Anda di halaman 1dari 4

Label toeri

Level operasi

Model king
Teori pencapaian tujuan (goal attainment)
Individu, kelompok, masyarakat

Kerangka kerja
konseptual
(manusia
sebagai elemen
dasar)

Dynamic Interacting Systems,


a. Personal systems (individuals),
b. interpersonal systems (groups) dan
c. social systems (keluarga, sekolah, industri, organisasi sosial, sistem
pelayanan kesehatan, dll).

Model
konsep
imogene king

a. sistem personal (terbuka) relevan dengan:

1) Persepsi
gambaran seseorang tentang objek, orang dan kejadiankejadian.
Persepsi berbeda dari satu orang ke orang lain tergantung
dengan pengalaman masa lalu, latar belakang, pengetauhan
dan status emosi.
Karakteristik universal atau dialami oleh semua, selektif
untuk semua orang, dan subjektif atau personal.
2) Diri
bagian diri seseorang atau bila seseorang berkata AKU.
Karakteristik dinamis, sistem terbuka dan orientasi pada
tujuan.
3) Tumbang
proses diseluruh kehidupan seseorang dimana dia bergerak
dari potensial untuk mencapai aktualisasi diri.
4) Citra diri (body image)
cara bagaimana orang merasakan tubuhnya dan reaksi-reaksi
lain untuk penampilanya.
5) Ruang (space) tempat
universal, secara operasioanal, ruang meliputi ruang yang
ada untuk semua arah, area fisik yang disebut territory dan
perilaku orang yang menempatinya.
6) Waktu (time)
lama antara satu kejadian dengan kejadian yang
lain, merupakan pengalaman unik setiap orang
b. sistem interpersonal :
terbentuk oleh interaksi antar manusia. DYAD, TRIAD, dan

GROUP. relevan dengan :


1) Interaksi
tingkah laku yang dapat diobservasi oleh dua orang atau
lebih didalam hubungan timbal balik.
2) Komunikasi
proses dimana informasi yang diberikan dari satu orang ke
orang lain baik langsung maupun tidak langsung, misalnya
melalui telepon, televisi atau tulisan.

Ciri-ciri komunikasi adalah verbal, non verbal,


3) Transaksi
Ciri-ciri transaksi adalah unik, karena setiap individu
mempunyai realitas personal berdasarkan persepsi mereka
untuk mencapai tujuan
4) Peran
Peran melibatkan sesuatu timbal balik dimana seseorang
pada suatu saat sebagai pemberi dan disaat yang lain sebagai
penerima.
3 elemen utama peran yaitu,
a. peran berisi perilaku yang di harapkan pada orang yang
menduduki posisi di sistem sosial,
b. prosedur atau aturan yang ditentukan oleh hak dan
kewajiban yang berhubungan dengan prosedur atau
organisasi,
c. hubungan antara 2 orang atau lebih berinteraksi untuk
tujuan pada situasi khusus.
5) Stress/tekanan
suatu keadaan yang dinamis dimanapun manusia berinteraksi
dengan lingkungannya untuk memelihara keseimbangan
pertumbuhan, perkembangan untuk mengatur stressor.
c. sistem sosial

sistem pembatas peran organisasi sosisal, perilaku, dan praktik


untuk memelihara nilai-nilai dan mekanisme pengaturan antara
praktik-praktik dan aturan. relevan dengan :

1) Organisasi
Organisasi berhubungan dengan pengaturan formal dan
informal seseorang dan kelompok untuk mencapai tujuan
personal atau organisasi.
2) Otoritas
aktif, proses transaksi yang timbal balik dimana latar
belakang, persepsi, nilai-nilai dari pemegang mempengaruhi
definisi, validasi dan penerimaan posisi di dalam
organisasi sertaberhubungan dengan wewenang.
3) Kekuasaan
universal, situasional, atau bukan sumbangan personal,
esensial dalam organisasi, dibatasi oleh sumber-sumber
dalam suatu situasi, dinamis dan orientasi pada tujuan.
4) Pembuatan keputusan
untuk mengatur setiap kehidupan dan pekerjaan, orang,
universal yang berorientasi pada tujuan.
5) Status
posisi seseorang didalam kelompok atau kelompok dalam
hubungannya dengan kelompok lain di dalam organisasi

Kerangka konsep
sistem terbuka

a. manusia
makhluk sosial, berakal, rasional, perasa, pengontrol, yang
bertujuan, berorientasi tindakan, dan berorientasi waktu.
individu mempunyai hak untuk mengetahui berbagai hal
menyangkut dirinya, untuk berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan yang mempengaruhi kehidupan dan kesehatan mereka,
serta hak untuk menerima atau menolak perawatan kesehatan.
b. Konsep Sehat
Kesehatan : bagian dinamis dalam lingkaran kehidupan,
penyakit merupakan bagian dalam lingkaran kehidupan tersebut.
Kesehatan memengaruhi upaya adaptasi yang terus-menerus
terhadap kondisi stress, baik internal maupun eksternal,
c. Konsep Lingkungan
Pemahaman mengenai tata cara manusia berinteraksi dengan
lingkungannya guna mempertahankan kesehatan.
- Lingkungan internal: mengubah energi untuk menyesuaikan diri
secara terus menerus terhadap perubahan lingkungan eksternal.
- Lingkungan eksternal: melibatkan organisasi formal dan
informal. Perawat adalah bagian dari lingkungan pasien.
d. Konsep Keperawatan
perilaku yang dapat diobservasi yang ditemukan dalam system
perawatan kesehatan masyarakat.
Tujuan keperawatan adalah menolong individu mempertahankam
kesehatannya sehingga mereka dapat berfungsi dalam peran-peran
mereka.
Keperawatan dipandang sebagai proses interpersonal aksi, reaksi,
interaksi dan transaksi sehingga model keperawatan King dikenal
sebagai An Interaction Model.

Konsep
utama
paradigma
keperawatan

e. manusia
suatu sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungan,
sehingga memungkinkan benda, energi, dan informasi dengan
leluasa mempengaruhinya.
3 sistem interaksi,
- sistem personal: interaksi yang dinamis sebagai individu ketika
sistem interpersonal: individu ini bersatu dalam kelompok
- Sistem social: kelompok mempunyai ketertarikan dan tujuan
yang sama dalam satu komunitas atau masyarakat.
kebutuhan manusia
- kebutuhan informasi kesehatan yang tidak mampu pada saat
diperlukan dan dapat digunakan.
- Kebutuhan untuk perawatan yang bertujuan untuk mencegah
penyakit.
- Kebutuhan untuk perawatan ketika manusia tidak dapat

membantu/merawat diri mereka sendiri.


f. Konsep Sehat
sehat sebagai pengalaman hidup yang dinamis, yang secara
berkelanjutan melakukan penyesuaian terhadap stressor internal dan
eksternal melewati rentang sehat sakit
g. Konsep Lingkungan
sistem sosial yang ada dalam masyarakat yang saling berinteraksi
dengan sistem lainnya secara terbuka. interaksi manusia dengan
lingkungan masyarakat.
- Lingkungan internal: mengubah energi untuk menyesuaikan diri
secara terus menerus terhadap perubahan lingkungan eksternal.
- Lingkungan eksternal: melibatkan organisasi formal dan
informal. Perawat adalah bagian dari lingkungan pasien.

Asumsi Model
Konsep
dan
Teori Imogene
M. King

h. Konsep Keperawatan
suatu proses tindakan, reaksi dan interaksi perawat dan klien dalam
berbagi informasi tentang persepsi untk menetapkan dan mencapai
tujuan
1. Asumsi eksplisit
a. Fokus keperawatan: interaksi manusia dan lingkunganya, dengan
tujuan untuk kesehatan manusia.
b. Individu adalah sosial, rasional, reaksi, penerimaan, kontrol,
berorientasi pada kegiatan waktu.
c. Proses interaksi dipengaruhi oleh persepsi, tujuan, kebutuhan, dan
nilai klien serta perawat.
d. Manusia sebagai pasien mempunyai hak untuk mendapatkan
informasi, berpartisipasi dalam membuat keputusan yang
mempengaruhi kehidupannya, kesehatan, dan pelayanan komunitas
dan menerima atau menolak keperawatan.
e. Tanggung jawab dari anggota tim kesehatan adalah memberikan
informasi kepada individu tentang semua aspek kesehatan untuk
membantu mereka membuat atau mengambil keputusan.
f. Tujuan dari memberi pelayanan kesehatan dan menerima pelayanan
mungkin tidak sama.
2. Asumsi implisit
a. Pasien berpartisipasi secara aktif dalam proses keperawatan.
b. Pasien sadar, aktif, dan secara kognitif mampu berpartisipasi dalam
pembuatan atau pengambilan keputusan.
c. Individu mempunyai hak untuk mengetahui tentang dirinya
sendiri.menerima atau menolak pelayanan kesehatan.