Anda di halaman 1dari 2

leasing

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN


REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 48/KMK.013/1991
PERLAKUAN lessor yang melakukan transaksi sewa-guna
PERPAJAKAN usaha dengan hak opsi, dapat membentuk atau
memupuk cadangan penghapusan piutang raguragu sebesar 2,5% (dua setengah persen) dan
rata-rata saldo awal dan saldo akhir jumlah
Piutang Sewa-Guna-Usaha.
(2)
Kerugian dari piutang sewa guna usaha yang
sebenarnya diderita karena tidak dapat ditagih
lagi, dibebankan kepada perkiraan cadangan
penghapusan piutang ragu-ragu.
(3)
Dalam hal cadangan penghapusan piutang
ragu-ragu sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) Pasal ini tidak atau tidak seluruhnya dipakai
untuk
menutup
kerugian
sebagaimana
dimaksud dalam ayat (2) Pasal ini, cadangan
tersebut diperhitungkan sebagai penghasilan,
sedangkan dalam hal cadangan tidak
mencukupi, kekurangannya diperhitungkan
pada perkiraan rugi/laba.

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 1169/KMK.01/1991

Kewajiban

Lessor wajib menempelkan plakat atau etiket pada barang modal yang
disewa-guna-usahakan dengan mencantumkan nama dan alamat lessor

Lessor wajib menyampaikan Laporan


Keuangan fiskal secara triwulanan kepada

1. penghasilan lessor yang dikenakan Pajak Penghasilan adalah


sebagian dari pembayaran sewa guna usaha dengan hak opsi
yang berupa imbalan jasa sewa guna usaha;
2. lessor tidak boleh menyusutkan atas barang modal yang disewaguna-usahakan dengan hak opsi;
3. dalam hal masa sewa-guna-usaha lebih pendek dari masa yang
ditentukan dalam Pasal 3 Keputusan ini, Direktur Jenderal Pajak
melakukan koreksi atas pengakuan penghasilan pihak lessor;
4. lessor dapat membentuk cadangan penghapusan piutang raguragu yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, setinggitingginya sejumlah 2,5% (dua setengah persen) dari rata-rata
saldo awal dan saldo akhir piutang sewa-guna-usaha dengan hak
opsi.
5. kerugian yang diderita karena piutang sewa-guna-usaha yang
nyata-nyata tidak dapat ditagih lagi dibebankan pada cadangan
penghapusan piutang ragu-ragu yang telah dibentuk pada awal
tahun pajak yang bersangkutan;
6. dalam hal cadangan penghapusan piutang ragu-ragu tersebut
tidak atau tidak sepenuhnya dibebani untuk menutup kerugian
dimaksud maka sisanya dihitung sebagai penghasilan, sedangkan
apabila cadangan tersebut tidak mencukupi maka kekurangannya
dapat dibebankan sebagai biaya yang dikurangkan dari
penghasilan bruto.

Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat


Jenderal Moneter

serta pernyataan bahwa barang modal dimaksud terikat dalam perjanjian


sewa-guna-usaha