Anda di halaman 1dari 21

REKAYASA TRAFIK

Pertemuan
Kedua
1

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Nilai Trafik
Nilai trafik/variasi trafik dapat dilihat pada suatu

grafik waktu pendudukan.


Nilai trafik memiliki suatu karakteristik yang
unique dan selalu berubah setiap waktu (menit,
jam, hari, minggu, bulan, tahun, musim, dll)
Dalam mengobservasi nilai trafik selalu
dilakukan pengamatan tertentu terhadap
sejumlah saluran yang diduduki dalam suatu
perioda pengamatan tertentu. Pengamatan
tersebut menghasilkan suatu relasi antara
waktu dengan jumlah saluran yang diduduki.
2

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Gambar di samping
ini adalah contoh
variasi trafik jam
demi jam pada suatu
waktu pengamatan
tertentu

No. of Calls(K)

110

10
6

12

15

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

18

21
24
T im e o f d a y ( h o u r )

Kita melihat bahwa


jam tersibuk--Busiest
Hour-- adalah antara
jam 10 dan 11 pagi.
Didefinisikan bahwa
jam sibuk sebagai
Suatu selang waktu
dengan rata-rata
trafik pembicaraan
yang tertinggi
(yang diamati pada
musim tersibuk).

Parameter2 Unjuk Kerja Trafik

Parameter tingkat layanan atau parameter unjuk kerja


layanan ditinjau dari sisi trafik telekomunikasi dapat dikategorikan
atas 2 hal yang utama :
Dial tone delay :
Adalah jumlah waktu maksimum
pelanggan harus menunggu sebelum
panggilan-nya
diputuskan ditolak
Probabilitas layanan tertolak :
tersedia untuk panggilan tersebut

1. Dial Tone Delay,

Kemungkinan trunk tidak

memiliki karakteristik sebagai

berikut :

Sejumlah besar call user bersaing untuk mendapatkan sejumlah


kecil server (dial tone connections, dial tone generators )
Diasumsikan bahwa user akan menunggu selama kanal masih
tersedia

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

2. Probabilitas penolakan layanan, atau

kemungkinan bahwa service trunk tidak tersedia, memiliki


karakteristik yang hampir sama dengan dial tone delay, yaitu :

Sejumlah besar user bersaing untuk mendapatkan sejumlah trunk


terbatas
Diasumsikan bahwa tidak ada delay yang diberikan untuk
menunggu. User diberikan akses ke trunk atau diberikan nada sibuk
User dapat memulai usaha panggilan kembali setelah menerima
nada sibuk dan diberikan perlakuan yang sama seperti sebelumnya.
Dapat disimpulkan, bahwa ukuran dasar dari unjuk kerja trafik
adalah probabilitas bahwa waktu menunggu layanan (service delay)
melebihi dari waktu yang dispesifikasikan, dengan kata lain,
disebut juga sebagai Probabilitas Blocking.
Pada sistem dengan panggilan dibuang ketika trunk tidak tersedia
( system loss ), maka probabilitas blocking ini adalah sebagai
ukuran unjuk kerja yang utama.

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Blocking
Blocking adalah suatu kemampuan system untuk menolak melayani
panggilan karena kanal yang tersedia sudah terisi.
(Tingginya jumlah panggilan yang tidak sebanding dengan jumlah kanal
yang tersedia)

Pb =

N
N!

A
N

Di mana : Pb = probabilitas blocking yang terjadi

k
k!

A = besar intensitas trafik


N = jumlah salurank 0

Rekayasa Trafik By Ade


Nurhayati

Jenis Blocking
Terdapat 3 jenis Blocking :
1.Blocking Call Set Up, terjadinya banyak
percobaan pengulangan melakukan panggilan.
2.Blocking Kanal Suara, jika panggilan datang
sebagian tidak dapat dilayani karena tidak
mendapatkan kanal suara.
3.Blocking End-Office,Trunk panggilan dari
sentral ke end-office mulai meningkat dan
jumlah terhubung ke end-office menjadi tidak
mencukupi

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Number of Call Attempted


Jumlah total usaha panggilan
Jumlah total usaha panggilan merupakan ukuran yang baik
untuk menggambarkan demand pelanggan.

Number of Call Completed


Jumlah total panggilan yang berhasil
Jumlah total panggilan yang berhasil didefinisikan dari panggilan
yang berhasil menerima kembali nada dering (busy atau nada
panggil) atau yang terjawab.

GoS (Grade of Service)


GoS selalu dihitung saat jam sibuk, didefinisikan :

No.
No.of
of BH
BHcall
callattempt
attempt--No.
No.of
of BH
BHcalls
callscompleted
completed
GOS

GOS
No.
No.BH
BHcalls
callsattempt
attempt
8

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

GOS adalah angka dalam percent yang

menyatakan probability sebuah call akan


hilang / dibuang. Atau dapat juga dikatakan
probability jumlah gagal dalam 100 kali (rata
rata ). Istilah lain dari GOS adalah faktor
blocking.
Gos = f ( A,n) sebagai berikut :
An/n!
.
GOS = 1 +A+ A2 / 2 !+.. An / n !

10

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Grade of Service (GoS)


Grade of Service (GoS) adalah probabilitas
panggilan ditolak (diblok) selama jam sibuk. Secara
sederhana pengertiannya adalah sebagai berikut,
untuk GoS sebesar 2% berarti dalam 100 panggilan
akan terdapat 2 panggilan yang tidak mendapatkan
saluran atau di blok oleh sistem.

11

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

ABR (Answer Bid Ratio) :


No.
No.of
ofcalls
callsanswered
answered
ABR

ABR No. of calls attempted


No. of calls attempted
Jumlah call yang dijawab secara tipikal adalah lebih rendah
daripada jumlah call yang diselesaikan jaringan. Hal ini
disebabkan karena beberapa usaha panggilan akan mendapati
nada sibuk, atau nada panggil tetapi tidak dijawab. Didefinisikan
Answer Bid Ratio (ABR) sbb :

ASR (Answer Seizure Ratio)


No.
No.of
ofcalls
callsanswered
answered
ASR

ASR No. of seizures


No. of seizures

Baik ABR dan ASR, adalah ukuran yang baik untuk menyatakan
tingkat kepadatan jaringan pada suatu saat tertentu.
Nilai ABR dan ASR yang rendah mengindikasikan tingkat
kepadatan (congestion) jaringan yang tinggi.
12

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Parameter Penggunaan Jalur


Penggunaan jalur trafik didefinisikan atas 2 parameter
Trafik
dasar :
Calling Rate

Adalah ukuran jumlah berapa kali suatu


digunakan selama waktu
pengamatan
Atau sering juga
Intensitas call tiap jalur
selama jam sibuk

Holding Time

Rata-rata waktu penggunaan jalur trafik


tiap panggilan

jalur trafik
tertentu,
didefinisikan sebagai :
trafik (kanal)
(kanal)

Yang disebut sebagai jalur trafik (kanal) adalah suatu rangkaian


(circuit) dimana suatu komunikasi individual bisa dilewatkan.
Jalur trafik itu bisa jadi adalah : kanal RF, time slot, saluran
transmisi, trunk, atau bahkan switch.
Carried traffic adalah trafik yang diteruskan, sedangkan offered
traffic adalah volume trafik yang datang menuju switch. Terdapat
hubungan :
13

Offered
Offered load
load =
= Carried
Carried load
load +
+
Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati
Overflow
Overflow

Mutu pelayanan (QoS).


Keberhasilan penyambungan yang tinggi.
Ketersediaan pelayanan 24 jam sehari.
Delay sebelum terima dial tone.
Delay sesudah selesai dial sampai dapat ring call.
Tersedianya service tone ( busy tone, telephone out of order, dsb )
Pencatatan billing yang benar.
Harga tarif yang pantas dan wajar.
Tanggapan yang baik terhadap permintaan pelayanan tanggapan

dan keramahan operator / pelayan


Lama waktu untuk pemasangan baru yang singkat dan cepat.
Jasa-jasa tambahan atau kemudahan lainnya serta nilai tambah
dari sistem telekomunikasi yang disediakan.
Kehandalan sambungan ( tidak terputus- putus )
Kejelasan suara yang terdengar ( Terlalu lemah jelek, terlalu keras
menyakitkan telinga).
Privacy pelanggan.
14

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati

Contoh:
Rata-rata selama jam sibuk pada suatu

company terjadi 120 outgoing call dengan


waktu pendudukan rata-rata 2 menit.Dan
200 incoming call dengan waktu
pendudukan rata-rata 3
menit.Tentukan;Outgoing traffic,incoming
traffic dan total traffic?

15

Jawab:
1. Out going traffic = 120 x2/60 =4 E
2. Incoming traffic = 200 x 3/60 = 10 E
3. Total Traffic = 4 + 10 = 14 E

16

contoh
Selama jam sibuk 1200 panggilan

ditawarkan pada suatu group trunk dan


terjadi 6 panggilan yang hilang.Waktu
pendudukan rata-rata 3 menit. Tentukan:
Traffik offered,Traffic Carried, Traffic lost,
GOS ,Total waktu kongesti?

17

jawab
Traffik offered:

A =c.h/T=1200x3/60=60E
Traffic carried = 1194 x 3/60 = 59,7 E
Traffic lost = 6 x 3/60 = 0,3 E
GOS = 6/1200 = 0,005
Waktu kongesti = 0,005 x 3600=18 det

18

Contoh:

Suatu sentral sedang diamati besarnya volume trafik :


ternyata dalam pengamatan didapat data volume trafik

19

Hari/jam 9.00-9.30
11.00-11.30
Senin
7
8
Selasa
6
7
Rabu
7
8
Kamis
7
7
Jumat
9
6

9.30-10.0

10.0-10.30

10.30-11.00

10

10

Cari volume trafik & intensitas trafik pada hari selasa jam 9.30
s/d 11.00 dan Kamis jam 9.00 s/d 11.00.
Jam tersibuk dan jam sibuk
Cari total volume dan intensitas trafik

Jawab

20

Asumsi satuan volume = jam


Vselasa = 8+9+8 = 25 jam
A = 25 jam/90 mnt = 25 jam/1,5 jam = 16,67 Erlang
Vkamis = 7+7+8+8 = 30 jam
A = 30 jam/2 jam = 15 Erlang.
Jam tersibuk hari :
Senin s/d Kamis = 10.00 11.00 WIB
Untuk Jumat = 9.30 10.30
Jam sibuk Senin = 10.00-11.00 = 10 (ttk tengah)
Selasa = 10.00-11.00 = 10
Rabu = 10.00-11.00 = 10
Kamis = 10.00-11.00 = 10
Jumat = 9.30-10.30 = 10
Total 52 ; rata 52/5 = 10 2/5 jam
Titik tengah rata-rata = 10 2/5
= jam 10 lewat 2/5 x 60
= jam 10.24
jadi jam sibuk = (10.24-30) s/d (10.24 + 30)
= 9.54 s/d 10.54

Contoh
Jika diketahui dalam 1 jam terjadi 60
pembicaraan dengan ratarata waktu
hubungan 2,5 menit.
Hitung Volume traffik ?
Hitung Intensitas Trafik

21

Rekayasa Trafik By Ade Nurhayati