak menyelusuri pola dengan cepat, ada beberapa
pola dalam garis yang tertinggal.
Analisa pembelajaran
Dari penerapan ketiga media Braille tersebut mengindikasikan bahwa tactual anak belum
peka. Karena pada saat jarum-jarum dalam tiap baris sangat rapat, anak belum dapat
menentukan antara jarum satu denan jarum yang lain. Tapi apa bila jarum itu
direnggangkan, anak dapat merabanya dan membedakan antara jarum satu dengan jarum
yang lain sehingga anak dapat menelusuri garis dengan baik.