Anda di halaman 1dari 24

Aspek Perpajakan Penggunaan

DANA APBN/APBD

Bagi Bendahara
Kelurahan/Desa
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SUKOHARJO

BELANJA
BARANG

Lebih dari 2
juta

PPh Pasal
22

PPN

PPh Pasal 22
Jika Rekanan ber NPWP tarif 1,5% x harga
(tidak termasuk PPN)
Jika Rekanan tidak ber NPWP tarif 3% x harga
(tidak termasuk PPN)
Pengisian SSP:
Kode MAP 411122 900
Atas Nama dan NPWP REKANAN
Disetor pada hari yang sama dengan
pemungutan
Dilaporkan paling lambat tgl 14 bulan berikutnya
Jika Rekanan Tidak Ber-NPWP, maka dkotak
NPWP diisi 00.000.000.0-532.000
Nama dan Alamat Rekanan ditulis lengkap

Lebih dari 1
jt sampai
dg 2 jt

Sampai
dengan 1
juta

PPN

Dikecualikan
dari
pemungutan
PPh dan PPN

PPN:
Tarif 10%
Kode MAP 411211-900
Atas nama REKANAN
Disetor paling lambat tgl 7 bln berikutnya
Dilaporkan ke KPP paling lambat akhir bulan berikutnya
Syarat Pemungutan PPN:
1. Penyerahan BKP/JKP
2. Di daerah pabean
3. Dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP)

CONTOH PPH PASAL 22

Sdr. Robert, Bend.Pengeluaran KP4 Makale membeli


komputer Rp 11.000.000, (harga yg tertulis di
kuitansi) dari PT. Komputer Lebay (NPWP
01.234.567.8-532.000) pada 5 Januari 2014
Penghitungan PPh Pasal 22
Harga yg tertulis di kuitansi adalah nilai barang
termasuk PPN, maka
Rp 11.000.000,- x 100/110 x 1,5% = Rp 150.000,*Utk mencari harga barang tanpa PPN maka nilai
tertera di kuitansi tsb
dikalikan 100/110
Apabila rekanan tidak memiliki NPWP maka
PPh pasal 22 terutang :
Rp 11.000.000,- x 100/110 x 1,5% x 200% 3

Diisi
Identitas
REKANAN
NPWP,
Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411122-900

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
Januari
Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel
Diisi Jumlah
Pajak Disetor
4

Diisi Identitas
BENDAHARA
INSTANSI
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi Masa dan


Tahun Pajak
01-2014

Diisi
Jumlah
Pajak
Dipungut

Diisi NILAI
TRANSAKSI
(Tanpa PPN)

Diisi Identitas
Bendahara
Tandatangan
Tanggal
Dan Stempel

BELANJA
JASA

KONSTRUKSI

PPh Psl 4 (2)

PPN
Jika di atas 1
jt

Pelaksana Konstruksi:
- Tarif 2% klasifikasi usaha kecil
- Tarif 3% klasigikasi usaha menengah
dan besar
- Tarif 4% tanpa klasifikasi usaha
Perencanaan dan Pengawasan :
Tarif 4% bila memiliki klasifikasi ussaha
Tarif 6% bila tidak memiliki klasifikasi usaha
Pengisian SSP:
Kode MAP 411128 409
Atas Nama dan NPWP Bendahara
Disetor paling lambat tgl 10
Dilaporkan paling lambat tgl 20

SELAIN
KOSTRUKSI
PPh Psl 23
Berapapun
Nilainya

PPN
Jika di atas 1

PPh Pasal 23
Jika Rekanan ber NPWP tarif 2% x harga
(tidak termasuk PPN
Jika Rekanan Tidak ber NPWP tarif 4% x
harga (tidak termasuk PPN
Pengisian SSP:
Kode MAP 411124 104
Atas Nama dan NPWP Bendahara
Disetor paling lambat tgl 10
Dilaporkan paling lambat tgl 20

PPN:
Tarif 10%
Kode MAP 411211-900
Atas nama REKANAN
Disetor paling lambat tgl 7 bln
berikutnya dan Dilaporkan ke
KPP paling lambat akhir bulan
berikutnya

CONTOH PPh PASAL 23 JASA


Contoh 1
Dra. Erna, Bend Pengeluaran Diknas menggunakan jasa
pemeliharaan komputer Rp 11.000.000, (harga yg tertulis di
kuitansi) -.
Penghitungan PPh Pasal 23
Harga yg tertulis di kuitansi adalah nilai jasa termasuk PPN, maka
Rp 11.000.000,- x 100/110 x 2% = Rp 200.000,*Utk mencari harga jasa tanpa PPN maka nilai tertera dikuitansi tsb
dikalikan 100/110
Apabila rekanan tidak memiliki NPWP, maka PPh Pasal 23 terutang :
Rp11.000.000 x 100/110 x 2% x200%= Rp400.000,Contoh 2
Dra. Erna, Bendahara Diknas menggunakan jasa biro Iklan untuk
memasang Iklan di Media massa dan elektronik dengan total
pembayaran Rp 1.100.000.000, (harga yg tertulis di kuitansi) -.
Penghitungan PPh Pasal 23
Harga yg tertulis di kuitansi adalah nilai jasa termasuk PPN, maka
Rp 1.100.000.000,- x 100/110 x 2% = Rp 20.000.000,*Utk mencari harga jasa tanpa PPN maka nilai tertera dikuitansi tsb
dikalikan 100/110

Diisi Identitas
BENDAHARA
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411124-104

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
Februari

Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel

Diisi Jumlah
Pajak Disetor
8

Diisi Identitas
BENDAHARA
INSTANSI
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi Masa dan


Tahun Pajak
01-2014

Diisi NILAI
TRANSAKSI
(Tanpa PPN)

Diisi
Jumlah
Pajak
Dipungut

Diisi Identitas
Bendahara
Tandatangan
Tanggal
Dan Stempel

CONTOH PPH 4(2) KONSTRUKSI


KANTOR PAJAK (NPWP : 00.123.456.7-532.000) melakukan pengadaan Jasa
Pelaksanaan Konstruksi (pembangunan gedung) yang dilakukan oleh PT.
Konstruksi (NPWP : 02.777.777.7-115.000) pengusaha yang memiliki kualifikasi
sebagai usaha menengah dengan nilai Jasa sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus
juta rupiah) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp 50.000.000 (lima
puluh juta rupiah) pada tanggal 02 Juli 2014. Maka pajak yang harus dipotong
oleh Instansi X atas jasa tersebut adalah :
Nilai Kontrak Rp 500.000.000
PPN
Rp 50.000.000
Total tagihan dari rekanan (PT. Konstruksi)
Rp
550.000.000
PPh Pasal 4 ayat (2) yang dipotong :
Tarif X Nilai Jasa : 3% X Rp 500.000.000 = Rp 15.000.000 (411128 409)
PPN dipungut : 10% X Rp 500.000.000
= Rp 50.000.000 (411211 900)
Total PPN dan PPh dipungut/dipotong =
Rp
65.000.000
Dibayar kepada rekanan (total tagihan dari rekanan total PPN dan PPh
dipungut/dipotong) : Rp 550.000.000 Rp 65.000.000 = Rp 485.000.000

Diisi Identitas
BENDAHARA
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411128-409

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
JULI
Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel

Diisi Jumlah
Pajak Disetor
11

Diisi Identitas
BENDAHARA
INSTANSI
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi Masa dan


Tahun Pajak
01-2014

Diisi NILAI
TRANSAKSI
(Tanpa PPN)

Diisi
Jumlah
Pajak
Dipungut

Diisi Identitas
Bendahara
Tandatangan
Tanggal
Dan Stempel

12

KODE MAP
411121-100

KODE MAP
411121-402

SSP Diisi atas Nama dan NPWP


BENDAHARA
Disetor palaing lambat tgl 10 dan
Dilaporkan ke KPP selambatnya tgl
13
20 bulan berikutnya

CONTOH PPH PASAL 21


Bulan Oktober 2014 Panitia Pembangunan Desa Asri memberikan honor sebagai
berikut:
1. Bp. Marto (pensiunan PNS Gol.IV) sebesar Rp.500.000,00.
Dipotong PPh Pasal 21 sebesar 15% x Rp.500.000,00 = Rp.75.000,00
Kode MAP/Jenis Setoran 411121-402
2. Kepada ketua, wakil, dan anggota panitia 10 orang masing-masing Rp.300.000,00
Ketua dan Wakil Ketua memiliki NPWP sedangkan anggota tidak memiliki NPWP
Maka atas honor kepanitiaan ini dipotong PPh Pasal 21 :
Yg punya NPWP = 5% x 2 orang x Rp.300.000 = Rp.30.000,00
Yang tidak punya NPWP 6% x 8 orang x 300.000 = Rp. 144.000,00
Kode MAP/Jenis Setoran 411121-100
3. Upah tukang 5 orang @Rp.1.000.000,00 untuk borongan selama 10 hari.
Upah tidak dipotong PPh Pasal 21 karena kurang dari Rp.200.000,00/orang/hari
14

Diisi Identitas
BENDAHARA
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411121100

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
OKTOBER
Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel

Diisi Jumlah
Pajak Disetor
15

Diisi Identitas
BENDAHARA
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411121-402

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
OKTOBER
Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel

Diisi Jumlah
Pajak Disetor
16

17

CONTOH PPN
Mas Zidan bendahara Desa Nyaman membeli
komputer di Toko ABC (CV. Komputerindo -NPWP/PKP
02.555.666.7-525.000) dengan harga Rp.5.500.000,00
(sudah termasuk PPN) pada bulan Juli 2014. Dengan
nomor Faktur 020.904.00.00000001
PPN = 10% x 10/11 x Rp.5.500.000,00 =
Rp.500.000,00
Selain itu membeli peralatan tulis di Toko Abadi (Tn.
Mahmud) Rp.800.000,000
PPN = Rp. 0 karena nilai pembelian kurang
dari Rp.1jt.

18

Diisi Identitas
REKANAN
NPWP, Nama,
Alamat

Diisi
Keterangan
Seperlunya

Diisi Kode
MAP/Jenis
Setoran
411211-900

Diisi Tahun
Pajak
Pemungutan
2014

Diisi Masa
Pajak
Pemungutan
OKTOBER
Diisi Kota,
Tanggal,
Nama dan
Stempel

Diisi Jumlah
Pajak Disetor
19

Bagaimana pengisian
SPT Masa PPN untuk
Bendahara?
KLIK

20

Kode MAP SSP


NO

JENIS PAJAK

Kode MAP

PPh Pasal 21 Final

411121.402

PPh Pasal 21 Non Final

411121.100

PPh Pasal 22

411122.900

PPh Pasal 23 Jasa

411124.104

PPN

411211.900

Batas Waktu Pembayaran dan


Pelaporan
N
O

JENIS SPT

Batas Waktu Pembayaran


Pajak

Batas Waktu
Pelaporan

PPh Pasal 21

Tgl. 10 bulan berikutnya

Tgl. 20 bulan
berikutnya

PPh Pasal 22

Pada hari yang sama saat


pembayaran barang

Tgl. 14 bulan
berikutnya

PPh Pasal 23

Tgl. 10 bulan berikutnya

Tgl. 20 bulan
berikutnya

PPh Pasal 4 ayat


(2)

Tgl. 10 bulan berikutnya

Tgl. 20 bulan
berikutnya

PPN

Tgl. 7 bulan berikutnya

Akhir bulan berikutnya

Khusus untuk SPT Masa PPh Ps.21 dan SPT Masa PPN PUT,
ada atau tidak ada transaksi harus dilaporkan ke kantor
pajak setiap bulan. Untuk SPT yang lain dilaporkan kalau
ada transaksi saja.

Sanksi Perpajakan
NO

JENIS PPh

Terlambat Membayar tiap


bulan

Terlambat/Tida
k Lapor SPT

PPh Pasal 21

2 % dari nilai pajak terhutang

Rp 100.000

PPh Pasal 22

2 % dari nilai pajak terhutang

Rp 100.000

PPh Pasal 23

2 % dari nilai pajak terhutang

Rp 100.000

PPh Pasal 4 ayat


(2)

2 % dari nilai pajak terhutang

Rp 100.000

PPN

2 % dari nilai pajak terhutang

Rp 500.000

Terima Kasih
Bangga
Bayar
Pajak

24

www.pajak.go.id