Anda di halaman 1dari 14

A.

A Made Sucipta
Analis Kesehatan
Politeknik Kesehatan Denpasar

Pendahuluan
Imunogen adalah adalah zat yang mempunyai

kesanggupan untuk merangsang respons imun spesifik, baik


humoral, selular, ataupun keduanya, dan dapat bereaksi
dengan produk respons imun tersebut.
Imunogen terutama adalah protein dan polisakarida

Antigen adalah zat yang dapat bereaksi dengan

produk respons imun spesifik,terutama antibodi.


Imunogen adalah antigen, tetapi tidak semua antigen
adalah imunogen.
Antigen yang bukan imunogen adalah antigen yang
tidak lengkap, dinamakan juga hapten, dgn berat
molekul rendah (<10.000 dalton)

Mekanisme pertahanan
Respons imun adalah respons tubuh berupa suatu
tubuh
urutan kejadian yang kompleks terhadap antigen, untuk
mengeliminasi antigen tersebut.
Respons imun ini dapat melibatkan berbagai macam sel
dan protein, terutama sel makrofag, sel limfosit,
komplemen, dan sitokin yang saling berinteraksi secara
kompleks.
Mekanisme pertahanan tubuh terdiri atas mekanisme
pertahanan non spesifik dan mekanisme pertahanan
spesifik.

Mekanisme pertahanan
tubuh

Mekanisme pertahanan non spesifik atau nonadaptif atau

innate Immunity atau imunitas alamiah, artinya


mekanisme pertahanan yang tidak ditujukan hanya untuk
satu jenis antigen, tetapi untuk berbagai macam antigen
Mekanisme pertahanan spesifik adalah mekanisme

pertahanan yang diperankan oleh sel limfosit, dengan atau


tanpa bantuan komponen sistem imun lainnya seperti sel
makrofag dan komplemen.
Imunitas spesifik hanya ditujukan terhadap antigen tertentu
yaitu antigen yang merupakan ligannya (pasangannya)
Respons imun spesifik menimbulkan memori imunologis
yang akan cepat bereaksi bila host terpajan lagi dengan
antigen yang sama di kemudian hari.

Sistem Pertahanan Tubuh


Innate (nonspecific) system

memberikan respon yang cepat, terdiri dari :


Pertahanan lini I kulit dan mukosa yang utuh, mencegah masuknya
mikroorganisme
Pertahanan lini II
Menghambat penyebaran kuman yang masuk ke badan
Inflamasi adalah tanda utama dan mekanisme yang sangat penting
Terdiri dari :
1. sel fagosit (neutrofil, fagosit, makrofag)
2. sel yang melepas mediator inflamasi (basofil, sel mast, eosinofil)
3. komponen molekul : komplemen, protein fase acut, sitokin
(interferon)

Sistem Pertahanan
Tubuh..

Adaptive (specific) defense system


Pertahanan lini III Memberikan perlindungan terhadap

benda asing yang masuk


Memerlukan waktu yang lebih lama dibanding innate
system
Bekerja sama dengan innate system
Terdiri dari : sel B, sel T, APC (Antigen presenting cell)
Respon imun adaptive, terjadi pada : limpanodi, limpa
(spleen), mukosa yang berhubungan dgn jaringan
limfoid (tonsil, adenoid, plaque peyer)

Sistem Pertahanan Tubuh Lini


I
kulit, membran mukosa, dan sekresinya
Membran epitel memproduksi protective chemicals yg

menghancurkan mikroorganisme
Keasaman kulit (pH of 3 to 5)

menghambat pertumbuhan kuman


Sebum mengandung bahan toxic bagi bakteri
Sekresi mukosa lambung mengandung HCl dan enzim yang mencerna
protein
Air liur dan cairan lakrimal mengandung lysozyme
Mucus saluran cerna dan napas yang menghambat masuknya
mikroorganisme

Keratin pada kulit:


Merupakan pertahanan fisik terhadap berbagai mikroorganisme
Tahan terhadap asam dan basa, enzym bakteri, dan toxins

Mukosa yang juga merupakan pertahanan mekanik


Rambut hidung yang menghalangi partikel inhalasi
Mucosa saluran napas atas dengan silianya

Fatty
acid
Skin barrier

Normal bacerial
microflora

Pertahanan tubuh luar / lini I

Respon tubuh pada infeksi

Kuman

Tak ada invasi

LINI I
Llnn regional
LINI I
TEMBUS
IN F L A M A SI

Imunitas sel
& humoral

, T lymphocytes
Complement
Specific antibody
Normal flora
Phagocytes
wound healing (alternating pathway)
T cell dependend
Local chemical
Antigen trapping
antibacteria pepPhagocytes
l activatmacrophage
Factor, phagocyte
NK
cells
tides (defensin)
Monocytes
ion, Cytotoxic T cell
(especially fungi)
phagocytes
NK cells

Infeksi lokal

Sistemik

Sistem Imunitas Tubuh


Spesifik

Non Spesifik
Pertahanan fisik & kimiawi
Epitel
Subtansi antimikroba produksi
epitel

Protein dalam darah


Komplemen
Mediator inflamasi
Berbagai sitokin

Sel pagosit
Sel-sel PMN
Makrofag
Natural killer sel (sel NK)

Sifat-sifatnya :
1. Spesifitas
2. Diversitas
3. Memory
4. spesialisasi
5. Membatasi diri (self limition)
6. membedakan self dari non self

Dalam pengenalan antigen, ada 3 macam molekul


pengikat antigen
1.Reseptor Ag pada permukaan sel B
( immunoglobulin permukaan, sIg)
2. Reseptor Ag pada sel T (TCR)
3. Molekul Major Histokompatibility Complek (MHC)
kelas I & II
Dibagi menjadi 3 golongan :
1.

Respon imun seluler : limposit T

2.

Respon imun humoral : limposit B

3.

Interaksi respon imun seluler dan humoral