Anda di halaman 1dari 1

Tipe/Jenis Serabut Otot

Herbert A. De Vries (1986) mengatakan bahwa pengklasifikasian jenis serabut otot setidaktidaknya berdasarkan melelui 4 (empat) cara pendekatan yang berbeda:
1.

Penglihatan secara anatomis (merah dan putih)

2.

Fungsi otot (cepat dan lambat atau cepat lelah dan tahan terhadap kelelahan)

3.

Kandungan biokimiawi (tinggi atau rendahnya kapasitas aerobik)

4.

Sifat-sifat secara histokimia (jenis atau sifat enzim yang terkandung di dalamnya.

Gollnick, PD, dkk (1972) mengatakan bahwa sebutan dan pembagian jenis serabut otot
bermacam-macam misalnya:
1.

Tipe otot untuk atlet daya tahan disebut juga :

1.

Tipe aerobik

2.

Tipe I

3.

Tipe merah

4.

Tipe tonik

5.

Tipe slow-twitch (ST)atau,

6.

Tipe slow-oxidative (SO)

2.

Tipe otot untuk atlet yang mengutakan kecepatan dan kekuatan disebut juga:

1.

Tipe anaerobik

2.

Tipe II

3.

Tipe putih

4.

Tipe fast-twitch (FT) atau

5.

tipe fast-glycolytic (FG)

Selanjutnya Jansson, E., dkk (1977) dan Staron, RS., dkk (1984) membagi serabu otot fasttwitch (FT) menjadi:
1.

FTa (IIA, fast- oxidativ- glycolytic,FOG )

2.

FTb (IIB, fast-glycolytic ,FG)

3.

FTc (IIC, intermedia)