Anda di halaman 1dari 19

Pengantar

K ES EH ATA N R EP R O D U K S I
&
P S IK O LO G I P ER EM P U A N
DWI RIANISA MAUSILI

U rgensi K esehatan
R eproduksi
Kesehatan reproduksi adalah keadaan
kesejahteraan fisik, mental, dan sosial
yang utuh dan bukan hanya tidak
adanya penyakit atau kelemahan dalam
segala hal yang berhubungan dengan
sistem reproduksi dan fungsi-fungsi
serta proses-prosesnya.
Kesehatan reproduksi berarti bahwa
orang dapat mempunyai kehidupan seks
yang memuaskan dan aman, dan
mereka memiliki kemampuan untuk
bereproduksi dan kebebasan untuk
menentukan keinginannya, kapan dan

APAKAH
INI
PENTING
?

O rgan R eproduksi
P erem puan
organ reproduksi bagian

luar (tampak dari luar)


organ reproduksi bagian
dalam (tidak tampak dari
luar).

O rgan ReproduksiBagian Luar

Mons Pubis adalah bagian yang menonjol dan terdiri dari jaringan lemak
menutupi bagian depan tulang kelamin (symphysis pubis). Pada
umumnya saat perempuan memasuki masa pubertas maka area ini akan
ditumbuhi oleh rambut kelamin (pubarche), hal ini disebabkan oleh
hormon esterogen.

Klitoris merupakan organ yang paling peka terhadap rangsangan karena


mengandung urat saraf dan pembuluh darah, letaknya tersembunyi
dipangkal atas labia minora atau bibir dalam vagina.

Liang saluran urine merupakan bagian paling luar dari saluran urin
terletak diatas liang vagina dan tidak terlalu elastis sehingga hanya dapat
sedikit terbuka pada saat mengeluarkan urine

Liang vagina merupakan bagian paling luar vagina sebagai pintu


masuk kedalam vagina dan bersifat elasitis. Liang vagina berfungsi
sebagai jalan masuknya sperma kedalam alat kelamin perempuan, jalan
keluarnya haid dan jalan keluarnya bayi yang lahir secara normal.

Labia mayor merupakan dua lipatan menonjol dan elastis, berjumlah


sepasang (kanan dan kiri). Terdiri atas 2 permukaan, bagian luar
menyerupai kulit biasa dan ditumbuhi rambut

Labia minora merupakan dua lipatan kulit yang berada disebelah dalam
labia mayora dengan bentuk lebih tipis, berada disisi kiri kanan dari

O rgan ReproduksiBagian D alam

Leher Rahim merupakan bagian bawah dari rahim yang menonjol keluar kearah vagina dan
hanya dapat dilihat dengan alat (spekulum), leher rahim dapat membuka sedikit pada saat
menstruasi sehingga menjadi jalan keluar bagi darah menstruasi dari rahim serta tempat
masuknya sperma kedalam rahim. Selain itu serviks dapat membuka secara bertahap ketika
bayi akan keluar dari rahim karenanya serviks merupakan dapat dijadikan tolok ukur kemajuan
persalinan melalui pembukaan dan perlunakan mulut serviks.

Rahim , organ berongga yang penuh dengan jaringan otot, berbentuk seperti buah pir,
letaknya didalam rongga panggul diantara kandung kemih dan rektum. Bentul dan ukuran
rahim sangat berbeda-beda tergantung pada usia dan pernah melahirkan anak atau belum.
Dinding rahim terdiri dari 3 lapisan yaitu :

Perimetrium (lapisan peritoneum) yang meliputi dinding rahim bagian luar

Myometrium (lapisan otot) merupakan lapisan yang paling tebal terdiri dari otot polos
yang dapat berkontraksi sehingga berperan mendorong bayi keluar saat proses
melahirkan, menekan dan menjepit pembuluh darah sehingga dapat mengatur dan
menghentikan perdarahan yang berlebihan saat melahirkan maupun saat menstruasi.

Endometrium merupakan lapisan bagian dalam dari rahim. Tebal, susunan dan faalnya
berubah secara siklis karena dipengaruhi oleh hormon-hormon ovarium. Lapisan
endometrium merupakan yang lapisan menebal menjelang menstruasi dan lapisan yang
luruh saat tidak terjadinya pembuahan menjadi darah menstruasi.

Saluran telur adalah sepasang saluran yang terdapat dikanan-kiri rahim menuju ovarium,
disebut saluran telur karena setiap bulannya saat sel telur yang telah matang akan
berenang keluar dari ovarium menuju rahim. Saluran telur merupakan tempat terjadinya
proses pembuahan apabila sel telur yang telah matang bertemu dengan sperma.

Indung telur merupakan sepasang organ yang dimiliki oleh perempuan terletak pada kiri dan
kanan rahim. Berfungsi secara bergantian (ovarium kanan dan kiri) menghasilkan ovum (sel

Cara M eraw at?


Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah

membersihkan alat kelamin


Mencuci alat kelamin dengan benar (setelah BAK & BAB)
Siapkan handuk bersih dan lembut / tissu untuk
mengeringkan alat kelamin
Hindari penggunaan sabun dan pewangi diwilayah vagina
Ganti celana dalam minimal 2 kali sehari (perhatikan :
bahan & hindari memakai jeans / celana ketat)
Ganti pembalut setiap kali terasa basah atau lebih dari 3
jam cuci vagina sebelum mengganti pembalut
Di toilet umum siram lebih dulu toilet yang akan dipakai,
hindari menggunakan air yang ada di bak atau ember
Pemakaian pantyliner tidak dianjurkan digunakan setiap
hari

Penyakit M enular Seksual

Klamidia, adalah PMS yang sangat berbahaya dan


biasanya tidak menunjukkan gejala; 75% dari
perempuan dan 25% dari pria yang terinfeksi tidak
menunjukkan gejala sama sekali.

Penyakit M enular Seksual

Gonore, adalah salah satu PMS yang sering


dialporkan. 40% penderita akan mengalami
Penyakit Radang Panggul (PRP) jika tidak
diobati, dan hal tersebut dapat menyebabkan

Penyakit M enular Seksual

Hepatitis B, vaksin pencegahan penyakit


ini sudah ada, tapi sekali terkena penyakit
ini tidak dapat disembuhkan; dapat
menyebabkan kanker hati.

Penyakit M enular Seksual

Herpes, terasa nyeri dan dapat hilang


timbul; dapat diobati untuk mengurangi
gejala tetapi tidak dapat disembuhkan.

Penyakit M enular Seksual

HIV/AIDS, dikenal pertama kali pada tahun


1984, AIDS adalah penyebab kematian ke
enam pada laki-laki dan perempuan muda.
Virus ini fatal dan menimbulkan rasa sakit yang

Penyakit M enular Seksual

Human Papilloma Virus (HPV) &


Kutil kelamin, PMS yang paling sering,
33% dari perempuan memiliki virus ini,
yang dapat menyebabkan kanker serviks

Penyakit M enular Seksual

Sifilis, jika tidak diobati dapat


menyebabkan kerusakan otak dan hati
yang serius.

Penyakit M enular Seksual

Trikomoniasis, dapat menyebabkan


keputihan yang berbusa atau tidak ada gejala
sama sekali. Pada perempuan hamil dapat
menyebabkan kelahiran premature.

Cara M encegahnya?
Untuk mencegah seseorang (terutama para remaja) dari PMS,

informasi yang tepat harus diberikan sejak dini. Informasi yang


diperlukan tersebut dapat diperoleh melalui klinik-klinik kesehatan,
sekolah, rumah sakit swasta ataupun puskesmas. Jika seseorang telah
mendapati gejala dari PMS, sebaiknya secepatnya memeriksakan diri
ke dokter.
Biasanya para dokter akan merahasiakan identitas pasiennya.
Sesungguhnya ketakutan terhadap hal yang belum tentu
kebenarannya akan membuat kondisi seseorang lebih parah. Dengan
mengetahui dan memahami gejala PMS yang sebenarnya,
penyembuhannya akan lebih mudah dilakukan.
Dengan semakin banyak mengetahui dan memahami akibat yang
ditimbulkan dari aktivitas seksual yang tidak sehat, mahasiswa
diharapkan dapat menjaga dirinya dari infeksi PMS. Selain itu,
diharapkan akan muncul kesadaran bahwa apapun yang dilakukan
pasti akan menimbulkan konsekuensi, baik positif maupun negatif,
tergantung dari perbuatan yang dilakukan. Membatasi diri terhadap
pergaulan juga sesuatu yang harus dipertimbangkan.

PsikologiPerem puan
Teori Kepribadian Psikoanalisis
Teori-Teori Sifat (Trait Theories)
Teori Kepribadian Behaviorisme
Teori Psikologi Kognitif

Perkem bangan Kejiw aan


Masa dewasa dini (dewasa awal)
Masa dewasa madya (dewasa

tengah)
Dewasa akhir (usia lanjut)

AD A PERTAN YAAN ?

TERIMAKAS
IH