Anda di halaman 1dari 34

SISTEM ENDOKRIN DAN

METABOLISME
Oleh :
Dr. Rosdiana Natzir, Ph.D
( Bagian Biokimia )

METABOLISME LEMAK :
Lemak ==> bahan bakar untuk jangka lama.
Kelebihan glukosa ==> menjadi lemak ==> trigliserida.
Timbunan lemak di jar.adiposa subkutan; p.darah;
rongga perut.
Fungsi lemak pelarut vitamin ; kolesterol; asam
empedu; hormon steroid; prostaglandin; plasma
lipoprotein.

Asam lemak :
Struktur kimia : R-COOH ==> R- rantai alkil.
Berasal dari : diet dan glukosa ==> asam lemak di
hati; trigliserida di jar. Adiposa.
Terdiri dari :
1. Saturated = jenuh ==> rantai alkilnya tidak
mempunyai ikatan rangkap
H
H
H H
-- C------C-----C----C--H
H
H H

2.
Unsaturated = tidak jenuh ===> mempunyai
satu atau lebih ikatan rangkap ==> sehingga disebut
sebagai monounsaturated atau polyunsaturated.
H H H H
---C---C=C---C--H
H
Monounsaturated

H H H H H H H
---CC = CCC= C--C
H
H
H
Polyunsaturated

Klasifikasi berdasarkan panjangnya rantai :


1. rantai pendek : 2 4 atom C
2. rantai sedang : 6 10 atom C
3. rantai panjang : 12 26 atom C

Asam lemak tidak jenuh terbagi dalam 4 kelas :


Kelas

Asam lemak

Struktur

Omega 7
Asam Palmitoleat
9 16 : 1
Omega 9
Asam Oleat
9 18 ; 1
Omega 6
Asam Linoleat
9,12 18 ; 2
Omega 3
Asam Linolenat
9,12,15 18: 3
Ke -4 asam lemak ini disebut sebagai parent fatty
acids
Contoh : sintesis asam arakidonat berasal dari omega-6

Asam lemak tak jenuh yang lain :


EPA ( eikosapentanoat ) :
5,8,11,14,17-20:5 disebut juga omega3.
Omega-3 ini
===>menghambat
reaksi
proinflamasi dan prokoagulasi yang dapat
dilakukan oleh asam arakidonat.
Omega-3 ===> substrat untuk sintesis
prostaglandin .

DHA ( dokosaheksanoat ) :
4,7,10,13,16,19-22:6 disebut juga omega 3.
Dalam jumlah yang cukup besar terdapat
didalam retina dan otak ==> dibutuhkan untuk
perkembangan penglihatan pada mata dan
sistem saraf pusat pada bayi.
EPA dan DHA terdapat didalam susu formula
bayi.

Asam lemak Esensial :


Asam lemak esensial yaitu asam lemak yang tidak
dapat disintesis di dalam tubuh mamalia tapi
dibutuhkan oleh tubuh, sehingga harus terdapat di
dalam diet meskipun dalam jumlah yang kecil oleh
karena perlu untuk mencapai tubuh yang sehat.
Yang termasuk asam lemak esensial adalah :
> asam linoleat ( omega-6)
> asam linolenat ( omega-3 )
===> banyak ditemukan didalam tumbuh-tumbuhan.

Oksidasi Asam Lemak ===> Oksidasi


CH3--CH2--CH2--CH2--CH2--CH2--CH2COSCoA

CH3CH2CH2CH2CH2COSCoA

CH3CH2CH2COSCoA

CH3COSCoA

Satu rangkaian B-oksidasi menghasilkan===>


1 mol asetil-koA dan 5 mol ATP.

CH3COSCoA + 5 ATP

CH3COSCoA + 5 ATP

CH3COSCoA + 5 ATP

Oksidasi Asam lemak


Asam lemak

Glukosa

Konversi karbohidrat ===> lemak


Glukosa

Asam lemak-koA

Asam lemak
asam lemak-koA

Piruvat

piruvat
Karnitin-palmitoiltransferase

asil karnitin

asil karnitin
piruvat
dehidrogenase

asetil-koA

oksidasi
Asetil-koA

sitrat
Asetil-koA

malonil-koA

Asam-asam lemak

Mekanisme umum sintesis de novo asam lemak ===> lipogenesis .


Terutama di jaringan hati; ginjal; otak; paru-paru; kelenjar payudara; dan adiposa.
Sel adiposit dan hepatosit mula-mula mengoksidasi dulu glukosa ===>asetil-koA. Kemudian rantai
diperpanjang dengan penambahan gugus asetil, satu demi satu secara berturut-turut. Tiap
penambahan diikuti dengan reaksi reduksi, menghasilkan gugus asam lemak yang semakin panjang.

CO2
Asetil-koA

ATP
Malonil- koA

ADP+Pi
Asetil-koA karboksilase
Sintase asam-lemak.
Palmitat

asam oleat
(lemak hewan)

Pemanjangan rantai pada retikulum endoplasma :


Pemanjangan rantai lebih baik pada asam lemak tidak jenuh.
Asam lemak jenuh ==> perpanjangan rantai menjadi asam stearat.

Palmitat ===> menjadi palmitoil-koA.



Linoleat ===> menjadi arakidonat

( zat bakal hormon prostaglandin ).

Rantai panjang asam lemak tidak dapat menembus matriks


mitokondria melalui membran dalam mitokondria ===> untuk
melintasi membran ,asam lemak mengalami trans-esterifikasi dengan
karnitin ( karnitin berasal dari lisin dan metionin ).

GLISEROL/GLISERIDA
terdiri dari

:
> Monogliserida
> Digliserida
> Trigliserida

SINTESIS TRIGLISERIDA
Lintasan Intestinal :
2-monogliserida
.

asil-koA

Lintasan Umum :
glukosa *
gliserol 3P *

trigliserida

asam fosfatidat
**

1,2 digliserida
CDP-etanolamin
fosfatidil-etanolamin

* fosfat
** asil-koA

*
CDP-kolin
fosfatidil-kolin

trigliserida

Diet trigliserida dan proses absorpsi didalam sel mukosa usus :

Diet trigliserida o/ enzim lipase pankreas ===> emulsifikasi ====>


mol.kecil =====> o/ 2 mol. ATP absorpsi membentuk trigliserida ===>
limfe (kilomikron) ===> darah ===> o/ lipase liporotein ===> asam lemak
glukosa

=====> jaringan ===> TG


(+)
stimulasi insulin
piruvat

asetil-koA

asam lemak-koA

Trigliserida /TG dihidrolisis ==> asam lemak dan


gliserol sebelum meninggalkan jaringan adiposa.
Mobilisasi trigliserida dari
Asam lemak ke peredaran darah sebagai free fatty
jaringan
lemak :
acids /FFA .
FFA membentuk kompleks dengan albumin didalam
plasma.
Gliserol masuk kedalam plasma ==> ke hati menjadi
glukosa melalui proses glukoneogenesis.

FFA banyak meninggalkan adiposa selama masa


puasa; kecemasan atau kegiatan fisik.
Obat golongan metilxantin seperti kafein dan teofilin
===> menyokong pergerakan asam lemak dan gliserol
meninggalkan adiposa.
Prostaglandin E2; Insulin dan asam nikotinat ===>
menghambat mobilisasi asam lemak.

SINTESIS BENDA KETON ===> KETOGENESIS :


TG dari adiposa ===> darah ===> hati ( 2 asetil-koA ) + asetilkoA ===> HMG-koA o/ enzim liase ===>

**
-hidroksibutirat

asetoasetat ===> asetoasetil-koA


non-enzim; CO2
aseton===> respirasi

asetoasetil-koA
** NADH + H+
Kadar benda keton dalam darah +/- 7 mmol/L
Ketosis ==> napas berbau aseton; ketonuria : >>>dalam urin.
Ketogenesis meningkat bila cadangan glikogen dan TG habis.

KOLESTEROL

Merupakan komponen dari sel membran ;plasma


lipoprotein; untuk sintesis empedu; hormon steroid.
Sumber : jaringan binatang; telur; bentuk ester ( mentega;
keju; cream ).
Pitosterol dan -sitosterol ( dari tumbuhan ) ===> justru
menghambat absorpsi kolesterol.

Pencernaan; absorpsi; ekskresi dari kolesterol :


Diet ( jar.binatang )

pankreas
esterase
usus halus (misel: C+CE)

misel-C

cairan empedu
Hepar (CE ==>C)

plasma

limfe

sel mukosa (CE)

ileum

feses
C+bakteri usus - netral sterol
asam empedu
Misel terdiri dari :asam empedu; fosfolipid; C ( emulsifikasi )
Kilomikron : >>>CE ( C=kolesterol; CE= ester kolesterol)

Sintesis Kolesterol :
Asetil-koA

sintase

HMG-koA
HMG-koA reduktase

kolesterol

mevalonat
absorpsi diet kolesterol

skualen

** Insulin dan T3/triiodotironin ===> meningkatkan aktivitas enzim


HMG-koA sintase.
** Glukagon dan kortisol ===> aktivitas enzim HMG-koA menurun.

Metabolisme Kolesterol

Kolesterol dari diet dan asetil-koA ===> ester kolesterol


====> di hidrolisis ==> o/ esterase ==> kolesterol dan
asam lemak ===> asam empedu.
Kadar normal kolesterol dalam plasma = 120-220 mg/dl.
70% total kolesterol ===> LDL & 20% ==> HDL.
Hiperkolesterolemia ===> atherosklerosis ===> stroke.
LDL= low-density lipoprotein.
VLDL= very LDL.
HDL=High DL.

Exogenous lipid transport pathway :


Diet yang masuk ( TG + C ) ===>usus halus ===> kilomikron ( TG+C = 10:1 )
LPL
hepar
sisa kilomikron
FFA
jaringan
TG:C = 1:1

ke

Endogenous lipid transport pathway :


Hepar

Jaringan
Ekstrahepatik

VLDL (TG:C=5:1)

LDL (TG:C=1:5)

sisa VLDL (TG:C=1:1)


LPL
FFA

FFA

ke jaringan

Transport balik kolesterol dari jar.ekstrahepatik ke hati :

Jar. Ekstrahepatik

hepar

Sisa CE

HDL (FC)

LPL

LCAT

VLDL (CE)

Kandung empedu ( asam empedu+FC)

FC
CE
CETP
LCAT
LPL

= Free cholesterol
= cholesterol ester
= cholesterol-ester transport protein
= lecithin-cholesterol acyltransferase
= lipase lipoprotein

HDL (CE)
CETP
HDL (CE)

Komposisi lipid dan protein dalam plasma lipoprotein (%) :


Komponen

Protein

kilomikron

VLDL

LDL

HDL

21

** 50

**84

** 54

11

Kolesterol

**8

Kolesterol ester

12

**37

20

Fosfolipid

18

22

**24

Trigliserida

Pathway

Organ

Fungsi

Glikolisis

hampir semua
jaringan

glukosa ; produk energi anaerob

Glukoneogenesis

hati; ginjal

sintesis glukosa pada kelaparan;


trauma; stress.

Glikogenolisis;
Glikogenesis

hati; otot

cadangan glikogen untuk glukosa


di hati atau kebutuhan energi oleh
sel otot .

Jalur pentosa

hampir semua
jaringan

NADPH untuk biosintesis; ribose-5P


untuk sintesis asam nukleat.

Pathway

Organ

Fungsi

Lipogenesis

hati; adiposa

Konversi karbohidrat membentuk lipid.

Ketogenesis

hati

Sintesis keton sebagai bahan bakar cadangan

-oksidasi

hati; otot

Oksidasi lipid untuk kebutuhan sel terhadap


energi.

Oksidasi keton

otak; otot

Oksidasi benda keton untuk kebutuhan sel


terhadap energi.

Penggunaan bahan bakar oleh organ otak dan otot.

Jaringan

Bahan bakar

Otak

Glukosa
Keton

Otot

Glikogen
Asam lemak
Keton

Waktu penggunaannya

setelah makan ; awal


kelaparan.
- kelaparan jangka lama
( > 1 minggu )

latihan berat
istirahat; latihan lama; awal
kelaparan.
- kelaparan jangka lama.

Efek Hormon Terhadap Metabolisme Sel :


Hormon

Insulin

Glukagon

Efek hormon

Lokasi jaringan

Pengambilan glukosa ==> meningkat


Glikolisis
==> meningkat
Glikogenolisis
==> meningkat
Lipolisis
==> meningkat
Glukoneogenesis
==> menurun
Glikogenolisis
==> menurun
Lipolisis
==> menurun

otot; adiposa
hati
hati; otot
hati; adiposa
hati
hati; otot
adiposa

Glikolisis
Glikogenesis
Lipogenesis

==> menurun
==> menurun
==> menurun

hati
hati
hati

Glukoneogenesis
Glikogenolisis
Lipolisis

==> meningkat
==> meningkat
==> meningkat

hati
hati
adiposa

Hormon

Adrenalin/
Epinefrin

Kortisol

Efek hormon

Glikogenesis ==> menurun


Glikogenolisis ==> meningkat
Lipolisis
==> meningkat

Glukoneogenesis ==> meningkat


Lipolisis
==> meningkat

Lokasi jaringan

hati; otot
hati; otot
adipose

hati
adiposa

Keadaan Metabolisme dan Sinyal

Keadaan

Respon

Sinyal

Makan

Penyimpanan lemak; glukosa; protein


( sintesis glikogen; lemak; protein ).

Insulin ; glukagon

Puasa

Penggunaan kembali glukosa; lemak


( degradasi glikogen; lemak; protein )

Insulin ; glukagon

Kelaparan

Penggunaan kembali lemak ; protein


( penggunan total glukosa; degradasi
lemak; degradasi protein yang berlebih ).

Insulin ; glukagon

Kegembiraan

Penggunaan kembali glukosa; lemak


dengan cepat.
( degradasi glikogen; lemak; protein ).

Epinefrin

Diabetes

Penggunaan kembali lemak; protein


( degradasi glikogen; lemak; protein ).

Insulin ; glukagon

RANGKUMAN

1. ATP merupakan sumber energi yang dapat diperoleh


dengan segera pada proses-proses yang terjadi di
dalam sel.
2. ATP diperoleh dari hasil oksidasi bahan bakar antara
lain glukosa; asam lemak; dan asam-asam amino
melalui proses glikolisis; -oksidasi; siklus asam sitrat
atau transport electron.
3.

NADPH merupakan donor elektron terbesar pada


proses biosintesis reduktif ( berasal dari jalur pentosa
fosfat ( pentose phosphate pathway ).

4. Glikogen ==> bentuk cadangan jangka pendek dari


glukosa
5. Lemak
==> bentuk penyimpanan jangka panjang
untuk energi ( ATP ).
6. Protein ==> cadangan penyimpanan jangka panjang
dari glukosa dan energi
=> penggunaan energi
jangka lama dan glukosa yang akan
menghilangkan massa dari otot.
7. Otot membutuhkan bahan bakar untuk jangka pendek,
pada latihan yang berat :
Lari cepat ==> otot membutuhkan lebih banyak energi
dalam waktu singkat ==> pada menit yang kedua saat
latihan berat keratin-fosfat akan membentuk ATP