Anda di halaman 1dari 4

Business Model Panama Canal

Autoridad del Canal del Panama (ACP) atau The Panama Canal Authority
adalah organisasi pemerintah yang bertanggung jawab akan operasi dan manajemen
Kanal Panama. Mereka bertanggung jawab akan semua kapal yang melintasi kanal
panama, dari mulai administrasi hingga praktik lapangan.
Tugas utama mereka adalah sebagai traffic controller di kanal, karena banyak
sekali kapal yang akan melewati kanal, dan mereka memastikan semua kapal masuk,
transit, dan keluar dengan waktu yang tepat. Karena bisa ada 30 kapal besar dalam
jalur bolak-balik dan bisa amat membahayakan bila waktu tidak tepat. ACP juga
menyediakan jasa pilot untuk kapal tipe Panamax, yaitu jenis terbesar yang mampu
ditampung canal, juga jasa tug boat untuk yang menaglami kesusahan. Perusahaan
juga bertanggung jawab atas fasilitas seperti lock dalam kanal.
Mereka mendapatkan uang dari bea, yaitu setiap orang melewati kanal panama
harus membayar biaya-biaya yang sudah ditentukan, mulai dari bea nya sendiri,
biaya-biaya inspkesi, biaya booking fee, dan biaya lainnya. Mereka juga menawarkan
jasa untuk membantu sepertitug service, jasa pilot, dan lainnya. Biaya yang
ditawarkan sangat beragam bergantung dari kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan ,
missal berdasarkan jenis muatan, lalu berat muatan, dan lainnya.
Kanal Panama beroperasi 24 jam non-stop dan selalu melayani dan mengurus
kapal-kapal.
Berdasarkan jumlah bea terbesar dan jumllah transit terbanyak, yang memiliki
jumlah paling banyak yaitu pengangkut container, lalu dry bulk, dan lainnya.

Penerapan IT dalam Panama Canal


ACP adalah perusaahn yang perannya vital dalam kegiatannya, karena hanya
ACP lah yang memiliki kewenangan dalam Kanal Panama. Sebagai perusahaan yang
sangat sibuk dan dibutuhkan kecermatan dalam setiap tindakannya, tetunya
komunikasi menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan, karena ada kesalahan
sedikit bisa berakibat sangat fatal dan bisa merugi puluhan juta dollar. ACP harus
mampu membuat pekerjaan efektif , yaitu dengan memastikan juga bahwa
komunikasi berjala lancer tanpa gangguan.
ACP memiliki menara pemancar sendiri yang mana berada di dekat mereka
untuk memperlancar komunikasi dan mengurangi gangguan sinyal, problem koneksi
mungkin terganggu jika memang ada kesalahan atau kerusakan dari pemancar itu
sendiri. Bila pemancar terganggu, akan selalu ada teknisi yang siap dan cepat untuk
melihat dan memperbaiki kerusakan pada pemancar. Menara ini dirasakan sangat vital
karena komunikasi sangat penting bagi perusahaan , hilang satu menit pun bisa
berbahaya bagi perusahaan dan kapal.
ACP memiliki ruangan Marine Traffic Control (MCP) yang merupakan pusat
dari kegiatan pemantauan dari Kanal Panama. Di dalam marine traffic control
terdapat handie talkie untuk berhubungan dengan cepat pada orang lapangan, terdapat
pesawat telefon untuk berhubungan dari pihak luar juga kapal, terdapat GPS untuk
pemantauan, terdapat layar besar berisi data-data. Marine traffic control yang
berfungsi memantau data-data dan mengatur jadwal kapal transit, masuk, dan keluar,
disini sebagai pusat, pekerja lapangan memberti tahu merine traffic control, MTC
memberi tahu petugas lapangan, marine traffic control juga berkomunikasi dengan
pihak kapal, semua jadwal pun ada di kendali marine traffic control, maka itu tidak
boleh ada terlambat. Marine traffic control ini berfungsi sebagai otak dari perusahaan,
marine traffic control yang menentukan jadwal, menerima dan memberhentikan, lalu
menjalankan lagi kapal-kapal. Marine traffic ocntrol juga yang meneydiakan jasajasa lainnya untuk para kapal. Meneria telefon juga menjadi tugas marine traffic
control, melihat atau mengindikasi kerusakan di berbagai titik itu adalah tugas marine
traffic control, karena benar-benar yang berfikir.
Dua puluh lima kamera pemantau terpasang di sepanjang jalur Kanal Panama,
ini digunakan untuk memantau kapal, melihat situasi jalur, kondisi cuaca, dan lainnya.

Kamera yang terpasang di dua puluh lima titik ini tentu sangat membantu marine
traffic control untuk melihat keadaan.
ACP memiliki GPS khusus untuk melihat traffic jalur air, mereka bisa melihat
traffic kapal di jalur kanal, GPS ini dirancang khusus untuk kebutuhan ACP, maka
sangat membantu perusahaan untuk memanatau situasi, mencegah hal yang
diinginkan. GPS mereka tersambung ke komputer di marine traffic control dan data
yang dihasilkan pun realtime dan akurat.
Telefon juga ada dan banyak terdapat di ruangan marine traffic control,
jaringan telefon selalu sibuk. Jaringan telefon sangat sibuk karena banyak pihak yang
meminta informasi dimana hanya marine traffic control yang memiliki informasi
tersebut, tentang jadwal kondisi kanal, dan lainnya. Pihak luar dan pihak kapal pun
rajin menelpon, bisa untuk mendapat izinm bertanya tentang data dan yang lainnya.
Selain telefon, orang-orang marine traffic control dan orang lapangan juga
memiliki handie-talkie, agar mudah tersambung juga cepat. Handie-talkie digunakan
untuk para pekerja di lapangan dan marine traffic control saling berhubungan, missal
di tempat transit, pada tug boat, pada mekanik, pada lokomotif, dan lainnya.
Marine traffic controller juga memiliki layar besar di hadapan mereka berisi
informasi seputar kapal-kapal yang akan transit di kanal yang membantuk
menganalisa keadaan,
Untuk pilot, yang dipakai untuk kapal besar, pilot mempunyai alat yang
disambngkan ke laptop, ysitu C10, brerfungsi unuk mengetahui keadaan kapal, missal
kecepatan.,
Perusahaan memiliki website yang sangat menjelaskan detail apa itu ACP dan
Kanal Panama. Website ini juga dilengkapi dengan press release dari perusahan,
berita-berita dari perusahaan., juga statistic-statistik dan juga data-data kegiatan
perusahaan. Tidak kalah penting adalah terdapat tarif-tarif dengan jelas untuk semua
kriteria, peraturan, dan juga terdapat formuliar elektronik untuk pelanggan, misal
booking, tentu ini sangat membantu proses pekerjaan ACP.